Apakah kalian pernah mendengar istilah “negara terkecil di dunia yang berada di dalam negara”? Kalian mungkin bertanya-tanya “bagaimana bisa ada negara di dalam negara?”. Nyatanya, negara dalam negara benar-benar ada loh. Sebut saja negara Lesotho yang berada di dalam wilayah negara Afrika Selatan, Monaco yang berada di dalam wilayah Prancis,  hingga San Marino dan Vatikan yang berada di dalam wilayah negara Italia. Vatikan merupakan salah satu negara yang terletak di bagian barat kota Roma. Dilansir dari kompas.com, negara yang dikelilingi kota Roma ini memiliki luas wilayah yang cukup kecil yaitu seluas 0,44 kilometer persegi. Hal ini menjadikan Vatikan sebagai salah satu negara terkecil di dunia.

Peta letakl Vatikan sebagai negara terkecil di dunia, berada dalam wilayah negara Italia dan dikelilingi kota Roma
Peta letakl Vatikan sebagai negara terkecil di dunia, berada dalam wilayah negara Italia dan dikelilingi kota Roma

Vatikan sendiri sudah sangat tidak asing di telinga teman-teman nasrani. Hal ini dikarenakan Vatikan begitu identik sebaagai pusat dari keberadaan gereja Katolik Roma, tempat tinggal Paus sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik. Negara yang menganut sistem pemerintahan teokrasi ini menempatkan Paus sebagai pemimpin tertinggi negara. Dengan keunikan dan keindahan yang dimiliki Vatikan, begitu banyak wisatawan dari seluruh penjuru dunia berkeinginan untuk mengunjungi negara ini. Kali ini, Travel Addict akan membahas perkiraan biaya yang kamu butuhkan untuk berlibur ke Vatikan. Namun sebelum mebahas budget yang dibutuhkan, berikut ini merupakan 5 fakta mengenai Vatikan yang perlu kamu ketahui.

1. Fakta Vatikan, Negara Terkecil di Dunia

1.1. Holy See

Paus sebagai kepala negara vatikan dan pemimpin gereja Katolik seluruh dunia saat menyapa wisatawan Vatikan.

Berbicara mengenai Vatikan, seringkali terdengar istilah Holy See atau Takhta Suci. Beberapa orang juga menyebut Vatikan dengan nama Holy See atau Takhta Suci Vatikan. Kalau begitu, apakah Holy See adalah nama lain Vatikan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perlu diketahui terlebih dahulu pengerttian Holy See atau Takhta Suci. Takhta Sucibukanlah suatu wilayah geografis negara, melainkan pemerintahan universal gereja Katolik, atau lebih gampangnya merupakan badan pemerintah tertinggi dari semua gereja Katolik yang ada di dunia. Pemerintahan ini tidak hanya berlaku dalam mengatur seluruh gereja Katolik namun juga sebagai lembaga pemerintahan negara kota Vatikan yang berdaulat dan telah diakui oleh hukum internasional.

Lembaga pemerintahan ini menetapkan Paus sebagai kepala negara, dengan roda pemerintahan sehari-hari yang dijalankan oleh sekretariat negara yang dalam hal ini dipimpin oleh Kardinal (setara dengan Perdana Menteri). Oleh karena itu, Takhta Suci dalam hal ini merupakan lembaga pemerintahan yang berjalan di Vatikan.

1.2. Ditetapkan Sebagai Situs Bersejarah Dunia Oleh UNESCO  

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, luas wilayah Vatikan yang kecil ini menjadikan Vatikan sebagai salah satu negara terkecil di dunia. Meskipun begitu, Vatikan aktif dalam panggung internasional serta tergabung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dengan berbagai peninggalan-peninggalan bersejarah yang ada didalamnya, seluruh wilayah negara kota Vatikan ditetapkan menjadi salah satu situs bersejarah dunia oleh UNESCO sejak tahun 1984.

Seperti yang dijelaskan dalam website resmi UNESCO, setiap properti yang berada di Vatikan mendapat perlindungan hukum untuk memastikan situs warisan budaya yang ada tetap terjaga kelestariannya. Sebagai contoh, Fabbrica di S.Pietro didirikan sebagai badan yang mengurus pemeliharaan dan pelestarian salah satu situs warisan dunia popular di Vatikan yaitu Basilika Santo Petrus. Hal ini diperlukan mengingat ramainya jumlah pengunjung setiap harinya, sehingga diperlukan regulasi-regulasi pemeliharaan dan pelestarian agar mencegah kemungkinan tindakan yang merusak situs tersebut.

1.3. Vatikan Tidak Memiliki Tentara

Pasukan keamanan Vatikan mengenakan seragam khas pasukan Swiss menjadi salah satu keunikan yang disenangi wisatawan.

Sebagai negara terkecil di dunia, disebutkan dalam kompas.com bahwa Vatikan merupakan salah satu negara yang tidak memiliki satuan pasukan tentara yang berasal langsung dari negara ini. Lalu, apakah Vatikan termasuk negara yang tidak aman dikunjungi karena tidak memiliki pasukan tentara? Tentu tidak. Meski begitu, negara dan Paus sebagai pemimpin negara sendiri dijamin keamanannya melalui pasukan-pasukan khusus yang ditempatkan di Vatikan loh.

Dalam website resmi kemlu.go dijelaskan bahwa terdapat dua pasukan keamanan yang masing-masing memiliki tugas untuk menjaga keamanan Paus dan wilayah vatikan. Kedua pasukan ini adalah Guardia Svizzera yang bertanggungjawab atas keamanan Paus, serta Agenti del Corpo di Vigilanza dello Stato della Città Vaticana yang bertanggungjawab atas keamanan sehari-hari di negara Vatikan. Prosedur perekrutan anggota pasukan kemanan ini pun sangat ketat dan harus melalui persetujuan pihak kepolisian dan uskup (pemimpin gereja Katolik suatu wilayah) dari wilayah asal. Apabila berkunjung ke Vatikan, pasukan ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri dan seringkali mengundang turis untuk mengabadikan momen bersama karena keunikannya dalam mengenakan seragam unik khas negara Swiss.

1.4. Tujuan Wisata Rohani Umat Nasrani

Suasana halaman Basilika Santo Petrus yang dipenuhi wisatawan nasrani saat mengikuti ibadah hari raya Paskah.
Sumber: bbc.com

Bagi masyarakat beragama Katolik, negara ini menjadi salah satu negara tujuan utama untuk menikmati wisata perjalanan rohani. Tidak hanya wisatawan Indonesia, melakukan perjalanan ke Vatikan merupakan impian semua umat nasrani dari berbagai negara. Terdapat berbagai situs rohani umat kristiani yang dijadikan tempat ziarah bagi para wisatawan. Situs paling iconic yang selalu menjadi tujuan utama wisata di Vatikan adalah Basilica Santo Petrus. Bangunan bersejarah ini merupakan gereja terbesar yang pernah dibangun yang kemudian menjadi basilika kepausan utama Katolik. Hal ini menjadikan tempat ini sebagai salah satu situs tersuci umat Katolik yang selalu ramai akan pengunjung. Selain menikmati keindahan dan kemegahan arsitektur bangunan-bangunan khas gereja katolik Roma yang ada disana, wisatawan juga dapat melakukan ziarah pada makam paus-paus terdahulu yang dimakamkan disana.  

Untuk mendapatkan kesempatan merasakan pengalaman mengunjungi situs-situs rohani dan melihat Paus secara langsung menjadikan arus wisata di negara kota ini tidak pernah sepi. Wisatawan pada umumnya menginginkan pengalaman berdoa dan merayakan hari-hari besar keagamaan dengan mengikuti prosesi ibadah yang dipimpin langsung oleh Paus sebagai pmimpin tertinggi gereja Katolik seluruh dunia. Tidak heran Vatikan sering ramai dikunjungi pada bulan-bulan yang memperingati perayaan-perayaan nasrani tertentu seperti pada saat hari raya paskah atau natal.

1.5. Kaya Akan Karya Seni Bersejarah

Lukisan terkenal Michaelangelo dengan judul Creation of Adam yang berada di langit-langit Kapel Siniste.

Selain pengalaman wisata rohani,  wisatawan juga dapat menikmati indahnya hasil karya seni bersejarah yang megah pada situs-situs bersejarah yang ada di negara terkecil di dunia ini. Banyak seniman-seniman agung bersejarah yang pernah menorehkan hasil karya megahnya di Vatikan. Salah satu yang paling terkenal adalah Michaelangelo dengan dua lukisan fenomenalnya, Creation of Adam dan The Last Judgment yang berada di langit-langit Kapel Siniste. Hasil karya ini dipuja-puja oleh setiap kalangan atas kemegahan dan keindahan yang dihasilkan, sehingga banyak wisatawan yang tidak akan melewatkan kesempatan untuk berkunjung dan melihat langsung karya seni ini. Tidak hanya Michaelangelo seniman-seniman terkenal lainnya yang turut menghasilkan hasil karyanya di Vatikan adalah Leonardo da Vinci, Raffaelo Sanzio da Urbino, dan Caravaggio.

Selain lukisan, karya-karya seni lainnya yang dapat ditemui di negara ini adalah pesona arsitektur bangunan-bangunan khas masa renaisans. Pada masa itu, kebesaran gereja Katolik seringkali ditunjukan melalui megahnya tampilan arsitektur yang diterapkan pada bangunan gereja hingga bangunan ruang publik hampir di seluruh daratan Eropa, tak terkecuaali di Vatikan sendiri. Basilika Santo Petrus, Kapel Sistine, Castle San’t Angelo, dan peninggalan bersejarah Vatican Necropolis merupakan beberapa contoh dari megahnya arsitektur bangunan yang ada di Vatikan. Wisatawan juga dapat melihat berbagai bentuk karya seni patung bersejaarah yang berada di Museum Vatikan bersama dengan karya lukisan-lukisan terkenal lainnya.

2. Informasi Budget

Bagi teman-teman yang ingin melakukan perjalanan menuju negara terkecil di dunia ini, perhitungan dan persiapan budget yang pas merupakan hal wajib yang harus disiapkan sebelum keberangkatan. Namun, jauhkan pikiranmu untuk tinggal dan menginap langsung di Takhta Suci Vatikan karena negara ini tidak memiliki hotel dan penginapan di dalamnya. Wisatawan pada umumnya mencari penginapan terdekat di Roma lalu melanjutkan perjalanan ke Vatikan keesokan harinya. Berikut ini Travel Addict berikan informasi budget yang perlu kamu siapkan.

2.1. Biaya Visa

Untuk melakukan perjanlanan luar negeri, beberapa negara mengharuskan adanya pembuatan visa sebagai dokumen pendukung yang sangat penting untuk memasuki dan menetap di negara tersebut dalam kurun waktu tertentu. Bentuk visa sendiri berupa stempel yang didapatkan sebagai bentuk pemberian ijin masuk suatu negara. Berbagai jenis visa tersedia mulai dari visa kerja, bisnis, belajar, kunjungan bisnis, serta visa kunjungan wisata. Untuk rencana berlibur, maka visa yang dibutuhkan adalah visa kunjungan wisata.

Dilansir dari website vishaq.id, perkiraan biaya pengajuan visa kunjungan wisata ke Vatikan untuk orang dewasa berada di kisaran Rp 2.495.000, sedangkan untuk kategori anak-anak (6-12 tahun) berada di kisaran Rp 2.080.000. Visa ini berlaku dengan maksimum 3 bulan atau 90 hari masa berlaku. Teman-teman bisa langsung mengunjungi situs resmi kantor Imigrasi (imigrasi.go.id)  untuk mendapatkan info selengkapnya.

2.2. Biaya Transportasi

Europcar sebagai salah satu sarana transportasi penyewaan mobil yang bisa digunakan untuk menuju Takhta Suci Vatikan. Sumber: europcar.com
Europcar sebagai salah satu sarana transportasi penyewaan mobil yang bisa digunakan untuk menuju Takhta Suci Vatikan.
Sumber: europcar.com

Akses paling mudah yang bisa ditempuh menuju Vatikan adalah dengan melalui kota Roma. Hal ini dikarenakan negara terkecil di dunia ini tidak memiliki bandara sendiri sehingga wisatawan yang ingin melakukan perjalanan harus melalui Italia. Setelah sampai di Roma, pengunjung dapat melakukan perjalanan darat dengan berbagai sarana transportasi yang tersedia mulai dari taxi, bus, kereta, serta sarana transportasi umum lainnya.

Tiket pesawat dari Jakarta ke Roma yang dikutip dari traveloka.com sendiri berkisar di angka Rp 5.000.000 untuk tiket paling murah hingga Rp 58.000.000 untuk penerbangan paling mahal. Kisaran harga ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada tanggal keberangkatan, jenis maskapai penerbangan, keelas penerbangan yang diambil, serta durasi penerbangan yang dipilih. Untuk transportasi umum sendiri, harga berkisar antara 1 sampai 2 euro yaitu setara dengan Rp 16.000 hingga Rp 32.000 untuk melakukan perjalanan dari Roma ke Vatikan. Tidak hanya itu, kamu juga bisa pergi ke Vatikan dengan berbagai rental mobil yang tersedia di Roma.

Baca juga: https://traveladdict.xyz/rental-sewa-mobil-di-holy-see-vatican-city/

2.3. Biaya Makan

Amalfi, salah satu restaurant diluar Vatikan yang bisa dinikmati sebelum masuk ke dalam area Takhta Suci Vatikan.
Sumber: vaticancity.com

Sayangnya, kamu juga tidak bisa menemukan restaurant di Vatikan. Wisatawan pada umumnya sudah terlebih dahulu makan sebelum memasuki barisan antrian panjang di pintu masuk negara terkecil di dunia ini, atau setelah menyelesaikan tour. Terdapat begitu banyak tempat makan yang bisa kamu kunjungi diluar Vatikan. Untuk biaya makan sendiri, kamu cukup mengeluarkan mulai dari 2 euro untuk harga makanan dan minuman standar paling murah untuk satu kali makan.

2.4. Biaya Tes Covid-19

Selama masa pandemi Covid-19 tentunya prosedur kesehatan harus menjadi perhatian utama saat melakukan perjalanan, untuk mencegah dan menghindar penyebaran virus corona yang dapat menggagalkan rencana berlibur. Salah satu persyaratan paling umum yang diperlukan dalam melakukan perjalanan adalah dengan menyediakan surat keterangan hasil tes Covid-19 dengan status negatif. Untuk perjalanan menuju Vatikan sendiri, telah disebutkan dalam Vaticannews.va bahwa pengunjung yang memiliki kesempatan untuk masuk ke Vatikan adalah mereka yang telah memiliki Green Pass yang menunjukan bahwa pengunjung telah menerima vaksin atau sudah sembuh dari Covid-19, atau surat keterangan negatif saat melakukan tes.

Dilansir dari kompas.com, batas biaya tes RT-PCR yang berlaku sejak tanggal 17 Agustus 2021 untuk pulau Jawa dan Bali adalah Rp 495.000, sedangkan untuk luar pulau Jawa dan Bali adalah sebesar Rp 525.000. Sedangkan kisaran biaya tes Covid-19 di Roma berkisar antara 20an euro untuk antigen, serta 60 – 79 euro untuk PCR. Pada umumnya, surat keterangan yang diterima untuk penerbangan merupakan surat keterangan yang berlaku maksimal 72 jam dari waktu pelaksanaan tes. Jadi, pastikan kamu menyiapkan budget untuk melakukan tes PCR ya.

3. Rekomendasi 3 Tempat Yang Wajib Dikunjungi

Saat mengunjungi Vatikan, 3 situs ternama ini merupakan tempat wajib yang harus kamu kunjungi. Sebelum mengunjunginya, pastian kamu sudah melakukan reservasi tiket dari jauh-jauh hari ya. Berikut ini informasi budget yang harus kamu siapkan untuk bisa menjelajahi lokasi-lokasi ini.

3.1. Museum Vatikan

Pesona patung-patung karya seniman ternama dunia yang dipajang di Museum Vatikan.

Museum Vatikan merupakan surga bagi para pecinta karya seni kelas dunia. Di museum ini, kamu bisa melihat langsung berbagai hasil karya seni seni terbaik gereja Katolik Roma yang dibuat oleh seniman terkenal dunia baik dalam rupa lukisan, patung, serta peninggalan-peninggalan bersejarah lainnya. Untuk memasuki museum ini, kamu harus terlebih dahulu memesan tiket masuk yang bisa dilihat pada website resminya yaitu museivaticani.va.

Untuk harga tiket sendiri cukup variatif tergantung paket tour yang dipilih. Harganya berada di kisaran 17 hingga 52 euro atau setara dengan Rp 272.000 hingga Rp 832.000 untuk harga terendah hingga harga tertinggi. Pengunjung bisa memilih apakah ingin melakukan perjalanan individual atau tergabung dalam tour, menggunakan tour guide, audio guide, atau tanpa pemandu. Rata-rata durasi tour yang diberikan adalah 2 hingga 3 jam dengan berbagai macam spot yang bisa dikunjungi mulai dari Vatikan Garden, Gallery Candelabras, Gallery of the Geographical Maps,Gallery of the Tapestries, dan Kapel Sistine. Tiket yang dipesan akan menunjukan spot mana saja yang bisa dikunjungi pengunjung.

3.2. Vatican Necropolis

Peninggalan makam Santo Petrus yang menjadi salah satu tujuan wisatawan mengunjungi situs Vatican Necropolis.
Sumber: clubvivanova.com

Salah satu situs yang sangat menarik untuk dikunjungi adalah Vatican Necropolis. Situs ini merupakan wilayah pekuburan bawah tanah tempat makam Santo Petrus yang ada di Basilika. Untuk bisa mengunjungi tempat ini, wisatawan harus terlebih dahulu mendapatkan ijin khusus dari Fabbrica di San Pietro untuk masuk dan mendapatkan waktu kunjungan yang telah ditentukan. Dilansir dari situs resmi scavi.va pengunjung yang diperbolehkan untuk masuk adalah mereka yang berusia minimal 15 tahun, dengan ketentuan maksimal 250 pengunjung setiap harinya. Harga tiket yang perlu dibayarkan adalah berada di kisaran 13 euro atau sekitar Rp 208.000 untuk durasi perjalanan sekitar 2 jam dan telah dilengkapi dengan jasa tour guide.

3.3. Basilika Santo Petrus

Basilika Santo Petrus, gereja Katolik terbesar di dunia dengan nilai arsitktur tinggi karya arsitek-arsitek ternama dunia.

Kabar baik nih bagi para traveler! Basilika Santo Petrus, tempat paling iconic dari negara terkecil di dunia ini bisa kalian kunjungi tanpa memungut biaya apapun loh! Pengunjung dapat menikmati area ini tanpa harus membayar serta melakukan resevasi tiket seperti tempat-tempat lainnya yang dijelaskan sebelumnya. Maski gratis, pengunjung pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan jasa tour yang menyediakan layanan wisata ke spot-spot wisata yang ada termasuk dengan Basilika Santo Petrus ini sehingga dapat secara lebih mendalam lagi melihat dan mengenal setiap sudut dari bangunan ini.

Nah bagaimana teman-teman, meskipun menjadi negara terkecil di dunia, Vatikan menyimpan begitu banyak keindahan yang mengundang wisatawan untuk berkunjung bukan? Semoga segala informasi yang Travel Addict berikan ini bisa membentumu mempersiapkan rencana liburan di Vatikan ya!

Baca juga: https://traveladdict.xyz/keliling-holy-see-dengan-tur-kereta-vatikan/