Gunung Bromo merupakan salah satu gunung yang terletak di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Tidak akan habisnya bila kita membahas kegiatan yang dapat dilakukan di gunung ini. Selain hutan yang masih asri dan lebat, Gunung Bromo juga terdapat hamparan lautan pasir yang cukup luas sehingga menyerupai gurun. Gurun pasir ini memiliki luas 5.920 hektar dan berada pada ketinggian 2.100 meter di atas permukaan laut. Lautan pasir ini sudah sangat populer dan banyak dikunjungi oleh wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo sebab akan memberikan kesan seperti berada di pantai ketika mengunjungi lautan pasir ini. Ternyata lautan pasir yang indah ini juga memiliki beragam fakta unik yang cocok untuk diulas satu persatu.

Ombak Pasir di Gurun Pasir Bromo
Ombak Pasir di Gurun Pasir Bromo (Sumber: Argo Wisata Bromo)

Julukan Gurun Pasir Bromo

Terdapat sebuah julukan populer yang ditujukan untuk lautan pasir di Gunung Bromo ini, yaitu Pasir Berbisik. Julukan ini bermula dari sebuah film karya sutradara Nan Achnas yang berjudul Pasir Bebisik. Fenomena pasir berbisik ini dapat dirasakan saat angin betiup di gurun pasir ini. Tiupan angin membuat butiran-butiran pasir berterbangan sehingga akan menghasilkan suatu suara seperti bisikan di telinga.

Selain fenomena pasir berbisik, angin yang berhembus di gurun pasir ini juga akan membuat bentuk ombak-ombak pasir kecil yang dapat terlihat sepanjang mata memandang. Bentuk ombak-ombak pasir ini membuat setiap pengunjung yang berada di sana seakan-akan berada di tengah lautan pasir. Pemandangan Pasir Berbisik yang indah membuat banyak orang yang sengaja datang ke lautan pasir ini untuk berfoto.

Aktivitas Menarik di Gurun Pasir Bromo

Berkuda di Gurun Pasir Bromo
Berkuda di Gurun Pasir Bromo (Sumber: travelspromo)

Beragam aktivitas menarik dapat dilakukan di Lautan Pasir Berbisik, seperti menjelajah dengan mobil jeep, memacu motor trail. dan berkuda. Menjelajah gurun pasir Bromo bersama keluarga dengan mobil jeep memang sungguh menyenangkan. Medan yang tidak rata dan berpasir akan memacu adrenalin dan menyegarkan pikiran. Selain mobil jeep, wisatawan yang datang ke Lautan Pasir Berbisik juga dapat menyewa motor trail untuk mencoba medan yang menantang di sana. Suasana alam yang indah dan motor trail yang dipacu cepat menjadi dua hal yang tidak dapat terlupakan dalam mengedarai motor trail di gurun ini.

Berkuda dapat menjadi pengalaman yang tidak kala seru ketika berada di Lautan Pasir Berbisik. Selain tidak seekstrem menjelajah gurun pasir dengan mobil jeep dan motor trail, berkuda sambil ditemani oleh pemilikinya di Lautan Pasir Berbisik dapat memenangkan pikiran sejenak dari berbagai masalah yang ada. Selain berkuda, wisatawan juga dapat mengunjungi dan beribadah di sebuah pura indah yang bernama Pura Luhur Poten Gunung Bromo.

Pura di Tengah Gurun

Pura Luhur Poten Gunung Bromo yang Indah
Pura Luhur Poten Gunung Bromo yang Indah (Sumber: pegipegi)

Di tengah Lautan Pasir Berbisik terdapat sebuah tempat ibadah umat Hindu Tengger yang bernama Pura Luhur Poten Gunung Bromo. Pura ini dibangun pada tahun 2000 yang berfungsi sebagai tempat pemujaan Dewa Brohmo atau Dewa Brahma. Dewa Brohmo sendiri adalah Dewa Pencipta yang termanifestasi dalam Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Nama Gunung Bromo sendiri diambil dari nama Dewa Brohmo ini. Bangunan pura ini menghadap ke arah barat sehingga pengunjung yang masuk ke dalam pura menghadap ke arah timur. Demikian pula kegiatan peribadahan dilaksanakan dengan menghadap ke arah matahari terbit.

Pura Luhur Poten memiliki tiga wilayah atau mandala, yaitu mandala nista, mandala madya, dan mandala utama. Mandala nista adalah wilayah terdepan dari Pura Luhur Poten yang menjadi zona peralihan antara bagian luar dan dalam pura. Mandala madya terletak di antara mandala nista dan mandala utama. Mandala ini digunakan sebagai tempat persiapan upacara ibadah. Sedangkan, ibadahnya sendiri dilaksanakan di dalam mandala utama karena di wilayah inilah terdapat tempat pemujaan yang bernama padma. Pada setiap mandala memiliki pintu masuk berupa candi bentar yang dihiasi dengan kombinasi budaya Jawa dan Bali.

Baca juga: 5 Tips Jitu Liburan di Gurun Pasir yang Bikin Pengalaman Wisatamu Tak Terlupakan