Seseorang di bandara sedang mengambil foto dari salah satu pesawat

Berwisata merupakan salah satu cara terfavorit menghabiskan waktu sendiri, bersama keluarga, maupun dengan teman-teman di masa liburan. setelah berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan jenuh dengan sekolah maupun pekerjaan, berwisata sering mejadi pilihan!

Selain liburan di dalam negeri, banyak destinasi luar negeri yang menjadi favorit banyak orang. Ketika berwisata dalam negeri, tidak banyak yang harus Anda persiapkan selain akomodasi, tiket, perbekalan, dan lain-lain.

Namun, untuk perjalanan wisata ke luar negeri, ada beberapa dokumen perjalanan wisata yang harus Anda persiapkan demi keamanan dan kenyamanan perjalanan Anda.

Dokumen perjalanan wisata penting untuk keperluan administrasi dan imigrasi Anda supaya liburan Anda lancar dan tanpa gangguan. Maka dari itu, yuk simak 4 dokumen perjalanan wisata yang perlu Anda ketahui sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri!

Baca Juga : Paspor dan E-Paspor, apa sih bedanya?

1. Paspor

Ilustrasi dari paspor hijau Republik Indonesia, salah satu dokumen perjalanan wisata yang penting bagi WNI
sumber gambar : Tribun Jakarta

Semua orang pasti sudah tahu pentingnya dokumen perjalanan wisata ini — yup, paspor! Paspor adalah dokumen yang berfungsi sebagai berkas identifikasi Anda ketika Anda melakukan perjalanan ke luar negeri. Paspor memuat identitas Anda sebagai pemegangnya.

Paspor sendiri terdiri dari beberapa jenis, yaitu :

Paspor Biasa atau Paspor Hijau

Paspor biasa yaitu paspor yang digunakan masyarakat pada umumnya untuk perjalanan ke luar negeri. Paspor ini memiliki sampul berwarna hijau dan berisi 24 atau 48 halaman, keduanya dapat digunakan untuk liburan maupun pekerjaan.

Paspor Dinas atau Paspor Biru

Paspor dinas yang sampulnya berwarna biru adalah paspor yang digunakan oleh petugas pemerintahan ketika melakukan perjalanan ke luar negeri.

Paspor Diplomatik atau Paspor Hitam

Paspor diplomatik adalah paspor yang digunakan oleh warga negara Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri dengan tujuan diplomatik.

2. Visa

salah satu dokumen perjalanan wisata yaitu paspor, berisi visa berupa cap

Dokumen perjalanan wisata yang perlu Anda ketahui selanjutnya adalah visa. Tidak semua negara mengharuskan visa untuk turis asing, namung, Anda tetap perlu mengetahuinya!

Berbeda dengan paspor yang berfungsi sebagai tanda identitas, visa adalah dokumen perjalanan yang menunjukkan izin seseorang untuk memasuki negara tertentu. Visa berupa stempel yang dicapkan pada paspor Anda, ataupun stiker yang ditempelkan di bagian dalamnya.

Visa juga ada banyak lho, jenisnya. Berdasarkan fungsinya, visa terbagi menjadi 12 jenis. Yuk simak masing-masing jenis visa di bawah ini!

Visa Kunjungan Keluarga

Untuk Anda yang memiliki keluarga yang tinggal di luar negeri, jenis visa ini pasti sudah sangat familiar! Visa kunjungan keluarga atau Relatives Permit ini merupakan visa kunjungan sementara dengan jangka waktu 90 hari.

Visa Turis

Untuk berwisata ke luar negeri, inilah yang penting! Visa turis atau Tourist Visa ini merupakan visa kunjungan sementara, dna masing-masing negara memiliki kebijakan berbeda dalam pembuatannya.

Visa Bisnis

Untuk perjalanan ke luar negeri dengan tujuan kepentingan bisnis, diperlukan visa bisnis. Keperluan bisnis yang dimaksud pun bermacam-maca, bisa berupa konferensi, pertemuan, kunjungan, hingga perjanjian kerjasama dengan perusahaan yang berlokasi di negara lain.

Visa Kerja

Visa kerja diperuntukkan bagi WNI yang hendak bekerja di luar negeri dalam periode waktu tertentu. Biasanya, Visa kerja hanya berlaku sesuai dengan durasi kontrak pekerja. Jadi, jika kontrak kerja sudah habis maka diharuskan untuk kembali pulang ke negara asal.

Visa Transit

Visa transit digunakan sebagai izin untuk ada di negara tertentu sebelum melakukan kepergian ke negara lainnya. Visa transit dapat berupa izin untuk ada di bandara saja (Airport Transit Visa) atau untuk ke mana saja di negara transit tersebut.

Visa transit yang hanya terbatas pada bandara transit berlaku beberapa jam saja dan Anda tidak bisa keluar dari bandara hingga penerbangan Anda yang selanjutnya, bahkan untuk menginap.

Sedangkan untuk Visa Transit, Anda bisa bepergian ke luar bandara selama menunggu transit dan jadwal kepergian Anda selanjutnya.

Visa Belajar

Visa ini, sesuai namanya, digunakan oleh pelajar yang akan menempuh pendidikan di luar negeri, seperti universitas-universitas. Visa belajar atau Study Visa berlaku selama berjalannya masa bersekolah, termasuk pada musim libur.

Visa Pertukaran Pelajar

Visa pertukaran pelajar serupa dengan visa belajar, namun digunakan untuk pelajar yang dalam program pertukaran sementara. Pengurusan visa ini biasanya dimudahkan dengan bantuan dari instansi pendidikan yang bersangkutan.

Visa on Arrival

Berbeda dengan visa lainnya yang harus dipersiapkan sejak jauh sebelum keberangkatan, Visa on Arrival adalah jenis visa yang bisa didapatkan tepat ketika Anda sampai di negara tujuan.

Tidak semua negara menyediakan layanan Visa on Arrival, dan durasinya pun berbeda-beda untuk setiap negaranya. Anda bisa lihat di sini negara mana saja yang bisa Anda kunjungi dengan Visa on Arrival.

Visa Diplomatik

Sama dengan paspor diplomatik, visa diplomatik diperuntukkan secara khusus untuk para diplomat negara dan WNI yang keperluan bepergiannya untuk tugas yang bersifat diplomatik.

Exit Visa

Exit visa adalah izin meninggalkan suatu negara untuk pindah ke negara lain yang sudah tercantum di dalamnya. Visa ini juga digunakan oleh warga negara asing yang diharuskan meninggalkan suatu negara karena telah dipenjarakan.

Shhh.. Exit Visa juga berisi larangan untuk kembali ke negara yang mengeluarkan visa, lho! Jauh-jauh dari Exit Visa, ya!

Visa Khusus Pegawai Internasional

Sesuai namanya, visa ini dapat diajukan pembuatannya oleh orang-orang yang bekerja dalam suatu badan atau perusahaan internasional.

Visa Khusus Bisnis

Loh, bukannya visa bisnis sudah disebutkan? Visa khusus bisnis berbeda dari visa bisnis biasa! Visa khusus bisnis sifatnya bukanlah kunjungan sementara, sehingga Anda bisa menetap untuk jangka waktu yang lebih lama di negara tujuan.

Contoh tujuan dari pengajuan visa ini adalah untuk ekspansi perusahaan ke negara lain, atau bahkan pembukaan perusahaan di negara lain. Kedua contoh ini tentunya memakan waktu yang tidak sedikit.

Pengajuan visa khusus bisnis akan memberi kemudahan dan keleluasaan dalam urusan bisnis jangka panjang Anda!

3. Keterangan Fiskal

Fiskal
sumber gambar : keuanganonline.id

Sebagai salah satu dokumen perjalanan wisata, surat keterangan fiskal berguna sebagai tanda bahwa Anda merupakan warga negara yang telah membayar pajak sesuai peraturan. Anda bisa menunjukkan NPWP Anda ke petugas bandara sebagai keterangan fiskal.

Dalam berwisata ke luar negeri, keterangan fiskal merupakan dokumen perjalanan wisata yang penting untuk menunjukkan bahwa Anda bukan warga negara yang memiliki masalah administrasi.

4. Kartu Sehat

Kartu Sehat
sumber gambar : talkoftourism.blogspot.com

Beberapa negara mewajibkan pendatangnya untuk memiliki sertifikat kesehatan yang disebut juga kartu sehat sebelum memasuki negara tersebut. World Health Organization (WHO) menyebut kartu sehat sebagai yellow card.

Apakah harus memiliki kartu sehat? Tentunya, kartu sehat adalah dokumen perjalanan wisata yang penting untuk memastikan bahwa pendatang tidak membawa penyakit tertentu ke negara tujuan.

Keperluan dan barang-barang bawaan sebelum bepergian yang disimpan pada koper

Itulah 4 dokumen perjalanan wisata yang wajib Anda ketahui jika Anda ingin bepergian ke luar negeri.

Apa lagi yang Anda tunggu, yuk segera habiskan waktu kualitas dengan orang-orang terdekat Anda! Jangan lupa, siapkan diri dan akomodasi Anda supaya liburan Anda menyenangkan dan penuh kesan!