Bagi kaum muslimin di seluruh penjuru dunia pastinya sudah tidak asing lagi dengan wisata halal yang dapat memanjakan pengunjung dengan nuansa keislamannya. Tak jarang para pengunjung muslim yang berwisata ke luar negeri hendak mencari destinasi wisata halal untuk menjelajahi sejarah Islam di berbagai belahan dunia. 

Namun ternyata wisata halal bukan sekedar mengunjungi tempat-tempat yang bersejarah dalam Islam, tetapi juga dari fasilitas dan kegiatan yang disediakan harus memenuhi syarat halal, seperti makanan dan minuman halal, tempat ibadah, pembatasan kegiatan yang terpisah antara laki-laki dan perempuan, dan lainnya. 

Meskipun begitu banyak negara-negara yang memiliki destinasi wisata halal, ternyata Indonesia-pun memiliki banyak destinasi yang patut dikunjungi oleh para kaum muslimin tanah air. Berdasarkan penjelasan sebelumnya, Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index 2021 sudah merilis beberapa negara yang menjadi destinasi wisata halal terbaik yang juga memberikan penghargaan kepada Indonesia. Penasaran apa lagi destinasi wisata halal di luar negeri yang menarik untuk dikunjungi? Yuk simak artikel berikut ini!

Malaysia

Sky Bridge di Langkawi, Malaysia sebagai destinasi wisata halal yang memiliki pemandangan alam sangat indah
Image by parth yadav from Pixabay

Negeri Jiran Malaysia ini mendapat peringkat nomor 1 dalam ajang penghargaan Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index 2021 sebagai destinasi wisata halal terbaik yang ada di dunia. Negeri tetangga ini memiliki penduduk yang mayoritas beragama muslim sehingga tak jarang kita akan menemui nuansa keislaman di beberapa sisinya sebagai penunjang kegiatan, seperti pelayanan makanan dan minuman yang halal, toilet yang bersih dan tersedianya tempat wudhu, bebas aktivitas non halal seperti; perjudian dan klub malam, serta hampir seluruh tempat wisata tersedia fasilitas ibadah. Bahkan Malaysia tercatat telah menerapkan wisata syariah dengan tidak mencampur antara lelaki dan perempuan.

Makanan halal adalah salah satu elemen penting yang berkontribusi terhadap pilihan wisatatawan Muslim yang datang dari luar negeri Malaysia. Pada tahun 2010, Malaysia mulai menetapkan standar halal yang tinggi di restoran dan hotel untuk memuaskan wisatawan Muslim dengan mendorong hotel dan restoran memperoleh sertifikat halal setidaknya untuk restoran umum.

Beberapa kota di Malaysia yang dapat Anda kunjungi untuk mendapatkan nuansa keislaman yang dibalut dengan konsep wisata halal antara lain adalah Kota Langkawi, yang di mana wisatawan muslim dimanjakan dengan panorama keindahan indah Pantai Cenang, Cable Car Langkawi, dan Sky Bridge Langkawi. Di berbagai tempat wisata ini, banyak kuliner yang enak untuk disantap dan memiliki sertifikasi halal.

Kota selanjutnya adalah Kelantan. Kota yang terletak di sebelah utara Malaysia ini memiliki beberapa destinasi menarik , seperti Masjid Sultan Ismail, Pasar Siti Khodijah, Masjid Kampung Laut, dan juga Masjid Al-Muhammad Kelantan. Kelantan juga memiliki panorama laut yang indah seperti di Pantai Bisikan Bayu karena letaknya berbatasan dengan Laut Cina Selatan.

Kota yang tak kalah menarik untuk dikunjungi sebagai destinasi wisata halal di Malaysia lainnya adalah Terengganu. Di sana kita bisa mengunjungi Masjid Kuala Terengganu dan Masjid Tengku Tengah Zaharah yang punya miniatur masjid dari berbagai belahan dunia yang sangat bersejarah dalam perkembangan Islam.

Turki

Hagia Sopia di Turki yang patut dikunjungi sebagai destinasi wisata halal
Photo by Ibrahim Uzun on Unsplash

Turki adalah merupakan negara di kawasan Eurasia (Eropa dan Asia), yang berperan penting dalam sejarah perkembangan dan peradaban Islam, tak heran jika Turki memiliki percampuran budaya Eropa dan Islam yang begitu melekat sebagai ciri khas dari negara tersebut. Di bawah Kesultanan Utsmaniyah atau Turki Ottoman, Turki menjadi pusat peradaban Islam yang maju antara abad ke-13 hingga abad ke-20. Pada abad ke-18 persebaran agama Islam mengalami perkembangan pesat di Turki. Hal tersebut dapat ditandai dengan warisan budaya yaitu masjid yang indah, diantaranya adalah Masjid Sultan Ahmed, Masjid Suleymaniye, dan Masjid Huseyin Aga. 

Jika Anda berniat mengunjungi Eropa namun ingin tetap merasakan nuansa keislaman, Turki dapat menjadi salah satu wishlist negara yang dapat Anda kunjungi karena Negara yang berada pada posisi ke-2 sebagai negara dengan destinasi wisata halal terbaik menurut Global Muslim Travel Index 2021 ini juga dijuluki sebagai negara Muslim-Friendly atau yang mampu memfasilitasi kaum muslimin untuk tetap berkegiatan sesuai dengan syariah.

Wisata halal Turki disebut menargetkan keluarga Muslim yang mengikuti aturan Islam. Fasilitas yang sesuai dengan subkategori pariwisata ini tidak melayani permintaan alkohol dan memiliki fasilitas spa dan kolam renang terpisah bagi pria dan wanita. Dengan promosi yang tepat, penindakan terbaik di bandara dan sertifikat pariwisata yang aman di hotel-hotel yang memenuhi standar kesehatan dan standar ketentuan halal islam, para pengunjung mendapatkan kepercayaan diri dan rasa aman.

Istanbul, ibukota Negara Turki ini sangat terkenal dengan sejarah peradaban Islam yang berkembang di masa kejayaannya hingga saat ini. Di Istanbul, Anda dapat menyaksikan ratusan masjid yang ada di kota ini. Masjid yang paling terkenal di Istanbul yakni Blue Mosque mesti banget Anda kunjungi. Anda juga bisa mengunjungi salah satu warisan dunia menurut UNESCO yakni Hagia Sophia. Dulu tempat ini adalah masjid yang kemudian menjadi gereja dan kembali menjadi masjid lagi. Karena itu Anda akan melihat perpaduan arsitektur Islam dan Kristiani di tempat ini dan menarik untuk dikunjungi sebagai destinasi wisata halal di Turki.

Selain Istanbul, Kota yang tak kalah menarik untuk dikunjungi adalah Konya. Kota ini memiliki museum islam yang terkenal, yaitu Mevlana Museum. Mevlana Museum banyak dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai kalangan. Sekitar abad ke-13, Konya, yang berada di bawah kekuasaan Dinasti Seljuk, semakin ramai dan terkenal di kancah internasional. Seorang tokoh terkenal bernama Jalaludin Rumi sangat berperan dalam mengharumkan Konya. Mevlana Museum sendiri dibangun di kompleks makam Jalaludin Rumi pada tahun 1927. Bentuk bangunan dari Mevlana Museum adalah kerucut dengan keramik berwarna hijau kebiruan. Nama museum ini diambil dari nama Mevlana, yang merupakan sebutan lain dari Jalaludin Rumi.

Kota Ankara juga menjadi saksi sejarah Turki. Salah satu museum terkenal di Ankara, Anatolian Civilization Museum, memiliki urutan kronologis Turki dari masa ke masa, mulai dari zaman Paleolitikum, termasuk perkembangan Islam yang dapat menunjang kegiatan wisata halal. Bagi Anda yang senang berwisata museum, Ankara tempat yang tepat jadi destinasi wisata Anda.

Arab Saudi

Gedung-gedung menjulang tinggi di Riyadh, Arab Saudi yang mengindikasikan modernisasi di Tanah Arab untuk wisata halal
Photo by ekrem osmanoglu on Unsplash

Bagi kaum muslimin dari seluruh penjuru dunia, siapa yang tak ingin menginjakkan kaki di negara ini yang memiliki tanah suci sebagai bukti kebesaran Allah SWT. Ka’bah sebagai kiblat umat islam di seluruh dunia yang terletak di Kota Mekkah sudah pasti didambakan oleh seluruh kaum muslimin untuk melaksanakan ibadah wajib berupa haji ataupun ibadah sunnah berupa umroh. Siapapun yang diberikan kesempatan oleh yang maha kuasa untuk beribadah di “Baitullah” atau Masjidil Haram ini pasti akan merasakan kekhusyuan dalam beribadah di sana yang sudah pasti segala sesuatunya “berlabel” halal. 

Kurang afdol juga rasanya jika tidak merasakan nikmatnya beribadah di Masjid Nabawi di Kota MAdinah, salah satu masjid terbesar di dunia yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW ini terdapat makam beliau dan dua orang sahabat lainnya, yaitu Abubakar As-Siddiq dan Umar bin Khatab. Umat muslim yang telah selelsai menunaikan ibadah di Masjid Nabawi sudah pasti akan berziarah ke makam Rasulullah dan sahabatnya. Di masa kepemimpinan Raja Salman, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi terus disempurnakan, sehingga umat Islam yang hendak umrah, haji, atau berziarah tetap nyaman dan bisa khusyuk beribadah.

Setelah Anda tuntas menunaikan ibadah di tempat-tempat suci tersebut, Anda dapat melanjutkan kegiatan untuk mengelilingi tempat-tempat di Arab Saudi yang sangat cocok sebagai tujuan wisata halal Anda untuk sekedar berwisata atau membeli oleh-oleh saat Anda tiba di tanah air nanti. Tahun 2021, Arab Saudi menempati urutan ke-3 dalam Global Muslim Travel Index.

Pariwisata adalah bagian penting dari rencana Arab Saudi mendiversifikasi ekonomi yang bergantung pada minyak. Virus Covid-19 menghancurkan industri secara global, diperkirakan terjadi kehilangan 100 juta pekerjaan akibat pandemi ini. Saat ini, Arab Saudi sedang bersiap memulihkan ekonominya dengan cepat, utamanya dalam bidang pariwisata. Pemerintah bersiap membuka kembali perbatasannya untuk turis asing pada Januari. Kerajaan Saudi menggunakan jawatannya dari kelompok ekonomi terbesar 20 untuk memfasilitasi dimulainya kembali perjalanan global di berbagai destinasi wisata.

Riyadh Landmark cocok bagi Anda yang suka melihat gedung-gedung tinggi nan indah. Riyadh Landmark merupakan gedung tinggi di ibukota Riyadh yang terletak di pusat kota dengan desain yang khas modern. Pengunjung dapat menikmati keindahan kota Riyadh dari lantai teratas gedung ini. 

Untuk Anda yang sangat suka dengan keindahan taman, Al Bujairi Heritage Park dijamin akan membuat Anda terpesona akan keindahannya. Taman ini juga terletak di ibukota Riyadh yang disekelilingnya terdapat banyak hotel untuk tempat penginapan. Al Bujairi juga dilengkapi dengan fasilitas pertokoan yang sudah pasti halal untuk dikonsumsi.

Destinasi selanjutnya adalah Balad, Balad merupakan salah satu pusat perbelanjaan di Jeddah dengan nuansa klasik khas timur tengah yang menyediakan berbagai kelengkapan fashion, mulai dari barang-barang tradisional hingga barang-barang branded. Di sana terdapat toko untuk melengkapi kegiatan wisata halal Anda, yaitu toko Ali Mura yang merupakan pusat oleh-oleh dan pusat pertokoan tua bernama Corniche.

Jika Anda pergi ke Arab Saudi dengan niat untuk beribadah, maka sebaiknya fokuskan niat terlebih dahulu untuk ibadah secara khusyuk di sana, barulah Anda dapat memanjakan diri dengan berwisata ke tempat-tempat yang sudah pasti halal di sana

Indonesia

Masjid Istiqlal di Jakarta yang sekitarnya banyak akomodasi penunjang kegiatan wisata halal
Photo by Mosquegrapher on Unsplash

Indonesia yang dinobatkan sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia ini berada di posisi ke-4 menurut Global Muslim Travel index 2021. Tak heran jika Indonesia layak masuk dalam peringkat tersebut lantaran banyak wilayah di Indonesia yang menyediakan berbagai fasilitas untuk wisata halal bagi para pengunjung muslimin dari tanah air ataupun luar negeri. Sehingga, ini membuat Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan wisata halalnya. Berdasarkan survei, dari sebagian besar kegiatan wisatawan Muslim ini adalah untuk bersenang-senang dan di Indonesia ini mempunyai banyak sekali tempat untuk umat Muslim ini bersenang-senang.

Prospek Indonesia dalam mengembangkan wisata halal telah diakui dunia. Hal ini bukan tanpa alasan dinyatakan, mengingat Indonesia telah banyak menyabet penghargaan dalam ranah destinasi wisata halal dunia, dibuktikan dengan baiknya peringkat Indonesia di berbagai ajang bergengsi. Inilah yang membuat banyak pihak optimis Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata halal. Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), prestasi-prestasi Indonesia dalam hal wisata halal membuatnya sangat optimis akan keberhasilan pengembangan konsep wisata halal di berbagai destinasi wisata di Indonesia.

Banyak tempat-tempat wisata religi atau wisata halal yang juga mengadopsi konsep wisata dari luar negeri yang juga memiliki penduduk muslim terbanyak. Contohnya adalah Aceh yang memiliki julukan Serambi Mekah, yang maksudnya adalah dahulu Aceh sebagai tempat berkumpulnya jamaah calon haji yang ingin melanjutkan perjalanan ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji.

Berbagai destinasi wisata bernuansa Islami juga menjadi daya tarik tersendiri bagi Aceh, seperti Masjid Raya Baiturrahman yang memiliki kemiripan seperti Masjid Nabawi karena memiliki “payung” di sekitar halamannya, Masjid Tuha Indrapuri yang merupakan bekas benteng yang merupakan peninggalan kerajaan Hindu, Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh dengan keindahan arsitektur dan kubah yang menjulang berwarna terang menjadi ciri khas dan keunikannya., dan masih banyak lainnya.

Bergeser ke Pulau Jawa, yang memiliki wisata religi yang tak kalah menarik. Pulau Jawa pada jaman dahulu merupakan tempat perkembangan dan penyebaran agama Islam yang luas yang diajarkan oleh Wali Songo. Di sini juga terdapat makam-makam para Wali Songo yang dahulu menyebarkan agama Islam. Makam tersebut kebanyakan berada di wilayah Jawa Timur yang terdiri dari makam Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Giri. Adapun makam yang berada di Jawa Tengah, yaitu makam Sunan Muria, Sunan Kalijaga, dan Sunan Kudus, dan satu makam di Jawa Barat, yaitu makam Sunan Gunung Jati.

Ibukota Jakarta yang terlihat sangat mumpuni sebagai pusat perekonomian negara ini ternyata juga akan dijadikan salah satu destinasi wisata religi yang akan direncanakan di Masjid Istiqlal. Menparekraf Sandiaga Uno telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Imam Besar Masjid Istiqlal. Bersama MoU ini, Masjid Istiqlal akan dikembangkan sebagai destinasi religi di Indonesia. Pemilihan Jakarta tidak dapat dilepaskan dari lengkapnya fasilitas ramah muslim, setidaknya ada 510 hotel dengan sertifikat halal dan 5 hotel tipe syariah di Jakarta.

Di bagian Indonesia Timur, tepatnya di Pulau Lombok, kita juga dapat menikmati kegiatan wisata yang sesuai dengan syariat-syariat islam. Sejumlah destinasi dan akomodasi wisata di Lombok telah menggunakan wisata halal pada layanannya. Uniknya, Lombok pernah mendapatkan penghargaan destinasi bulan madu halal terbaik di dunia.

Uni Emirat Arab

Museum Louvre di Uni Emirat Arab yang mirip dengan Museum Louvre di Perancis
Photo by Sudhith Xavier on Unsplash

UEA sendiri telah menjadi negara tujuan wisata yang populer, baik untuk wisatawan muslim maupun wisatawan dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Posisi terakhir dari 5 besar dalam penghargaan Global Muslim Travel Index 2021 ditempati oleh negara ini.  Negara ini telah menarik lebih dari 11 juta pengunjung setiap tahunnya dengan negara-negara dari timur tengah sebagai penyumbang wisatawan terbanyak.

Wisatawan-wisatawan dari berbagai negara muslim dan Timur Tengah banyak memfavoritkan UAE sebagai tujuan wisata. Pasalnya, selain memiliki destinasi-destinasi wisata yang menarik, negara ini menerapkan aturan-aturan wisata berdasarkan prinsip Islam dan sensibilitas modern. Beberapa pelaku wisata di UEA telah menerapkan aturan wisata halal seperti layaknya negara lain di timur tengah dengan tidak melayani permintaan alkohol, menyediakan kolam terpisah untuk laki-laki dan perempuan, serta fasilitas-fasilitas lainnya yang tidak membaurkan antara laki-laki dan perempuan.

Wisatawan yang berkunjung ke UEA sudah pasti ingin mengunjungi Burj Khalifa, gedung pencakar langit paling tinggi dunia dengan ketinggian mencapai 828 meter sebagai bentuk modernisasi di Jazirah Arab. Terdapat 162 lantai yang tiap lantainya menawarkan berbagai hiburan. Mulai dari tempat makan, pusat perbelanjaan, perpustakaan, wisata, tempat relaksasi, bahkan hotel. Muslim yang berkunjung ke Burj Khalifa tidak perlu khawatir akan kehalalannya karena sekarang sudah mudah untuk menemukan tempat-tempat halal seperti restoran halal.

Destinasi berikutnya adalah Masjid Agung Syekh Zayed yang berada di Kota Abu Dhabi. Masjid ini memiliki luas hampir lima kali ukuran lapangan sepakbola sehingga dapat menampung banyak jamaah. Masjid Agung Syekh Zayed dilengkapi dengan perpustakaan dengan koleksi buku-buku klasik dan buku buku cetakan terkait dengan Islam termasuk tentang ilmu pengetahuan dalam Islam, peradaban, kaligrafi, seni budaya, koin koin Islam hingga buku buku kun. Bagi Anda yang ingin berkunjung ke sini tapi merasa terlalu jauh, tenang. Kini di Solo, terdapat miniatur Masjid Agung Syekh Zayed sebagai hadiah dari Pangeran UEA kepada Presiden Joko Widodo.

Dubai, kota di Uni Emirat Arab juga memiliki destinasi wisata halal yang unik. pemerintah memperkenalkan destinasi wisata Islami bernama Quraniq Park pada kuartal kedua 2019 yang bertujuan memperkaya wawasan budaya dari para pelancong. Berlokasi di Al Khawaneej, Quranic Park yang dapat dikunjungi secara gratis tersebut, dirancang untuk memberikan pemahaman budaya dan edukasi mengenai peninggalan Islam, sehingga dapat menjadi tempat menyenangkan untuk anak-anak dan keluarga.

Di UEA juga terdapat museum terkenal yang bisa Anda jadikan sebagai destinasi wisata jika Anda berkunjung ke sana, yaitu Museum Louvre. Museum Louvre di UEA ini merupakan bentuk perjanjian kerja sama antara UEA dengan Prancis, karena Museum Louvre yang sesungguhnya berada di Paris. Museum ini digadang-gadang sebagai museum pertama di Jazirah Arab yang yang berfokus pada cerita manusia dengan peradaban dan budaya, termasuk Islam.

Baca Juga: 3 Fakta Menarik Best Hotel Shangri-La Dubai So Amazing!

Nah, itulah tadi 5 negara terbaik versi Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index 2021 dalam kategori destinasi wisata halal atau wisata untuk kaum muslimin. Masih banyak negara-negara lain selain negara yang sudah disebutkan, seperti Qatar, Bahrain, Oman, dan negara-negara dengan mayoritas penduduk muslim lainnya. Ada juga negara-negara non-OKI (Organisasi Kerjasama Islam) yang masuk dalam kategori tersebut seperti Singapura, Inggris, Taiwan, dan lain sebagainya.

Wisata halal kian marak ditawarkan banyak Biro Perjalanan Wisata (BPW). Apalagi potensi wisatawan Muslim memang sangat menakjubkan. Secara global, wisatawan Muslim pernah mencapai 160 juta pada tahun 2019. Lalu merosot ke 42 juta pada tahun 2020 akibat pandemi. Namun, pada tahun 2023 mendatang, diprediksi akan kembali ke level 160 juta seperti di tahun 2019.

Selain untuk sekedar berwisata, Anda juga dapat belajar mengenai sejarah-sejarah islam yang pernah beredar di negara-negara tersebut, mulai dari sejarah awal mula datangnya islam, hingga perkembangan islam sampai saat ini, semua dapat Anda ketahui di berbagai destinasi wisata halal di negara-negara tersebut.

Dari negara-negara terbaik yang menyajikan destinasi wisata halal yang luar biasa tadi, negara mana yang akan Anda kunjungi selanjutnya?