Republik Afrika Tengah bisa dibilang adalah sebuah negara terkaya di benua Afrika dan bahkan dunia dalam hal keindahan alam dan keragaman satwa liar, akan tetapi dalam hal per-ekonomi-an, Republik Afrika Tengah adalah salah satu negara termiskin di dunia. Terkurung daratan diantara beberapa negara yang dilanda perang dan menghadapi kesulitannya sendiri dengan pemburu gelap, kekerasan militer dan melawan hukum umum, perjalanan ke Republik Afrika Tengah sangat tidak dianjurkan. Sejarah negara ini, seperti kebanyakan di Benua Afrika, ternodai oleh penjajahan oleh orang Eropa, sisa-sisa yang masih tertinggal dapat dilihat di beberapa kota utama.

Akan tetapi Republik Afika Tengah memiliki pesona yang cantik dalam berbagai bentuk dan ukuran mulai dari kupu-kupu langka hingga gorila, gajah, dan aneka satwa langka lainnya. Tidak ada tempat di bumi yang lebih cocok untuk safari dan pecinta satwa liar dipertemukan dalam satu tempat, namun bahkan dengan aset alam seperti itu pariwisata di Republik Afrika Tengah tidak dapat berkembang karena masalah politiknya.

Negara ini adalah salah satu yang paling terbelakang di Benua Afrika dan bahkan dunia tetapi orang-orang di negara ini sebagian besar tetap ramah dan jujur kepada pendatang. Jika suatu suatu hari nanti, ketika negara itu kembali dalam keadaan aman juga untuk dikunjungi, Inilah menurut kami, 5 tempat terbaik untuk dikunjungi di Republik Afrika Tengah.

Bangui, Ibukota Republik Afrika Tengah

Pusat Kota Bangui, Ibukota Republik Afrika Tengah
Bangui city center, Central African Republic, 2014
Source Photo by Alllexxxis (CC BY-SA 4.0)

Bangui adalah Ibukota Republik Afrika Tengah terletak di terletak di tepi Sungai Ubangi. Seperti banyak kota Afrika kehidupan malam dan pasar di sini patut untuk dikunjungi. Selain itu, istana kepresidenan menjadi daya tarik utama. Latar kota dalam jeram Sungai Ubangi dan perbukitan yang bergulir di dekatnya menjadikannya kota Bangui lekat dengan pesona alam yang menakjubkan. Sungai Ubangi berfungsi sebagai perbatasan antara Republik Afrika Tengah dan Republik Demokratik Kongo. Dengan kata lain kota Kongo, Zongo, berada di sebrang sungai dari Bangui.

Manovo-Gounda St Floris National Park

Seekor Badak di Manovo-Gounda St Floris National Park
Seekor Badak di Manovo-Gounda St Floris National Park
Source Photo by World Atlas

Republik Afrika Tengah adalah negara yang terkurung daratan di Afrika Tengah yang berbatasan dengan enam negara, Kamerun, Chad, DRK, Republik Kongo, Sudan Selatan, dan Sudan. Republik Afrika Tengah adalah rumah bagi banyak Taman Nasional. Taman Nasional Manovo-Gounda St. Floris memiliki dataran banjir, sabana, dan satwa liar yang menghadapi bahaya besar dari manajemen dan perburuan liar yang buruk. Taman ini adalah yang terbesar di sabana Afrika Tengah yang mencakup dua wilayah ekologis, hamparan taman ini adalah rumah bagi flora dan fauna yang luar biasa termasuk spesies seperti macan tutul, kerbau, dan gajah Afrika. Keanekaragaman hayati taman ini menyebabkan prasastinya sebagai situs Warisan Dunia pada tahun 1988.

Boali

Air Terjun Boali
Source Photo by Flickrr

Kota kecil Boali adalah tempat yang biasanya jadi favorit pengunjung yang berkunjung ke Republik Afrika Tengah terutama Air terjun Boali. Air terjun tersebut berada di hulu kota Boali dan merupakan Landmark Republik Afrika Tengah yang paling terkenal di kalangan wisatawan. Berada di sisi sungai Mbali. Air terjun Boali telah digunakan untuk pekerjaan pembangkit listrik tenaga air.

Pemanfaatan air terjun ini memiliki kekuatan pembangkit gabungan sebesar 18,65 megawatt , dan dioperasikan oleh Energy Central African Energy (ENERCA) yang dikelola negara.

Pengaturan awal dibuat pada tahun 2010 untuk pembangkit listrik tenaga air ketiga dan akan dibangun dengan bantuan China.

Bouar

Situs Megalitik di Bouar
Source Photo by ProBoards

Untuk lebih merasakan sensasi jaman Afrika kuno, kota kecil Bouar adalah tempat yang wajib untuk dikunjungi. Tepat di luar kota, ada sejumlah besar megalitirin batu yang dikenal secara lokal sebagai Tajuna. Mereka diyakini menandai lahan pemakaman dan beberapa memiliki tinggi 5 meter. Batu-batu itu berasal dari zaman neolitik, membuat mereka sama tuanya dengan Stonehenge di Inggris Raya tetapi ada jauh lebih banyak untuk dilihat di sini. Situs ini adalah Situs Warisan Dunia UNSECO.

Cagar Alam Dzanga Sangha

Cagar Alam Dzanga Sangha
Source Photo by Nuria Ortega, dzangha-sangha.org

Dzanga Sangha National Reserve merupakan objek wisata yang terletak di Wilayah Barat Daya Republik Afrika Tengah, Taman ini sepenuhnya tertutup dengan hutan hujan dataran rendah dan terletak di dekat Sungai Sangha, yang merupakan  anak sungai utama Sungai Kongo.

Cagar alam dzanga sangha merupakan habitat mamalia besar termasuk gorila, gajah liar, kerbau hutan, bongo, babi hutan raksasa, babi hutan merah, simpanse, sejumlah spesies monyet, sitatungas dan sejumlah spesies duiker.