Ketika kita berbicara tentang negara Kongo, apas ih yang langsung terlintas di pikiran kita? kali ini kita akan membahas, tentang coltan di Kongo. Kongo adalah sebuah negara yang terletak di pantai barat Afrika Tengah. Di sebelah barat terletak Gabon; Kamerun di barat lautnya dan Republik Afrika Tengah di timur lautnya; Republik Demokratik Kongo di tenggara dan eksklave Cabinda Angola di selatan; dan Samudra Atlantik di barat dayanya. Bahasa resminya adalah bahasa Prancis.

Kongo terkenal memiliki sumber daya tambang, yang kaya raya. Selain emas, negara ini juga penghasil mineral Coltan terbesar di dunia loh. Bahkan Kongo berhasil mengalahkan Brazil dan Cina dalam hal ketersediaan mineral coltan. Lalu, apa saja sih fungsi coltan, untuk industry kendaraan seperti mobil? Mari kita cek sama sama!

Apasih Coltan Itu?

Coltan merupakan sebuah nama mineral, yang namanya merupakan singkatan dari columbite-tantalite, yaitu biji logam tumpul. Ketika dihaluskan, mineral coltan akan berubah menjadi serbuk tahan panas, yaitu metallic tantalum, dan merupakan sebuah properti yang pas untuk menyimpan muatan listrik.

coltan di Kongo

Coltan terjadi di pegmatites granit, kantong di mana batuan cair yang dalam mengkristal terakhir.  Pegmatit mengandung banyak logam langka, serta kristal besar dari beberapa mineral umum.

Kegunaan Coltan

Saat ini, Coltan digunakan di banyak industri elektronik, karena fungsi elektrikalnya yang unik. Fungsi utama nya adalah bahan baku, dalam pembuatan ponsel dan laptop, namun coltan juga dapat di gunakan untuk elektronik lain, contohnya elektronik mobil.

Tambang Coltan di Kongo

Tantalite pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1910 melalui penambangan rakyat.  Penambangan itu sendiri dilakukan dengan cara primitif, dengan orang-orang bekerja sama untuk menggali kawah besar di dasar sungai dan mengikis kotoran dari permukaan untuk menemukan coltan.  Seorang pekerja dapat menghasilkan satu kilogram coltan pada hari yang baik.

Pertambangan coltan di kongo

Di prediksi, sekitar 80% asupan coltan di dunia, berasal dari negara Kongo. Pertambangan coltan di Kongo, dilakukan menggunakan tangan oleh para penambangnya. Metode yang mereka gunakan, mirip dengan metode pertambangan emas seperti di California pada tahun 1800. Para pria penambang, akan menggali cekungan di sungai dengan mengikis lumpur permukaan untuk mendapatkan Coltan di bawah.  Kemudian mereka “mengalirkan” air di sekitar bak besar, memungkinkan bijih Coltan mengendap di dasar karena bobotnya yang berat.

Masalah Penambang Coltan di Kongo

Namun sekalipun ada banyak keuntungan dan kegunaan coltan, dan banyaknya jumlah coltan di negara Kongo, tetap saja ada masalah yang tidak bisa dianggap sepele, dan sudah menjadi isu besar di negara tersebut. Hal ini tidak lain dan tidak bukan, terkait dengan pertambangan coltan yang kerap bekerja secara illegal dan melanggar hukum. Berikut ini, akan kami jelaskan.

Yang menjadi masalah dari pertambangan coltan di negara Kongo, adalah fakta bahwa para penambang terpaksa harus merusak atau bahkan menghancurkan hutan, untuk mencari mineral coltan. Seperti yang kita ketahui, hutan merupakan paru paru dunia, karena selain banyaknya sumber daya alam disana, hutan juga merupakan habitat dan tempat tinggal bagi satwa liar disana.

Tidak hanya itu, di Kongo area sekitaran hutan tempat coltan tersebut ditambang, juga memiliki Taman Nasional, seperti Taman Nasional Kahuzi Biega, rumah bagi gorila gunung.  Di taman ini saja populasi gorila telah dipotong hampir setengahnya.  Selain itu, kemiskinan disebabkan oleh pemindahan populasi manusia lokal oleh para penambang dan telah menyebabkan gorila dibunuh untuk diambil dagingnya.

Masalah selanjutnya yang terjadi, adalah banyaknya pekerja merupakan anak anak yang berasal dari keluarga kurang mampu, yang berarti penambangan coltan seringkali melakukan child abuse. Banyak keluarga yang terpaksa merelakan anak anak mereka, untuk menjadi penambang karena kondisi ekonomi yang buruk, serta kurangnya edukasi.

anak di pertambangan coltan di kongo

Demikianlah artikel tentang coltan terbesar di negara Kongo ini. Sekalipun memiliki banyak fungsi, ternyata begitu banyak kerugian yang disebabkan oleh pertambangan coltan ini. Semoga saja kedepan nya, dapat dibentuk sebuah regulasi untuk menangani masalah masalah tersebut. Supaya kedepan nya, tidak ada masalah yang sama seperti lingkungan yang rusak dan child abuse.

Baca Juga : Demi Apasi Hyundai Bakalan Ekspor 500 Unit Palisade ke Kongo? Yuk Bahas Keunggulan Palisade!