Sebelum berpergian ke suatu negara tentunya kamu harus tahu dulu nih, bagaimana sih budaya yang ada di negara yang ingin kamu tuju tersebut dengan maksud kamu sudah tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di negara tersebut. Kali ini traveladdict bakal ngebawa kamu ke sebuah negara yang ada di Afrika yang menjadikan festival budaya sebagai bagian budaya yang penuh warna dan semarak.

Kamu harus tahu nih, setiap tahunnya festival dan durbar diadakan di berbagai bagian negara untuk merayakan warisan masyarakat. Sepanjang tahun festival dan durbar diadakan di berbagai bagian negara untuk reuni, tujuan pembangunan dan untuk memperkuat kepercayaan masyaraka Kebanyakan orang percaya bahwa festival membantu mereka menjalin ikatan erat dengan leluhur mereka dan meminta perlindungan mereka. Festival juga diadakan untuk memurnikan seluruh negara sehingga orang dapat memasuki Tahun Baru dengan percaya diri dan harapan.

1. Bugum Festival

Full of Joy

Festival ini merupakan salah satu festival yang paling banyak dirayakan kelompok etnis di Ghana Utara. Uniknya sebagian besar Muslim dan Non-Muslim ikut dalam perayaan ini loh. Festival Api (Bugum) dirayakan oleh umat Islam untuk menandai pendaratan Bahtera Nabi Nuh (Nuhu) setelah banjir, festival dirayakan di malam hari dengan seikat rumput yang digunakan sebagai obor. Kamu harus tau kalau festival ini sangat penting bagi umat Muslim dan Non Muslim

Oleh karena itu, festival ini diadakan untuk menandai malam penting ini ketika Tabut mendarat setelah banjir besar. Selain itu, kaum Tradisionalis berpandangan bahwa, seorang raja besar kehilangan putranya dan ketika malam tiba, regu pencari harus menyalakan obor (lampu kilat) untuk mencari pangeran di malam hari. Oleh karena itu kesempatan ini diingat setiap tahun, oleh karena itu, festival api diadakan untuk menandai malam yang sangat penting ini.

2. Aboakyir Festival

Kamu Harus Tahu

“Aboakyir” sendiri berarti “perburuan”. Festival populer ini dirayakan pada hari Sabtu pertama bulan Mei oleh para kepala suku dan masyarakat Winneba. Festival ditandai dengan perburuan kompetitif antara 2 kelompok prajurit tradisional di cagar alam terdekat, di mana kedua regu mencoba menangkap kijang hidup-hidup. Ini adalah festival petualangan untuk menguji kekuatan, keberanian, tekad dan intuisi dari 2 kelompok saingan. Pemenang menyerahkan hasil tangkapan kepada Kepala Paramount yang duduk di negara bagian dengan sub-kepala dan mata pelajaran, antelop dikorbankan sebagai doa untuk panen yang baik dan musim memancing yang melimpah.

Kamu harus tahu Sebuah durbar dan arak-arakan para pemimpin dan kelompok pejuang dalam regalia warna-warni mereka adalah puncak dari perayaan. Band kuningan, tarian, pertunjukan cerita rakyat dan pesta membuat acara ini tak terlupakan. Sebelumnya melibatkan menangkap macan tutul dengan tangan kosong, korban pada kehidupan manusia akhirnya menjadi sangat mahal sehingga keilahian kepada siapa macan tutul dikorbankan diminta untuk menerima pengganti yang tidak terlalu berbahaya, dan macan tutul digantikan oleh kijang

Baca Juga: 5 Acara Tradisional di Ghana yang Unik dan Menarik!

3. Bakatue Festival

Sunset dan Festival

Eits jangan salah paham dulu festival ini bukan diambil dari bahasa jepang “baka” atau dari salah satu serial anime “Bakugan” ya. Kamu harus tahu Bakatue sendiri artinya adalah “terbukanya Laguna Benya ke laut”, Bakatue melambangkan awal musim penangkapan ikan, yang merupakan mata pencaharian utama masyarakat Elmina. Festival dirayakan setiap tahun di Elmina pada hari Selasa pertama di bulan Juli dan berasal berabad-abad yang lalu, jauh sebelum kedatangan orang Eropa. Upacara yang luar biasa termasuk durbar kepala suku, lomba layar penuh warna kano di Laguna Benya dan prosesi. Upacara khidmat “penuangan jaring” melambangkan awal musim penangkapan ikan yang baru, dan hasil tangkapan dipersembahkan kepada dewa-dewa daerah tradisional.

Nah itu dia 5 festival yang kamu harus tahu di Ghana, semoga membantu ya!