Sobat traveladdict, coba sebutkan apa yang membuatmu ingat Pakistan! Sebagian orang mungkin hanya mengenal Pakistan dari anggapan orang lain yang tak berdasar, padahal sebetulnya Pakistan adalah negara yang berbudaya dengan bentang alam yang menakjubkan! Jalan-jalan ke Pakistan bersama keluarga atau solo traveling, asal dipersiapkan dengan baik, pasti seru dan aman-aman saja.

Negara ini menjadi salah satu bagian dari Asia Barat. Kamu mungkin tak asing lagi dengan nama Islamabad atau Lahore, dua kota yang terkenal di Pakistan. Tak kalah dengan wisata favorit turis lainnya, Pakistan juga punya suguhan wisata dan berbagai aktivitas yang seru untuk dicoba lho. Tak jarang para travel addict akan datang jalan-jalan ke Pakistan dengan tujuan ingin lebih menghayati budayanya.

Serangkaian aktivitas wajib kamu siapkan agar jalan-jalan ke Pakistan lebih berwarna. Langsung intip yuk aktivitas favorit turis di 3 kota yang memikat berikut untuk kamu coba!

Baca juga: 3 Rekomendasi Tempat Wisata Bersejarah di Jawa Barat yang Valuable

Berwisata Budaya di Pemberhentian Pertama; Lahore

Lahore adalah ibu kota dari Provinsi Punjab, salah satu dari 5 provinsi yang ada di Pakistan. Di kota ini, terdapat banyak tempat wisata bersejarah yang siap menyediakan kisah sarat budaya Pakistan dari berabad-abad yang lalu. Wisatawan yang jalan-jalan ke Pakistan dan senang dengan sejarah peradaban kuno tentu tak akan melewatkan Lahore begitu saja.

Mengintip Masa Lalu di Lahore Fort

Lahore Fort, jalan-jalan ke Pakistan wajib ke sini
Benteng Lahore seakan menjadi gerbang ke masa lalu. Sumber: wikipedia

Di Lahore, kamu bisa memulai perjalanan mengenal budaya Pakistan dari Lahore Fort di mana arsitektur khasnya akan membawamu ke masa lampau. Benteng historis Lahore pertama kali dibangun oleh penakluk dari Kerajaan Mughal sebelum akhirnya diperbaiki kembali oleh pasukan Inggris. Benteng Lahore yang akan kamu temukan sekarang ini telah mengalami renovasi berkali-kali lho!

Lahore fort menjadi tempat spesial yang harus kamu kunjungi saat jalan-jalan ke Pakistan. Pasalnya, pada tahun 1981 lokasi tersebut telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia yang berharga dan perlu dijaga. Hal ini karena benteng Lahore mencatat harta karun tentang Mughal dan sejarah masa kolonial yang berperan penting dalam pembangunan negara Pakistan.

Di dalam benteng ini terdapat 21 bangunan dengan kisah sejarah yang menggugah. Cobalah untuk berjalan-jalan di sekitar dan menyerap suasana Pakistan kuno di sana. Kamu bisa menengok gambar dinding yang besar di benteng dan melewati gerbang Alamgiri yang ikonis seolah-olah kamu berjalan melewati gerbang menuju waktu yang berbeda.

Mengamati Kristalisasi Kisah di the Lahore Museum

di Lahore Museum kamu bisa mendapat inspirasi dari berbagai kisah yang dikristalisasi
Arsitektur Lahore Museum didominasi oleh bebabtuan warna merah yang khas.
Sumber: britannica

Kamu mungkin juga ingin mendapat suasana yang lebih tenang saat belajar sejarah bukan? Setelah ke Lahore Fort, tempat terbaik lainnya untuk mengenal sejarah adalah Museum Lahore. Sobat traveladdict pernahkah mendengar nama Rudyard Kipling? Kalau kamu tak asing lagi, maka ketahuilah, ayahnya yang seorang pengamat seni adalah kurator pertama dari museum ini.

Ditemukan pertama kali pada tahun 1865 dan dibuka untuk publik pada 1894, museum ini menjadi yang terbesar di Pakistan. Sambil berkeliling mengamati benda bersejarah di zaman Gandhara dan peninggalan berbagai kepercayaan yang seakan dikristalisasi, inspirasi akan datang begitu saja di kepalamu! Jalan-jalan ke Pakistan jadi berbuah manis!

Santai Sejenak dengan Kuliner Lezat di Gawalmandi Food Street

Gwalmandi food street yang selalu ramai
Berbagai makanan yang lezat siap mengisi perutmu di sini! Sumber: charcoal gravel

Gawalmandi food street, tempat bagi siapapun yang sedang jalan-jalan ke Pakistan rela mampir dan singgah berlama-lama. Alasannya karena ada pemikat yang bikin hati bahagia! Apalagi kalau bukan makanan lezat? Kapanpun itu, makanan lezat siap untuk mengisi perutmu ketika mulai berbunyi di tengah perjalanan.

Masih di tengah Lahore, sejauh mata memandang, kamu akan menemukan banyak kedai makanan dengan arsitektur yang unik. Makanan pun ada mulai dari yang harganya murah sampai yang mahal, dan tersedia dalam kedai yang sederhana sampai restoran kelas atas. Semuanya lengkap dihadirkan untuk memikat hati para pecinta kuliner.

Saat datang malam hari, suasananya lebih asyik lagi. Karena selain ramai pengunjung dan wangi hidangan menyergap dari segala penjuru, kamu akan terhibur dengan lampu dari dalam kedai. Cahayanya yang berwarna kekuningan akan memebrikan suasana hangat. Cocok untuk santai bersama teman!

Bersorak-sorai di Perbatasan Wagah-Attari

perbatasan Wagah-attari yang selalu ramai
Para penonton berkumpul di perbatasan Wagah-attari untuk bersorak sekeras mungkin. seru ya! Sumber: wikipedia

Sangat disarankan untuk datang ke Pakistan dan pulang dengan pengalaman yang baru. Pengalaman ini bisa kamu dapatkan di Wagah-Attari, perbatasan antara India dan Pakistan. Di sini, kamu akan bertemu dengan puluhan orang lain untuk bersorak bersama-sama. Para turis sangat senang untuk mengabadikan momen ini saat jalan-jalan ke Pakistan.

Sorak-sorai tersebut ditujukan saat penduduk menonton upacara penurunan bendera. Bersama dengan masyarakat India, para penduduk sekitar akan duduk di tempat duduk berundak mirip di stadion. Biasanya upacara penurunan bendera dilakukan pada pukul 5 sore hari.

Upacara dimulai dengan pertunjukan baris berbaris oleh pasukan Pakistan dengan tubuh yang tinggi besar. Yang unik dari parade ini adalah gestur kaki yang diangkat tinggi dan lurus namun tetap seimbang. Setiap gestur seakan menandakan sebuah gol dan para penonton akan meneriakan takbir serta nama negara masing-masing. Seru ya?

Menenangkan Diri di Badshahi Mosque

Badshahi mosque di Lahore
Sumber: wikipedia

Namanya saja tempat beribadah, berkunjung ke masjid Badshahi sudah pasti akan membuat keadaan hatimu tenang. Siapapun yang jalan-jalan ke Pakistan dan berkunjung ke Lahore sudah pasti harus menyempatkan diri ke sini. Kata Badshahi sendiri berasal dari bahasa Persia yang memiliki arti masjid raja. Masjid ini dibangun pada tahun 1674 oleh kaisar Mughal yaitu Aurangzeb.

Masjid yang arsitekturnya didominasi oleh bebatuan pasir berwarna merah ini dianggap sebagai simbol kekuasaan di zaman kekaisaran Mughal. Karena pondasi bangunan sangat kuat, konon katanya masjid Badshahi mampu menampung hingga 40 ribuan orang dalam satu sesi ibadah. Ini menandakan bahwa arsitektur masjid dibangun dengan sangat baik meskipun sudah berumur cukup tua.

Kamu juga bisa menyaksikan barang peninggalan yang bersejarah di sini. Salah satunya adalah relik yang ada pada zaman Nabi Muhammad, tokoh mulia yang spesial bagi umat Islam. Selain menenangkan diri sejenak, tak ada salahnya kan jalan-jalan ke Pakistan sambil belajar sejarah?

Melanjutkan Kelana ke Islamabad, Ibu Kota Pakistan

Dalam peta dunia, saat menemukan negara Pakistan maka kamu juga akan menemukan kota yang ditulis tebal bernama Islamabad di dalamnya. Nah, inilah ibu kotanya! Abad sendiri dalam bahasa Urdu berarti kota, jika disambungkan artinya adalah kota islam. Hal ini sangat pas karena saat kamu jalan-jalan ke Pakistan, kamu akan menemukan banyak hal yang mengingatkan pada agama islam.

Meneropong Islamabad di Tengah Perbukitan Daman e-Koh

Daman e-koh, tempat untuk meneropong islamabad
Penduduk lokal senang berkumpul di ketinggian Daman e-Koh lho! Sumber: pakimag

Sesampainya di Islamabad, menghirup udara yang segar dan melihat pemandangan indah terasa sangat menggiurkan. Semua ini dapat kamu jumpai di Daman e-Koh. Namanya yang unik berasal dari bahasa Persia, terdiri dari sambungan dua kata yang berarti kaki bukit. Jalan-jalan ke Pakistan akan berbeda dengan melihat kota dari perspektif ketinggian di sini.

Atraksi turis Daman e-Koh selalu menjadi sasaran yang tapat karena sejauh mata memandang, kamu akan disuguhkan pemandangan bukit indah yang hijau dan menyegarkan mata. Selain itu, pusat kota yang ramai dapat kamu amati dari atas bukitnya. Benar-benar pelarian yang tepat dari hiruk pikuk Islamabad saat kamu ingin merasakan tempat yang sepi.

Beristirahat Sejenak di Faisal Mosque

Faisal mosque, hadiah dari raja Arab Saudi
Penasaran kalau Raja Arab Saudi ngasih hadiah bentuknya gimana? Masjid ini jawabannya!
Sumber: wikipedia

Di Pakistan terdapat banyak masjid yang menyimpan sejuta cerita. Di Islamabad pun tak kekurangan bangunan ikonis ini, salah satunya ada Masjid Faisal. Masjid ini diberi nama tersebut karena merupakan pemberian dari seorang raja Arab Saudi yaitu Raja Faisal dan menyandang gelar masjid terbesar di dunia sampai tahun 1993.

Bangunan masjid menjadi unik karena bagian atapnya yang khas. Jika kebanyakan masjid memiliki atap berbentuk kubah, maka yang satu ini memiliki atap seperti tenda Bedouin. Itu lho, tenda khas yang dimiliki oleh suku Arab nomaden yang tinggal di gurun.

Sambil menikmati keindahan masjid berwarna putih yang dibangun di atas bukit ini, kamu bisa memotret berbagai sudutnya yang ciamik. Selain mendapat tubuh yang kembali segar karena istirahat, kamu pun jadi merasa terhibur dengan objek foto yang sempurna di tengah jalan-jalan ke Pakistan.

Menyelami Kekayaan Budaya Tradisional di Lok Virsa Museum

Gerbang Lok Virsa Museum
Gerbang Lok Virsa Museum. Sumber: wikipedia

Penasaran dengan museum di Islamabad? Tentu ada, Lok Virsa Museum jawabannya. Jalan-jalan ke Pakistan tak akan lengkap tanpa mengenal budaya tradisionalnya. Oleh karena itu, berkunjung ke sini setelah menyegarkan pikiran sejenak di Daman e-Koh adalah pilihan yang tepat!

Di dalamnya kamu bisa menyelami berbagai kebudayaan lokal dan sejarah yang berharga dalam berbagai bentuk. Bukan itu saja, Lok Virsa Museum pun menyediakan live music yang bisa kamu nikmati saat butuh hiburan, lengkap dengan camilan yang lezat.

Shop till You Drop di the Centaurus Mall

the Centaurus Mall di Islamabad
Arsitektur the Centaurus Mall yang mirip tanduk. Sumber: wkkarchitects

Masih ingin berlama-lama di Islamabad? Jalan-jalan ke Pakistan tak akan lengkap tanpa berbelanja produk lokalnya. Yuk pergi belanja di the Centaurus! Eits, meskipun namanya terdengar seperti nama makhluk mitologi, bangunan ini nyatanya adalah mall pertama yang berdiri kokoh dan lengkap di tengah Islamabad.

The Centaurus terletak di jalan Fazal-e-Haq dan menyediakan berbagai perlengkapan yang akan kamu butuhkan. Kalau kamu berniat untuk mencari berbagai produk internasional ataupun lokal di Islamabad, tempat ini sangat tepat untukmu. Tak hanya itu, setelah berbelanja kamu bisa mengisi perut dengan berbagai hidangan khas Pakistan Karena tersedia banyak restoran di sini.

Menepi dan Menjelajah Alam di Gilgit-Baltistan

Layaknya setiap negara di dunia, Pakistan pun memiliki daerah yang terkenal dengan bentang alam yang luar biasa. Adalah Gilgit-Baltistan, sebuah daerah di Pakistan Utara dengan kekayaan alam yang memanjakan mata. Siapapun yang jalan-jalan ke Pakistan dan berkunjung ke Gilgit-Baltistan sudah pasti akan terpikat dan ingin berlama-lama.

Trekking di Kaki Nanga Parbat

Nanga Parbat yang seperti lukisan
Trekking dengan pemandangan bak lukisan di Nanga Parbat, a must try! Sumber: wikipedia

Nanga Parbat adalah tempat terbaik yang pertama di Gilgit-Baltistan. Gunung ini merupakan gunung terbesar ke-9 yang ada di dunia dengan ketinggian mencapai 8.126 m. Letaknya yang masih berada di sekitar jalur Himalaya membuat kondisi daratan di sekitar juga cukup terjal. Sangat cocok untuk kamu yang suka dengan tantangan!

Jalur untuk trekking ada beragam dengan karakter kepadatan tanah dan kesulitan yang berbeda, maka pastikan kamu sudah tahu betul ya. Meskipun begitu, pemandangan indah akan kamu temukan sepanjang perjalanan. Sebut saja hutan, gletser, dan pemandangan gunung tinggi dari jarak yang dekat. Semua pemandangan ini seolah bentuk nyata dari lukisan terkenal!

Menonton Polo Festival di Shandur Pass

Shandur polo festival yang populer
Tempat terbaik untuk bergabung bersama penduduk lokal saat festival polo. Sumber: dawn

Bagi kamu yang ingin melihat acara festival masyarakat setempat, pergi ke Shandur Pass tak boleh dilewatkan. Di tengah lembah inilah penduduk setempat mengadakan sebuah festival penting yang turun temurun; Shandur Polo festival. Di tengah agenda jalan-jalan ke Pakistan, menyertakan festival suku Gilgit dan Chitral ini  ke dalam itinerarymu dijamin akan membuat perjalanan makin berkesan.

Festival yang khas ini sangat terkenal dan sudah ada sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu, tepatnya sejak tahun 1963. Dipastikan ratusan wisatawan dan penduduk setempat akan memadati lapangan dengan julukan “the rooftop of the world” ini. Selain menonton pertandingan polo, pertunjukan lain seperti paralayang dihadirkan agar semakin meramaikan suasana.

Untuk menontonnya, kamu perlu mengatur waktu jalan-jalan ke Pakistan agar jatuh pada bulan Juli. Pasalnya, festival ini ternyata hanya ada di bulan Juli dan dilaksanakan pada 2 minggu pertama. Meskipun begitu, penantian yang panjang agar menyesuaikan waktu tak akan sia-sia saat kamu ikut serta di dalamnya.

Menjajal the Karakoram Highway yang Epic

the karakoram highway yang keren banget
Seperti gambar di wallpaper ya! Sumber: worldatlas

Yang tak boleh terlewat saat jalan-jalan ke Pakistan selanjutnya adalah melakukan perjalanan di the Karakoram Highway atau yang biasa disingkat KKH. Jalur panjang dari Abbottabad menuju perbatasan china ini terbentang sejauh 805 mil. Meskipun hanya sebuah jalan, pemandangan di sekitarnya sangat luar biasa memanjakan mata.

Tak lama dari perjalananmu dimulai, suguhan pegunungan Himalaya, lembah yang ciamik, dan sungai gletser akan membuatmu takjub seketika. Jalanan yang dikelilingi oleh bentang alam ini pun memberikan suasana yang menenangkan.

Kamu bisa menyewa jeep yang sudah disediakan khusus untuk melewati rute di Karakoram. Pilihan lainnya, cobalah untuk menjajal bus dengan hiasan warna-warni khas lokal agar jalan-jalan ke Pakistan terasa seperti menjadi seorang penduduk lokal.

Mengisi Kembali Energi di Attabad Lake

Attabad lake yang kebiruan
Hidden gem yang cantik banget! Sumber: wikipedia

Masih di sekitar Karakoram Highway, di tengah-tengah pegunungannya tersembunyi sebuah danau berwarna biru turquoise. Danau indah ini adalah danau Attabad, tempat terbaik untuk mengisi kembali energy sebelum menutup hari. Jalan-jalan ke Pakistan semakin terasa berkesan saat menikmati wisata airnya bukan?

Sebetulnya, danau ini terbentuk dari bencana alam sekitar sepuluh tahun yang lalu. Namun siapa sangka, di balik kejadian memilukan, cekungan yang terbentuk justru menjadi atraksi turis yang memikat di tengah pegunungan. Saat kamu butuh waktu untuk menyegarkan pikiran, pantulan dan gerak air kebiruan yang tenang akan sangat membantu.

Tak hanya duduk-duduk dan jalan santai saja, kalau kamu ingin menikmati danau dengan sedikit adrenalin pun tersedia berbagai aktivitas yang wajib dicoba. Favorit para wisatawan adalah jet skiing. Masih ingin menikmatinya lebih lama? Tenang, tersedia berbagai penginapan di sekitar yang dikelola oleh penduduk lokal.

Memburu Matahari Terbenam di Hunza Valley

Hunza valley seindah negeri dongeng
Pemandangan cantik yang tak terbantahkan di Lembah Hunza. Sumber: wikipedia

Lembah Hunza dikenal juga sebagai Shangri-La milik Pakistan. Lembah yang indah dengan sungai dan padang hijau terbentang bak permadani seperti sebuah tempat yang mengingatkanmu dengan negeri dongeng. Di samping rerumputan, berjajar gunung yang menjulang, menjadi tempat paling baik untuk menyaksikan matahari terbenam di sela-selanya dengan pantulan warna emas.

Bukan saja pemandangannya yang membuat berdecak kagum. Saat singgah di lembah Hunza, kamu harus mencoba untuk berinteraksi dengan masyarakat sekitar yang ramah. Bukan tak mungkin jika melalui obrolan yang hangat kamu bisa mendapatkan bocoran tempat indah lainnya yang belum banyak terjamah wisatawan.

Tak perlu khawatir dengan akomodasi, penduduk setempat yang ramah ini sudah menyediakan berbagai penginapan dengan perlengkapan yang memadai. Kamu pun bisa menentukan kamar dengan beranda yang menghadap pemandangan cantik Hunza lho! Jangan lupa pula siapkan kamera untuk memotret setiap sisi terbaiknya. Dijamin, hasilnya breathtaking banget!

Itulah aktivitas favorit turis yang tersebar di 3 kota outstanding yang ada di Pakistan. Beberapa di antaranya sangat indah sampai-sampai terasa tak nyata. Untuk sobat traveladdict yang akan jalan-jalan ke Pakistan, mana yang paling ingin kamu coba? Tak heran kalau kamu kesulitan memilih salah satu karena semuanya sangat seru! Tak sabar ingin mencobanya? Yuk rencanakan jalan-jalan ke Pakistan dengan travel addict!