Salah satu museum terkenal di dunia yang sering kali menarik wisatawan untuk berkunjung adalah Museum Vatikan. Tetapi, nggak banyak orang tahu kalau Vatican Museum lokasinya bukan hanya berada di negara Vatikan maupun Italia, melainkan termasuk juga ke dalam wilayah Holy See atau yang dalam bahasa Indonesianya disebut Takhta Suci.

Bahkan banyak orang yang mengira bahwa Vatikan dan Takhta Suci adalah satu negara, apalagi mereka sama-sama dipimpin oleh Paus Fransiskus. Perbedaan utamanya adalah Vatikan merujuk pada suatu negara, sedangkan Holy See merujuk ke suatu wilayah di bawah pemerintahan Paus Fransiskus, yang meliputi Vatikan dan seluruh Gereja Katolik di dunia. Oleh karena itu, Vatican Museum yang berada di wilayah Vatikan juga termasuk ke dalam bagian Holy See. Unik banget ya!

Nah, selain satu fakta menarik tersebut, ada beberapa informasi lain yang kamu musti paham saat berkunjung ke sana. Mengutip dari website resmi Vatican Museum, kami telah merangkum 3 hal penting yang kamu harus ketahui sebelum datang ke sana. Simak aja langsung di daftar berikut ini ya!

Baca Juga: Liburan Bersejarah! Inilah 5 Museum di Dominican Republic yang Harus Kamu Kunjungi

Tujuan dan Sejarah Museum

Lukisan di Museum Vatikan

Museum Vatikan didirikan dengan tujuan penginjilan. Mengutip dari Wikipedia, definisi dari penginjilan sendiri adalah praktik menyampaikan informasi tentang set tertentu dari kepercayaan kepada orang lain yang tidak memegang keyakinan itu. Penyebaran agama Katolik dilakukan melalui seni, mulai dari musik, arsitektur, pahatan, dan lukisan. Cara-cara tersebut dianggap ampuh terutama pada abad pertengahan dimana banyak orang belum bisa membaca. Salah satu contoh pengajaran agama terdahulu dilakukan menggunakan media pahatan batu untuk nantinya mereka pelajari dan observasi bersama. Setelah itu, tugas gereja lah yang harus menginterpretasikan karya-karya seni agar lebih mudah dipahami.

Aturan Memasuki Museum

Pengunjung Museum Vatikan di tangga dalam museum
  • Dilarang mengenakan pakaian tanpa lengan atau model low-cut, celana pendek di atas lutut, rok mini, dan topi
  • Koper, payung berukuran besar maupun kecil, spanduk, pisau dan gunting disimpan di ruang penitipan (tidak memungut biaya)
  • Dilarang membawa hewan peliharaan, kecuali anjing penuntun tuna netra
  • Jangan menyentuh karya seni apapun di dalam museum
  • Dilarang menelpon selama berada di ruang pameran
  • Tidak berisik dan tetap tenang selama berada di dalam museum
  • Dilarang menggunakan pengeras suara, khususnya untuk kamu yang berkunjung dengan grup tur

Peta

Suasana di dalam Museum Vatikan

Dikarenakan lokasinya sangat luas, sebagai pengunjung kamu disarankan untuk melihat peta Museum Vatikan dan merencanakan kunjunganmu agar tersusun rapih sebelum datang ke sana. Kamu bisa mengunduh peta Museum Vatikan di sini.