Tahukah kalian kalau warga negara Indonesia mendapat akses free visa untuk visa turis Kazakhstan? Melalui resolusi pemerintah Republik Kazakhstan nomor 693 tahun 2019 yang ditandatangain oleh Perdana Menteri Askar Mamin, diberlakukan pembebasan visa Kazakhstan untuk keluar masuk negara bagi Warga Indonesia jika masa tinggal tidak lebih dari 30 hari. Resolusi ini adalah versi update dari aturan sebelumnya yang tercantum pada pasal 17 nomor 148 tertanggal 21 Januari 2012 dalam Aturan Pemerintah Republik Kazakhstan.

Baca juga: Spectacular di Kazakhstan ! ini dia 4 Best Travel Apps Yang Dapat Membantu Perjalanan Kamu di Kazakhstan

Kazakhsatan adalah negara terluas kesembilan di dunia dengan luas wilayah sekitar 2,724,900 km2 yang terbentang dari barisan Pegunungan Altai Timur hingga Laut Kaspia Barat. Karena negara ini berbatasan dengan negara Rusia di bagian utaranya, mayoritas masyarakatnya berbicara bahasa Kazakhs dan juga Rusia. Penasaran dan mau segera wisata ke negara ini? Simak informasi tentang free visa Kazakhstan di bawah ini yaa!

dapatkan free visa Kazakhstan untuk pergi kesini!
Salah satu tempat wisata di Kazakstan

Cara Mendapatkan Free Visa Kazakhstan

Dengan resolusi yang ditetapkan oleh pemerintak Kazakhstan sejak tahun 2019 Warga Negara Indonesia mendapat keistimewaan dengan mendapat kelonggaran free visa untuk keluar masuk negara Kazakhstan. Untuk mendapatkan visa ini memang ada beberapa persyaratan yang harus diajukan kepada kedutaan Kazakhstan di Indonesia.

Persyaratan yang perlu dilengkapi adalah:

  1. Paspor dengan masa berlaku maksimal masih berada dalam jangka 6 bulan termasuk selama berada di negara tujuan dan paling sedikit masih tersedia dua lembar kosong visa yang belum ada cap dari negara apapun.
  2. Travel itinerary dengan catatan saran dari kedutaan untuk tidak memesan hotel dan penerbangan sebelum visa dikeluarkan untuk menghindari resiko.
  3. Proof of Funds atau bukti kecukupan uang untuk tinggal sementara di Kazakhstan (dapat berupa buku tabungan)

Langkah selanjutnya setelah melengkapi persyaratan adalah mengisi formulir yang bisa didapatkan dari kantor kedutaan atau bisa diakses melalui web. Setelah mengunduh formulir aplikasi visa, semua persyaratan dan formulir bisa diserahkan langsung ke kantor KBRI atau dapat dikirimkan melalui pos dengan catatan pihak KBRI tidak bertanggung jawab atas hilangnya dokumen dalam perjalanan.

Baca juga: Elite dan Modern, Ini 3 Rekomendasi Hotel Bintang Lima di Kazakhstan!

Masjid Astana di Kazakhstan

Informasi Terkait Wisata ke Kazakhstan di Masa Pandemi

Sayangnya karena pandemi, Kazakhstan menutup akses masuk ke negaranya. Dengan ketetapan baru yang diatur dalam Decree of the Government of the Republic Kazakhstan nomor 727 tentang pengaturan keimigrasian yang menyebutkan untuk menjeda sementara fasilitas free visa untuk turis hingga 31 Desember 2021. Ketetapan tentang free visa ini bukan hanya diberlakukan untuk negara Indonesia, tapi juga untuk 53 negara lainnya yang terlibat perjanjian unilateral dengan Kazakhstan.

Namun, untuk perjalanan yang sudah diizinkan, ketika sampai di Kazakhstan juga ada beberapa peraturan yang harus dilakukan yakni,

  1. Membawa hasil tes PCR dengan masa berlaku 72 jam sebelum keberangkatan.
  2. Melakuakn karantina kedatangan secara mandiri selama 8 hari di hotel yang telah ditetapkan.
  3. Membawa surat tanda telah menerama vaksinasi penuh. Namun, jika belum vaksinasi, bisa melakuakn vaksinasi di sana setelah selesai karantina mandiri.
  4. Mengikuti aturan pemerintah tentang Covid-19 dan keep updated akan pembatasan sosial yang diberlakukan.

Baca juga: Ini Dia! 5 Besar Jajaran Paspor Terkuat di Dunia Versi Tahun 2020

Pegunungan di Kazakhstan

Wisata ke Kazakhstan

Walaupun untuk saat ini masih belum memungkinkan untuk berwisata ke Kazakhstan, berikut beberapa lokasi wisata yang bisa kamu jadikan referensi perjalanan nantinya saat berkunjung ke negara penuh sejarah ini.

  1. Masjid Nur Astana
    Mayoritas masyarakat Kazakhstan beragama islam, maka tidak heran kita dapat menemui banyak masjid di sana seperti di Indonesia. Masjid ini merupakan masjid terbesar kedua di Asia Tengah loh!
  2. Makam Khaweja Ahmed Yusawi
    Beliau merupakan penyair tersohor Turki pada masanya. Bangunan ini ditetapkan menjadi salah satu warisan dunia oleh UNESCO karena keunikan dan sejarahnya.
  3. Medeu
    Tempat ski tertinggi di dunia yang terletak di kota Almaty dan merupakan lokasi kompetisi ice skating pertama di dunia pada tahun 1951.
Medeu di Kota Almaty (Sumber: Pinterest.com)