Apakah kamu tahu kalau negara Vatikan ini terkenal memiliki banyak museum? Museum di Vatikan sendiri terkenal memiliki konsep arsitektur khas Eropa pertengahan khususnya zaman romawi dan tentunya menyimpan berbagai hal-hal menarik seperti seni lukis dan seni rupa nan indah yang memiliki nilai tinggi. Selain wisata religi, tentunya ada berbagai macam tempat yang menyajikan wisata edukasi dan seni kontemporer yang ada di Vatikan, dan tentu saja tempat-tempat tersebut akan banyak ditemukan pada sebuah museum.

Vatikan sendiri adalah sebuah negara kecil yang berada di bagian barat kota Roma, Italia dan sering disebut juga sebagai sebuah negara dalam negara yang tentunya juga memiliki sejarah yang panjang. Vatikan dipimpin oleh seorang Paus atau The Holy Father yang menjadi pemuka agama tertinggi dalam agama Katolik, Paus memerintah Vatikan melalui sistem pemerintahan yang bernama ‘Tahta Suci’ atau bisa juga disebut The Holy See

Seperti yang banyak diketahui khalayak umum, Vatikan sendiri terkenal sebagai sebuah ‘tanah suci’ bagi orang Katolik karena disanalah tempat The Holy Father atau seorang Paus berada, wisata yang ada disini juga umumnya menawarkan wisata religi ataupun hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan agama Katolik, namun tidak hanya menyimpan berbagai tempat bersejarah, namun destinasi wisata edukatif terkenal seperti Vatican Museum yang terdiri dari kumpulan museum-museum seni yang ada di Vatikan ini ternyata cukup menarik untuk ditelusuri lho, untuk itu mari simak 4 museum di Vatikan yang wajib banget untuk kamu kunjungi ketika berlibur kesini!

1. Vatican Museum

Museum terbesar di Vatican City atau Holy See
Salah satu spot menarik yang ada di Vatican Museum.

Museum di Vatikan yang terbesar dan paling populer adalah Vatican Museum, tidak mengherankan jika museum ini menjadi salah satu destinasi wisata populer dan selalu ramai akan pengunjung, pasalnya, museum ini memiliki koleksi-koleksi seni bernilai tinggi serta dikenal memiliki arsitektur bangunan yang menawan. Museum ini dibangun oleh Paus Julius II pada abad ke 16. Pada dasarnya, Vatican Museum ini adalah sebuah museum kesenian yang terdiri dari kumpulan museum-museum dengan total mencapai 54 museum dan juga berisi total 1400 ruangan, chapel dan galeri yang semuanya menghadirkan fungsi dan nuansa yang unik dan menarik. Dikatakan juga bahwa Vatican Museum memiliki koleksi seni terbesar di dunia yang mempunyai panjang hingga 9 mil yang bahkan jika dihitung panjangnya dikatakan bisa membungkus dinding yang mengelilingi Vatikan.

Di antara museum-museum yang menjadi bagian dari Vatican Museum dan begitu populer meliputi; Museum Sejarah Vatikan, Museo Gregoriano Egiziano, Museo Gregoriano Etrusco, Museo Chiaramonti dan Museo Pio-Clementino. Selain itu ada banyak spot-spot menarik di museum ini yang bagus banget buat foto-foto dan belajar seni! Bahkan beberapa seniman ternama seperti Michelangelo dan Raffaello Sanzio da Urbino atau dikenal sebagai Raphael berkontribusi langsung dalam proses dekorasi di beberapa spot populer di Museum ini yaitu di Sistine Chapel dan Stanze della Segnatura.

Vatican Museum buka setiap hari dari jam 9 pagi hingga jam 4 sore, namun mengingat tempat ini yang cukup besar dan populer serta animo wisatawan yang datang berkunjung perlu diketahui menurut peraturan yang ada bahwa museum ini harus sudah dikosongkan sekitar jam 6 sore. Tercatat pada tahun 2020 museum ini memiliki total kunjungan sekitar 1.300.000 kunjungan.

2. Gregorian Egyptian Museum

Museum bersejarah di Vatikan
Koleksi yang ada di Gregorian Egyptian Museum, terlihat sekali nuansa Mesir kuno yang dominan. Source: Google

Museum di Vatikan selanjutnya adalah Gregorian Egyptian Museum, museum ini didirikan pada tahun 1839 atas usul dari Paus Gregorius XVI dan masih merupakan bagian dari Vatican Museum. Museum Mesir Gregorian memiliki kurang lebih sembilan kamar dengan gaya arsitektur yang khas dengan tata ruang berbentuk  setengah lingkar (Hemicycle) yang cukup luas dan terbuka hingga ke “Niche of the Pinecone” sebuah teras yang berisi berbagai koleksi seni patung-patung berada.

Sementara itu kamar-kamar yang digunakan sebagai ruangan showcase ini diambil dari bekas apartemen dan tempat peristirahatan Pius IV, di Istana Belvedere Innocent VIII, pada awalnya dikuratori oleh Pastor Luigi Ungarelli, seorang ahli Mesir kuno terkemuka dan murid Ippolito Rosellini. Berbagai ornamen-ornamen khas dan gaya arsitektur yang cantik dimaksudkan untuk mempertegas nuansa Mesir dalam tempat ini seperti yang ada di lingkungan Sungai Nil.

Koleksi yang ada disini juga sangat menarik dan memiliki citarasa khas seperti di wilayah Mesir pada umumnya dengan material yang juga dipengaruhi oleh Mesir Romawi. Memang, ada beberapa monumen kuno yang dibawa ke Roma atas dasar perintah kaisar pada saat itu untuk memperindah bangunan, seperti kelompok patung Taman Sallust (Horti Sallustiani) yang sekarang ditampilkan di bagian Hemicycle.

Disini juga terdapat sebuah koleksi khas Mesir yang diproduksi Romawi, yang sekaligus menjadi bukti penting dalam sejarah budaya Firaun, seperti yang ditemukan di Villa Hadrian di Tivoli. Sementara pada tahun 1970-an ada beberapa ruangan yang dikhususkan untuk menyimpan artefak-artefak dari budaya Timur Kuno yang diperuntukkan agar dapat memperkaya koleksi pada masa itu

3. Chiaramonti Museum

Chiaramonti Museum di Vatican
Karya seni patung yang ada di Chiaramonti Museum, salah satu bagian dari The Vatican Museum. Source: Vatican Museums

Museum Chiaramonti merupakan sebuah museum di Vatikan yang terletak di loggia panjang yang menghubungkan Istana Belvedere kecil dengan Istana Vatikan, museum ini juga masih merupakan salah satu dari Vatican Museum. Nama dari museum ini diambil dari Paus Pius VII Chiaramonti sekaligus menandai menjadi periode yang sangat dramatis dalam sejarah Koleksi Vatikan. Koleksi di museum ini memiliki sejarah panjang mulai dari Perjanjian Tolentino (1797) dimana Napoleon memerintahkan Negara Kepausan untuk menyerahkan sebagian besar mahakarya di Museum Pio Clementino ke Prancis.

Kemudian pada kongres Wina (1815) dan seorang pematung, Antonio Canova, membawa kembali hampir semua sisa-sisa patung yang ada. Melalui kampanye besar pembelian barang antik Romawi dan dari orang-orang yang secara aktif menggali situs di Negara Kepausan, museum baru dibuka kembali pada tahun 1806. Penataan museum dipimpin oleh Canova sendiri yang bertujuan untuk menampilkan keindahan dari three sisters art yang dimaksudkan untuk penataan yang terstruktur seperti patung, arsitektur, dan lukisan. 

Penataan pun dilangsungkan secara ketat untuk menghindari pengisolasian mahakarya penting sehingga mengantisipasi perbandingan dengan karya-karya kecil yang berada di sekitarnya, hal ini untuk menegaskan pengaruh ide-ide Quatremère de Quincy yang menentang sekuestrasi Prancis yang menganggap bahwa karya seni hanya dapat benar-benar dipahami jika mereka dipajang di tempat semestinya dan bersama-sama dengan karya lain yang kualitasnya lebih buruk. Museum Chiaramonti memiliki lebih dari seribu koleksi patung antik yang dipamerkan. Museum di Vatikan ini menyimpan begitu banyak koleksi penting dari berbagai koleksi patung-patung zaman Romawi yang tentunya kaya akan seni dan sejarah.

4. Gregorian Etruscan Museum

Museum bersejarah di Vatikan
Gregorian Etruscan Museum adalah salah satu Museum Bersejarah di Vatikan. Source: Pinterest

Museum ini menjadi salah satu dari 54 museum yang menjadi bagian dari The Vatican Museum. Museum bersejarah ini diresmikan pada 2 Februari 1837 dan diprakarsai oleh Paus Gregorius XVI. Museum ini adalah salah satu museum pertama yang secara jelas mendedikasikan diri sebagai tempat barang-barang koleksi antik yang berasal dari peninggalan bangsa Etruria. Sebagian besar koleksi yang didapat ditujukan untuk pelestarian artefak yang ditemukan dan digali dalam situs-situs penggalian terpenting selama bertahun-tahun lamanya yang berlokasi di kota-kota penting Etruria kuno yang saat itu juga merupakan bagian dari wilayah Negara Kepausan. Karya-karya yang berada di sini tentu memiliki sejarah panjang serta bernilai tinggi, tak heran jika para pecinta seni dibuat kagum jika berkunjung kesini.

Itulah ulasan informatif mengenai 4 museum yang ada di Vatikan! Semoga dapat memberi pencerahan untuk referensi liburan kamu selanjutnya ya! 

Baca Juga: 3 Museum yang Cocok Banget Nih! Buat Kamu yang Menyukai Objek Wisata Sejarah