Ingin berlibur ke Jepang dengan bebas visa? Visa waiver Jepang solusinya!

Secara umum, visa merupakan sebuah bukti diizinkannya warga suatu negara untuk masuk ke negara lain.

Visa waiver adalah sebuah bukti kita telah memberitahukan Kedutaan Besar Jepang bahwa kita akan melakukan kunjungan ke negara tersebut. Bila memiliki visa ini maka kamu dapat keluar masuk negara ini dengan mudah loh.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Jepang adalah salah satu negara yang memiliki destinasi wisata paling terkenal di Asia bahkan sudah mendunia. Transportasi di negara ini juga mudah serta kebersihan kota ini pun terjamin. Selain itu, negara ini memiliki makanan yang khas, budaya yang kental, dan perbedaan iklim. Sehingga para turis mancanegara sering kali memilih negeri sakura ini sebagai tujuan wisata.

Baca juga: Top 3 Tempat Wisata Jepang Yang Bikin Traveler Ketagihan

Visa waiver Jepang tergolong lebih mudah dan cepat proses pengurusannya dibandingkan dengan mengurus visa dengan paspor biasa. Dalam mengajukan visa jenis ini, tentunya terdapat regulasi yang berlaku.

Nah supaya rencana liburan kamu berjalan lancar, yuk baca terus info lengkap mengenai visa waiver!

Syarat-Syarat Visa Waiver Jepang

visa waiver jepang
Visa waiver
(Sumber: Id.emb-japan.go.jp)

Pertama, WNI harus memiliki paspor elektronik (e-paspor). Pembuatan paspor ini pun tergolong mudah dan kamu dapat mendaftar antrean paspor secara daring. Kamu dapat memiliki visa waiver secara gratis melalui e-paspor.

Kedua, untuk mendapatkan e-paspor, kamu perlu melakukan registrasi di Kantor Perwakilan Negara Jepang (Kedubes/Konsultat Jenderal/Kantor Konsulat) yang berada di Indonesia agar mendapatkan visa waiver. Selain itu, kamu juga dapat melakukan registrasi dari agen perjalanan yang sudah terdaftar dengan resmi. Dalam proses registrasi ini, kamu harus mengisi form yang tersedia.

Ketiga, saat sudah selesai melakukan registrasi, maka kamu akan mendapatkan bukti registrasi dimana bukti tersebut akan menjelaskan bahwa perjalanan yang akan kamu lakukan adalah perjalanan dalam waktu singkat yaitu maksimal 15 hari. Kamu dapat melakukan perjalanan bisnis, liburan, kunjungan keluarga atau teman, dan sebagainya. Bukti registrasi yang telah kamu dapatkan akan berlaku dalam jangka waktu tiga tahun atau sampai batas waktu berlakunya e-paspor. Salah satu keunggulan visa waiver ini adalah biayanya gratis. Proses apply visa ini pun tidak lama. dalam waktu dua hari kerja kamu sudah bisa memiliki visa waiver Jepang.

Wah praktis banget ya? Temen-temen TravelAddict sekarang tidak harus ribet membawa berkas-berkas seperti membuat visa biasa deh!

Kedutaan Besar Jepang di Indonesia

Kedutaan Besar Jepang di Indonesia
(Sumber: Merdeka.com)

Wilayah yuridiksi atau wilayah kerja Kedubes ini meliputi Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, dan Sumatera Selatan.

WNI yang berada di luar wilayah kerja juga tetap dapat melakukan pengajuan visa waiver dengan cara registrasi melaui Konsultan Jenderal Jepang di Makassar, Medan, Denpasar, dan Surabaya.

Berikut alamat dan nomor telepon:
Jl. M.H. Thamrin 24
Jakarta Pusat (10350)

+62-21 3192-4308 (hunting system)
+62-21 3192-5460 (fax)
+62-21-3041 8715 (Japan Visa Application Center)

Berikut jam operasionalnya:
Information and Culture Center (berada di lantai 2) :
    08:30 – 12:00
    13:30 – 16:00 WIB
    (Senin – Jumat: Buka)
    (Sabtu dan Minggu: Tutup)

Bagian Konsulat/Visa (berada di lantai 1) :
    08:30 – 12:00 (apply permohonan visa waiver)
    13:30 – 15:00 WIB (pengambilan visa waiver)
    (Senin – Juma: Buka)
    (Sabtu dan Minggu: Tutup)

Nah bagi yang berencana untuk liburan ke negeri sakura ini, bisa banget nih segera ke Kedubesnya. Tapi ingat, kamu harus ke sini saat hari dan jam kerja ya.

Tata Cara Pengajuan Visa Waiver

Form pengajuan visa waiver
(Sumber: Templateroller.com)

Pertama, pemohon atau perwakilan dari pemohon membawa paspor elektronik serta form pengajuan ke Kantor Kedutaan Besar Jepang/Konsulat Jenderal/Kantor Konsulat yang berada di Indonesia untuk dapat melakukan registrasi visa waiver.

Kedua, Kedutaan/Kantor Konsultat/Konsulat Jenderal akan menerima dokumen pengajuan dari pemohon, melakukan proses registrasi, memberikan stiker bebas visa, dan mengembalikan kepada pemohon.

Ketiga, Pemohon dapat melakukan perjalanan ke Jepang untuk durasi menetap selama maksimal 15 hari. Selain itu, pemohon dapat melakukan kunjungan berkali-kali sampai masa berlaku stiker yang telah diberikan habis tanpa harus registrasi ulang setiap akan melakukan perjalanan.

Keempat, jika pengajuan visa waiver tidak dikabulkan maka pemohon harus mengajukan permohonan visa seperti biasa.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengajukan Permohonan Visa Waiver

Japan Visa
(Sumber: Travel.tribunnews.com)

Pertama, bila tidak memiliki paspor elektronik, kamu wajib mengurus visa agar dapat melakukan perjalanan ke negeri sakura ini. Kamu hanya dapat menetap di Jepang selama maksimal 15 hari dan jika lebih dari itu maka kamu diwajibkan untuk mengajukan permohonan visa sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kedua, kamu perlu melakukan registrasi ulang jika ada perubahan nama di paspor atau pergantian paspor sesuai dengan ketentuan yang ada.

Ketiga, jika kamu belum melakukan registrasi paspor elektronik maka jangan pergi ke negara ini, karena paspor elektronik merupakan syarat wajib untuk mendapatkan visa waiver Jepang.

Keempat, apabila kamu pernah dicekal/dideportasi/melanggar hukum maka kamu tidak dapat mengunjungi negara ini walaupun kamu sudah melakukan registrasi.

Wah enak banget ya kalau sudah punya e-paspor, karena bisa liburan dengan visa waiver Jepang yang bermanfaat banget bagi kita. Sudahkah kamu memiliki visa waiver?