Di Negara Libya, banyak wisatawan yang melakukan perjalanan ala backpacker, dengan berbackpacker kamu akan menemukan pengalaman baru dalam memulai perjalanan ke negara ini, kamu dapat lebih leluasa untuk berinteraksi  bersama penduduk lokal, menjelajahi tempat wisata tersembunyi yang sebelumnya belum pernah dikunjungi, dan yang terpenting kamu tidak  harus mengeluarkan banyak biaya ketika ber-backpacker.

Backpacker identik dengan salah satu kegiatan wisata dimana para turis atau wisatawan tidak perlu membawa barang terlalu banyak dan berlebihan seperti halnya koper, biasanya para wisatawan yang memulai perjalanan  dengan berbackpacker ini membawa sebuah ransel besar yang dapat  digunakan untuk menyimpan banyak barang dan sebagai  pengganti  keberadaan dari koper itu sendiri. 

Libya sendiri menjadi salah satu negara pilihan para pelancong dalam memulai perjalanan berbackpackernya, Libya merupakan sebuah negara yang berada di kawasan Maghrib Afrika Utara, wilayah ini berdekatan dengan negara-negara di Timur Tengah, hal ini menyebabkan kebudayaan yang dimiliki oleh Libya identik dengan kebudayaan-kebudayaan Timur Tengah termasuk juga bahasa yang digunakan oleh sebagian besar penduduknya. 

Beberapa wisatawan yang melakukan backpacker biasanya datang setelah atau sebelum mengunjungi  negara-negara di sekitarnya, seperti Aljazair,  Mesir, dan Tunisia. Mereka bertandang ke Libya baik hanya untuk singgah maupun menikmati berbagai macam pilihan wisata yang disajikan di dalamnya. 

Dalam survei yang diadakan lakukan oleh survei di bidang industri perjalanan, Libya dipandang sebagai salah satu negara yang potensial dan diprediksi akan menjadi negara tujuan destinasi wisata yang banyak diincar oleh pengunjung. 

Baca Juga: The Real Hidden Gems Pemberhentian Kereta di Kanada yang Desainnya menakjubkan, Cek 3 Faktanya!

Hal ini disebabkan oleh faktor internal dari negara Libya, seperti halnya keindahan reruntuhan kota Romawi Kuno yang terpampang nyata di Leptis Magna, sebuah situs sejarah yang tak kalah indah jika dibandingkan dengan situs-situs kuno di Italia. Leptis Magna sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu warisan kebudayaan dunia  oleh UNESCO. 

Selain destinasi wisata bersejarah, Libya juga memiliki berbagai destinasi lain yang dapat kamu pilih ketika ber backpacker di negara ini, mulai dari wisata alam seperti Plotemals, Gurun Sahara, dan Gurun  Akakus, hingga destinasi wisata religi seperti The Arc Of Marcus Aurelis. 

Backpacker,
The Arc Of Marcus

Ibu kota negara Libya, Tripoli, terletak di tepi kawasan  gurun pasir tepatnya di  puncak gunung berbatu yang menghadap langsung ke Laut Mediterania, letak ini  membuat Tripoli memiliki berbagai pemandangan indah yang sayang untuk dilewatkan. 

Tempat ini menawarkan sensasi eksotis dari sebuah negara yang menjadi saksi sejarah berlangsungnya Kekaisaran Ottoman (Turki) hingga akhirnya direbut oleh negara Italia. Kamu akan menemukan museum kelas dunia dengan bangunan-bangunan berarsitektur Italia yang akan memanjakan mata ketika berkunjung ke kota terbesar sekaligus pusat negara Libya. 

Kedua bangunan merupakan kota-kota terbesar pada zamannya. Seperti yang telah dikatakan di atas, di Leptis Magna, kamu  akan jatuh cinta dengan peninggalan bersejarah kekaisaran Roma berupa bangunan reruntuhan yang masih terawat baik.

Jika kamu ingin berbackpacker sembari mengunjungi kota dengan arsitektur dongeng Berber (masyarakat adat Afrika Utara di bagian barat sungai Nil), kamu dapat mengunjungi Nalut, sebuah kota tua yang terletak di puncak Jabal Nafusa atau Gunung Nafusa. 

Terdapat pula situs spektakuler yang dulunya menjadi primadona, yaitu teater Sabratha di Az Zawiyah. Situs dengan nama resmi Sabratha Ancient Theatre ini memiliki arsitektur khas Italia yang menjadi latar bagi situs-situs lain yang didedikasikan untuk Serapis, Liber Paterdan, Isis.

Libya
Sabratha Theatre

Sumber: Dreamers. id 

Mengunjungi destinasi-destinasi tersebut sembari berbackpacker memang terlihat sangat merepotkan, padahal sebenarnya sangat mudah untuk dijalani. Bagi kamu yang berencana melakukan backpacker ke Libya,

simak yuk 7 tips backpacker super hemat di Libya!

Cari tiket pesawat dengan harga terjangkau 

Tiket pesawat menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki ketika kamu hendak bertandang ke luar negeri, kini harga satu tiket pesawat terbilang cukup mahal jika dibandingkan transportasi-transportasi lainnya. Untuk itu, kamu harus mempersiapkan tiket pesawat sedari dini agar harganya bisa lebih terjangkau dibandingkan dengan hari-hari yang berdekatan dengan rencana perjalanan kamu.

Membeli tiket lebih awal akan membantu kamu dalam memangkas pengeluaran terkait transportasi, hal ini disebabkan oleh faktor harga tiket pesawat yang bisa lebih terjangkau jika kamu membelinya pada jauh-jauh hari. Biasanya jika kamu membeli tiket pesawat pada hari-hari sebelumnya, kamu akan mendapatkan seperempat hingga setengah harga dari harga tiket pesawat yang biasanya ditawarkan. Sebaliknya jika kamu membeli tiket pesawat di hari keberangkatan, kamu bahkan bisa membayar 3 kali lipat dari harga aslinya. Pastinya kamu menginginkan hal ini bukan. 

Pilihlah maskapai yang menyediakan rute perjalanan ke Libya dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, hindari memesan tiket pada saat sedang ramai-ramainya, karena pada Peak Season seperti ini, harga yang ditawarkan oleh pihak maskapai dan agen  jauh lebih mahal berkali-kali lipat dari harga biasanya. Beberapa pilihan maskapai yang dapat kamu pilihan adalah Afriqiyah Airways (8U) dan Buraq Air (UZ), kedua maskapai ini menawarkan rute penerbangan dari Jakarta ke Libya. 

Jangan lupa untuk selalu meng-update  promo dan diskon yang sering bertebaran ya, karena promo ini tentunya akan membantu kamu dalam menghemat biaya transportasi selama perjalanan berlangsung. 

  1. menginap di penginapan dengan harga yang terjangkau
Hostel

Sumber: Traveloka 

Selain tiket pesawat hal lain yang harus kamu siapkan adalah penginapan, sebisa mungkin, hindari menginap di hotel ketika kamu sedang ber-backpacker, karena harga yang ditawarkan oleh hotel sendiri biasanya tergolong lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis penginapan lain, seperti halnya apartemen, hostel, dan airbnb. 

Buat kamu yang memilih untuk solo traveling ketika berada di Libya, hostel dapat menjadi pilihan yang pas dan bijak  untuk dijadikan  tempat tinggal selama berada di Libya, karena kamu tidak perlu membayar kamar yang biasanya digunakan oleh dua orang. Serunya lagi, kamu bisa mendapat banyak teman dan pengalaman dari sesama traveler yang berkumpul di kamar yang sama. Jika kamu menginginkan kamar dengan privasi yang lebih terjaga, kamu dapat memilih hostel dengan tipe kapsul. Hostel-hostel ini dapat kamu tempati dengan membayar sekitar 100 ribu per malamnya, harga yang cukup terjangkau jika dibandingkan menginap di hotel. 

Terlalu malas untuk mencari hostel-hostel secara langsung? tenang kini terdapat banyak online marketplace khusus akomodasi yang menyediakan layanan pemesanan baik hotel, apartemen, maupun hostel yang bisa kamu pilih, tak jarang platform-platform ini juga memberikan berbagai penawaran seperti halnya diskon dan promo. Jika kamu hendak melakukan backpacker  bersama teman-teman kamu dapat menyewa sebuah rumah atau apartemen yang biayanya dapat dibagi rata.

Jangan lupa untuk selalu mencari promo di setiap pemesanan

Promo

Sumber: Gojek 

Masih  berkaitan dengan dua hal di atas, promo menjadi alternatif bagi kamu yang ingin liburan tanpa harus mengeluarkan banyak uang, terutama ketika kamu tengah memulai perjalanan dengan berbackpacker. Seperti yang kita tau salah satu biaya biaya terbesar ketika memulai perjalanan adalah tiket transportasi dan biaya akomodasi. Kita dapat menghabiskan biaya dan tenaga yang jumlahnya lebih besar dari tiket masuk wisata hanya untuk membeli satu tiket transportasi. Untuk itu, promo menjadi salah satu kunci penting bagi kamu yang ingin backpackeran  hemat ketika berada di Libya.

Banyak hal yang bisa kamu dapatkan untuk memperoleh berbagai diskon dan promo yang ditawarkan. Pertama, pilih waktu yang tepat ketika hendak membeli tiket, salah satunya dengan menunggu offline maupun online travel fair yang biasa diadakan oleh  maskapai penerbangan. Mereka biasanya sudah memiliki jadwal rutin setiap tahun, sehingga kamu dapat menyesuaikan dengan penawaran dari maskapai penerbangan mana yang paling sesuai dengan rencana perjalananmu.

 Kedua, sering-seringlah  mengecek penawaran spesial yang disediakan oleh  OTA (online travel agent) pada waktu-waktu tertentu.  Setiap bulan, ada saja penawaran diskon dari OTA, seperti halnyaTraveleoka, Agoda, Tiket.com dan masih banyak lagi. Untuk mendapatkan promo-promo ini, kamu hanya perlu rajin menghitung, kode promo mana yang paling menguntungkan buat kamu. 

Ketiga, gunakan metode pembayaran tertentu yang memungkinkan kamu untuk mendapatkan diskon lebih banyak, biasanya jika kamu melakukan pembayaran dengan bank dengan jenis-jenis tertentu kamu akan mendapatkan diskon dan promo yang lebih besar dan pastinya akan semakin menguntungkan bagi kamu yang ingin memulai backpacker ke luar negeri. Oleh sebab itu, jangan lelah mencari info terkait berbagai promo ya. 

Buat panduan perjalanan backpacker

Dengan panduan perjalanan, liburan kamu tentunya akan semakin tertata dengan matang, kamu tidak perlu lagi menambah pengeluaran untuk hal-hal yang sebelumnya tidak direncanakan kecuali jika terdapat hal mendesak yang harus segera diatasi. 

Panduan perjalanan akan memudahkan kamu dalam berkegiatan selama berada di Libya, dijamin gak bakalan gabut dan anti boring. Kini banyak data-data di google yang dapat kamu jadikan sumber ketika memulai sebuah perjalanan di suatu negara, catat dimana saja tempat-tempat yang asik dan recomended untuk dikunjungi, transportasi apa saja yang harus digunakan, kuliner apa saja yang harus dicicipi selama berada di Latvia, dan yang terpenting berapa biaya yang harus dikeluarkan ketika memulai perjalanan tersebut.

Setelah membuat panduan perjalanan, jangan lupa untuk selalu mengikuti rencana yang telah kamu buat ya, dengan begitu liburan ber-backpacker hemat dapat kamu jalani dengan nikmat.

Tukarkan Uang di Dalam Negeri

Sumber: albalad

Perjalanan akan terasa lebih nyaman ketika  kita membawa uang dalam jumlah yang cukup, bukan begitu? Saat ada keperluan  mendadak di jalan kita akan merasa tenang jika mengantongi uang cash, atau saat kita ingin membawa oleh-oleh untuk keluarga tercinta kita bisa membelinya dengan uang tersebut. 

Untuk dapat membeli barang-barang tersebut kita tentunya harus mempersiapkan sejumlah uang yang sesuai dan digunakan oleh penduduk  Libya.

Selain keempat hal di atas, menukarkan uang menjadi hal yang penting untuk dijalani ketika memulai perjalanan ke luar negeri, terutama Libya. Sama seperti negara-negara di sekitarnya, mata uang yang digunakan oleh negara Libya adalah dinar dimana satu dinar bernilai 3, 138.58 per 8 Oktober (nilai dapat berubah-ubah seiring berjalannya waktu). Karena mata uang yang digunakan oleh Indonesia dan Libya berbeda. Persiapkan mata uang negara setempat untuk mempermudah aktivitas Anda saat berada di luar negeri. 

Biasanya harga untuk tiap penukaran uang di luar negeri jauh lebih mahal daripada di dalam negeri, untuk itu, lakukan penukaran uang lebih awal sehingga biaya yang kamu keluarkan lebih sedikit. bawalah uang tunai secukupnya sehingga agenda backpacker ke luar negeri berjalan dapat berjalan dengan lancar. 

  1. Bawa Bekal Makanan Sesuai Kebutuhan

Urusan perut menjadi hal yang paling penting ketika kamu melakukan perjalanan ke luar negeri, nah untuk kamu yang berniat melakukan backpacker ke Libya disarankan untuk membawa bekal makanan yang cukup ya. Hal ini bertujuan untuk memangkas biaya makan dan berhemat ketika memulai perjalanan, selain itu, membawa bekal makanan juga memiliki banyak manfaat bagi kita.

Diantaranya adalah memberikan asupan nutrisi yang cukup dan bergizi bagi tubuh kita, karena ketika memulai berbackpacker, terkadang kita tidak sadar dengan makanan apa saja kita makan, membawa bekal makanan dari rumah juga lebih menjamin makananan yang sesuai dengan selera dan cita rasa yang kita inginkan, terlebih lagi jika kamu  memiliki 

masalah terkait makanan selama perjalanan. 

Ketika berada di luar negeri, makanan yang dijajakan  tentunya sesuai dengan selera dan cita rasa yang diinginkan oleh penduduk setempat. Oleh sebab itu, banyak dari mereka yang terkadang tidak cocok di lidah orang Indonesia. Selain itu, bagi kamu  yang beragama Islam, membawa bekal makanan  sangat disarankan karena terjamin ke-halal-annya. Namun jangan khawatir, karena Libya merupakan negara dengan mayoritas penduduk Islam, makanan yang dijajakan di negara ini kemungkinan besar berlabel halal. 

Biasanya wisatawan yang membawa bekal dari rumah selalu menyediakan bumbu kering dan makanan yang telah mereka olah dari rumah sebelumnya, berbagai jenis makanan seperti sambal, tempe bacem, hingga rendang biasa mereka bawa ketika melancong ke luar negeri, karena cita rasa dalam negeri memang tiada tara. Kapan lagi  bisa berwisata ke Libya dengan pemandangan yang seru dan berbeda, tanpa menghilangkan cita rasa nusantara melalui kuliner yang kita bawa.

Pelajari Bahasa Yang Digunakan

Berada di negara asing dengan segala perbedaan akan membuat kamu lebih mencolok jika dibandingkan dengan masyarakat lainnya, termasuk juga bahasa yang kamu gunakan sehari-hari. Sebagai turis atau wisatawan asing kamu tentunya menggunakan bahasa lain seperti halnya Inggris ketika berkomunikasi dengan masyarakat lokal, biasanya hal ini menjadi kesempatan warga lokal mematok harga yang lebih tinggi dari harga pada umumnya. 

Turis atau wisatawan lokal pastinya sering mendapatkan perlakuan semacam ini, harga air yang seharusnya bisa kamu dapatkan dengan harga 1 dinar dapat berubah hingga mencapai angka 5 dinar. Hal ini akan terjadi jika kamu tidak pandai berkomunikasi dengan masyarakat lokal. Oleh karena itu, mempelajari bahasa lokal sebelum bertanda ke Libya cukup penting untuk dilakukan. Sementara itu, bahasa resmi utama yang digunakan oleh sebagian besar penduduk Libya adalah bahasa Arab.

Bahasa yang satu ini sepertinya memiliki beberapa kata yang sudah tidak asing ditelinga kita, banyak kata-kata serapan  dalam  bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Arab, seperti halnya kursi, bad, akad, abadi, abdi, adat, adil, dan masih banyak lagi. Hal ini tentunya akan memudahkan kamu ketika hendak berbackpacker ke negara Libya bukan?.

Selain itu, kamu juga dapat mempelajari bahasa Arab ini melalui berbagai platform secara gratis, misalnya berbagai website bahasa di  Google,  Youtube dan Lingohut. Dengan begitu, kamu tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk memulai kursus bahasa secara langsung.