Ada banyak sekali tempat wisata di dunia yang menawarkan kecanggihan transportasi, bangunan pencakar langit yang megah, dan kecepatan dalam bertransaksi untuk menarik hati para wisatawan. Namun, sebagian wisatawan ternyata lebih suka dengan suasana alami dan organik yang dimiliki pedesaan apa adanya. Siapa sangka, pedesaan yang menawarkan ketenangan dan kedamaian serta pemandangan alam yang asli mampu menyegarkan pikiran kita hanya dengan menghirup udaranya dalam-dalam.

Penulis merangkum 7 desa terindah yang ada di dunia untuk kamu yang sedang butuh refreshing nih sahabat traveladdict. Desa-desa terindah di bawah ini bisa jadi pilihan kamu untuk berlepas diri sejenak dari keruwetan di masa pandemi. Salah satunya ada yang dari Indonesia!

Baca juga: 3 Wisata Pegunungan di Eropa, Terjangkau nan Memukau!

Berikut ini 7 desa terindah di dunia dengan pemandangan terbaik yang mampu memukau mata:

  1. Grasmere, Lake District, Inggris

2. Wengen, Switzerland

3. Spello, Italia

4. Pariangan, Sumatera Barat, Indonesia

5. Shirakawa-Go, Prefektur Gifu, Jepang

6. Hallstat, Austria

7. Oia, Kyklades, Yunani

Desa-desa di atas termasuk ke dalam 7 desa terindah di dunia. Selain dapat menjadi hiburan di kala penat untuk kamu, udara dan pemandangan yang memukau mata di pedesaan juga bisa menjadi alternatif stress healing. Berikut ulasan lengkapnya:

1. Grasmere, Lake District, Inggris

Desa Grasmere, Lake District, Inggris
Pemandangan danau dan lanskap hijau terbentang di Lake District

Negara kerajaan Inggris, punya segudang desa wisata yang bisa memanjakan mata kita nih, traveladdict! Walaupun sulit menentukan satu yang paling baik, tapi penulis punya rekomendasi yang gak akan bikin kamu kecewa. Desa Grasmere, namanya.

Desa terindah yang satu ini terletak di Lake District, Inggris. Lake District sendiri sudah terkenal sebagai daerah dengan lanskap hijau yang terbentang luas dikelilingi sungai nan jernih, cantik sekali. Tepat di salah satu sudutnya, ada Grasmere, desa yang paling terkenal karena menjadi tempat tinggalnya sastrawan besar asal Inggris, Wordsworth.

Desa Grasmere punya pemandangan danau yang indah dan menenangkan. Tak hanya memukau mata, di sana juga tersedia perahu berwarna-warni yang bisa disewakan untuk para wisatawan yang ingin menikmati tenangnya suasana pedesaan.  Kafe-kafe dengan suguhan teh khas Inggris dan makanan yang menggugah pun bisa kamu temui dengan mudah di sudut-sudut jalan. Selain itu, terdapat pula jalanan setapak cantik nan bersih yang bisa kamu lalui menuju Rydal Water.

Dengan lokasinya yang berada di area paling hijau se-Inggris raya, tempat ini cocok banget buat kamu yang senang menghabiskan waktu di alam bebas sambil berenang, mendaki bukit, ataupun hiking. Sembari jalan-jalan, biar lebih berkesan jangan lupa mencoba kue jahe khas desa ini yang banyak direkomendasikan pengunjung ya!

2. Wengen, Switzerland

Desa Wengen, Switzerland
Desa Wengen yang damai dan sejuk

Mendengar nama Switzerland, kemungkinan besar benak kita pasti membayangkan pedesaan dengan latar pegunungan dan air terjun. Pemandangan yang tak asing ini bisa kamu jumpai di Wengen, Swiss. Persis seperti gambar-gambar di kartu pos dan wallpapermu, desa ini menyuguhkan bangunan khas pedesaan di Eropa dengan bentang alam yang indah. Recommended banget!

Berlatar belakang pegunungan Alpen dan tebing berhiaskan air terjun Staubbach, desa terindah di Swiss ini semakin memukau dengan rumah khas negeri dongeng yang sebagian besar bahan bangunannya adalah kayu. Sangat direkomendasikan untuk membawa kamera ya, sahabat traveladicct, karena akan ada banyak pemandangan memukau yang pasti ingin kamu abadikan melalui foto.

Udara yang sejuk pun akan kamu jumpai sepanjang hari karena jumlah polusi yang sangat minim. Desa Wengen memberlakukan peraturan yang melarang kendaraan bermotor menjajaki desa kecuali untuk kepentingan tertentu, sehingga kondisi udaranya sangat terjaga.  Pada musim dingin, kamu juga bisa mencoba melakukan ski di tengah pengunungan bersalju.

Jangan khawatir! Untuk kamu yang baru belajar, para pemula bisa memulai trek dengan tingkat kesulitan yang rendah sampai medium. Sementara untuk yang sudah ahli akan mendapat akses yang bebas di sekitar daerah Jungfrau agar lebih leluasa. Karena udaranya yang sangat dingin, pastikan kamu sudah bersiap dengan pakaian hangat yang lengkap agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Untuk info selengkapnya mengenai wisata di wengen dan akomodasi, kamu bisa langsung saja cek di sini.

3. Spello, Italia

Desa Spello di Italia
Jalan dan bangunan kota Spello yang bergaya abad pertengahan

Desa terindah ala Italia, Spello, ibarat lukisan di masa abad pertengahan. Bangunan-bangunan tinggi dari batu kecoklatan berhiaskan bunga warna-warni yang bermekaran dapat kamu temukan di setiap sudut jalan. Meskipun Spello bukan tujuan utama para wisatawan ke Italia, namun untuk kamu yang ingin melihat langsung kearifan lokal setempat, Spello akan jadi rekomendasi yang terbaik untuk berwisata.

Saat memasuki desa ini, kamu akan disambut oleh gerbang bebatuan khas Romawi yang biasa dipanggil Porta Venere, Porta Urbica, Porta Romana, Porta Consolare, dan Porta San Sisto. Kamu bisa memilih salah satu dari gerbang tersebut untuk mengunjungi desa dengan pemandangan lembah hijau yang luas di sekitarnya.

Warga setempat di Spello sangat menghargai turis yang berkunjung, dan seiring kamu berjalan berkeliling, mereka akan menyambut di depan rumah dengan suguhan senyum yang ramah. Dengan jumlah penduduk yang hanya sekitar 6000an saja, desa ini sangat damai dan menenangkan. Untuk kamu para penggemar seni, desa ini terkenal dengan lukisan buatan Pinturicchio pada zaman Renaisans yang masih bisa ditemukan di gereja S.Maria Maggiore. Arsitekturnya seakan-akan membawa kamu ke abad pertengahan, keren banget!

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Spello adalah saat musim semi dan musim panas di mana kamu bisa menyaksikan sendiri bunga geranium yang mahkotanya mekar sempurna berwarna merah. Bersamaan dengan itu, desa ini juga menyuguhkan festival L’infiorata di mana jalanan kaki dihiasi dengan berbagai karangan bunga. Mahkota bunga yang disusun sedemikian rupa membuat jalanan di Spello seperti karpet bunga. Tanaman herbal dengan wangi yang semerbak pun turut serta dijadikan sebagai hiasan yang mempercantik Spello dan meninggalkan harum yang akan kamu ingat sampai rumah.

4. Pariangan, Sumatera Barat, Indonesia

Desa Pariangan, SUmatera Barat, Indonesia
Pemandangan menakjubkan desa Pariangan. Instagram.com/kiddrock85.

Kalau yang sebelumnya ada di luar negeri, desa terindah kali ini asli dari Indonesia. Apalagi kalau bukan Pariangan! Terletak di kaki gunung, desa ini punya udara yang sejuk dan sawah hijau yang terbentang luas dengan bunga warna-warni.

Bangunan tradisional khas Sumatera Barat yang biasa kita kenal dengan rumah gadang menjadi hal yang paling menarik selain kondisi alam dan warganya yang ramah. Rumah-rumah gadang tersebut dibangun dengan rapi mengikuti kontur gunung karena letak pedesaan yang berada di lereng gunung marapi.

Karena bumi Pariangan dianugerahi tanah yang subur, banyak penduduk lokal yang memanfaatkan hal tersebut untuk bertani sebagai mata pencaharian utama. Maka jangan heran berbagai tanaman yang indah dapat dengan mudah ditemukan di sini. Salah satu media pariwisata asal New York pun menobatkan desa ini sebagai salah satu desa terindah di dunia dan mampu bersanding dengan desa-desa lain yang sudah sangat terkenal seperti Wengen di Swiss.

Selain kondisi alam yang bikin kamu terkagum-kagum, desa Pariangan juga punya kekayaan budaya setempat yang menarik lho! Contohnya petak sawah yang dikelola sebagai cagar budaya oleh penduduk bernama sawah Gadang Satampang Baniah, dan masjid Ishlah yang dibangun pada abad ke-19 dengan arsitektur khas Tibet. Di masjid ini terdapat mata air panas yang berasal dari marapi dan biasa dijadikan sebagai air wudhu oleh masyarakat muslim di sana. Tertarik berkunjung?

5. Shirakawa-Go, Prefektur Gifu, Jepang

Desa Shirakawa-go, Prefektur Gifu, Jepang.
Siang hari di Shirakawa-Go yang menenangkan

Jepang juga tak kekurangan suguhan desa indah dengan pemandangan yang eyegasm nih, sahabat traveladdict. Shirakawa-go, desa terindah selanjutnya di Prefektur Gifu. Desa ini punya pemandangan memanjakan mata mulai dari arsitektur sampai bentang alam. Pada tahun 1995, UNESCO menetapkan Shirakawa-Go sebagai situs warisan dunia karena penduduk yang masih tinggal di sana dengan gaya hidup yang cenderung kuno di tengah hingar bingar Jepang dan globalisasi.

Perkampungan mungil ini seakan-akan dilindungi oleh pegunungan yang berbaris rapi di sekitarnya. Tahun lalu, sensus penduduk mendata bahwa hanya terdapat sekitar 1600 penduduk yang ada di desa ini. Karenanya, untuk kamu yang suka dengan suasana pedesaan yang tenang, kamu bisa berkunjung dan melihat-lihat rutinitas warga di Shirakawa-go di luar menikmati pemandangannya yang ciamik lho, sahabat traveladdict.

Shirakawa go terkenal dengan gaya rumah tradisional ala Jepang yang dikenal dengan nama Gassho-zukurinya. Kekhasan bangunan ini ditandai dengan atap yang lancip dan tinggi, merepresentasikan budaya kuno Jepang yang unik. Bentuk atap ini ternyata ada filosofinya, yaitu seakan-akan menyerupai tangan seorang buddha yang sedang berdo’a.

Kondisi atap gassho ini memudahkan salju agar turun begitu saja ke atas tanah, karena kondisi desa ini termasuk yang sangat bersalju di seantero Jepang. Kalau kamu tidak tahan dingin, sangat disarankan untuk berkunjung ke sana saat musim semi atau musim gugur, biar waktu jalan-jalan kamu ditemani oleh daun keemasan atau bunga khas Jepang yang sedang mekar. Info perjalanan wisata dan rekomendasi lengkap lainnya bisa kamu dapatkan langsung di website resmi Shirakawa-go.

6. Hallstat, Austria

Hallstat, Austria
Keadaan desa Hallstat di tepi danau saat musim dingin tiba

Sahabat traveladdict ada yang sudah menonton film Frozen garapan Disney? Kalau sudah, pasti kenal dengan nama Arandelle, tempat di mana Anna dan Elsa tinggal. Konon katanya, Hallstat adalah bentuk nyata dari Arandelle lho! Bagaimana tidak, setiap sudut desa terindah di Austria ini memang layak dijadikan inspirasi negeri dongeng.

Desa Hallstat terletak di tepi Hallstätter See yaitu danau yang berada di kaki Pegunungan Dachstein dengan kedalaman 125 meter. Dengan air yang jernih berkilauan, wisatawan kerap kali menghabiskan waktunya di sana entah sekadar untuk bersantai atau melakukan kegiatan lain seperti berenang dan menyewa perahu. Bangunan penginapan yang menghadap danau dan pegunungan di kejauhan akan membuat mata kamu terpana begitu pagi tiba.

Saat musim dingin, salju yang tebal akan menyelimuti desa dan menciptakan hamparan berwarna putih di atas atap layaknya karpet salju. Pantulan pegunungan Dachstein dan lampu kuning yang hangat dari bangunan di tepi danau pun nampak sangat indah dan serasa di film Frozen betulan. Belum lagi kalau di saat yang sama ada aurora borealis dan bintang yang gemerlapan di langit sana, wah jadi bikin betah!

7. Oia, Kyklades, Yunani

Desa Oia, Kyklades, Yunani
Pemandangan malam hari di desa Oia yang menghadap laut Aegean

Yunani bukan hanya terkenal dengan cerita mitologi saja, letaknya yang dekat dengan laut mediterania menjadikan Yunani kaya akan destinasi wisata incaran para wisatawan. Sebut saja Oia, desa kecil yang indah di Pulau Santorini. Meskipun tidak jauh dari pusat kota Santorini yaitu Fira, Oia bisa menjadi pilihan alternatif saat kamu ingin bersantai di tempat yang lebih tenang.

Desa ini terkenal dengan rumah-rumah bercat putih dan atap gereja berwarna biru yang serasi dengan warna air laut. Kamu juga mungkin sudah sering melihat fotonya bertebaran di Instagram karena dilihat dari jauh maupun dekat, Oia memang instagrammable banget. Oia dibangun di tebing tertinggi di Santorini dan tepat menghadap laut Aegean yang eksotis. Terbayang kan seperti apa cantiknya?

Di sini, satu bangunan ke bangunan yang lain hanya terpisah oleh jalanan kecil yang sempit dan sering dijadikan spot foto oleh wisatawan. Sambil berjalan melalui gang yang ciamik, kamu bisa mampir ke toko-toko milik warga setempat yang menjual berbagai karya seni khas desa. Selain itu, yang paling tidak boleh kamu lewatkan adalah menonton pemandangan matahari terbenam bersama dengan partner travellingmu. Dari atas tebing dan berhadapan langsung dengan laut, momen ini pasti bikin kamu berdecak kagum.

Itulah tujuh desa terindah di dunia yang sangat cocok menjadi destinasi wisata alternatif saat kamu bosan dengan perkotaan yang monoton. Bak negeri dongeng, sejauh mata memandang kamu akan disuguhkan hamparan pegunungan, danau dan laut yang kebiruan, air terjun, serta udara desa yang sejuk dan menenangkan.

Menghabiskan waktumu sejenak di 7 desa terindah di atas dijamin membuat perjalanan wisatamu menjadi lebih berkesan. Saat kembali ke kota, pikiranmu akan lebih segar karena sudah mendapat asupan alam yang menenangkan. Tertarik ingin merasakannya secara langsung? Yuk segera tentukan destinasi pilihanmu!