Guatemala nggak cuman kaya akan keindahan alam dan situs-situs bersejarahnya saja. Negara ini juga terkenal dengan berbagai macam selebrasi akbarnya yang setiap tahun rutin diadakan. Kebanyakan festival di Guatemala berakar pada tradisi keagamaan dan dirayakan dengan menggelar prosesi di jalanan. Nah, kami telah mengulas daftar festival Guatemala di setiap bulannya yang terbaik dan harus banget kamu masukin ke bucket list kamu nih! Simak aja lansgung di bawah ini ya.

Baca Juga: Kenali 3 Festival di Brasil Ini, Super Amusing!

Januari: New Year’s Day / Año Nuevo

Festival di Guatemala yang satu ini nggak jauh beda dengan selebrasi di negara-negara lain. Setiap hari pertama pada tahun baru tentunya adalah tanggal merah nasional di Guatemala. Namun, kebanyakan penduduk Guatemala merayakannya dengan beristirahat setelah sepanjang malam berpesta pora.

Meskipun begitu, mereka nggak menghabiskan waktu liburnya dengan berada di rumah saja dong. Biasanya masyarakat Guatemala pergi ke pantai untuk sekedar menikmati pemandangan sambil bersantai di bawah terik matahari.

Ada juga yang menghabiskan harinya dengan menyantap hidangan-hidangan khas Guatemala, seperti contohnya caldo de pollo atau sup ayam yang dikenal ampuh untuk menghilangkan rasa la gomma atau hangover.

Februari: Coffee Harvest Festival

Bagi para pecinta kopi, kamu nggak boleh lewatin festival dengan tema kuliner paling terkenal di Guatemala ini! Festival Guatemala tersebut adalah Coffee Harvest Festival yang bisa juga disebut dengan nama The Fraijanes Coffee Harvest Festival, karena lokasinya yang bertepatan di kota Fraijanes.

Jika kamu bermalam di ibu kota Guatemala, nggak jauh kok jarak yang akan kamu tempuh untuk datang ke festival ini. Kamu bisa berkendara dari Guatemala City ke Fraijanes dengan waktu tempuh hanya sekitar 30 menit.

Di sana kamu akan menyaksikan penanaman kopi lokal di sebuah lereng gunung berapi di kota berdaratan tinggi bernama Antigua. Selain itu, The Fraijanes Coffee Harvest Festival juga menampilkan kemeriahan khas festival pada umumnya seperti prosesi, pertunjukan musik dan penampilkan tarian-tarian tradisional yang begitu menarik untuk ditonton.

Maret/April: Semana Santa / Holy Week

Salah satu festival di Guatemala bernama Semana Santa / Holy Week
Sumber: Dreamstime.com

Pada akhir Maret hingga pertengahan April, kota Antigua dimeriahkan oleh festival tertua dan terbesar yang ada di Guatemala bernama Semana Santa. Festival di Guatemala ini diselenggarakan setiap hari selama Minggu Suci berlangsung.

Festival Semana Santa yang rutin dirayakan setiap tahun ini adalah suatu pengalaman yang pasti nggak akan kamu lupakan. Jalanan berbatu Antigua akan diselimuti oleh alfombras atau karpet berwarna-warni yang terbuat dari serbuk gergaji. Setiap hari dalam satu Pekan Suci menuju hari Paskah, akan ada pawai yang diikuti oleh umat Kristen yang berjalan di atas alfombras, lalu diiringi oleh musik dan tarian-tarian.

Saking selalu meriah dan berwarnanya, festival di Guatemala ini dinobatkan sebagai perayaan hari Paskah terbesar di dunia loh!

Mei: Ascension Day / Jueves de Ascencion

Karena mayoritas penduduk Guatemala beragama Kristen, pantas saja kalau ada banyak festival keagamaan yang diadakan. Setelah menyaksikan kemeriahan festival Semana Santa pada bulan Maret/April, 40 hari kemudian diselenggarakan juga festival di Guatemala bernama Ascension Day atau dalam bahasa Indonesianya adalah hari Kenaikan Isa Almasih.

Setiap tanggal 9 Mei, suku Mam Maya merayakan Ascension Day di sebuah danau suci bernama Chicabal yang terletak di kawah gunung berapi. Berbeda dengan Semana Santa yang ramai dan meriah, Ascension Day membutuhkan rasa hormat dan apresiasi yang terdalam dari peserta. Foto dan video sangat dilarang selama acara berlangsung, terutama saat doa dan upacara. Meskipun demikian, tetap ada penampilan musik tradisional dan bunga-bunga yang turut menghiasi festival suci ini.

Juni: Festival of San Pedro

Festival Guatemala selanjutnya berlokasi di kota San Pedro La Laguna. Festival dengan nama Festival of San Pedro ini rutin diadakan setiap tanggal 24 Juni.

Di sana kamu akan menyaksikan pesta meriah di jalanan kota. Ada parade, konser, kontes kecantikan, pameran hasil panen, dsb. Festival ini semarak sekali dan tetap menampilkan nilai-nilai kebudayaan Guatemala.

Satu hal lagi dari Festival of San Pedro yang kerap kali mengundang daya tarik wisatawan adalah festival ini tidak memungut biaya alias gratis. Jadi buat kamu yang berlibur dengan budget terbatas, pergi ke festival Guatemala yang satu ini adalah pilihan yang tepat!

Juli: Cobán Folkloric Festival / Festival Folklórico de Cobán

Salah satu festival di Guatemala bernama Cobán Folkloric Festival / Festival Folklórico de Cobán
Sumber: Prensa Libre

Cobán Folkloric Festival adalah salah satu festival yang menarik untuk disaksikan. Pada festival Guatemala ini merupakan kesempatan kamu untuk melihat penduduk lokal berparade di jalanan dengan mengenakan pakaian tradisional mereka. Ada juga bazar yang memamerkan hidangan lokal, pertunjukan musik dan juga penampilan tarian tradisional.

Tetapi, highlight dari Festival Folklórico de Cobán ini adalah kontes kecantikan yang diikuti oleh wanita suku Maya. Pada kompetisi tersebut, para peserta bersaing untuk mendapatkan gelar ratu yang mereka sebut ‘Rabin Ajau‘.

Meskipun istilahnya adalah kontes kecantikan, para peserta tidak hanya dipilih karena kecantikan dan penampilannya saja. Penilaian utamanya didasarkan pada kecantikan spiritual atau dari dalam diri seperti pesona, pembawaan, ketulusan, kecerdasan dan juga pengetahuan mereka.

Agustus: Day of Our Lady of Assumption / Fiesta De La Virgen De La Asuncion

Salah satu festival di Guatemala bernama Day of Our Lady of Assumption / Fiesta De La Virgen De La Asuncion
Sumber: Rove.me

Setiap tahun pada tanggal 15 Agustus, Guatemala merayakan festival yang bernama Fiesta De La Virgen De La Asuncion atau dalam bahasa Indonesianya adalah hari Kekhidmatan Pengangkatan Sang Perawan Suci Maria ke surga. Tak dipungkiri seluruh kota di Guatemala turut merayakan, namun tempat dimana selebrasinya begitu meriah berada di Joyabaj Quiche dan Guatemala City.

Sama halnya seperti festival di Guatemala yang lain, festival ini menampilkan upacara keagamaan, penampilan musik dan tarian tradisional serta pameran makanan-makanan otentik dari Guatemala seperti jocon, pepian, dan juga sup ayam hangat yang dianggap sebagai masakan nasional Guatemala. Ada juga prosesi yang diikuti oleh warga dimana patung Bunda Maria diletakkan di pundak mereka, lalu bersama-sama berjalan ke dalam gereja.

September: Independence Day / Día de la Independencia

Salah satu festival di Guatemala bernama Independence Day / Día de la Independencia
Sumber: Walking With El Salvador

Setiap tanggal 15 September, Guatemala memperingati hari kemerdekaannya dari bangsa Spanyol setelah 300 tahun dijajah. Mereka merayakannya dengan mengadakan festival di Guatemala yang sangat meriah. Beberapa minggu sebelum hari kemerdekaan, banyak bangunan dan bis yang telah dihiasi dengan spanduk ataupun bendera nasional berwarna biru dan putih. Di hari-H, pawai jalanan pun dilaksanakan layaknya festival pada umunya. Kamu akan menyaksikan prosesi marching band, parade anak-anak sekolah dan pidato-pidato pemerintah.

Oktober: Festival of Saint Francis of Assisi

Festival Guatemala yang satu ini adalah festival keagamaan yang rutin diadakan setiap tahun. Pusat keramaiannya terjadi di Danau Atitlan di Panajachel. Perayaannya begitu semarak dengan diadakannya pesta pora, bazar dan upacara kebaktian di Gereja St. Francis of Assisi. Hidangan tradisional Guatemala untuk dinikmati selama festival berlangsung adalah pulique yang merupakan sup ayam khas suku Maya.

November: Day of the Dead / Día de los Muertos

Salah satu festival di Guatemala bernama Day of the Dead / Día de los Muertos
Sumber: Ministerio de Cultura y Deportes

Salah satu festival terbesar di Guatemala yang satu ini diadakan pada bulan November. Alasan dilaksanakan pada bulan tersebut karena acara ini merupakan festival layang-layang yang bernama Día de los Muertos dan bulan November memang terkenal sebagai bulan berangin. Tetapi, festival Guatemala ini bukan sekedar untuk bermain layang-layang saja. Mereka menerbangkan layang-layang sebagai simbol komunikasi dengan kerabat yang sudah berada di surga.

Sesuai dengan namanya, Day of the Dead diselenggarakan untuk memperingati hari kematian keluarga ataupun teman. Kegiatan yang biasanya dilakukan adalah mengunjungi makam kerabat untuk membersihkan, menghiasi makamnya dengan bunga, lalu diakhiri dengan menyampaikan pesan disecarik kertas lalu ditempelkan pada layang-layang yang akan diterbangkan bersamaan.

Jika kamu berencana melihat langsung festival Guatemala ini, kamu akan menyaksikan festival yang begitu berwarna, terutama langit biru Guatemala yang khusus pada hari itu menampilkan berbagai macam warna. Saat ini, festival semakin meriah karena kompetisi layang-layang juga diadakan untuk menilai desain terbaik, diameter terbesar, dsb.

Desember: Feast of St. Thomas / Feria de Santo Tomás

Setiap akhir tahun, kota Chichicastenango diubah menjadi pusat perayaan untuk menghormati St. Thomas yang telah melindungi kota mereka. Selebrasi diselenggarakan selama satu minggu penuh. Puncak dari perayaan ini adalah pertunjukan Palo Volador (tari tiang terbang), di mana dua penari pria naik tiang kayu setinggi 100 kaki, mengikat tali di pinggang mereka, dan kemudian melompat, berputar secara bertahap ke tanah. Tarian ini merupakan ritual permohonan suku Maya terhadap hujan dan kesuburan tanah.