Desa atau kampung memanglah suatu hal yang biasa, namun tahukah kamu ada 3 desa terbersih di dunia?  3 desa ini mendapat gelar tersebut sejak 2016 lalu versi majalah internasional Boombastic, salah satunya ada di Indonesia dan menjadi desa terbersih di dunia di urutan ketiga, loh.

Nyatanya tidak selamanya liburan menikmati alam mesti mendaki ke gunung, pantai, perhutanan, dan sejenisnya. Desa wisata bisa merangkum sebagian dari wisata alam yang ingin kalian kunjungi. Ditambah lagi di masa pandemi seperti ini khawatir bukan ketika bepergian, tenang! 3 Desa Terbersih di dunia bisa menjadi solusinya. 

Bukan cuma bersih, pemandangan yang disajikan sangat indah nan menenangkan, traveller. Kalian juga bisa bercengkrama dengan penduduk setempat, mempelajari hal baru, dan tentunya liburan kalian jadi lebih aman. Mungkin setelah bertandang ke salah satu dari desa terbersih di dunia ini kalian malah memilih untuk menetap disana, wah… terbayang sudah ketenangan dari desa bebas polusi kendaraan bermotor. 

Baca Juga: 7 Rekomendasi Desa Terindah Sedunia dengan Pemandangan Terbaik, Ada dari Indonesia lho!

Desa Penglipuran salah satunya, Desa wisata ini akhirnya kembali buka setelah sekitar 8 bulan tutup selama masa pandemi, tentunya setelah buka berwisata atau liburan di desa terbersih di dunia ini perlu menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat. Seperti menggunakan masker, mencuci tangan, mengukur suhu tubuh, menjaga jarak, dan lain-lainnya. 

Baca Juga: 8 Gunung yang Sudah Bisa didaki di New Normal. Saatnya Melepas Rindu Usai Beberapa Bulan ditutup

Kerennya, kebersihan menurut ketiga desa terbersih di dunia ini memiliki komitmen yang tinggi soal kebersihan, traveller. Begitu juga rasa tanggung jawab masing-masing warga desa akan kebersihan amat tinggi. Dengan kerjasama tersebut terlahir lah desa yang asri dan bersih ini, kira-kira selain Desa Penglipuran ada apa lagi, ya? Yuk! kita simak. 

Desa Penglipuran, Bali 

Desa yang masih mempertahankan kebersihan lingkungan serta kearifan lokal ini berlokasi di Bangli, Bali. Lokasinya dekat dari Kintamani yang terkenal akan kehadiran Gunung Batur. Penglipuran sendiri memiliki arti loh, traveller. Terbagi atas dua kata yaitu pengeling dan pura yang berarti sebuah tempat suci untuk para leluhur. Sesuai nama desnaya kearifan lokal seperti adat istiadat masih sangat kental di desa terbersih di dunia ini. 

Berjalan-jalan di desa ini kalian akan menemukan jalan utama yang bertingkat, warga setempat menyebutnya dengan istilah Tri Mandala, tempat yang berfungsi untuk melaksanakan kegiatan upacara di pura. For your information Tri mandala terbagi atas 3 tempat atau bagian antara lain Nista Mandala, Madya Mandala, dan Utama Mandala. Dari segi tata ruang desa yang terdapat 200 rumah ini masih sangat tradisional, dinding rumah terbuat dari bambu jalanan berasal dari batu alam, tumbuhan bunga dan rumput. 

Penjor tampak berjejeran sepanjang jalan Desa Penglipuran saat Hari Raya Galungan
Penjor tampak berjejeran sepanjang jalan Desa Penglipuran saat Hari Raya Galungan Photo by Ruben Hutabarat on Unsplash

Keasrian desa ini bertambah akibat hutan bambu seluas 75 hektar serta berbagai jenis tumbuhan yang terjaga kelestariannya. Didukung pula oleh ketiadaan kendaraan bermotor beroda dua maupun empat di desa ini, bukan karena tidak punya namun dilarang untuk masuk ke Desa Penglipuran ini. Kehadiran tempat sampah bisa kalian temui si hampir tiap sudut desa, menariknya lagi terdapat tempat sampah organik khusus yang akan diolah menjadi pupuk lalu dijual oleh warga setempat. 

Waktu yang tepat untuk bertandang ialah menjelang atau setelah Hari Raya Galungan, nuansa tradisional lebih terasa  kamu juga dapat melihat penjor atau bambu panjang menghiasi rumah warga secara berderetan. Masuk ke desa ini kalian perlu merogoh saku sebanyak Rp 15.000 untuk turis domestik sedangkan untuk turis non-domestik sebanyak Rp 30.000. Namun di masa pandemi ini biaya masuk tidak di patok seperti biasanya, kalian cukup membayar sesuka kalian dan dianggap sebagai bentuk donasi. 

Baca Juga: 6 Fakta Menarik Danau Batur, Destinasi Wisata Wajib Saat kalian Liburan di Bali!

Desa Mawlynnong, India

Kalian pasti familiar dengan video warga India yang berjualan jajanan di pinggir jalan dengan cara yang tak higienis, tapi desa terbersih di dunia kedua berada di India, loh. Jadi tidak semua sisi India identik dengan kotor dan tak terurus ya, traveller. Desa Mawlynnong merupakan desa yang berlokasi di Perbukitan Khasi Timur, Mahalaya, India. Di tahun 2003 desa ini mendapatkan label “desa terbersih di Asia”  dan juga sebagai “desa terbersih di India” menurut Majalah Discover India

Sama seperti Desa Penglipuran, Desa Mawlynnong juga memiliki komitmen serta rasa tanggung jawab yang tinggi akan kebersihan, contohnya saja tiap paginya anak-anak menyapu bersama-sama membersihkan jalan sebelum berangkat ke sekolah, tampaknya kebiasaan untuk bersih-bersih sudah ditanamkan sejak kecil ya, traveller. Tidak heran jika Desa Mawlynnong masuk ke dalam jajaran Desa terbersih di dunia urutan kedua, komitmen untuk menjaga kebersihan bersama sudah ada sejak mereka kecil. 

Warga Desa desa terbersih di dunia urutan kedua menyapu jalanan setiap paginya
Warga Desa desa terbersih di dunia urutan kedua menyapu jalanan setiap paginya Photo by wikivillage.in

Kalau Desa Penglipuran dilarang untuk dimasuki kendaraan bermotor, desa ini memiliki larangan tambahan seperti dilarang keras memakai plastik berbahan polietilen dan merokok. Desa ini juga mengelola sampah menjadi pupuk, tempat sampah sendiri terbuat dari bambu membentuk keranjang kerucut, warga setempat juga menampung air hujan untuk kebutuhan sehari-hari atau sebagai persediaan air.

Baca Juga: Setelah 30 Tahun “Hilang” dari pandangan mata, Pegunungan Himalaya Kembali Menampakkan Dirinya. Beautiful!

Jika dirasa berwisata di Desa Mawlynnong kalian bisa bertandang ke salah satu objek wisata jembatan akar hidup. Jembatan terbentuk secara alami oleh akar tumbuhan yang ada disekitarnya, kalian bisa melihat jembatan akar hidup dari Desa Mawlynnong dan dekat Cherrapunji.

Desa Giethoorn, Belanda

Venice of The North merupakan sebutan populer untuk Desa Giethoorn bukan tanpa alasan sebagai desa yang berada di negara kincir angin tepatnya di Overijssel ini dikelilingi oleh sungai. Oleh sebab itu kendaraan utama di desa terbersih urutan pertama ini ialah perahu kayu. Kendaraan bermotor harus diparkir di luar desa. Sungai sebagai mobilitas utama warga setempat juga terbebas dari limbah.

Sungai atau kanal sebagai alat transportasi utama Desa Geithoorn
Sungai atau kanal sebagai alat transportasi utama Desa Giethoorn Photo by Tamar Gogua on Unsplash

Desa Giethoorn yang dihuni oleh 3000 orang ini merupakan salah satu wisata populer di Belanda, traveller. Bukan hanya rumah-rumah warga namun ada juga restoran, toko, museum dan masih banyak lagi. Kalian bisa mengunjungi berbagai museum salah satunya museum Het Olde Maat Uus” dan juga gereja. Sama seperti dua desa sebelumnya, tata ruang desa juga begitu rapi dan asri dengan kehadiran bunga atau tumbuhan di sekitarnya. 

Bukan sekedar terhindar dari polusi udara dan air, warga desa Giethoorn menggunakan whisper boat guna mengurangi polusi udara juga, menarik ya, traveller? So, kalau kamu sedang liburan di Belanda dan mencari tempat yang tenang Desa Giethoorn bisa jadi solusimu nih, traveller. Mau sekalian menetap, juga boleh. 

Baca Juga: 7 Tempat Tersembunyi di Paris, Wajib Dikunjungi Turis!