Berlibur, tapi bisa mendapatkan banyak ilmu pengetahuan? jalan-jalan ke museum aja! Museum di Republik Dominika memiliki berbagai macam segment mulai dari yang bernuansa sejarah yang berkaitan dengan Republik Dominika, seni dan kultur di sana, hingga museum yang berkaitan tentang produk komoditas andalan di negara tersebut. Bicara tentang wisata edukatif tentu sangat berkaitan erat dengan sebuah tempat seperti museum. Museum selain menjadi tempat untuk showcase benda-benda bersejarah namun juga berfungsi sebagai wadah informasi edukasi sejarah dari berbagai macam zaman dan peristiwa, tak jarang, sebuah museum biasanya memiliki nilai sentimentil tersendiri bagi perkembangan sejarah di suatu negara. 

Sedikit informasi mengenai Republik Dominika, negara ini beribukota di Santo Domingo. Negara ini merupakan sebuah negara gugusan kepulauan yang terletak di Amerika Tengah tepatnya di kawasan laut Karibia, sama seperti saudaranya yang memiliki nama hampir sama yaitu negara Dominika. Namun secara geografis negara ini tidak berbatasan langsung dengan negara Dominika, Republik Dominika merupakan negara yang terletak di pulau Hispaniola, yang juga merupakan pulau terbesar kedua di kawasan Karibia. Republik Dominika berbagi teritori di pulau Hispaniola bersama justru dengan negara Haiti dan menempati sekitar dua pertiga wilayah dari pulau tersebut. 

Kalau kamu adalah seorang yang menyukai informasi sejarah dan tempat-tempat seperti museum, Di Republik Dominika sendiri, ada berbagai macam rekomendasi museum yang tersebar di seluruh penjuru negeri dan bisa kamu kunjungi, dan dari semua itu, inilah rangkuman dari beberapa museum di Dominican Republic yang wajib banget untuk masuk list kamu sebagai tempat wisata edukatif sekaligus untuk mempertajam wawasan kamu. So, without further do, inilah 5 rekomendasi museum di Republik Dominika yang keren banget buat menghabiskan waktu liburan kamu!

1. Museum of the Royal Houses

Museum di Republik Dominika
Museum of the Royal Houses. Source: latinamericanstudies.org

Museum of the Royal Houses merupakan museum di Republik Dominika yang berada di ibukota Santo Domingo tepatnya di antara Las Damas dan Mercedes Street di Spain Square. Bangunan museum ini diperkirakan sudah berdiri sejak abad ke-16 dan menjadi bangunan yang kaya akan budaya dan sejarah di Santo Domingo.  Museum ini terletak di tengah-tengah kawasan Ciudad Colonial atau sering disebut Colonial City yaitu sebuah pusat lingkungan bersejarah yang ada di Santo Domingo sekaligus merupakan pemukiman tertua yang ada di sana.

Karena letaknya berada di pusat kebudayaan yang strategis, maka museum ini adalah salah satu tempat yang tepat  dan recommended untuk dikunjungi untuk mempelajari kultur dan sejarah di Republik Dominika karena museum ini menyimpan sejarah panjang kebudayaan yang berkembang di negara tersebut. Selama masa konstruksinya di tahun 1511, bangunan ini sebenarnya difungsikan untuk berbagai macam keperluan negara salah satunya sebagai Royal Audienca atau sebuah gedung kejakasaan hingga kantor gubernur yang keduanya berada disisi bangunan yang berbeda namun terhubung satu sama lain. Museum ini pun terbagi menjadi dua lantai dengan total ada sekitar 20 exhibition room dan masing-masing lantai memiliki tema gallery tersendiri yang berkaitan erat dengan kebudayaan di Republik Dominika.

Dari segi arsitektur, bangunan museum ini memiliki gaya Elizabethan Gothic style dengan konstruksi bangunan yang terbuat dari material batu bata berkualitas tinggi dan juga terinspirasi dari arsitektur ala Rennaisance Plateresque dan dengan tembok bebatuan yang tersusun gagah menjadikan sentuhan-sentuhan bernuansa bangunan militer yang kokoh. Masuk ke dalamnya, kamu akan menemukan kentalnya nuansa kolonial dengan map-map dan pernak-pernik berupa permadani hias yang antik yang juga menjadi simbol kekayaan kultur dan sejarah di Republik Dominika. Cocok banget nih buat kamu yang ingin mempelajari tentang kultur sejak era kolonialisme di Republik Dominika

Jika kamu berkunjung kesini, kamu juga dapat menyewa guide yang akan memberitahu kamu tentang segala informasi yang berkaitan dengan museum. Museum of the Royal Houses ini buka dari jam sembilan pagi hingga jam lima sore, untuk tiket masuknya kamu perlu membayar sekitar 50 RD$ untuk dewasa dan 5 RD$ untuk anak-anak. Pastikan kamu sudah menukar uangmu dengan mata uang Peso Dominika ya!

2. Museum of the Dominican Man

Wisata Edukatif di Republik Dominika
Dominican Man Museum. Source: Flickr.com

Masih berada di ibukota Santo Domingo, rekomendasi museum di Republik Dominika yang selanjutnya adalah Museum of the Dominican Man atau yang populer disebut dalam bahasa Spanyol, Museo del Hombre Dominicano of Santo Domingo. Museum ini tepatnya berada di kawasan Juan Pablo Duarte Culture Square. Museum ini terkenal menyimpan koleksi-koleksi peninggalan suku Taino dan relic-relic yang ada di Karibia dan menjadi museum dengan koleksi peninggalan suku Taino yang terbesar. Tempat ini terbagi menjadi beberapa bagian dan ruangan, beberapa diantaranya menampilkan exhibisi tentang gambaran lifestyle dan lingkungan dari suku Taino beserta benda-benda peninggalan suku Taino, lainnya juga menampilkan beberapa dokumen arkeologis pemerintah Republik Dominika.

Ruangan exhibisi berada di lantai satu, tiga dan lantai empat. Di lantai satu sendiri kamu bisa menemukan ruangan Doctor Narciso Alberti Bosch Monoliths, seorang expert di bidang speleology, archaeology and cave art. Di lantai tiga lebih berisi tentang kehidupan ‘masyarakat asli’ Republik Dominika dan peninggalan-peninggalan dari peradaban masyarakat kepulauan disana pada masa sekitar abad ke 15. Sementara di lantai empat kamu dapat menemukan tentang kultur dari masyarakat di era Dunia Baru yang berisi tentang pemerintahan, agama, jalur perbudakan, ritual voodoo dan ada juga exhibisi yang membahas tentang Dominican Carnival, dengan koleksi dari kostum-kostum dan topeng antik yang dipajang beserta informasi dibaliknya.

Museum ini juga menawarkan guide untuk para pengunjung, selain itu disini juga tersedia toko oleh-oleh, perpustakaan dan coffee shop untuk membeli jajanan. Museum of the Dominican Man ini terletak di Pedro Henríquez Ureña street, Santo Domingo tepatnya di depan kedutaan US. Tiket masuknya sekitar 100 RD$ untuk dewasa dan 20 RD$ untuk pelajar dan buka tiap hari selasa dan minggu jam sepuluh pagi hingga jam lima sore. Buat kamu yang ingin mempelajari tentang budaya masyarakat asli dari peninggalan suku kuno, kamu wajib banget nih dateng kesini..

3. Museo De Arte Moderno

Museum Seni Kontemporer
Museo De Arte Moderno. Source: Pinterest

Museo De Arte Moderno merupakan sebuah museum seni kontemporer yang cukup terkenal  di Republik Dominika. Museum ini berlokasi di kompleks Plaza De La Cultura dekat dengan beberapa museum lainnya dan juga National Theatre. Museum ini biasa menyelenggarakan karya-karya seni kontemporer yang merepresentasikan seniman-seniman di Republik Dominika maupun dunia secara keseluruhan serta menampilkan karya-karya seni kontemporer modern abad ke 20. Museum ini juga aktif menyelenggarakan beberapa temporary exhibition yang berkaitan dengan pameran seni kontemporer.

Bagi kamu yang pengagum karya seni dan khususnya suka banget dengan karya seni kontemporer ala-ala Salvador Dali, kamu bisa banget nih mengunjungi Museo De Arte Moderno ini, selain menyimpan bermacam-macam koleksi seni kontemporer dari para masters of Modern Art Museum, tempat ini juga menjadi tempat berkumpulnya karya-karya seni visual dan seni arsitektur kontemporer yang ada di kawasan Karibia. Museum di Republik Dominika yang satu ini terletak di Plaza De La Cultura tepatnya di jalan Pedro Henríquez Ureña.

4. Wax Museum Juan Pablo Duarte

Wisata edukatif di Republik Dominika
Wax Museum Juan Pablo Duarte. Source: Listindiario.com

Sesuai dengan namanya, Wax Museum Juan Pablo Duarte atau lebih populer dalam bahasa Spanyol Museo De Cera Juan Pablo Duarte merupakan sebuah museum lilin yang menceritakan tentang perjalanan hidup seorang pahlawan nasional dan juga sosok figur penting yang dicintai masyarakat di Republik Dominika yaitu Juan Pablo Duarte. Diresmikan sejak tahun 2017, museum ini memang tergolong masih baru namun tetap memiliki daya tarik sendiri tentang seorang figur penting pada masanya. Bangunan museum ini terdiri dari dua lantai dengan taman yang cukup luas. Museum ini memang dirancang khusus untuk memperingati kehidupan seorang Juan Pablo Duarte. Penggambaran perjalanan kehidupan sang figur pahlawan nasional Republik Dominika tersebut digambarkan melalui media yang berisi dengan patung lilin berukuran life-size yang tersimpan dibalik pelindung kaca. 

Gambaran patung-patung lilin tersebut berisi tentang kejadian-kejadian atau peristiwa penting yang menceritakan sosok Juan Pablo Duarte mulai dari kelahirannya, pendidikannya di luar negeri, termasuk perjuangan pergerakan kemerdekaan yang ditempuh untuk bangsanya yang harus ia lakukan dari Haiti. Menariknya, di lantai dua dari museum ini merupakan bekas tempat tinggal dari keluarga Juan Pablo Duarte itu sendiri yang masih meninggalkan sisa-sisa peninggalan seperti furnitur serta lukisan-lukisan yang masih terpajang rapih beserta figur patung lilin dari anggota keluarga Juan Pablo Duarte. Beranjak ke halaman museum, kamu dapat melihat sebuah tembok besar yang berisi petuah kata-kata bijak dari Juan Pablo Duarte beserta seragam militer Republik Dominika berukuran besar yang turut dipajang sebagai simbol perjuangan dan kepahlawanan.

5. Museum of Rum and Sugar Cane

Tempat bersejarah di Republik Dominika
Museo del Ron y la Caña. Source: Tripadvisor

Rekomendasi museum di Republik Dominika yang terakhir populer dengan istilah setempat  Museo del Ron y la Caña atau Museum of Rum dan Sugar Cane. Museum ini terletak di ibukota Santo Domingo. Museum ini berdiri sejak tahun 2008 didalam sebuah bangunan tua yang sudah ada sejak abad ke 16 dan telah direstorasi sehingga terlihat bagus namun tetap berusaha mempertahankan nuansa konstruksi aslinya. Jika kamu masuk kesini nuansa antiknya tetap akan terasa dan kamu bisa melihat gambar konstruksi original dari gedung tersebut. Museum ini berisi tentang sejarah perkembangan industri tebu dan minuman jenis Rum yang diproduksi oleh bangsa Republik Dominika yang menjadi komoditas andalan bagi perkembangan ekonomi negara yang ironisnya juga berkaitan dengan sejarah kelam dari masa perbudakan.

Di museum ini juga berisi alat-alat tradisional yang digunakan sebagai alat-alat pembuat rum seperti tungku dari perunggu dan item tradisional lainnya yang digunakan selama proses pembuatan Rum tradisional di Republik Dominika. Selain itu kamu juga akan mendapati alat pengolah tebu tradisional yang pada zaman dahulu digunakan untuk memanen tebu dan bahkan kamu masih bisa melihat tebu tumbuh subur di sana. Juga terdapat dokumentasi dari “Roneros” atau para pekerja pembuat Rum tradisional Rep.Dominika, disini juga masih terdapat tong-tong yang berisi Rum asli Rep.Dominika dan di depan museum juga tersedia kemasan yang dapat kamu beli sebagai oleh-oleh dengan harga yang masih bersahabat.

Jika kamu penikmat Rum ataupun hanya sekedar penasaran dengan rasanya Rum asli Rep. Dominika, setelah puas menjelajahi informasi tentang sejarah proses pembuatan Rum tradisional kamu juga bisa nongkrong-nongkrong di bar yang tersedia di dalam museum, di bar tersebut menghidangkan Rum tradisional khas Rep. Dominika yang bisa kamu nikmati. Selain kamu bisa belajar tentang sejarah proses pembuatannya kamu juga dapat mencicipi langsung di museum ini, bisa dibilang kamu sedang mencicipi “a glass of history”.

Itu tadi rekomendasi museum-museum yang ada di Republik Dominika. Gimana, apa kamu tertarik mendatanginya? jangan lupa catat di list liburan kamu ya!

Baca Juga: 5 Gunung Yang Ada di Dominica, Cocok Banget Untuk Kegiatan Outdoor Kamu!