Saat jalan-jalan, yang paling tak mungkin kita lewatkan adalah kulinernya bukan? Dalam setiap perjalanan, kuliner punya peran yang besar untuk bikin momen traveling kita memorable. Di episode kali ini, traveladdict mau mengajak kamu ke negeri nun jauh tempat di mana sphinx berada; Mesir dan berkenalan dengan makanan khas Mesir.

Traveling ke Mesir bisa jadi pilihan kamu untuk next holiday nih, sahabat traveladdict. Mesir bukan hanya terkenal akan phyramids dan peradaban kunonya saja, tapi juga akan makanan yang menggugah dan kaya rasa.

Sebagai negeri yang beriklim panas dan dikelilingi oleh gurun pasir, makanan khas Mesir dibuat dengan rempah yang khas dan beragam agar dapat memberikan energi yang bertahan lama karena cuaca yang panas.

Sebelum melihat-lihat ada apa saja, kenali dulu yuk fakta makanan khas Mesir ini supaya lebih insightful. Setelah lebih kenal, travelingmu pun akan lebih membekas di hati dan ingatan.

Baca juga: Hotel Bintang 5 di Mesir, Bisa Liburan Mewah ala Anak Sultan!

Fakta Unik Makanan Khas Mesir

Roti Pipih Homemade adalah Makanan Favorit

Orang-orang mesir punya ikatan yang sama dengan roti seperti orang Indonesia dengan nasi. Roti menjadi makanan khas Mesir yang paling pokok. Sudah sejak dulu kala, mereka senang mengonsumsi roti, bahkan membuatnya sendiri alias homemade dengan bahan yang juga didapatkan sendiri adalah sebuah kebiasaan.

Roti pita atau pita bread adalah makanan khas mesir yang paling penting
Roti pita berbentuk pipih dengan tekstur luar krispi dan lembut di dalam. Sumber: Cookist

Ladang-ladang akan ditanami gandum yang akan ditumbuk untuk menjadi tepung dan dibuat roti. Roti orang Mesir punya ciri khas lho! Bentuknya pipih dan cenderung menyerupai adonan dasar ketika kita akan membuat pizza. Roti ini dikenal dengan nama roti pita. Unik bukan?

Sari Buah-buahan untuk Minuman Pengganti Air Putih

Tak hanya makanan khas Mesir, ada juga fakta minuman khas Mesir yang tak boleh terlewat. Masyarakat di sana senang menanam berbagai buah-buahan seperti delima, anggur, plum, dan rempah seperti jelai. Selain untuk dikonsumsi sebagai makanan, buah-buahan dan jelai juga akan diolah untuk dijadikan minuman semacam wine.

Pembuatan wine sebagai pengganti air pada saat Mesir kuno disebabkan oleh akses untuk mendapatkan air minum yang tak semudah sekarang, sehingga masyarakat Mesir tetap harus mencari cara agar mendapat minuman. Buah-buahan akan diambil sarinya dan disimpan di dalam botol untuk persediaan minum yang bisa bertahan lama dan menggantikan cairan yang dibutuhkan tubuh.

Bahan Makanan Ditanam dan Diolah Secara Homemade

Memang di mesir bisa menanam gandum untuk roti? Eits, jangan salah! Meskipun iklimnya panas, Mesir tetap punya daerah yang subur. Dikelilingi gurun pasir, faktanya Mesir masih dikaruniai sungai Nil yang mengalir sepanjang tahun untuk pengairan lahan dan ladang. Ladang tanaman di sekitar sungai adalah letak tanah paling subur karena dekat sumber air.

Setiap tahun, sungai Nil akan membanjiri lahan di sekitar dan menyisakan lumpur dan lempung yang pekat. Kedua elemen ini akan berperan penting untuk kesuburan tanah sehingga ladang akan menghasilkan tanaman yang baik karena nutrisi yang tercukupi. Di antara tanaman yang sering ditanam adalah gandum, jelai, buah-buahan, dan rempah.

Selain proses menumbuhkan tanaman yang organic, orang Mesir juga akan mengolahnya sendiri. Seperti saat membuat roti, setiap keluarga biasanya memiliki alat khusus untuk menghaluskan gandum sampai menjadi butiran tepung yang lembut untuk dibuat roti. Begitu pula dengan saus yang ada pada makanan, tomat atau paprika dan rempah lainnya diolah secara homemade.

13 Makanan Khas Mesir Terpopuler dan Unik

Umm Ali

Umm ali, makanan khas Mesir dengan cita rasa manis nan lembut
Umm ali paling enak disajikan dengan kacang pistachio dan dimakan selagi hangat.
Sumber: chefosama

Umm ali atau dibaca om ali dalam bahasa Arab Mesir berarti “ibunya Ali”. Sekilas mungkin terdengar seperti nama orang, tapi ternyata ini adalah jenis makanan khas mesir yang enak. Bercita rasa manis, umm ali banyak disajikan sebagai hidangan penutup oleh orang Mesir.

Menurut sejarah, makanan ini sudah ada sejak abad ke-13 dan pertama kali dibuat oleh istri dari Sultan Ezz El Din Aybak untuk perayaan kemenangan dan dibagikan untuk warga Mesir. Sejak saat itu, umm ali jadi terkenal dan sangat digemari.

Hidangan penutup ini pada dasarnya terbuat dari roti manis, susu dan gula. Dengan kata lain, umm ali adalah pudding rotinya orang Mesir. Atasnya biasa diberi taburan kacang-kacangan, kismis, dan kelapa lalu disajikan selagi hangat. Makanan khas Mesir pertama yang wajib kamu coba!

Ful Medame

Penasaran dengan sarapan orang Mesir? Kalau begitu, kamu harus kenalan dengan ful medame atau fūl. Makanan khas Mesir bernutrisi yang kaya akan fiber dan protein ini adalah santapan kesukaan yang biasa dijadikan sarapan.

Ful medame adalah makanan khas Mesir dengan tekstur seperti bubur kacang
Ful medame biasa dimakan dengan roti pita khas Mesir. Sumber: seriouseats

Dari teksturnya, santapan ini mirip seperti bubur. Bahan utamanya adalah kacang fava yang dimasak dengan minyak sayur dan garam. Kacang fava serupa dengan polong tapi lebih besar, dan di dalamnya terdapat kandungan yang baik untuk menjaga tumbuhmu seperti sumber protein dan mineral. Karena kandungan ini, sebelum beraktivitas, anak-anak di Mesir akan sarapan dengan ful medames.

Sebelum dimasak, kacang akan direndam semalaman kemudian dimasak berjam-jam dengan api kecil menggunakan ‘idra’ sampai cangkangnya terlepas dan kacang jadi lembut. Cara menyantapnya biasa disajikan bersama dengan roti pita, telur, dan keju.

Karena memasak kacang fava membutuhkan waktu yang lama, di Mesir banyak dijual ful medames dalam bentuk kalengan agar siapa pun bisa memasaknya dengan mudah. Bisa diinovasikan dengan sandwich juga lho, oleskan di atas roti seperti selai kacang. Mungkin kamu mau coba?

Falafel (Ta’meya)

Makanan khas Mesir selanjutnya adalah falafel atau ta’meya. Ini adalah semacam makanan tambahan yang biasa ada di tengah piring sarapan orang Mesir. Disajikan bersama dengan roti pita, telur, keju, dan pasta kacang khas Mesir. Meskipun biasa disajikan bareng makanan lain, falafel bisa ditemukan juga sebagai main course.

Falafel tradisional sering dibuat dengan kacang Arab, sementara falafel Mesir dibuat menggunakan kacang fava sebagai bahan utamanya. Sebelum dimasak, kacang akan direndam terlebih dahulu semalaman agar lebih lembut, kemudian dihaluskan dengan pengolah makanan sampai halus.

Falafel, makanan khas Mesir yang mirip gorengan
Falafel, si gorengan kacang bulat yang gurih dan mengenyangkan.

Kacang fava yang sudah dihaluskan kemudian dicampur dengan kombinasi lain yang segar seperti bawang putih, bawang bombay, parsley, cilantro dan bawang perai. Setelah semua bahan diaduk, lalu diberi rempah seperti ketumbar, lada bubuk, garam, bubuk cabai, paprika dan cumin agar semakin menambah rasa. Bentuk adonan menjadi bulat, kemudian digoreng! Mudah dan bisa buat di rumah.

Koshari

Koshari sering ditemukan dalam perayaan besar di Mesir
Lapisan kosari yang disiram saus merah khas Mesir. Sumber: helloworldmagazine

Selanjutnya ada koshari, main course yang spesial dari negeri pyramids. Saking terkenalnya, makanan ini bisa disebut sebagai makanan nasional dan hampir selalu dicari oleh para wisatawan saat traveling ke Mesir. Makanan khas Mesir ini juga sering ada di pertemuan-pertemuan penting. Ini tak mengherankan karena porsinya yang besar.

Kepopuleran koshari dapat kamu buktikan di jalanan kota yang terdapat restoran dan kedai makanan khas Mesir, selalu ada di list menu. Disajikan dengan porsi sepiring penuh, koshari jelas mengenyangkan dan harga jualnya pun  cukup terjangkau. Cocok banget untuk mengatasi lapar saat sedang jalan-jalan!

Meskipun plattingnya terlihat berantakan, makanan ini terdiri dari bahan yang bernutrisi dan mengenyangkan lho! Susunan penyajiannya dimulai dengan nasi, kemudian pasta macaroni, kacang lentil dan kacang Arab. Setelah itu ditaburi goreng bawang bombay, lalu diberi saus kental merah dan saus asam manis.

Kalau sahabat traveladdict mencari makanan yang unik, kaya rasa, sekaligus mengenyangkan, koshari wajib jadi nomer satu! Selain itu, makanan ini mudah sekali ditemukan di sudut-sudut kota. Recommended!

Shawarma

Shawarma mungkin adalah makanan khas Mesir yang paling sering kita dengar. Kamu juga mungkin pernah mencobanya sekali waktu. Secara keseluruhan, bentuknya tak jauh beda dengan kebab. Tak asing bukan? Keduanya memang masih satu keluarga, karena shawarma adalah varian dari kebab yang dagingnya dipanggang secara vertikal.

Termasuk kuliner tradisional Mesir, shawarma justru terinspirasi dari makanan khas Yunani. Di yunani, makanan ini biasa disebut gyros, bahannya pun hampir serupa. Isian utama shawarma adalah daging ayam atau daging sapi yang dimarinasi dengan bumbu ala Timur Tengah dan dipanggang dengan lemak yang meleleh.

Daging untuk shawarma dipanggang dengan besi panjang vertikal
Begini cara orang Mesir memasak daging untuk shawarma, disusun dengan besi yang vertikal memanjang. unik ya? Sumber: deccanherald

Yang unik dari shawarma adalah cara pemanggangan dagingnya yang dililit pada besi vertical. Daging ini kemudian diiris tipis dan di atas selembar roti pita disusun bersama dengan sayuran seperti zucchini, tomat dan selada. Penyajiannya biasa disandingkan dengan tahini dan saus bawang putih.

Meskipun termasuk ke dalam makanan cepat saji, shawarma adalah pilihan yang lebih sehat daripada fast food. Harganya yang murah pun cocok banget dijadikan pilihan saat ingin santapan yang ringan dan tetap mengenyangkan.

Konafa

Yang satu ini adalah ratunya manisan dari Mesir; konafa! Terbuat dari potongan kunafa yang diurai, diisi dengan krim manis atau keju, dipanggang dan disantap dengan sirup. Agar tambah spesial, kacang pistachio juga sering ditaburkan di atasnya.

Kunafa adalah hadiah untuk kamu yang sweet tooth
Sajian spesial untuk kamu yang seorang sweet tooth! Sumber: Arabacademy

Untuk kamu yang seorang sweet tooth, memilih kunafa saat traveling ke Mesir tak akan mengecewakan. Karena rasanya yang spesial, makanan khas Mesir ini sering disantap saat perayaan hari besar. Kamu akan sering melihat kunafa pada saat perkumpulan dalam merayakan bulan Ramadan atau tahun baru Islam.

Bukan Mesir saja yang punya kunafa, negara lain seperti Suriah dan Turki pun punya makanan serupa. Di Mesir sendiri ada varian kunafa Suriah yang bisa kamu temukan di pinggir jalan dengan rasa yang sama lezatnya seperti di restoran.

Mahshi

Mahshi adalah makanan favorit orang Mesir dan sering divariasikan. Karena bahan utamanya berupa sayuran, makanan ini sangat cocok untuk para wisatawan yang vegetarian. Mahshi adalah santapan yang wajib kamu coba karena rasanya yang punya sensasi unik di lidah dari daun anggur.

Mahshi, kuliner khas Mesir yang bercita rasa unik
Terlepas dari bentuknya yang unik, mahshi sukses memikat banyak wisatawan yang datang ke Mesir lho! Sumber: amwhatieat

Pada dasarnya, mahshi tradisional terbuat dari pilihan berbagai sayuran seperti zucchini, terong, paprika, tomat, selada, dan daun anggur (mirip dengan dolma khas Yunani). Isiannya berupa nasi, tanaman herbal seperti parsley dan cilantro, serta saus tomat dengan rempah.

Untuk mahshi yang dibuat di zaman sekarang, beberapa orang sangat suka menambahkan potongan daging sapi yang sudah dibumbui untuk rasa yang lebih nikmat. Namun, kalau kamu ingin yang pure plant-based, maka bahan-bahan tradisional saja sudah cukup. A must try!

Macaroni Béchamel

Macaroni béchamel adalah makanan rumahan orang Mesir nih, sahabat traveladdict! Meskipun makanan rumahan, rasanya dijamin tetap spesial dan lezat, tak kalah dengan makanan khusus perayaan. Kamu tentu tau lasagna atau mac n cheese bukan? Nah, makanan khas Mesir ini tak jauh beda dengan keduanya.

macaroni béchamel dengan saus yang menggugah, lezat sekali
Sulit menolak sepiring macaroni béchamel yang menggugah ini bukan? Sumber: tarasmulticulturaltable

Macaroni béchamel terbuat dari pasta rigatoni sebagai bahan utama. Sederhananya, makanan ini adalah pasta yang disusun dengan daging cincang dan saus, lalu dipanggang. Daging yang sudah dicincang biasanya ditumis terlebih dahulu dengan bawang bombay, lalu dioles saus tomat dan terakhir, tentu saja saus béchamel.

Saus béchamel menjadi bahan paling istimewa dalam makanan khas Mesir ini. Saus ini berwarna putih dan berasal dari Prancis. Membuatnya pun terbilang mudah karena menggunakan bahan yang sering kita temukan seperti susu, mentega dan tepung terigu. Kalau kamu ingin menambahkan keju atau bumbu yang lain, boleh juga!

Makanan rumahan ini cukup mudah untuk dibuat dan bisa disajikan kapan saja, termasuk saat berkumpul untuk merayakan hari yang spesial. Disajikan hangat dengan saus béchamel yang meleleh, hmmm..siapa yang akan menolak?

Fattah

Fattah adalah sajian besar khas Mesir yang selalu ada saat kumpulan
Fattah tak pernah ketinggalan saat ada kumpulan besar. Sumber: egyptjoy

Fattah, makanan khas Mesir ini berumur panjang dan merupakan jenis sajian istimewa. Santapan ini sajiannya mirip dengan nasi khas Timur Tengah seperti nasi mandhi. Dalam satu wadah besar, ada nasi dan roti pita yang dikelilingi dengan daging dan saus cuka.

Fattah sudah ada sejak zaman Mesir Kuno dan sering disajikan saat hari besar seperti hari eid al adha di mana keluarga dan saudara akan berkumpul. Pada saat spesial seperti ini, biasanya daging yang akan digunakan adalah daging domba. Sedangkan untuk santapan sehari-hari umumnya menggunakan daging sapi.

Kalau ke restoran makanan khas Mesir dan ingin mencoba fattah, kamu tinggal minta tunjukan saja menu dengan isian daging yang kamu inginkan. Lezat dan mengenyangkan!

Roz bil Laban

Roz bil laban artinya adalah nasi dan susu. Makanan ini adalah versi Mesirnya pudding nasi. Yup, kamu tak salah baca. Dalam hidangan ini, nasi menjadi bahan utama dan dikombinasikan dengan susu serta kismis dan kacang-kacangan seperti pistachio.

roz bil laban adalah puding nasi khas Mesir
Puding nasinya Mesir nih, tertarik coba? Sumber: dynasegyptiancooking

Cara membuat makanan khas Mesir ini adalah dengan memasak nasi dalam rendaman susu atau terkadang krim ashta. Krim ashta adalah krim khas orang Arab yang terbuat dari krim dicampur dengan air bunga mawar dan perasan bunga jeruk. Setelah nasi menjadi lembut seperti bubur, barulah diberi topping.

Rasanya yang tak macam-macam dan manis cenderung mudah diterima oleh wisatawan dari berbagai negara meskipun baru pertama kali mencoba. Kamu mau jadi yang selanjutnya?

Sahlab

sahlab adalah susu yang bisa bikin kamu berenergi lagi karena dicampur rempah unik
Sahlab yang manis dan bisa menghangatkan tubuhmu. Sumber: food.com

Sebetulnya yang satu ini lebih cocok dibilang minuman, tapi karena kental dan bertekstur, masih bisa termasuk ke dalam makanan khas Mesir bukan? Minuman yang bercita rasa manis ini jadi favorit banyak orang karena bisa memberikan efek menghangatkan untuk tubuh.

Sahlab terbuat dari susu hangat dengan campuran bubuk akar bunga anggrek. Bubuk inilah yang akan berperan penting dalam membuat tekstur sahlab jadi lebih kental dan kaya rasa. Di atasnya biasa diberi taburan kacang pistachio, kelapa parut, sedikit kayu manis, dan kismis! Sahlab bisa bikin kenyang meskipun hanya disajikan dalam wadah gelas.

Di Mesir sendiri, sahlab sangat digemari dan bahkan banyak diproduksi dalam bentuk sachet. Di dalamnya sudah termasuk perasa vanilla, gula, dan kayu manis. Kalau ingin mencoba yang sachet, kamu bisa berinovasi sesukamu dengan topping yang digemari seperti buah strawberry atau pisang. Rasanya dijamin membuat tubuhmu lebih berenergi untuk kembali jalan-jalan.

Molokhia

Molokhia atau mulukhiya adalah sup khas Mesir yang berwarna hijau pekat. Beberapa dari kamu mungkin ada yang sudah merasa tak cocok dengan penampilannya. Namun, molokhia termasuk ke dalam makanan pokok favorit yang sudah ada sejak zaman pharaoh di Mesir kuno, beratus-ratus tahun ke belakang.

Warna hijau dalam sup ini diperoleh dari daun molokhia atau Jew’s mallow sebagai bahan utama. Daun molokhiya akan dicacah kemudian direbus dengan air kaldu, kemudian diberi tumis bawang putih dan rempah seperti ketumbar. Air kaldu yang biasa digunakan adalah kaldu sapi atau ayam.

sekilas molokhiya memiliki bentuk yang mirip seperti sup bayam
Sup hijau kental favoritnya orang Mesir. Sumber: homeisakitchen

Saat disantap bersama keluarga, orang Mesir biasa menambahkan roti dan potongan daging sapi. Di acara yang melibatkan lebih banyak orang berkumpul, daging domba akan dipilih untuk menjadi bahan tambahan. Terlepas dari warna supnya yang membuat sebagian orang enggan mencoba, makanan khas Mesir ini bercita rasa gurih dan baik untuk memulihkan energi. Kamu berani mencoba?

Feseekh

Feseekh ini makanan khas mesir yang unik dan agak ekstrem
Makanan khas Mesir favorit tapi ekstrem karena baunya yang menyengat. Sumber: bbc

Makanan khas Mesir yang ini bisa dibilang agak ekstrem. Kenapa? Karena feseekh atau fesikh adalah kuliner tradisional Mesir yang memiliki rasa dan bau yang menusuk hidung. Hal ini karena bahan dasar yang berupa ikan dan cara pembuatannya yang tak biasa. Meskipun begitu, orang Mesir justru sangat suka dengan makanan ini.

Ikan yang biasa digunakan untuk membuat feesekh adalah ikan belanak. Dulunya, ketika sungai Nil sedang surut, ikan-ikan ini akan bermunculan ke permukaan. Tubuh ikan yang kering untuk waktu yang lama berlumuran dengan garam yang terbawa dari laut. Orang Mesir kuno kemudian mencoba untuk menjadikan ikan ini sebagai santapan dan jadilah ia dikenal dengan feseekh.

Cara pembuatannya yang unik dengan mengawetkan ikan yang dilumuri garam membuat bau makanan khas Mesir ini menyengat. Kalau kamu mau mencoba, pastikan tahu betul feseekh yang disajikan diolah dengan bersih dan menggunakan kadar garam yang cukup agar tak berisiko buruk. Ada rekomendasi nih, orang Mesir suka makan feseekh yang diolah oleh fasakhani atau ahlinya sehingga dijamin aman!

Ada 13 pilihan makanan khas Mesir yang sudah dirangkum oleh Traveladdict, kamu mau coba yang mana? Saat traveling ke Mesir dan mengeksplor kulinernya, jangan ragu untuk bertanya dan memastikan apakah kamu bisa mengganti bahan tertentu sesuai kesukaanmu. Dengan mengenal fakta uniknya juga, santapan yang kamu coba akan lebih bermakna.