1. Museum Fatahillah
  2. Museum Satria Mandala
  3. Museum Wayang
  4. Museum Seni Rupa dan Keramik
  5. Museum Taman Prasasti
  6. Museum Bank Indonesia
  7. Museum Tekstil
  8. Museum Bahari
  9. Museum Layang-layang
  10. Museum Basoeki Abdullah

Penat dengan segala hiruk pikuk kesibukan ibukota? Khusus untuk kalian yang tinggal di ibukota, museum di Jakarta merupakan solusi destinasi wisata yang bisa dikunjungi selama liburan di era pandemi ini, tentunya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Kepenatan yang dirasakan selama pandemi merupakan hal yang tidak bisa kita hindari, bukan hanya karena terlalu lama berdiam diri di rumah, kepenatan juga dirasakan untuk para pekerja baik yang tetap di kantor maupun Work From Home.

Selain sebagai tempat bersejarah, museum merupakan destinasi yang cocok untuk kalian yang suka mencari spot-spot terbaik untuk berfoto. Beberapa museum di Jakarta menyajikan tampilan yang tak kalah aesthetic, tentunya dengan nuansa retro yang khas dan unsur sejarah yang memikat.

Berikut rekomendasi museum di Jakarta yang bisa kalian kunjungi selama liburan akhir pekan:

1. Museum Fatahillah

museum fatahillah
Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta dengan nuansa yang nostalgic

Kalian pasti tahu Kota Tua Jakarta, kan? Kota Tua merupakan kawasan yang penuh banyak museum, salah satunya Museum Fatahillah. Fatahillah adalah salah satu museum di Jakarta yang sering dikunjungi sebagai tempat untuk hunting foto dan menyimpan berbagai benda bersejarah mulai dari peta, lukisan, keramik, furniture, hingga benda-benda purbakala dari zaman prasejarah. Bangunannya yang memiliki nuansa retro membuat para pengunjung bernostalgia akan suasana Jakarta pada zaman dahulu.

Lokasi: Jalan Taman Fatahillah No.1, Pinangsia, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11110

Harga Tiket Masuk:

  • Dewasa: Rp. 5000,-
  • Anak-anak: Rp. 2000,-

Jam Buka:

  • Selasa – Minggu: 09.00 – 15.00 WIB

2. Museum Satria Mandala

Museum satu ini merupakan museum pusat untuk Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, yang mengoleksi berbagai jenis artefak, senjata, dan kendaraan yang dipakai pada zaman lampau. Museum yang terletak di area Kuningan Barat ini berisi sejarah militer Indonesia, termasuk ratusan persenjataan seperti senapan, granat, dan bambu runcing. Di museum ini, kalian bisa melihat draf Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang berisi tulisan tangan Sukarno, presiden pertama Indonesia.

Lokasi: Jl. Gatot Subroto No.14, RT.6/RW.1, Kuningan Bar., Kec. Mampang Prpt., Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12710

Harga Tiket Masuk:

  • Dewasa: Rp. 5000,-
  • Anak-anak: Rp. 3500,-

Jam Buka:

  • Selasa – Minggu: 09.00 – 15.00 WIB

3. Museum Wayang

Museum Wayang
Museum Wayang
Sumber Foto: travel.detik.com

Wayang merupakan seni pertunjukan berupa drama dan kisah-kisah Jawa yang berasal asli dari Indonesia. Saat ini, wayang sudah sangat jarang ditemukan di Jakarta, namun kalian bisa mengunjungi Museum Wayang sebagai gantinya. Museum ini memperlihatkan koleksi berbagai jenis wayang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti wayang kulit dari Jawa dan wayang golek dari Sunda. Kalian juga bisa melihat bagaimana seni pertunjukan wayang seperti zaman dulu, serta proses pembuatan wayang yang tentunya sangat menarik untuk ditonton.

Lokasi: Jalan Pintu Besar Utara No. 27, RT. 7/6, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11110

Harga Tiket Masuk:

  • Dewasa: Rp. 5000,-
  • Mahasiswa/Pelajar: Rp. 3000,-
  • Anak-anak: Rp. 2000,-

Jam Buka:

  • Selasa – Minggu: 08.00 – 17.00 WIB

4. Museum Seni Rupa dan Keramik

keramik dan kerajinan tangan
Contoh hasil karya keramik dan kerajinan tangan

Salah satu museum di Jakarta, tepatnya di Kota Tua yang memperlihatkan berbagai macam karya seni rupa murni tradisional dan keramik dari seluruh Indonesia. Lokasinya yang strategis dan berdekatan dengan Museum Fatahillah dan Museum Wayang, membuat museum ini tidak boleh dilewatkan begitu saja. Dulunya, gedung museum ini digunakan sebagai pengadilan oleh para penjajah Belanda, sebelum kemudian beralih menjadi asrama militer Indonesia. Sekarang, museum ini memperlihatkan hasil kerajinan tangan Indonesia, serta lukisan-lukisan dari pelukis terkenal Indonesia seperti Raden Saleh dan Affandi.

Lokasi: Jl. Pos Kota No.2, Pinangsia, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11110

Harga Tiket Masuk: Rp. 5000, – / orang

Jam Buka:

  • Selasa – Kamis, Minggu: 09.00 – 15.00 WIB
  • Jumat: 09.00 – 14.30 WIB
  • Sabtu: 09.00 – 12.30 WIB

5. Museum Taman Prasasti

Berisi kumpulan koleksi nisan kuno dan kereta jenazah yang antik, museum ini dulunya merupakan salah satu pemakaman elit pada zaman kolonisasi Belanda. Walaupun terkesan menyeramkan, museum di Jakarta Pusat ini juga memperlihatkan beragam karya seni dan prasasti di zaman Belanda. Selain itu, makam beberapa tokoh terkenal seperti Soe Hok Gie dan J.H.R. Kohler juga berada di Museum Taman Prasasti ini.

Lokasi: Jl. Tanah Abang I No.1, RT.11/RW.8, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160

Harga Tiket Masuk:

  • Dewasa: Rp. 5000,-
  • Mahasiswa/Pelajar: Rp. 3000,-
  • Anak-anak: Rp. 2000,-

Jam Buka:

  • Selasa – Minggu: 09.00 – 15.00 WIB

6. Museum Bank Indonesia

museum bank indonesia
Museum Bank Indonesia yang diresmikan pada tahun 2006

Museum di Jakarta lainnya yang juga berlokasi di kawasan Kota Tua ini merupakan bangunan lama Bank Indonesia pada zaman kemerdekaan Indonesia. Hal yang paling menarik dari museum ini adalah, adanya pemutaran audio dan video tentang sejarah mata uang dan perdagangan di Indonesia sejak era penjajahan hingga sekarang. Berbagai macam mata uang lama di dunia juga menjadi koleksi yang membuat museum ini semakin menarik untuk dikunjungi. Sebelum berkunjung, kalian bisa mencari informasi terbaru di website resmi Bank Indonesia.

Lokasi: 6, Jalan Lada 3, RT.3/RW.6, Pinangsia, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11110

Harga Tiket Masuk:

  • Umum: Rp. 5000,-
  • Mahasiswa/Pelajar: Gratis
  • Anak-anak s.d. 3 tahun: Gratis

Jam Buka:

  • Selasa – Jumat: 08.00 – 15.30 WIB
  • Sabtu dan Minggu: 08.00 – 16.00 WIB

7. Museum Tekstil

Salah satu kain tenun khas Toraja, Indonesia
Salah satu kain tenun khas Toraja, Indonesia

Museum yang dulunya pernah dijadikan panti jompo ini merupakan museum yang mengoleksi berbagai jenis kain tenun tradisional Indonesia. Mulai dari batik khas Jawa, ulos Batak, hingga kain tenun ikat yang sampai saat ini masih eksis di kalangan pecinta kain tenun. Selain itu, museum ini juga memperlihatkan alat dan perlengkapan tradisional yang digunakan untuk produksi tekstil.

Lokasi: Jl. Ks. Tubun No.2-4, RT.4/RW.2, Kota Bambu Sel., Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11420

Harga Tiket Masuk: Rp. 5000,- / orang

Jam Buka:

  • Selasa – Minggu: 09.00 – 16.00 WIB

8. Museum Bahari

Museum ini berlokasi di area Pelabuhan Sunda Kelapa dan terdapat sejarah dunia maritim Indonesia di dalamnya. Terdapat pajangan model perahu nelayan dan benda-benda bahari atau maritim lain dari berbagai daerah di Indonesia, salah satu contohnya yaitu kapal layar Pinisi yang dibuat oleh orang Bugis. Museum ini adalah satu-satunya museum di Jakarta yang memperlihatkan bidang bahari Indonesia mulai dari zaman dulu hingga modern, serta menampilkan keanekaragaman hayati pesisir Indonesia, loh!

Lokasi: Jl. Ps. Ikan No.1, RT.11, Penjaringan, Kec. Penjaringan, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14440

Harga Tiket Masuk:

  • Dewasa: Rp. 5000,-
  • Mahasiswa/Pelajar: Rp. 3000,-
  • Anak-anak: Rp. 2000,-

Jam Buka:

  • Selasa – Minggu: 09.00 – 16.00 WIB

9. Museum Layang-Layang

Kecantikan berbagai macam layang-layang dengan motif unik
Kecantikan berbagai macam layang-layang dengan motif unik

Selanjutnya adalah Museum Layang-Layang yang tidak kalah menarik dari museum di Jakarta lainnya. Siapa yang tidak tahu layang-layang? Mainan tersebut merupakan mainan tradisional wajib bagi anak-anak pada zaman dahulu, bahkan saat ini tren permainan layang-layang kembali populer. Di dalam museum ini, terdapat berbagai macam koleksi layang-layang, dari yang paling umum hingga yang bentuknya sangat unik dan jarang ditemukan dimanapun.  Museum ini wajib sekali kalian kunjungi, khususnya untuk para pecinta layang-layang!

Lokasi: Jl. H. Kamang No.38, RT.8/RW.10, Pd. Labu, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12450

Harga Tiket Masuk: Rp. 15.000,- / orang

Jam Buka:

  • Setiap hari (kecuali libur nasional) 09.00 – 16.00 WIB

10. Museum Basoeki Abdullah

Museum ini menyediakan bermacam-macam lukisan dan koleksi pribadi Basoeki Abdullah, seorang pelukis terkenal Indonesia yang pernah menjalani studi di The Hague. Koleksi pribadinya terdiri dari patung, topeng, wayang-wayangan, serta senjata dari zaman lampau. Museum ini adalah salah satu museum di Jakarta yang sering digunakan sebagai tempat pameran dan lokakarya. Lukisan-lukisannya sangat memanjakan mata dan sangat cocok untuk kalian yang ingin refreshing sekaligus mempelajari sejarah. Kalian bisa mengunjungi website resmi Museum Basoeki Abdullah untuk mencari informasi lebih lanjut.

Lokasi: Jl. Keuangan Raya No.19, RT.7/RW.5, Cilandak Bar., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12430

Harga Tiket Masuk:

  • Dewasa: Rp. 2000,-
  • Anak-anak: Rp. 1000,-

Jam Buka:

  • Selasa – Jumat: 09.00 – 15.00 WIB

Nah, banyak sekali, kan, pilihan museum di Jakarta yang bisa kalian kunjungi di akhir pekan atau saat senggang? Kalian bisa mengunjungi museum-museum di atas sekaligus untuk refreshing dan mengingat sejarah Indonesia. Selain harganya yang terjangkau, museum-museum ini bisa dijadikan untuk konten media sosial kalian, loh!