Liburan saat pandemi memang masih sangat sulit dilakukan. Meskipun begitu, semenjak masyarakat mulai melakukan vaksinasi, beberapa negara mulai membuka portalnya dan mengizinkan warga negara lain masuk ke negaranya. Termasuk salah satunya wisata ke New Zealand.

New Zealand atau Selandia Baru adalah salah salah satu negara berbentuk pulau yang punya dua pulau utama yang dibagi menjadi bagian utara dan selatan. Selandia Baru juga mendapat peringkat tinggi dalam perbandingan internasional kinerja nasional, seperti kualitas hidup, pendidikan, perlindungan kebebasan sipil, transparansi pemerintah, dan kebebasan ekonomi. Negara ini memiliki julukan Kiwi sejak Perang Dunia I loh. Bukan kiwi buah, melainkan spesies burung endemik yang tak dapat terbang. Burung ini juga merupakan simbol negara ini, bahkan tercetak di salah satu sisi uang dollar New Zealand.

Baca juga: 5 Tempat untuk Tur ke New Zealand

Wisata alam menjadi salah satu daya tarik negeri kiwi ini. Kita tak perlu repot-repot mendaki gunung untuk melihat salju putih yang cantik, kita dapat mengunjungi Pantai Barat Pulau Selatan untuk mengunjungi Fox Glacier. Tak perlu repot-repot ke pinggir kota untuk melihat para hewan-hewan ternak yang manis karena mereka diternak di padang rumput luas yang merupakan lanskap terbesar negara ini, bahkan jumlah sapi dan domba bahkan lebih banyak dari jumlah masyarakatnya loh.

Para traveler berjiwa petualang pasti akan merasa sangat dimanjakan dengan berbagai aktivitas alam yang sangat meningkatkan adrenalin. Seperti di kota Queenstown, si kota petualang, kita bisa menikmati pemandangan alam luar biasa sekaligus memacu detak jantung dengan mencoba berbagai aktivitas ekstrem semacam bungee jumping, rafting, jet boat, skydiving, dan kegiatan lain yang pastinya gak kalah seru. Bahkan, jika kamu datang di musim dingin, kamu juga dapat menikmati wahana ski di tempat yang menakjubkan!

liburan saat pandemi
Salah satu aktivitas ekstrem di Queenstown, New Zealand (Paragliding)

Wisata ke New Zealand pasti menjadi salah satu bucket list para traveler yang tinggal di perkotaan. Dengan pemandangan alam yang menenangkan, rerumputan hijau luas membentang dan laut biru yang luas, seperti lukisan cantik yang pastinya lebih indah jika melihat secara langsung dibanding hanya melalui layar. Namun, liburan saat pandemi ini masih menjadi pembatas bagi para turis yang hendak berkunjung. Apalagi negara-negara yang masih berada di zona yang tergolong resiko tinggi seperti Indonesia.

Ketentuan-ketentuan bagi turis yang ingin mengunjungi negara cantik ini bisa kita cek selengkapnya di website resmi milik pemerintah New Zealand, berikut adalah rangkuman terkait ketentuan liburan saat pandemi ke New Zealand.

Ketentuan Wisata ke New Zealand untuk Liburan saat Pandemi

Vaksinasi Full dan Paspor Vaksin adalah Wajib

Sudah menjadi ketetapan wajib di berbagai negara yang telah membuka portalnya, vaksinasi full shot adalah hal yang wajib dilakukan oleh masyarakat yang hendak mengunjungi negara lain. Begitu pula halnya dengan New Zealand. Menurut data dari pemerintah New Zealand, negara tersebut setidaknya sudah lebih dari 60% rakyatnya telah mendapat dosis penuh vaksinasi dan 70% lebih sudah mendapat dosis pertama. Atas hal tersebut, masyarakat memiliki ekspektasi bagi para pendatang sudah lebih dulu mendapat dosis penuh di negaranya masing-masing sebelum masuk ke negara yang kaya akan wisata alamnya tersebut.

Pemandangan Sungai Kawarau

Negara yang Free Quarantine

Masyarakat dari negara-negara di sekeliling Negeri Kiwi, Australia, the Cook Islands dan Niue (dengan penerbangan satu arah Niue ke New Zealand), ini mendapat kebebasan dari karantina dengan beberapa syarat tertentu. Syarat-syaratnya adalah tentuya sudah vaksinasi dosis penuh. Selanjutnya adalah memiliki bukti PCR yang diambil 72 jam sebelum keberangkatan serta mendapat visa dari kedutaan besar New Zealand (untuk visa pekerja dan pelajar ada beberapa persyaratan yang harus dituruti). Selengkapnya juga bisa dibaca di laman ini. Namun sayangnya untuk negara lain, meskipun dengan syarat-syarat tersebut tetap harus menjalani karantina.

Padang rumput yang penuh dengan domba ternak

Larangan Masuk Bagi Negara yang Beresiko Tinggi

Tak hanya New Zealand yang menutup gerbangnya dari negaa-negara yang memiliki resiko penularan tinggi. Negara-negara yang berada dalam list resiko tinggi bagi New Zealand adalah sebagai berikut:

  • Brazil,
  • Fiji,
  • India,
  • Indonesia,
  • Pakistan, and
  • Papua New Guinea

Namun jangan khawatir, karena selama kamu memiliki visa yang valid, bukti tes PCR 72 jam sebelum keberangkatan, dan surat keterangan vaksinasi, kamu tetap dapat masuk New Zealand.

Baca juga: 5 Tips Travelling dengan Campervan di New Zealand, untukmu Para Newbie