Tidak bisa dipungkiri bahwa Bali merupakan pulau kebanggaan republik ini. Budaya yang memikat, pemandangan yang tiada tandingannya, keindahan pantai yang landai dengan ombak yang bersahabat, serta keramahan penduduk Bali adalah sedikit dari sekian banyak alasan untuk mencintai Bali. Dibalik itu semua, tentu ada alasan paling penting. Tidak lain dan tidak bukan adalah perihal dunia kuliner, yaitu makanan khas Bali yang halal dan memiliki cita rasa tersendiri.

segarnya air kelapa termasuk makanan khas Bali yang halal

Menduduki posisi ke-17 dalam Best Islands in The World to Visit” versi majalah Travel + Leisure, semakin mengukuhkan dan menegaskan betapa kuat medan magnet yang bekerja pada Bali. Konsekuensi logis yang mengikuti adalah, pasti semakin membuat Bali digandrungi wisatawan baik itu dari lokal ataupun mancanegara. Dengan jumlah wisatawan yang terus bertambah, otomatis seluruh kebutuhan turis harus terpenuhi. Mulai dari hotel, sewa kendaraan, hingga makanan.

Memiliki dua hotel yang termasuk dalam hotel termewah di dunia, yaitu Mandapa A Ritz-Carlton Reserve dan Komaneka at Tanggayuda serta banyak hotel mewah lainnya, dunia kuliner tetap tidak mau ketinggalan untuk unjuk gigi. Berikut 3 makanan khas Bali yang halal dengan rasa unik dan akan memberi sensasi ciamik yang tak terlupakan!

1. Bebek Bengil yang Nagih

Salah satu makanan khas Bali yang halal adalah bebek bengil
Set Menu Bebek Bengil
Sumber gambar: Official Website Bebek Bengil

Jangan berani mengatakan sudah berkunjung ke Pulau Dewata kalau belum mencoba makanan khas Bali yang halal satu ini, Bebek bengil. Bebek sendiri merupakan kuliner yang sudah sangat populer dan identik dengan Bali. Tetapi lain halnya dengan bebek yang satu ini. Bebek bengil merupakan nama hidangan sekaligus nama dari restoran yang sudah berdiri sejak 1990 ini. Kenikmatan yang tiada tara akan didapatkan melalui Bebek bengil ini karena rasa yang dihadirkan sangatlah kuat dan memuaskan, karena makanan khas Bali ini memiliki kekuatan dalam proses pembuatannya yang melalui pengukusan demi terciptanya bumbu yang sangat meresap.

Bebek akan terlebih dahulu dikukus dengan bumbu dan rempah-rempah khas Indonesia lalu kemudian akan digoreng sampai kering dan garing. Tidak hanya itu, bebek bengil ini juga disajikan komplit dengan sambal matah serta nasi atau kentang tergantung selera dari penikmat. Perpaduan antara bebek yang lembut tapi garing, serta bumbu yang gurih tapi pedas dipastikan membuat kamu ketagihan.

2. Ayam Pelalah Bali yang Filosofis

Makanan khas Bali yang halal, ayam pelalah Bali
Nikmatnya ayam pelalah Bali yang kaya akan bumbu dan rempah-rempah
Sumber gambar: Official Instagram Bebek Bengil @bebekbengilrestaurant

Ayam pelalah Bali merupakan makanan khas Bali yang halal selanjutnya untuk wajib dicoba. Mungkin melalui namanya, hidangan ini terkesan tidak terlalu menarik. Hanya ayam dengan bumbu istimewa dari Bali, maka jadilah makanan khas Bali. Tetapi kamu akan menyesal sudah memiliki pemikiran tersebut, begitu mengetahui fakta berikut.

Dipercaya, bahwa bumbu Bali merupakan berkat dari dewa yang diterima oleh para Pandawa. Pandawa merupakan lima anak Pandu dalam kisah Mahabharata yang terdiri dari Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Masing-masing dari para Pandawa menerima berbagai rasa yaitu asin, sepat, pahit, pedas dan manis. Rasa-rasa tersebutlah yang menjadi bahan dasar untuk digunakan dalam bumbu Bali. Asin berupa kencur, sepat yaitu lengkuas, pahit terpancarkan dengan kunyit, pedas terproyeksi menjadi jahe, dan manis yang merupakan bawang merah dan bawang putih.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa makanan khas Bali adalah makanan dengan bumbu yang memiliki perpaduan kualitas dahsyat. Jikalau bosan dengan ayam yang kelewat biasa seperti ayam goreng atau ayam bakar, sebaiknya mulai mencari ayam dengan cita rasa filosofis alias ayam dengan olahan ala dewa.

3. Sate Kakul yang Eksotis

Makanan khas Bali yang halal, sate kakul
Sate kakul yang membuat perut keroncongan
Sumber gambar: Official Instagram Dapur Kobe @dapurkobe

Makanan khas Bali yang halal selanjutnya datang dari Ubud dengan hewan olahannya merupakan kelas moluska. Dengan bahan utama berupa siput, hidangan ini awalnya menuai banyak pro dan kontra. Nyatanya, ungkapan rasa tidak pernah bohong ternyata menemukan rumahnya. Diasumsikan sebagai makanan desa dan berasal dari siput-siput yang berkeliaran di sawah, hidangan ini seakan tidak terima untuk diremehkan begitu saja. Seiring dengan berjalannya waktu, perlahan tapi pasti makanan khas Bali yang halal ini naik kasta. Makanan ini menjadi hidangan favorit tidak hanya bagi warga Ubud, melainkan juga untuk turis lokal bahkan mancanegara terlebih Rusia dan Jepang.

Sate kakul ini biasa ditemani dengan nasi putih hangat, serta makanan khas Bali yang halal lainnya juga yaitu sop batang pisang. Dengan rasa pedas yang tidak nanggung-nanggung, rasa manis yang tipis tetapi melengkapi, daging siput yang kenyal, serta penampakan yang kecokelatan tetapi menggairahkan membuat hidangan ini memiliki perpaduan yang eksotis sempurna.

Itulah makanan khas Bali yang halal dan memiliki keunikannya masing-masing dengan sensasi yang meninggalkan kesan ciamik. Sobat traveladdict bisa menentukan ingin mencoba sensasi yang nagih, filosofis atau yang eksotis tergantung dengan suasana hati. Sejatinya, alangkah lebih baik dicoba semua, karena you are what you eat, so don’t be scrappy!