Airbnb menjadi salah satu pilihan tempat tinggal bagi orang-orang yang akan berlibur ke Jepang, berhubungan dengan tempat tinggal, masyarakat tentunya akan memilih penginapan dengan harga terjangkau ketika hendak melancong ke berbagai negara, termasuk juga Jepang.

Tak perlu dibahas lebih jauh, semua orang pastinya tau negara dengan julukan “Negeri Matahari Terbit” ini, yap, Jepang. Memiliki 1001 pesona mulai dari pesona alam hingga budaya. Tak heran Jepang menjadi salah satu negara dengan jumlah wisatawan terbanyak di dunia, sekitar 5 juta orang setiap tahunnya berkunjung ke negara yang terletak di Ujung Barat Samudra Pasifik ini.

Beberapa orang memiliki maksud dan tujuan yang berbeda-beda ketika berlibur di Jepang, ada yang bermaksud untuk mengunjungi keindahan Gunung Fuji dari dekat, ada yang bermaksud untuk menonton pertunjukan di Disneyland Tokyo, ada pula yang ingin mencari berbagai pernak-pernik manga atau animasi di negara ini.  

Seperti yang kita tahu, Jepang menjadi surga bagi kamu pecinta anime, mulai dari Naruto,One Piece, Pokemon, hingga serial animasi yang kini tengah naik daun Attack on Titan. Animasi-animasi tersebut merupakan seri mangan yang kemudian diadaptasi ke dalam dalam sebuah serial dan film animasi terkenal. Di Jepang sendiri, animasi-animasi ini berkembang secara cepat untuk kemudian dinikmati banyak orang. Tak ayal masyarakat Jepang juga terkadang memproduksi berbagai macam aksesoris tentang animasi-animasi ini. Bagi kamu pecinta anime tentunya tidak ingin melewatkan kesempatan berharga ini bukan.  

Selain anime, beberapa orang datang ke Negeri Sakura ini untuk menikmati berbagai destinasi wisata yang disuguhkan, seperti halnya Disneyland Tokyo. Menjadi salah satu landmark negara Jepang, objek wisata ini akan sangat sayang untuk dilewatkan, berisi berbagai permainan yang dapat menghilangkan stress, kamu dapat menikmati pilihan wahana wisata di sini dengan merogoh kocek sebesar 900-an ribu rupiah. Tiket masuk ini bisa kamu dapatkan dengan harga yang lebih terjangkau di berbagai situs online. Sebagai tips, kamu sebaiknya memesan tiket ini ketika promo sedang berlangsung, dengan begitu potongan harga yang kamu dapatkan akan jauh lebih besar. 

Untuk dapat menikmati segala destinasi wisata yang disuguhkan, kamu tentunya perlu menemukan  akomodasi yang tepat saat berada di negara yang serba modern ini. Salah satu akomodasi paling mendasar yang harus terpenuhi ketika berkunjung ke suatu negara adalah penginapan. 

Baca juga: Guaranteed Calm, 4 Penginapan Di Jamaica Dekat Dengan Alam Rekomendasi Airbnb

Penginapan sendiri terdiri atas berbagai macam pilihan mulai dari hotel, apartemen, hingga airbnb, kamu dapat memilih penginapan yang sesuai dengan budget dan keinginan kamu. Bagi kamu yang ingin menjalani liburan dengan gaya hidup yang lebih  ekonomis, kamu dapat memilih airbnb sebagai pilihannya.

Airbnb seringkali dijadikan pilihan bagi beberapa orang  ketika berlibur ke Jepang. Hal ini disebabkan oleh harga sewa airbnb yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan hotel maupun apartemen. Harga sewa airbnb sendiri berkisar antara $20  untuk sebuah airbnb dengan satu kamar tidur yang dapat dihuni oleh dua orang dan terletak 12 menit dari Ginza Station  dengan berjalan kaki.

Sementara itu, untuk airbnb seharga $68 per malam dengan fasilitas superior, airbnb ini dilengkapi dengan 2 double beds, 2 single beds, sebuah dapur, tempat penyimpanan, dan berbagai fasilitas lain. Selain itu, airbnb ini juga dapat ditempuh  3 menit dari Stasiun Naka-okachimachi yang memudahkan transportasi kamu selama di Jepang. Dengan ruangan dan fasilitas ini kamu dapat menempati ruangan tersebut bersama 7 rekan liburanmu, sehingga tiap orang hanya perlu membayar 100-an untuk mendapatkan airbnb ini. 

Jika dibandingkan hotel-hotel dan apartemen di sekitar sana, harga ini termasuk ke dalam jajaran penginapan dengan harga di bawah rata-rata. Selain kedua airbnb tadi, masih banyak rekomendasi airbnb yang dapat kamu jadikan pilihan ketika berada di Jepang.

Berikut 7 Rekomendasi Airbnb Hidden Gems Di Jepang

Airbnb sendiri merupakan sebuah online marketplace bagi orang-orang yang ingin menyewakan dan menyewa sebuah kamar, apartemen, atau rumah. Bagi kamu yang tertarik untuk mendapatkan pengalaman menginap ala masyarakat lokal  dengan harga  yang lebih murah dibandingkan menginap di hotel, kamu dapat memilih beberapa  airbnb yang ada di bawah ini.

Maria House in Yodogawa-ku

Memiliki pemandangan sungai yang menawan Maria House in Yodogawa-ku

 ini cocok bagi kamu yang berlibur bersama kekasih atau pujaan hati, karena suasana damai yang disajikan membuat siapapun betah berlama-lama di airbnb ini. Selain itu, airbnb ini juga cocok untuk kamu yang gemar melakukan solo traveling, di sini kamu dapat mendapatkan ketenangan dan kedamaian dari suasana pedesaan yang terasa begitu kamu memasuki ruangan-ruangannya.

Terletak di Yodogawa-ku, Osaka-shi, Oshaka-fu, airbnb ini memiliki letak strategis yang akan memudahkan waktu liburan kamu, karena Yodogawa-ku sendiri merupakan sebuah area perbelanjaan yang dipenuhi tempat makan dan berada di sekitar stasiun kereta Shin-Osaka Station, serta Eki-Marché Osaka, yaitu sebuah  mal indoor terbesar dengan toko souvenir dan restoran bernuansa santai di dalamnya. Kawasan ini sangat cocok untuk kamu yang hobi berbelanja. 

Meskipun demikian, airbnb ini menawarkan hunian yang nyaman dan damai untuk kamu yang ingin menenangkan diri dari hiruk-pikuk kehidupan. Airbnb ini berbentuk rumah tradisional yang juga dihuni oleh pemiliknya, di sini kamu dapat merasakan kehidupan warga tradisional Jepang lewat arsitektur-arsitektur yang disuguhkan. Selain itu, di sini kamu dapat berinteraksi dengan bebas bersama wisatawan lain yang  juga menginap di sana, karena pemilik airbnb memperbolehkan para pengunjung atau wisatawan untuk berinteraksi satu sama lain di dalam airbnb sendiri. Dengan begitu kamu dapat  mengenal wisatawan-wisatawan dari berbagai negara.

Di sini kamu dapat menikmati berbagai fasilitas yang disediakan dengan membayar sejumlah  $28 per malamnya, fasilitas-fasilitas tersebut antara lain berupa sebuah meja makan lengkap dengan dapur disertai microwave dan sebuah lemari pendingin mini  yang dapat membantu kamu menyiapkan segala keperluan logistik. Dengan begitu, kamu dapat menghemat biaya terkait makanan dan minuman.

airbnb
Maria House

Sumber: airbnb. com 

Selain keperluan dapur disini juga terdapat beberapa fasilitas lain seperti halnya AC, televisi, dan sebuah sofa berukuran kecil, meskipun berkonsep rumah bersama airbnb ini tetap memiliki kamar mandi di masing-masing kamarnya.Di airbnb ini  terdapat larangan merokok dan membawa hewan peliharaan, untuk itu kamu harus menaati dan menjaga peraturan yang berlaku ketika menginap di airbnb ini ya.

Airbnb ini melayani check in pada pukul 2 siang dan check out pada pukul 11 siang, bagi kamu yang ingin lebih leluasa memulai perjalanan di Jepang, kamu dapat meletakkan barang-barang terlebih dahulu agar tidak kerepotan nantinya. 

Anabuki-tei 

Kedua terdapat Anabuki-tei, sebuah penginapan unik dengan gaya arsitektur tradisional Jepang ala kastel dan menara kastil. Airbnb  ini akan memberikan pengalaman baru bagi kamu yang sudah bosan untuk menginap di hotel ketika di Jepang.  

Terletak di 1-chome-7-15 Jotocho, Kota Takamatsu, Prefektur Kagawa 760-0036, Jepang, airbnb ini menawarkan pengalaman menginap tak terlupakan, mulai dari bentuk gerbangnya yang indah dan megah, hingga pemandang laut pedalaman yang indah nan menawan.  Pohon pinus berusia lebih dari 100 tahun dengan cabang yang tumbuh memanjang di sepanjang pekarang airbnb akan menyambut kamu setelah masuk di airbnb. Selain itu, airbnb yang dapat menampung hingga 10 ini dilengkapi dengan taman tradisional yang tertata rapi di depan kamar.

Berbicara soal kamar yang merupakan salah satu fasilitas terpenting dalam sebuah airbnb, kamar tidur yang disediakan oleh pihak airbnb memiliki bentuk minimalis dengan tipe-tipe kamar yang dapat kamu pilih, antara  2 tempat tidur single di dalam satu kamar dengan warna putih yang mendominasi atau tipe kamar Anabuk-tei yang menyuguhkan kamar bernuansa tradisional Jepang. Tipe kamar Anabuk-tei ini dilengkapi dengan tatami atau tikar tradisional Jepang, Zaton (bantal yang biasanya digunakan untuk duduk dan bersimpuh), serta fusuma (pintu geser tradisional Jepang) yang memisahkan kedua kamar. Airbnb ini terletak di area perumahan, sehingga kamu dapat beristirahat dengan tenang tanpa takut merasa terganggu. 

Meskipun berbentuk tradisional, airbnb ini memiliki kamar mandi bergaya minimalis  yang terletak di kedua lantai rumahnya, kedua kamar mandi ini sudah dilengkapi dengan berbagai keperluan mandi, seperti halnya shampo, sabun mandi, hingga bathup. Kamu tidak perlu khawatir ketika kehabisan baju saat berada di sini, karena airbnb ini juga menyediakan sebuah mesin cuci yang terletak di dekat area shower kamar mandi. Di lantai satu terdapat ruang bersama yang didominasi dengan warna abu-abu dan dilengkapi dengan meja dan sofa, di sini kamu dapat bercengkerama  dengan tamu lainnya, di ujung meja terdapat sebuah jendela besar yang menghadap ke arah taman, jendela ini menambah kesan homie di dalam airbnb.

Anabuki-tei

Sumber: MATCHA 

Selain itu, di Anabuki-Tei ini juga dilengkapi dengan fasilitas dapur yang dapat digunakan bersama penghuni lain, dapur ini terdiri atas microwave, kompor, panci, wajan, hingga kulkas. Kamu dapat membeli bahan masakan di supermarket kemudian memasaknya di sini.

Ketika kamu terlalu malas untuk beraktivitas di luar ruangan, airbnb ini juga menyuguhkan  kegiatan-kegiatan yang dapat kamu lakukan di dalamnya. Di sini kamu dapat melakukan kegiatan budaya seperti halnya membuat berbagai kerajinan tradisional Jepang,  beberapa di antaranya adalah membuat camilan tradisional  Jepang (Wagashi), membuat gula Jepang (Wasanbon), serta memakai pakaian tradisional Jepang seperti kimono (Wafuku). Selain itu kamu juga dapat melakukan kegiatan membaca buku di perpustakaan yang terletak di lantai dua airbnb ini.

Apartemen Miyoshi

Di urutan ketiga terdapat sebuah apartemen yang terletak di kota Osaka Jepang, seperti yang telah dikatakan tentang definisi dari airbnb, apartemen merupakan salah satu jenis airbnb yang dapat menjadi pilihan ketika berada di Jepang. Jika kamu tengah berlibur bersama rekan-rekan, kamu dapat memilih apartemen ini sebagai pilihan, karena apartemen ini  terdiri atas 2 tempat tidur double bed da1 tem bed yang dapat digunakan oleh dua orang tiap kamarnya dan satu sofa bed yang bisa digunakan oleh satu orang.

Karena letaknya yang strategis kamu dapat berkunjung ke berbagai destinasi wisata tanpa harus menempuh jarak yang terlalu jauh, apartemen ini terletak di kawasan yang dekat dengan objek-objek wisata seperti halnya Universal Studios Japan dan Umeda Sky Garden. Selain itu, apartemen ini juga dapat ditempuh 3 menit dengan berjalan kaki dari Stasiun Nishikujo dan 13 menit dengan kereta api untuk menuju ke Namba.

Apartemen seharga 20$ ini memiliki berbagai macam fasilitas yang dapat kamu gunakan selama berada di sini,  mulai dari Wifi, perlengkapan memasak seperti halnya kompor dan microwave,  serta perlengkapan laundry yang bisa kamu gunakan untuk mencuci baju. Di airbnb ini check-in dimulai pada pukul 4 sore, sedangkan untuk check-out dimulai pada pukul 11 pagi.

Apartemen Wataru in Chuo

Di urutan  keempat masih terdapat apartemen yang dapat menjadi pilihan hunian ketika berada di Jepang, khususnya di Kota Osaka, yaitu Apartemen Wataru, apartemen ini terletak tak  jauh dari stasiun di Homanci, jalur Midosuji, pusat Kota Osaka. Hal ini tentunya akan memudahkan kamu dalam berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya di Jepang. Karena di jalur Midosuji sendiri terdapat beberapa akses yang akan mengantarkan kamu ke beberapa kota di Jepang seperti Namba, Shinsaibashi, dan Umeda. 

Airbnb ini terletak di sekitar pusat pertokoan yang dapat membantu kamu ketika lapar melanda, jarak antara mini market dengan apartemennya sendiri dapat ditempuh hanya dengan satu menit berjalan kaki.  Ketika kamu sedang malas untuk berdestinasi wisata kamu dapat mengunjungi Shinsaibashi Suji, sebuah jalan yang dipenuhi oleh toko-toko, jalan ini memiliki persamaan dengan Myeongdong di Seoul Korea Selatan,  di kanan kirinya banyak penjual yang menjejakan dagangan mereka, buat kamu yang hobi berbelanja, apartemen ini sangat cocok untuk dijadikan pilihan.

Dapat menampung hingga 6 orang, kamu bisa beramai-ramai tinggal di apartemen ini untuk memangkas biaya penginapan selama di Jepang. Airbnb ini dilengkapi dengan wifi 5G, 2 kamar tidur dengan 5 kasur, dan kamar mandi, dengan harga yang berkisar antara 20$ kamu dapat melakukan check-in pada  pukul 4 sore dan check out pada pukul 11 siang. 

B&B Matsukaze

Rumah berarsitektur Jepang ini menjadi rekomendasi airbnb Jepang yang bisa kamu pilih. Terletak di Nabari-city, Mie Prefecture, Japan, kamu akan merasakan suasana budaya Jepang yang kental setelah menjajaki rumah ini.  B&B Matsukaze ini sudah berdiri sejak 150 tahun yang lalu dengan konsep rumah tradisional khas Jepang. Jika kamu sering melihat serial animasi Jepang, kamu pasti tidak asing dengan bentuk dari bangunannya yang khas.

Di sana terdapat 3 pilihan kamar dengan luas yang berbeda-beda setiap kamarnya, kamu dapat memilih kamar-kamar ini sesuai dengan kebutuhan kamu selama di Jepang. Setiap kamar memiliki sebuah lukisan sebagai dekorasi lengkap dengan ukiran kaligrafi dan barang-barang antik yang menambah kesan tradisional di setiap sudutnya.

B&B Matsukaze

Sumber: 5 Poingeek Website

Pemandangan taman hijau terpampang di depan kamar ketika kamu membuka pintu dorong yang bisa kamu buka kapanpun kamu mau. Pengunjung dapat memilih  alas tidur yang tepat antara tidur dengan alas tradisional Jepang yang populer di Negeri Sakura ini. Setelah tidur dengan nyenyak kamu dapat menikmati secangkir kopi hangat yang disediakan oleh pemilik airbnb, Yuya, di kedai kopi miliknya.

Tak jauh dari B&B Matsukaze, kamu akan menemukan Stasiun  Nabari di Jalur  Kintetsu Osaka, beberapa restoran, serta pusat perbelanjaan yang  tentunya akan mempermudah perjalananmu selama di Jepang. 

Dengan biaya 3,000 yen per malam, kamu dapat menikmati kenyamanan di airbnb ini. 

  1. Nakamatsu-ya

Airbnb yang selanjutnya terletak di Okinawa atau tepatnya Nago-shi, Okinawa-ken, Jepang ini telah meraih penghargaan “Wood Architectural Award” di  tahun 2019. Penghargaan ini diterima oleh Airbnb Nakamatsu-ya bukan tanpa sebab, penggunaan aksen kayu yang khas dengan perpaduan arsitektur tradisional Jepang membuat airbnb ini layak untuk menerima penghargaan bergengsi tersebut. 

Tempatnya yang nyaman dan tenang mengundang siapapun untuk menginap di rumah kayu tua ini, memiliki berbagai macam fasilitas, di sini kamu dapat memasak, hingga mencuci baju dengan beberapa fasilitas yang disediakan. Pengunjung  dapat menggunakan berbagai macam sarana yang disediakan seperti halnya dapur dengan berbagai macam alat masak, sebuah mesin cuci yang dapat kamu gunakan untuk mencuci baju, serta ruang tamu.Selain itu, di sana juga disediakan berbagai fasilitas video game yang dapat kamu mainkan ketika bosan tengah melanda. 

Tidak seperti airbnb yang lain, Nakamatsu-ya terletak di Tsumuide, Pulau  Yagaji yang bisa dibilang jauh dari kebisingan kota, dengan lingkungan yang tenang kamu dapat menikmati waktu bersantai seharian di airbnb ini. Di Pulau Yagaji sendiri terdapat beberapa destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi, mulai dari pantai lautan hijau zamrud yang akan memanjakan mata selama berada di sini. 

Airbnb ini dapat dihuni oleh 7 orang pengunjung karena dilengkapi dengan  2 kamar tidur, 3 kasur, dan sebuah kamar mandi. Dengan membayar sejumlah 77$ per malam, kamu segala fasilitas yang ada termasuk juga melakukan self check-in tanpa bertemu banyak orang, terlebih lagi ketika pandemi tengah berlangsung.

Uehara House 

Untuk airbnb selanjutnya, berbentuk sebuah rumah lantai dua yang sengaja disewakan sang pemilik. Rumah ini terdiri atas dua unit yaitu lantai atas dan lantai dasar atau bawah. Lantai yang biasa disewakan untuk pengunjung adalah lantai dasarnya sendiri, sementara lantai duanya dijadikan hunian bagi pemilik airbnb sendiri. 

Uehara house ini berjarak 5 menit dari Shinjuku, sebuah distrik yang dipenuhi restoran, bar, hingga department store. Bagi kamu yang suka dengan kehidupan malam di Tokyo, Uehara House cocok untuk dijadikan pilih menginap. Selain itu, tempatnya sendiri terletak tak jauh dari Stasiun Yoyogi-Uehara, jalur Odakyu dan kereta bawah tanah jalur Chiyoda. Hal ini tentunya akan memudahkan kamu untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain menggunakan kereta cepat. Airbnb ini juga berada tidak jauh dari pilihan destinasi wisata lain seperti Yoyogi-koen, kamu bisa bersepeda sembari menyusuri keindahan Kota Tokyo untuk bisa sampai ke taman ini. Sebagi tips kamu sebaiknya mengunjungi taman ini ketika musim semi tengah berlangsung, karena pada musim itu, bunga sakura mekar dengan indah di sana. 

Yoyogi-koen

Sumber: Uehara House Website

Perpaduan  desain dan arsitektur modern bercampur tradisional khas Jepang sangat terasa begitu  masuk dan menjejakan kaki di airbnb ini. Dengan berbagai fasilitas yang disediakan kamu tidak perlu repot untuk mencari makanan dan kehabisan baju ketika di sini. Terdapat sebuah mesin cuci, penghangat, area dapur, setrika, dan fasilitas lain yang dapat kamu gunakan. Meskipun memiliki lahan yang terbatas, airbnb ini tetap terasa luas dan nyaman untuk dihuni beberapa hari.

Uehara House

Sumber: website Uehara House

Bahkan karena suasananya yang nyaman dan tenang, beberapa pengunjung yang pernah menginap di airbnb ini sampai ingin kembali ke Jepang lagi. Kamu bisa menjelajahi Kota Tokyo sekaligus mendapatkan ketenangan  dari hunian yang dapat kamu tinggali selama di Jepang.  Kamu dapat melakukan pemesan dan mendapatkan informasi lebih lanjut di website resmi Uehara House. 

Airbnb menjadi pilihan yang tepat untuk kamu yang ingin mencoba hidup hemat dan beradaptasi dengan orang-orang lokal, tetapi kembali lagi, semua pilihan memilliki sisi positif dan negatif, untuk itu tetap waspada saat melakukan perjalanan, terlepas dari hunian apa yang akan kamu pilih.