Terkenal sebagai negara dengan penduduk paling bahagia di dunia, banyak orang menjadikan Finlandia sebagai destinasi wisata. Namun, Finlandia tidak membebaskan warga negara Indonesia atau WNI untuk memasuki wilayahnya tanpa visa. Oleh karena itu, sebelum berkunjung kamu perlu mengetahui informasi penting mengenai visa ke Finlandia.

Berbeda dengan visa-visa negara lain seperti Australia, Amerika ataupun Cina yang mengeluarkan visanya sendiri, visa Finlandia tergabung dengan negara lain di Uni Eropa yang dinamakan Visa Schengen.

Ada beberapa perbedaan Visa Schengen dengan visa-visa negara lain yang perlu kamu ketahui, sebagai informasi dasar sebelum kamu mengajukannya. Berikut ulasan beberapa poin penting mengenai Visa Schengen untuk ke Finlandia. Jangan lupa dicatat ya, Travel Addict!

Baca Juga: 4 Dokumen Perjalanan Wisata yang Wajib Anda Diketahui!

Pengertian

Zona negara yang termasuk Visa Schengen
Sumber: Visa Reservations

Visa Schengen adalah visa kunjungan singkat selama 90 hari yang kamu wajib miliki jika ingin berpergian ke beberapa negara di Uni Eropa, baik untuk tujuan wisata ataupun bisnis.

Saat ini, ada 26 negara yang masuk ke zona wilayah Schengen. Diantaranya adalah Austria, Belgia, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hongaria, Islandia, Italia, Latvia, Liechtenstein, Lituania, Luksemburg, Malta, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Slowakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, dan Swiss.

Jadi, jika kamu memegang Visa Schengen, walaupun tujuan perjalananmu adalah ke Finlandia, kamu tetap bisa bebas masuk ke wilayah 26 negara Uni Eropa loh. Tidak ada border control di setiap perbatasan negara dan zona wilayah Schengen adalah area perjalanan gratis terbesar di dunia!

Sejarah

Penandatanganan perjanjian Schengen
Sumber: Le Monde

Pasti banyak orang bertanya-tanya kenapa visa untuk ke Finlandia dan beberapa negara di Uni Eropa dinamakan ‘Schengen’. Jawabannya ternyata masih berkaitan dengan sejarah dibalik terbentuknya Visa Schengen.

Pada tahun 1985, resmi diciptakan Perjanjian Schengen yang diadakan di kota Schengen, Luksemburg dan diikuti oleh perwakilan dari berbagai negara di Uni Eropa. Dinamai Schengen karena berdasarkan lokasi diselenggarakannya perjanjian tersebut.

Isi perjanjiannya tentu saja mengenai penghapusan pengawasan pembatasan antar wilayah negara-negara Uni Eropa sekaligus membahas kebijakan-kebijakan izin masuk negara. Perjanjian ini dinilai sangat mempermudah banya pihak hingga saat ini terutama dalam lalu lintas perjalanan antar negara-negara Uni Eropa.

Dokumen yang Diperlukan

Paspor

Sebelum mengajukan Visa Schengen, kamu harus mempersiapkan dokumen-dokumen berikut dengan seksama:

  1. Paspor (Setidaknya terdapat 2 halaman kosong dan masa berlaku sekurang-kurangnya 3 bulan setelah kembali)
  2. Pas Foto (Ukuran 3,6 x 4,7 cm)
  3. Surat Keterangan Pekerja atau Sertifikat Pendaftaran Usaha
  4. Tiket Pesawat PP atau Pulang Pergi
  5. Sertifikat Status Sipil: Akte Kelahiran, Surat Nikah dan Kartu Keluarga
  6. Asuransi Perjalanan
  7. Bukti Dana (Rekening Bank atau Slip Gaji)
  8. Bukti Akomodasi
  9. Rencana Perjalanan

Untuk lebih lengkapnya mengenai daftar dokumen yang perlu kamu persiapkan, klik file PDF ini ya: Application Checklist.

Alur Pengajuan

Kedutaan Besar Finlandia di Jakarta
Sumber: Facebook

Dalam proses pengajuan Visa Schengen ke Finlandia, ada beberapa tahapan yang harus kamu ikuti. Mengutip dari VFS Global yang merupakan tempat layanan pengajuan Visa Schengen, ada 5 langkah yang harus kamu lakukan.

Pertama, kamu harus mempersiapkan aplikasi dan semua dokumen-dokumen yang sudah kita bahas di poin sebelumnya. Kedua, buatlah janji pertemuan dengan Pusat Permohonan Visa. Ketiga, kamu akan mendatangi Pusat Permohonan Visa sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat untuk menyerahkan aplikasi visa beserta dokumen-dokumen yang sudah kamu persiapkan sebelumnya.

Keempat, kamu diminta untuk membayar biaya pembuatan Visa Schengen yaitu sebesar 60 Euro atau dalam Rupiahnya adalah Rp 760.000,-. Kamu bisa membayarnya secara tunai ataupun menggunakan kartu kredit maupun debit. Kelima, data biometrik mu akan diambil yaitu berupa sidik jari dan foto digital.

Durasi Pembuatan

Paspor Indonesia dan Visa Schengen
Sumber: Travel Safe ACA

Akhirnya, setelah melalui segala persiapan dan proses pengajuan Visa Schengen, kamu harus menunggu apakah aplikasi visamu dengan tujuan utama Finlandia diterima atau tidak oleh Kedutaan Finlandia di Indonesia. Untuk menjawab pertanyaanmu, kamu bisa melacak status aplikasi visa mu di link ini: Track Your Application.

Mengenai berapa lama prosesnya, sebenarnya tidak ada durasi pasti. Ada pemohon Visa Schengen yang aplikasinya selesai dalam waktu beberapa hari saja, tetapi ada juga yang lebih, karena hal tersebut merupakan hak Kedutaan Finlandia untuk memutuskan sepenuhnya.

Jadi, proses terakhir dalam pembuatan Visa Schengen membutuhkan kamu untuk harus sabar menunggu dan sambil berdoa juga agar mimpimu liburan ke Finlandia terwujud!