Museum nasional di Albania yang akan dibagikan dalam artikel ini adalah Museum Sejarah Nasional Albania. Albania adalah negara di Eropa selatan, terletak di bagian barat Semenanjung Balkan di Selat Otranto, pintu masuk selatan ke Laut Adriatik. Ibukotanya adalah Tirana (Tiranë). Ada banyak pilihan destinasi wisata di Albania. Mulai dari wisata alam: gunung, pantai, taman nasional dan wisata bersejarah: kastil, serta museum-museum.

Sebagian museum di Albania terletak di kastil-kastil dan sebagiannya lagi merupakan museum nasional yang menyimpan banyak koleksi barang-barang bersejarah. Untuk museum nasional sendiri, Albania memiliki Museum Sejarah Nasional Albania dengan 7 paviliunnya yang menyimpan berbagai ilmu pengetahuan tersendiri. Untuk kalian yang suka traveling sambil belajar, catat ya!

Baca juga: 6 Langkah Menggunakan Bus di Singapura: Panduan Bagi Kalian yang Baru Tiba di Negeri Singa

Diresmikan pada tahun 1981, Museum Sejarah Nasional Albania adalah museum nasional terpenting dan terbesar di negara ini. Museum nasional ini terletak di Skanderbeg Square, Tirana. Museum Sejarah Nasional dikenal dengan bagian depan gedungnya yang ikonik, yang menampilkan mosaik raksasa berjudul “Albania” (itulah Shqipëria, dalam bahasa Albania). Mosaik tersebut merepresentasikan pahlawan kelas pekerja yang dihormati. Dengan mengesankan, mosaik tersebut menyambut pengunjung saat tiba, dan menjadi gambaran untuk apa yang tersimpan di dalam museum.

Museum ini menyimpan sekitar 5,000 koleksi artefak di bidang linguistik, arkeologi, etnografi, kartografi, arsitektur, dan warisan budaya yang berhubungan dengan sejarah Albania. Koleksi-koleksi artefak tersebut berasal dari periode yang relatif lama, mulai dari tahun 4000 SM hingga paruh kedua abad 20.

Museum Sejarah Nasional Albania berperan penting dalam melindungi identitas nasional untuk dikenalkan kepada semua wisatawan, baik nasional maupun internasional. Maka, melalui Museum Sejarah Nasional ini, semua pengunjung museum bisa mendapatkan banyak sekali pengetahuan sejarah Albania.

Museum nasional ini terbagai menjadi beberapa paviliun yang masing-masing memamerkan koleksi dari kategori yang berbeda. Melalui paviliun-paviliun ini, Museum Sejarah Nasional menampilkan periode paling menarik dan signifikan dari sejarah Albania, yang pasti akan membuat setiap pengunjung terkagum-kagum.

Baca juga: Mengenal Olahraga Nasional Afganistan, Buzkashi dan 5 Hal Menarik Tentangnya

Paviliun-paviliun Museum Sejarah Nasional, Museum Nasional Terbesar di Albania

1. Paviliun Purbakala

Paviliun purbakala menyimpan benda-benda paling berharga dari semua Paviliun di Museum Sejarah Nasional. Di sini, dipamerkan sekitar 400 objek dari Zaman Perunggu, yang memulai kisah asal Albania dan menonjolkan yang terbaik dari seni klasik era tersebut. Karya seni yang paling luar biasa dari paviliun ini tanpa diragukan lagi adalah mosaik ikonik “Beauty of Durrës”, mosaik tertua di Albania yang berasal dari abad ke-4 SM. Batu kerikil warna-warni, dalam berbagai bentuk dan ukuran, menggambarkan seorang wanita cantik. Karya seni ikonik lainnya di era yang sama adalah “Dea of ​​Butrint”. Ada banyak replika patung marmer ini di seluruh Albania.

Mosaik Beauty of Durrës di paviliun purbakala. Source
Patung marmer Dea of ​​Butrint di paviliiun purbakala. Source

Baca juga: Museum Geologi Bandung: Wisata Edukasi Hanya 3000 Rupiah, Fascinating dan Fantastic

2. Paviliun Medieval

Paviliun medieval dibagi menjadi dua ruangan, memamerkan karya-karya dari periode yang agak lama, masing-masing dari abad ke-4 hingga ke-15. Koleksi yang paling menarik adalah “Epitaph of Gllavenica”, sehelai sutra indah yang dibordir dengan benang emas dari abad ke-14. Artefak lain di sini berupa bentuk benda-benda yang dibuat secara tradisional, serta koin dan lambang Albania yang bersejarah.

Kain sutra Epitaph of Gllavenica di paviliun medieval. Source

3. Paviliun Renaisans Nasional

Paviliun Renaisans Nasional menggambarkan waktu kebangkitan nasional Albania.

4. Paviliun Kemerdekaan

Paviliun Kemerdekaan menggambarkan era proklamasi Albania sebagai republik pada tahun 1912.

Proklamasi kemerdekaan Albania tahun 1912. Source

Baca juga: 8 Museum Unik Di London

5. Paviliun Ikonografi

Paviliun ini merupakan yang paling estetis. Disini ditampilkan koleksi 65 ikon kaya warna dari tokoh-tokoh ikonografi Albania yang paling terkenal. Onufri yang terkenal, putranya Nikolla dan Onufër Qiprioti. Paviliun ini juga memamerkan lebih dari 250 objek budaya yang berasal dari berbagai wilayah Albania.

Patung Onufri, seorang tokoh ikonografi Albania yang paling terkenal. Source

6. Paviliun Perang Dunia II

Paviliun Perang Dunia II memamerkan koleksi besar lebih dari 200 objek dan artefak.

7. Paviliun Komunisme

Paviliun Komunisme yang baru diperkenalkan ini, dengan sekitar 130 objek yang berasal dari periode dari 1944-1991 mengingatkan kembali era tersebut.

Baca juga: 5 Museum Terbaik Di Paris, Dari Yang Klasik Hingga Kontemporer

Bagi kalian yang mencintai ilmu sejarah, pasti akan sangat betah berlama-lama menghabiskan waktu di museum ini jika kapan-kapan traveling ke Albania.