Paspor

Malaysia menjadi negara yang paling sering dikunjungi oleh warga negara Indonesia ketika berlibur. Untuk bisa sampai ke negara yang terletak di seberang negara kita ini, kamu perlu menyiapkan serangkaian dokumen termasuk juga Paspor. 

Paspor merupakan dokumen yang wajib dimiliki ketika kamu hendak bepergian ke luar negeri, seperti halnya Malaysia, menggunakan transportasi pesawat terbang. Nah, jika kamu warga negara Indonesia yang masih belum memiliki paspor, bisa mengikuti serangkaian panduan yang kami siapkan. Namun sebelumnya, mari kita berkenalan terlebih dahulu dengan negara yang menjadi tetangga negara Indonesia, yaitu Malaysia.

Negara yang terkenal dengan twin towernya ini merupakan sebuah negara federal yang terletak di wilayah Asia Tenggara dengan ibukotanya yang berada di Kuala Lumpur. Sebagian besar dari kamu pasti sudah tidak asing dengan negara yang memiliki julukan Macan Asia ini bukan?.

Kamu tidak perlu khawatir akan kesulitan bahasa ketika berkunjung ke Malaysia, karena bahasa Melayu yang digunakan oleh penduduk Malaysia dalam berkomunikasi masih berada di satu rumpun dan tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan bahasa Indonesia. 

Icon Malaysia

Sumber: Ekonomi Bisnis 

Selain bahasa, kamu juga akan menemukan banyak kemiripan antara negara yang berbatasan langsung dengan wilayah Kalimantan ini dengan Indonesia.Mulai dari latar belakang budaya, makanan, hingga pola hidup sehari-hari yang dilakukan oleh warganya, jadi kamu tidak perlu takut kesulitan beradaptasi ketika berada di negara ini. 

Berbicara soal makanan, selama berkunjung ke Malaysia kamu harus mencoba beberapa hidangan khas yang sangat sayang untuk dilewatkan, beberapa hidangan ini antara lain Nasi Lemak, Teh tarik, Ayam Percik, Palak Paneer, Es ABC, dan masih banyak lagi. 

Sebagian makanan dan minuman pasti sudah tidak asing di telinga bukan?, seperti halnya Nasi Lemak dan Teh Tarik, makanan dan minuman khas Malaysia yang sudah mendunia, siapa sih sekarang yang tidak tahu tentan dua makanan ini. Makanan yang sering disebut dalam serial animasi asal negara Malaysia, Upin dan Ipin ini memiliki cita rasa yang khas dan cocok untuk lidah orang Indonesia. Nasi Lemak misalnya, makanan berbahan nasi yang dilengkapi dengan berbagai lauk ini akan menyempurnakan perjalanan kamu di Malaysia. 

Nasi Lemak kaya akan rempah dan rasa yang khas. Nasi yang disajikan sendiri telah mengalami perendaman di dalam krim kelapa, lalu dikukus hingga matang, sehingga menghasilkan cita rasa gurih yang nikmat.  Namun, tak hanya sampai disitu saja, beberapa rempah, seperti jahe, pandan, dan sereh juga digunakan sebagai bumbu penyedap untuk aroma nasi lemak ini. 

Nasi lemak akan disajikan bersama lauk telur rebus, ayam goreng, rendang, tumis kangkung, sambal goreng teri kacang, dan tambahan dari sambal sotong yang nikmat. Rasa dari nasi lemak ini sangat gurih dan sedikit mirip nasi uduk, nasi campur atau nasi gemuk khas Jambi. Dijamin, kamu akan semakin tergoda dengan cita rasa yang ada di dalamnya.

Selain Nasi Lemak, terdapat pula Teh Tarik sebagai minuman pelengkapnya, beberapa orang mengatakan jika belum ke Malaysia jika belum mencoba minuman yang satu ini. Di Indonesia sendiri, sudah banyak restoran hingga warung yang menyajikan minuman berbahan teh dan susu ini. 

Baca juga: 3 Informasi Penting Tentang Asuransi Perjalanan Kesehatan di Liberia Untuk Menciptakan Liburan yang Lebih Safety !

Teh tarik

Sumber: Idn Times 

Teh Tarik sendiri merupakan minuman manis yang dibuat dengan  campuran teh dan susu , kamu akan dengan mudah menemukan minuman ini  di beberapa gerai di Malaysia. Biasanya minuman ini dijual oleh para mamak di Malaysia dan Singapura, hal ini lah yang menjadikannya sebagai minuman nasional negara tersebut. 

Untuk dapat menikmati kedua hidangan ini di Malaysia, kamu tentunya harus terbang ke Malaysia dan mengantongi Paspor sebelumnya.

Berikut adalah 3 cara super mudah untuk mendapatkan paspor sebelum datang ke Malaysia.

Mendaftar Secara Online Melalui Aplikasi Layanan Paspor Online 

Tahapan pertama ketika kamu ingin membuat paspor adalah mendaftar, kini karena kondisi dan keadaan yang semakin memburuk setelah terdampak Covid-19 tersedia pula layanan pembuatan paspor secara online yang dapat dilakukan sambil rebahan di kasur. Kamu hanya perlu mendaftar antrian online lewat aplikasi layanan paspor online yang kini telah tersedia di android dan IOS.

Caranya, kamu hanya tinggal mengunduh aplikasi layanan paspor online tersebut melalui Google Play Store atau App Store di smartphone. Selain itu, kamu juga dapat melakukan registrasi melalui website https://antrian.imigrasi.go.id/

Selanjutnya, kamu dapat melakukan pendaftaran jika kamu sebelumnya tidak memiliki akun di aplikasi ini, kamu dapat melakukan registrasi menggunakan nomor telepon atau email atau langsung masuk menggunakan akun yang telah tersedia, apabila sudah pernah mendaftar. Pembuatan akun ini hanya akan memakan waktu sekitar 5 menit dan sangat mudah untuk dilakukan. 

Membawa Kode Booking Ke Kantor Imigrasi

malaysia
Kantor Migrasi

Sumber: Kanwil Kemenkumham

Setelah melakukan program registrasi secara online, selanjutnya kamu akan mendapat kode booking atau barcode pendaftaran yang perlu kamu bawa ke kantor imigrasi. Sebelum membawa kode booking ini kamu perlu menentukan di kantor imigrasi mana kamu akan melakukan registrasi selanjutnya. Pilihlah salah satu kantor imigrasi yang paling mudah untuk kamu jangkau. Yap, kantor imigrasi yang kamu pilih  nggak harus sama dengan tempat kamu membuat E-KTP, kok!

Jadi misalnya E-KTP kamu adalah luar Jakarta, kamu tetap bisa membuat paspor di Kantor Imigrasi area Jakarta. Pun demikian sebaliknya. Nah setelah memilih kantor imigrasi, kamu bisa memilih waktu kedatangan dan tanggal kedatangan. tanggal dan waktu ini merupakan masa dimana kamu harus datang ke kantor imigrasi yang telah kamu pilih tadi  untuk menyerahkan dokumen yang dibutuhkan serta melakukan proses wawancara. Pilih tanggal dan waktu yang paling sesuai dengan keperluanmu, ya.

Nah, setelah selesai menentukan kantor dan tanggal, kamu perlu mencetak kode booking dan barcode yang telah kamu dapatkan setelah melakukan registrasi tadi. Simpan dengan baik kode booking ini misalnya dengan melakukan tangkap layar atau screenshot atau jika perlu cetak kode booking atau barcodenya. Barcode inilah yang nantinya  harus kamu tunjukkan ke petugas saat datang ke kantor imigrasi, selanjutnya kamu akan  mendapatkan antrian di hari ketika kamu datang ke kantor imigrasi untuk pembuatan paspor.

Pastikan untuk membawa berbagai dokumen yang dibutuhkan

Selanjutnya, setelah kamu berhasil menunjukkan kode booking ke petugas, kamu hanya perlu menunggu hasil pengecekan dokumen yang dibutuhkan, beberapa dokumen ini adalah: 

  1. E-KTP.
  2. Kartu Keluarga.
  3. Akta kelahiran, buku nikah, atau ijazah.
  4. Bagi orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia: surat pewarganegaraan Indonesia.
  5. Bagi yang telah berganti nama: Surat penetapan ganti nama.

Jika sudah lengkap petugas akan memberikan nomor antrian pembuatan paspor. Setelah itu, tunggu sampai nomor antrian kamu dipanggil, lalu  kamu akan diminta masuk ke dalam ruangan wawancara untuk proses wawancara serta  pengambilan foto untuk paspor baru kamu. 

Nah, agar  kamu bisa tampil dengan baik dan sempurna saat  pengambilan foto paspor, pastikan untuk datang dalam keadaan rapi dan menggunakan baju berkerah yang  tidak berwarna putih. Selain itu, untuk pria diharuskan memakai celana panjang dan bagi perempuan dapat menggunakan celana panjang atau rok formal.

 Hal ini memang sudah menjadi aturan untuk ukuran foto sebuah paspor, jadi daripada kamu bolak-balik dari rumah  ke kantor imigrasi hanya karena salah pakai baju,hal ini juga penting untuk kamu catat ya. Selain foto, kamu juga akan melewati proses pengambilan sidik jari yang nantinya juga akan dilakukan bersama dengan petugas yang bersangkutan. 

Biaya Untuk Pengambilan Paspor 

Setelah melakukan serangkaian proses pembuatan proses, kamu akan mendapat tanda terima serta kode bayar atau billing yang harus dibayarkan. Kini kamu bisa melakukan pembayaran secara langsung di kantor imigrasi, kamu hanya perlu datang ke beberapa bank, baik melalui ATM, teller ,e-banking, atau melalui e-commerce.

Pembayaran bisa kamu lakukan dengan tenggat waktu maksimal tujuh hari setelah proses wawancara. Selain bank, kamu juga bisa melakukan pembayaran di PT Pos Indonesia, karena kini, kantor Imigrasi  sudah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia terkait dengan pembayaran paspor dan pengiriman paspor. 

Berikut adalah rincian biaya pembuatan paspor: 

  •  Paspor biasa 48 halaman elektronik (e-paspor): Rp650.000 
  • Paspor biasa 48 halaman: Rp350.000
  • Layanan percepatan paspor ( yang bisa selesai di hari yang sama): Rp1.000.000 (tidak termasuk ke dalam biaya pembuatan paspor)

Apa Sih  layanan percepatan paspor itu? Singkatnya layanan percepatan paspor merupakan sebuah layanan yang memastikan bahwa pembuatan paspor kamu akan didahulukan dari antrian yang lain, sehingga paspor yang telah kamu buat dapat langsung selesai dalam satu hari atau hari yang sama. Artinya, kamu datang di hari yang telah kamu pilih, menyerahkan dokumen kepada petugas, melakukan wawancara, foto, sidik jari, serta melakukan pembayaran, kemudian sore harinya paspor kamu sudah bisa diambil. 

Namun, layanan ini belum  tersedia di semua kantor imigrasi, jadi kamu perlu melakukan konfirmasi kembali apakah layanan ini sudah ada di kantor imigrasi yang kamu tuju.

Bagaimana Jika Paspor Yang Kita Punya Sudah Hilang Atau Rusak

Jika kamu telah memiliki  paspor tetapi  paspor lama  yang kamu punya tersebut sudah hilang atau rusak, kamu harus mengurus kembali pembuatan paspor baru seperti pembuat paspor yang lain. Namun bedanya, kamu perlu  langsung datang ke Kantor Imigrasi dan tidak mendaftar lewat aplikasi dengan kuota yang telah dibatasi  setiap harinya. Berikut adalah syarat dalam pembuatan paspor yang telah hilang dan rusak. 

Syarat pembuatan paspor baru karena paspor lama hilang

  1. Mengurus Surat kehilangan dari kantor kepolisian setempat
  2. Membawa E-KTP yang digunakan masih berlaku
  3. Membawa Kartu Keluarga
  4. Membayar biaya beban (denda) paspor hilang sebesar Rp1.000.000 (tidak termasuk biaya pembuatan paspor) 

Syarat pembuatan paspor baru karena paspor lama rusak

  1. Membawa E-KTP 
  2. Membawa Kartu Keluarga 
  3. Membawa Akta kelahiran, buku nikah, atau ijazah 
  4. Bagi orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia: surat pewarganegaraan Indonesia 
  5. Bagi yang telah berganti nama: Surat penetapan ganti nama
  6. Membawa Paspor lama yang telah rusak tersebut. 
  7. Membayar biaya beban (denda) paspor rusak: Rp500.000 (tidak termasuk biaya pembuatan paspor)

Setelah mengurus serangkaian proses tentang paspor ini, kamu bisa bersenang-senang deh selama di Malaysia, pastikan untuk tetap menyimpan paspor di tempat yang aman agar tidak hilang dan rusak.