Siapa sih disini yang tidak ingin menikmati pemandangan menarik selama perjalanan? tentunya kebanyakan dari pembaca disini pasti menjawab “ingin”. Nah hal tersebut dapat ditemukan di eSwatini, sebuah negara yang terletak di Afrika Selatan. Pastinya teman-teman disini sangat jarang sekali mendengar nama eSwatini, karena memang negara ini kurang dikenal oleh dunia.

Meskipun negara Afrika merupakan salah tujuan kebanyakan orang untuk berwisata luxury. Nyatanya, cukup banyak objek wisata dan juga akomodasi di Afrika yang menawarkan harga anak kos dan tentu saja dengan fasilitasnya yang mantap jiwa. Tetapi, bukan karena ada objek wisata dan akomodasi anak kos maka semuanya itu murah, karena di Afrika juga memiliki mode transportasi yang luxury di Afrika dengan fasilitasnya sebanding dengan harga yang membuat dompet menangis, tapi sebanding dengan fasilitas dan pemandangan menarik yang ditemui selama perjalanan

1. Rute dengan Pemandangan Menarik

Ilustrasi Pemandangan

Udah bayar mahal-mahal nih untuk berlibur ke salah satu negara yang terletak di Afrika, masa sih gamau nyobain kereta api dengan fasilitas mewah dan pemandangan menarik?. Rute yang selalu dilewati oleh kereta api di eSwatini adalah tempat dimana bisa menikmati indahnya pemandangan di perjalanan sembari menikmati fasilitas mewah yang ada.

Fasilitas yang diberikan seperti kereta api kelas mewah pada umumnya dengan nilai plus pemandangan menarik yang disuguhkan dan kultur budaya yang tidak luput dari pemandangan tersebut.

Baca Juga: Kamu Suka Naik Kereta? Simak 3 Fakta Menarik Tentang Kereta Api di eSwatini

2. Tidak Memiliki Rute untuk Penumpang

Ilustrasi Kereta Api

Jika sebelumnya kita ngebahas tentang rute menarik, nyatanya itu bukanlah kereta api yang berasal dari negara eSwatini tetapi dari negara lain. Tapi kenyataannya memang eSwatini selalu menjadi rute favorit karena pemandangan menarik yang dapat dilihat sejauh mata memandang yang menjadi daya tariknya tersendiri.

Perjalanan kereta api di eSwatini salah satunya dibawa oleh bangsa Eropa pada awal abad ke 18 disaat pemerintahan Inggris yang pada saat itu menguasai Swaziland. Pemerintahan Inggris untuk Swaziland menerima proposal bangsa Portugis yang kala itu menguasai Mozambik untuk membangun sebuah jalur kereta api dari Maputo (Ibukota Mozambik) hingga ke eSwatini. Meskipun proposal tentang jalur kereta api tersebut dibuat sudah sejak lama, nyatanya fasilitas kereta api belum ada untuk penumpang sampat saat ini