Visa menjadi salah satu hal terpenting ketika bepergian ke luar negeri tak terkecuali jika travelling ke Finlandia. Untuk mendapatkan visa di Finlandia memang hampir sama seperti mengurus visa ke negara lain, namun Finlandia memiliki prosedur yang ketat. Finlandia menjadi salah satu negara yang ramah akan wisatawan, selain memiliki banyak sekali destinasi wisata dengan suasana dan pemandangan alam yang menakjubkan. Negara ini terletak di Eropa Utara dan beribukota di Helsinki. Negara Skandinavia ini dikenal memiliki tingkat kriminalitas yang rendah, tingkat kualitas hidup yang tinggi, pembangunan manusia yang baik serta penyebaran polusi yang rendah.

Oh iya, sistem pendidikan di negara ini juga terbilang advance, serta biaya pendidikan di negara ini juga gratis. Meskipun sampai tahun 50an negara ini masih bergantung di sektor pertanian, perkembangan ekonomi dan industri di Finlandia terbilang cukup pesat, negara ini bahkan menjadi salah satu negara dengan pendapatan per-kapita tertinggi di seluruh dunia.

Hal itu memang tidak terlepas dari upaya pengembangan prinsip sistem negara kesejahteraan yang mengadopsi model demokrasi sosial nordik. Bisa dibilang, Finlandia memang menjelma sebagai sebuah negara maju dalam berbagai aspek dan sektor serta menjadi negara yang ‘liveable’ banget deh! Sudah pasti Finlandia akan menjadi negara yang sangat menyenangkan untuk dikunjungi, cocok banget untuk menghabiskan liburan bareng orang-orang tercinta.

Selain daripada itu, ada banyak faktor yang harus dipersiapkan sebelum kamu memutuskan untuk berlibur kesini. Jarak dari Indonesia ke Finlandia sendiri memang terbilang sangat jauh ya dan rata-rata memerlukan lebih dari sekali transit serta ongkos pesawat yang lumayan mahal juga, tapi keindahan Finlandia membuat semua itu akan terasa worth banget kok! 

Selain daripada jarak, cost dan itinerary yang sudah kamu persiapkan selagi berpetualang di sana, lalu apalagi yang diperlukan untuk bisa berpelesir ke salah satu negara bangsa ‘Viking’ ini? Tentu saja dokumen-dokumen legal berupa paspor dan visa. Sebenarnya Finlandia juga memiliki aturan visa-free, namun hal tersebut hanya berlaku untuk pemegang paspor diplomatik, service paspor, serta negara-negara yang sudah menjalin kerjasama tertentu dengan Finlandia saja, sayangnya Indonesia belum termasuk negara yang mendapatkan visa-free nih, kamu masih memerlukan visa untuk masuk ke negara nordik ini.

Nah, ada beberapa poin-poin yang mesti kamu pahami mengenai tata cara mendapatkan visa ke negara ini, apa saja sih informasi penting yang perlu kamu ketahui tentang visa di Finlandia ini? mari simak ulasan informatif tentang visa di Finlandia ini!

1. Dimana Tempat Untuk Mendaftarkan Visa Masuk Finlandia?

Visa ke luar negeri
Paspor dan Visa adalah dua hal esensial ketika travelling ke luar negeri.

Di Indonesia, pusat pengelolaan administrasi terkait visa di Finlandia dikelola oleh VFS Global. Pemerintah Finlandia bekerja sama dengan sebuah perusahaan jasa outsourcing dan teknologi yang melayani pengelolaan tugas administratif dan non-diskresioner terkait penerbitan visa dan paspor, yaitu VFS Global atau singkatan dari “Visa Facilitation Services Global”  perusahaan ini memberikan jasa untuk melayani pemerintah dan misi diplomatik di seluruh dunia. Untuk mengurus visa masuk Finlandia,  biasanya orang Indonesia yang ingin mengurus visa travelling ke Finlandia harus melewati VFS Global ini. Lokasinya juga terbilang  strategis dan berada di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bali. 

Pertama-tama yang harus kamu lakukan adalah melakukan booking appointment untuk pengajuan visa di Visa Application Centre, karena untuk apply visa ke Finlandia kamu harus membuat janji terlebih dahulu. Pengajuan appointment visa di Visa Application Centre ini juga bisa dilakukan secara langsung dengan mendatangi kantor pusat VFS Global Application Centre di Jakarta atau Bali. Untuk informasi pendaftaran visa bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu kamu bisa mengakses secara online dengan mendaftar di website melalui VFS Global website, atau bisa juga lewat email info.finlandid@vfshelpline.com atau dengan menelpon Call Centre di +6 221 30418714 sebagai catatan call centre ini juga beroperasi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia.

Proses penyerahan aplikasi visa ini tidak bisa diwakilkan dan harus diserahkan oleh orang yang berkepentingan langsung karena bagian Visa Application Centre akan membutuhkan biometrik orang yang bersangkutan. Visa Application Centre juga akan mengenakan service fee pada setiap aplikasi yang dikirimkan. Yang perlu dipahami adalah kedutaan Finlandia akan memproses aplikasi kamu dan akan menentukan keputusan akhir apakah kamu bisa mendapatkan visa untuk masuk ke Finlandia atau tidak, Kedutaan Finlandia juga hanya melayani aplikasi dengan appointment saja. Opening hours untuk pelayanan penyerahan form aplikasi visa hari senin sampai jumat dari jam 8-12 siang dan 13-15 sore, sedangkan call centernya sendiri beroperasi senin sampai jumat 8-12 siang dan 13-16 sore. Berikut adalah daftar alamat VFS Global Visa Application Centre yang ada di Indonesia:

1.1 Jakarta

Kuningan City Mall, 1st floor, No L1-30-3

Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 18, Setiabudi, Kuningan, Jakarta 12940

1.2 Bali

Benoa Square, 3rd floor No14.3/A

Jl. By pass I, Gusti Ngurah Rai No. 21A,

Kedonganan, Kuta, Bali 80361

2. Proses Yang Harus Dilakukan Ketika Apply Visa Finlandia

Itinerary for travelling is necessity
Mempersiapkan segala seuatu ketika akan bepergian adalah sebuah keharusan.

Hal yang perlu kamu ketahui tentang Visa di Finlandia selanjutnya tentu adalah proses yang harus kamu lalui, mulai dari pengajuan aplikasi hingga akhirnya mendapatkan approval dari embassy untuk visa masuk ke Finlandia.  Sebenarnya prosesi untuk mendapatkan visa ketika ingin travelling ke Finlandia kurang lebih sama ketika ingin bepergian ke luar negeri lainnya. Sebagai catatan visa application bisa diberikan secara langsung di Visa Application Centre dan tidak bisa melalui email atau telefax. Berikut adalah langkah-langkah yang harus kamu lakukan:

2.1 Mengisi data diri di visa application form

Kamu harus mengisi visa application form sesuai dengan data diri dan keperluan kamu, form bisa kamu download melalui website Visa Application Centre atau bisa klik disini. Jika kamu masih sering kebingungan maka disarankan untuk menelpon call-centre yang tersedia. Application Form yang kamu isi harus sesuai dan tidak boleh ada yang terlewat dan sudah ditandatangani.

2.2 Pas Foto

Selanjutnya kamu membutuhkan pas foto berwarna yang memperlihatkan wajah kamu dengan jelas. Yang harus diperhatikan, foto sebisa mungkin menggunakan foto terbaru atau tidak boleh lebih dari 6 bulan, foto harus memperlihatkan wajah secara jelas tidak boleh ada editan yang berlebihan. Jika kamu menggunakan kacamata atau hijab bagi perempuan, maka kamu tetap harus memperlihatkan mata dan wajah secara jelas. Untuk panduan tentang foto selengkapnya kamu bisa cek disini.

2.3 Paspor

Pastikan paspor kamu masih berlaku untuk jangka waktu setidaknya tiga bulan setelah perjalanan yang akan kamu lakukan. Pastikan juga paspor kamu masih berlaku dan telah dikeluarkan paling lama sejak sepuluh tahun yang lalu.

2.4 Asuransi Perjalanan

Pastikan kamu memiliki asuransi perjalanan yang dapat mengcover kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Asuransi perjalanan yang kamu miliki setidaknya harus valid selama masa berlaku visa yang diajukan yang mencakup seluruh wilayah Schengen. Polis asuransi harus bisa menanggung biaya yang timbul dari penyakit dan kecelakaan mendadak (juga repatriasi pasien) dan biaya repatriasi dalam kasus kematian dengan minimum coverage EUR 30,000. 

2.5 Dokumen tambahan yang diperlukan

Pastikan kamu telah melengkapi semua dokumen tambahan yang diperlukan. Dokumen tambahan yang harus dilampirkan akan berbeda di setiap negara, oleh karena itu pastikan kamu mengecek kembali terms and condition melalui laman resmi untuk visa Finlandia. Dokumen yang harus kamu lampirkan biasanya akan menjelaskan tentang keperluan kamu berkunjung dan durasi kamu berada di sana. Contoh dokumen tersebut adalah tiket pesawat, bukti konfirmasi reservasi hotel, surat undangan pribadi atau undangan resmi.

2.6 Surat Persetujuan Orang Tua (jika membawa anak belum cukup umur)

Di beberapa negara, surat persetujuan orang tua ini diperlukan apabila kamu membawa anak kecil untuk bepergian.

2.7 Interview

Selanjutnya tahap terakhir adalah interview. Interview biasa akan dilakukan oleh petugas berwenang untuk mengetahui tujuan kamu travelling ke Finlandia.

Sebagai catatan, kamu bisa mengirim aplikasi visa ke Visa Centre selambat-lambatnya 15 hari sebelum keberangkatan. Kamu dapat mengajukan permohonan tidak lebih dari enam bulan sebelum dimulainya kunjungan yang dimaksud.

3. Jenis-Jenis Visa di Finlandia

Jenis Visa di Finlandia
Ilustrasi bendera kebangsaan Finlandia.

Jenis-jenis visa yang ada di Finlandia ini memungkinkan kamu agar lebih mengetahui jenis apa yang kamu butuhkan sesuai dengan keperluan kamu datang ke Finlandia, berikut adalah jenis-jenis visa yang ada di Finlandia:

3.1 Single-Entry Visa

memungkinkan pemegang visa untuk memasuki wilayah Finlandia hanya sekali dan diperbolehkan untuk tinggal selama 90 hari dalam periode waktu 180 hari.

3.2 Double-Entry Visa

Memungkinkan pemegang visa untuk masuk ke wilayah Finlandia sebanyak dua kali. Dapat juga berlaku di wilayah Schengen sesuai ketentuan yang berlaku, dan valid hingga 90 hari dalam periode kurun waktu 180 hari.

3.3 Multiple-Entry Visa

Multiple-Entry Visa ini diperlukan untuk beberapa kali kunjungan secara berturut-turut ke Schengen area, visa ini juga bisa valid dalam jangka waktu yang panjang maksimal hingga lima tahun. Sementara untuk total durasi kunjungan tidak boleh melebihi dari jumlah hari yang tertera pada stiker visa, yaitu hingga 90 hari dalam periode 180 hari.

3.4 Airport Transit Visa

Sementara itu, ada beberapa negara yang memerlukan transit visa. Visa ini diperlukan ketika sedang transit melalui zona internasional bandara baik itu transit atau perpindahan antar dua penerbangan. Indonesia tidak masuk daftar negara yang membutuhkan Transit Visa di Finlandia.

4. Visa Fee

The transaction between two people.

Informasi penting selanjutnya tentang visa di Finlandia adalah tentang visa fee. Ketika berencana liburan ke Finlandia, visa fee ini merupakan biaya service yang harus kamu keluarkan sesuai dengan jenis visa dan keperluan kamu berkunjung ke Finlandia. Data visa fee ini dalam bentuk mata uang Euro namun sudah dikonversikan ke nilai Rupiah. Visa fee sesuai jenis layanan dan kebutuhan yang biasa digunakan untuk berkunjung dan izin tinggal. Nah untuk kamu yang hanya ingin sekedar liburan, kamu hanya perlu membayar biaya visa sesuai kategori tersedia nih.

Biaya Schengen visa sendiri sekitar 80 € atau sekitar Rp. 1.380.000 sedangkan untuk kamu yang membawa anak-anak berumur 6 sampai 11 tahun akan dikenakan visa fee sebesar 40 € atau sekitar Rp. 700.000. Untuk Visa fee bagi negara-negara ini; Albania, Armenia, Azerbaijan, Belarus, Bosnia and Herzegovina, Cape Verde, Georgia, Macedonia, Moldova, Montenegro, Russian Federation, Serbia, Ukraine, adalah sekitar 30 €.

Sementara hanya kategori visa untuk anak-anak dibawah enam tahun, anggota keluarga yang memiliki kewarganegaraan anggota EU (European Union) anak sekolah, mahasiswa, seorang tenaga pengajar yang harus menetap untuk menjalani pelatihan pendidikan atau training tidak akan dikenakan biaya sama sekali alias gratis.

5. Visa Untuk Pekerja Kontrak

Visa untuk Seasonal Workers
Ilustrasi “The Workers”.

Para pekerja kontrak/Buruh musiman atau Seasonal Workers adalah istilah yang mengacu kepada seorang pekerja yang hanya dipekerjakan pada periode tertentu saja. Pekerjaan musiman secara harfiah merupakan suatu sistem pekerjaan yang hanya dapat berlangsung dalam jangka waktu tertentu misalnya pada hitungan minggu atau bulanan saja disepanjang tahun. Seasonal worker ini dipekerjakan sebagai tenaga kerja asing untuk keperluan suatu proyek yang hanya membutuhkan jangka waktu tertentu saja.

Misalnya, pekerjaan musiman mengacu pada pekerjaan yang hanya ada di occasion tertentu seperti yang ada di bidang pertanian ataupun yang ada di pariwisata yang biasa dilakukan pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Contoh pekerjaan musiman adalah termasuk pekerjaan di bidang kehutanan ataupun pertanian seperti produksi tanaman yang membutuhkan musim tertentu untuk panen dan hanya membutuhkan pekerja pada waktu musim panen itu saja atau juga di bidang entertainment dan pariwisata yang membutuhkan pekerja/volunteer pada sebuah festival atau event tertentu, bisa juga seperti pekerja di event olahraga internasional yang membutuhkan tenaga kerja asing sesuai kualifikasi.

Biasanya seorang pekerja asing yang masuk ke Finlandia akan membutuhkan izin tinggal, namun untuk seasonal workers ini berbeda, mereka tidak perlu izin tinggal dan hanya perlu melampirkan visa, tentu saja dengan ketentuan-ketentuan yang sudah disesuaikan dan visa ini hanya berlaku spesifik untuk para seasonal wprkers saja. Masa berlaku dari visa ini pun maksimal 90 hari.

6. Izin Masuk Saat Kedatangan

destinasi wisata di Finlandia
Ilustrasi kedatangan wisatawan ke destinasi impian yang dituju.

Hal yang perlu kamu ketahui selanjutnya adalah entry requirements upon arrival atau izin masuk saat kedatangan di Finlandia. Prosedur untuk masuk ke Finlandia memang terbilang cukup ketat. Hal tersebut dapat dimaklumi demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.  Saat kamu pertama kali masuk ke Finlandia, ada beberapa prosedur yang harus di cek dan dievaluasi kembali mengenai kondisi kamu dan tujuan kamu datang ke Finlandia. Kamu akan diperkenankan kembali untuk menunjukkan travel dokumen atau dokumen kelengkapan yang diperlukan untuk memasuki wilayah Finlandia seperti Visa, Paspor yang berlaku, dokumen asuransi yang berlaku sesuai durasi kunjungan, serta kamu juga harus bisa menunjukkan dokumen tambahan lainnya seperti tiket pesawat, bukti konfirmasi reservasi hotel, surat undangan pribadi atau undangan resmi. 

Kamu juga harus bisa menunjukkan bahwa kamu memiliki perbekalan serta uang yang cukup selama masa durasi kunjungan ke Finlandia, hal tersebut terhitung sejak dari kedatangan hingga kepulangan ataupun jika kamu memiliki continuation trip. Kamu harus setidaknya memiliki 30 € per hari untuk biaya hidup agar diperbolehkan masuk Finlandia. Ada beberapa faktor yang dapat membuat kamu gagal atau izin masuk ke Finlandia ditolak, beberapa diantaranya adalah izin masuk kamu akan ditolak apabila kamu terbukti berencana datang ke Finlandia untuk menghasilkan uang secara ilegal. 

Selain itu, kamu tidak boleh ada dalam daftar hitam untuk masuk ke Schengen area, kamu juga akan dilarang untuk masuk ke Finlandia jika kamu terbukti berpotensi mengganggu keamanan dan kesehatan publik serta hal-hal ilegal yang dapat merugikan lainnya seperti terbukti membawa barang selundupan, kepemilikan senjata atau narkoba. 

Nah, itulah hal-hal penting yang perlu kamu tahu tentang visa di Finlandia nih, semoga rangkuman informasi ini dapat membantu kamu yang sedang merencanakan liburan ke Finlandia ya!

Baca Juga: Mau Liburan ke Cyprus? Ini 5 Kategori Visa di Cyprus yang Harus Kamu Pahami!