Surabaya, siapa yang tak kenal kota dengan julukan Kota Pahlawan ini. Dibalik kesan heroiknya, Surabaya menyimpan banyak sekali wisata yang menarik.

Untuk menikmatinya, kalian tak perlu pusing mencari transportasi karena Pemkot Surabaya sudah menyediakan beberapa bus wisata yang akan membawa kalian berkeliling. Penasaran apa saja, kita simak yuk!

1. Bus Wisata Surabaya Heritage Track (SHT)

Liburan dan akhir pekan adalah waktu yang sangat ditunggu-tunggu. Saat berlibur, banyak sekali yang bisa dilakukan bersama keluarga ataupun teman, salah satunya adalah berkeliling kota dengan menggunakan layanan bus wisata.

Nah, House of Sampoerna (HoS) Surabaya ternyata memiliki bus wisata dengan destinasi yang unik. Namanya Bus Surabaya Heritage Track atau biasa disingkat dengan Bus SHT. Bus SHT ini sudah ada sejak tahun 2009 lho! Dan masih beroperasi hingga saat ini.

Bus Wisata Surabaya Heritage Track
Sumber : blog.travelpod.com (Surabaya Heritage Track)

Wisata sejarah yang menyenangkan dan gak ribet

Bus SHT memiliki konsep tur kota dan akan mengajak kalian berkeliling mengitari Kota Surabaya. Sesuai dengan namanya, tentunya kalian akan diajak berkeliling ke tempat bersejarah di Kota Pahlawan ini dengan bus bermodel kereta trem jaman dahulu.

Menariknya lagi, Bus SHT ini dapat digunakan secara gratis! Jadi tidak perlu pusing lagi untuk memikirkan biayanya. Hanya perlu memilih dan menyesuaikan jadwal, kalian sudah bisa menikmati wisata sejarah di Kota Pahlawan ini selama dua jam.

Tema dari tur yang ditawarkan pun berbeda, tergantung pada weekdays atau weekend. Weekdays memiliki tema tur Surabaya kampung pendidikan dan kota pahlawan. Sedangkan untuk weekend ada beberapa pilihan tur, seperti Surabaya kampung metropolitan, gerbang keraton Surabaya, dan tur kampung dari seberang.

Museum House of Sampoerna Surabaya
Sumber : surabaya.liputan6.com/Museum House of Sampoerna

Bagi kalian yang tertarik ingin mencoba wisata sejarah dengan Bus SHT ini, harus melakukan reservasi di Museum House Of Sampoerna, Surabaya terlebih dahulu ya. Bus ini beroperasi setiap hari pukul 10:00, 13:00 dan 15:00,tapi khusus hari senin libur.

2. Suroboyo Bus

Apa yang terpikirkan oleh kalian jika membahas bus sampah? Apakah itu sebuah bus yang berisi banyak sampah? Oh tentu saja bukan. Bus sampah ini merupakan nama lain dari Suroboyo Bus, modern bus yang eco-friendly punya Kota surabaya

Inovasi bus yang unik dan cinta lingkungan

Kenapa bus sampah?

Sebenarnya, tujuan dari Bu Risma, walikota Surabaya, untuk mengadakan Suroboyo Bus adalah sebagai transportasi umum dengan konsep eco-friendly sekaligus modern. Nah, konsep eco-friendly yang dimaksud terletak pada sistem pembayarannya. Jika ingin menaiki Suroboyo Bus, kalian harus menyetor sampah plastik berupa kemasan air minum yang kemudian akan didaur ulang.

Surboyo bus, bus wisata yang mendukung SDGs
Sumber : thejakartapost.com/Suroboyo Bus di depan gedung Seiko-Alba

Cuma bawa sampah aja bisa naik bus ?

Apa aja sih yang perlu dilakukan untuk menaiki bus wisata yang unik ini?Dengan membawa KTP, kalian cukup menukarkan salah satu dari pilihan 3 botol besar, 5 botol sedang, atau 10 gelas air mineral di Terminal Purabaya atau Halte Rajawali untuk mendapatkan satu stiker yang berdurasi selama dua jam perjalanan ke mana saja.

Suroboyo Bus memiliki rute terminal Bungurasih hingga JMP dan beroperasi setiap hari, mulai pukul 06:00 – 22:00 WIB. Untuk penukaran sampah plastiknya berlaku mulai pukul 07.00 hingga 16.00. Dan ketika menukarkan sampah, kalian akan diberikan juga kartu Suroboyo Bus untuk menempel stiker yang bisa digunakan sampai 21 kali.

Pemkot Kota Surabaya berharap dengan adanya Suroboyo bus ini bisa mengurangi jumlah sampah plastik di Surabaya. Selain bermanfaat untuk lingkungan, sampah plastik yang dikumpulkan bisa diolah kembali dengan baik dan tentunya membantu perekonomian masyarakat.

Gimana, apakah kalian tertarik untuk mencobanya?

3. Surabaya Shopping and Culinary Track (SSCT) Tour Bus

SSCT bus, belanja dan kulineran di jalan
Sumber : EastTripJava.id/Surabaya Shopping and Culinary Track

Kalau Kota Solo punya Werkudara, bus wisata bertingkat, dan Kota Bandung punya Bus Bandros (Bandung Tour on The Bus) sebagai bus wisata, Kota Pahlawan ini ternyata juga punya bus yang serupa yaitu, bus SSCT (Surabaya Shopping & Culinary Track). Bus wisata SSCT memungkinkan kamu untuk keliling kota dan mengetahui sekilas sejarah tiap sudut yang akan kamu lalui di rute yang telah ditawarkan.

Keliling Kota Pahlawan secara murah meriah

Untuk pembelian tiket, kalian bisa datang Gedung Balai Pemuda, Surabaya, tepatnya di kantor Tourism Information Center (TIC). Dari akun instagram resmi Kota Surabaya @surabayasparkling, untuk menaiki Bus wisata SSCT hanya merogoh kocek Rp 7.500/orang untuk perjalanan berkeliling di Kota Pahlawan selama lima jam. Harga yang sangat terjangkau bukan?

Bus wisata SSCT beroperasi setiap hari Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu mulai beroperasi pukul 09:00 hingga 14:00 WIB. Kalau kalian ingin memesan tiketnya, mulai dari jauh-jauh hari ya supaya kebagian. Walaupun sudah diluncurkan sejak 2013, bus wisata ini masih memiliki banyak penggemar, baik dari masyarakat Kota Surabaya, maupun wisatawan yang berdatangan.

Rute yang beragam

Tur di Kota Pahlawan yang ditawarkan bus wisata ini ada dua tema, yaitu Visit Museum dan Visit Bahari. Rute Visit Museum meliputi Balai Pemuda – Balai Kota – Museum Surabaya – Museum Sepuluh Nopember – Museum Kesehatan – Bank Indonesia – Jembatan Merah Plaza – kembali ke Balai Pemuda. Sedangkan untuk Visit Bahari, rute yang dilalui dari Balai Pemuda – Balai Kota – Museum Kapal Selam – Museum Surabaya – THP Kenjeran – Sentra UKM Merr – kembali lagi ke Balai Pemuda. 

Akan tetapi, di bulan tertentu seperti Ramadhan, bus wisata ini memiliki tema yang sesuai yaitu berkeliling ke tempat yang bersejarah dan religi. Rute yang ditawarkan pun ada dua macam. Rute pertama berkeliling Kota Surabaya mulai dari Balai Pemuda – Rumah HOS Tjokroaminoto – Masjid Peneleh – Museum Surabaya – Masjid ChengHo – kembali lagi ke Balai Pemuda. Untuk rute kedua mulai dari Balai Pemuda – Museum Dr.Soetomo – Tugu Pahlawan – Kawasan Religi Sunan Ampel – kembali ke Balai Pemuda.

4. Buskul Dewisata

Wisata Kuliner dalam bus ala "Buskul Dewisata"
Sumber : timesindonesia.co.id/Suasana di “Buskul Dewisata”

Tadi kita sudah membahas bus wisata yang eco-friendly, sekarang ada inovasi baru lagi di Kota Pahlawan ini. Kali ini ide yang diangkat adalah kuliner di dalam bus. Inovasi ini diberikan oleh Buskul Dewisata, sebagai alternatif saat liburan sambil berkeliling di Kota Pahlawan.

Inovasi yang muncul saat pandemi

Semasa pandemi Covid-19 ini banyak sekali sektor yang terhambat, seperti bidang pariwisata serta kuliner. Berlatar belakang ingin mengaktifkan kembali kedua bidang tersebut, sang owner, Ika Dewi, menghadirkan “Buskul Dewisata” ini.

Cukup membayar Rp 75.000, kalian sudah bisa berkeliling menikmati suasana Kota Pahlawan. Tak hanya itu, kalian juga akan dijamu mulai dari snack serta kopi hingga makanan utama sekelas hotel berbintang. Makanan yang disajikan didukung oleh BW Papilio Surabaya dan Swiss-Bellin Surabaya.

Tujuan utama dari “Buskul Dewisata” ini adalah Surabaya North Quay (SNQ) Tanjung Perak dari meeting point Best Western Papilio Hotel A Yani. Tur ini terdiri dari empat rute perjalanan dengan jam operasional yang berbeda.

Rute pertama yaitu berkeliling ke Taman Bungkul – Tunjungan Plaza – Jalan Pahlawan pada pukul 09.00 sampai 11.00 WIB. Rute kedua yaitu dari Grahadi – Monumen Kapal Selam – Bambu Runcing pada pukul 12.00 sampai 14.00 WIB.

Rute ketiga merupakan perjalanan inti karena rute ini menuju Surabaya North Quay (SNQ) Tanjung Perak pada pukul 15.00 sampai dengan 18.00 WIB. Nah, disini kalian bisa keluar bus selama 45 menit untuk hunting foto sambil menikmati sunset serta pemandangan di SNQ. Kemudian ditutup oleh rute terakhir dari Merr hingga Jembatan Suramadu pada pukul 19.00 sampai 21.00 WIB.

Surabaya North Quay, sunset indah di Kota Pahlawan
Sumber : JejakPiknik.com/Sunset di SNQ

Dengan ditetapkannya Surabaya North Quay (SNQ) sebagai destinasi utama tentunya menarik minat wisatawan yang menginginkan suasana sunset dengan laut lepas serta dan kapal pesiar sebagai latarnya. Objek wisata yang terletak di Tanjung Perak, Kota Surabaya ini sangatlah kekinian dan instagramable.

Perjalanan bus wisata “Buskul Dewisata” yang tergolong masih baru ini hanya diadakan saat weekend saja sebagai alternatif wisata untuk masyarakat.

Tetap patuh pada protokol kesehatan

Pengecekkan suhu penumpang bus kuliner
Sumber : tribunjatimtravel.tribunnews.com/Penerapan protokol kesehata kepada penumpang “Buskul Dewisata”

Sebagai alternatif wisata saat masa pandemi, “Buskul Dewisata” sudah pasti menerapkan protokol kesehatan, bahkan sangat ketat. Setiap penumpang bus wajib mengecek suhu tubuh, menggunakan hand sanitizer dan memakai masker yang disediakan secara gratis.

Kapasitas bus pun berkurang 50 % dari kapasitas normal bus wisata 48 orang jadi 24 orang. Selain itu, kapasitas bus hanya 28 penumpang dari kapasitas normal yaitu 48 orang. Ini diterapkan untuk kepentingan physical distancing. Selain dari para penumpang, pihak pengelola pun rutin melakukan penyemprotan disinfektan serta pemberian jarak untuk tempat duduk.

Buskul Dewisata merupakan solusi yang inovatif untuk berwisata di tengah pandemi saat ini. Info selanjutnya mengenai pemesanan bisa dilihat pada akun Instagram @dewisata_organizer.

Bagaimana, tertarik untuk merasakan wisata kuliner ala hotel berbintang Kota Surabaya di dalam bus ?

Itulah beberapa rekomendasi bus wisata di Kota Surabaya. Tidak hanya sebagai transportasi saja, tetapi juga bisa sebagai alternatif wisata saat liburan bersama teman ataupun keluarga.

Happy holiday and stay healthy all !

Baca : 4 Rekomendasi Sleeper Bus Mewah di indonesia