Paspor adalah sebuah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat berwenang di suatu negara, berisi identitas asli pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara. Paspor menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi jika akan melakukan perjalanan wisata antar negara.

Paspor Indonesia
source image :sibukliburan.id

Paspor Juga bisa di gunakan sebagai alat untuk pergi berwisata maupun untuk bekerja.

Fungsi paspor

  • Paspor Memiliki fungsi yaitu sebagai tanda bukti yang identitas yang sah dari pemegang saat berada di luar negara asal .

Masa berlaku Paspor

  • Kurang dari enam bulan haraus diganti menurut Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2012 tentang Keimigrasian

Adapun jenis-jenis paspor sebagai berikut:

  1. Paspor biasa adalah Surat Perjalanan Republik Indonesia yang diberikan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan melakukan perjalanan ke luar atau masuk wilayah Negara Republik Indonesia.

Paspor berjenis biasa ini memiliki dua jenis lainnya yaitu paspor biasa non elektronik, dan paspor elektronik. Letak pembeda paspor ini adalah pada chip paspor elektronik. Paspor non elektronik tidak mempunyai chip.

  • Paspor Diplomatik Paspor diterbitkan bagi warga negara Indonesia yang akan melakukan perjalanan keluar wilayah Indonesia dalam rangka penempatan atau perjalanan tugas bersifat diplomatik.
  • Adapun jenis paspor ini sudah diatur atas dasar hukum UU 6/2011 tentang Keimigrasian, dan PP 31/2013 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang nomor 6 tahun 2011. Paspor ini biasa digunakan oleh pegawai negeri sipil, anggota TNI/Polri, dan anggota DPR, DPD, MPR.
  • Paspor Dinas paspor pada dasarnya hampir sama dengan paspor diplomatik dalam hal pengajuan permohonan. Paspor Dinas diterbitkan bagi warga negara Indonesia yang akan melakukan perjalanan keluar wilayah Indonesia dalam rangka penempatan atau perjalanan dinas yang tidak bersifat diplomatik. source : https://bit.ly/3mJvDMX

E-Paspor

adalah adalah jenis paspor yang memiliki data biometrik sebagai salah satu unsur pengaman paspor tersebut. Data biometrik ini disimpan dalam bentuk chip yang tertanam pada paspor tersebut. Paspor jenis ini telah digunakan di beberapa negara, antar lain Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Amerika Serikat, Australia, Inggris, Jepang, Selandia Baru, Swedia, dan negara-negara lainnya.

                Paspor elektronik atau e-paspor memiliki manfaat lebih daripada paspor non-elektronik. Chip nya itu bisa dipakai untuk antrean autogate di bandara -bandara , jadi tanpa perlu mengantri di counter-counter imigrasi, pemegang paspor hanya scan saja di mesin.

Perbedaan Paspor dan e- paspor

Bentuk Fisik

Paspor Memiliki bentuk fisik yaitu warna sampul hijau , dan dimensi ukuran 9 x12.5 cm

“e-paspor “ memiliki bentuk fisik sama warna sampul hijau , dan memiliki sebuah chip yang berada di bawah dari halaman depan.

e-paspor memiliki fungsi yang sama dengan paspor , tapi perbedaanya terletak pada kelengkapan data dan tingkat akurasi yang tercantum didalamnya.

Paspor akan diperiksa secara manual halaman demi halaman oleh pihak imigrasi suatu negara.

Pemeriksaan dan Penyimpanan

e-paspor lebih mudah pemeriksaannya yaitu dengan scan data biometrik yang ada pada halaman depan paspor. Beberapa negara telah menyiapkan gate otomatis bagi pemegang e-paspor, sehingga akan memudahkan dan mempersingkat waktu pemeriksaan.

source: https://bit.ly/3mJvDMX

Kelebihan dan Kekurangan Paspor dan e- paspor

E-Paspor

Kelebihannya :

  • Data E-paspor lengkap dan akurat ,karena memiliki “chip” yang berisi data biometrik wajah ,yang biasanya di rekam oleh pihak imigrasi saat keluar negeri.
  • Data ini sangat sulit dipalsukan ,sehingga membuat data e-paspor lebih aman.
  • Pemilik e-paspor lebih mudah mendapatkan visa negara lain

Kekurangannya:

  1. Tidak semua kantor Imigrasi dapat membuat e-paspor

Paspor

Kelebihannya :

  • Bentuk Fisiknya bisa pegang dan covernya berwarna hijau.

Kekurangannya :

  1. Tidak memiliki chip data boimetrik wajah

source : www.klook.com/id/blog/kelebihan-e-paspor/

Paspor Online

Paspor
source image : pexels-porapak-apichodilok

cara membuat paspor:

  • Mendaftar antrian Online “Lewat aplikasi Layanan Paspor Online”
  • Membawa Kode booking ke kantor Imigrasi
  • Pengecekan dokumen oleh petugas
  • Pengambilan sidik jari, Proses foto, dan Wawancara
  • Mendapatkan Kode Pembayaran
  • Pengambilan Paspor

Informasi pembuatan Paspor terbagi dua yaitu:

Paspor BiasaRp. 350.000,-
E-PasporRp.650.000,-
Biaya pembuatan Paspor dan e-paspor di wilayah Bali.