Pantai di Kiribati memiliki keunikkan tersendiri. Kiribati merupakan negara kepulauan yang berada di tengah-tengah Samudra Pasifik. Dari jumlah total 33 pulau, 20 diantaranya berpenghuni. Populasi terbesar berada di Pulau Gilbert. Kiribati didominasi oleh pohon kelapa. Hal itu disebabkan Kiribati adalah negara kepulauan, sehingga pohon kelapa ada semua pantai di Kiribati. Dominasi kelapa di Kiribari menjadi kontributor utama pangan masyarakat.

Untuk bisa mengunjungi Kiribati, kamu hanya perlu memerlukan kemampuan bahasa Inggris saja. Menginjakan kaki di Negara ini, artinya kamu sudah siap melihat budaya sekitar yang masih sangat konservatif. Kamu akan melihat bagaimana mereka selalu mengutamakan keluarga dan kelompok mereka. Namun itu bukan menjadi penghalang untuk kamu pergi liburan di Kiribati. Iklim juga bukan masalah bagi orang Indonesia yang ingin berlibur ke Kiribati. Suhu di Kiribati kurang lebih sama dengan di Indonesia, yaitu sekitar 25°- 35°C.

Pantai di Kiribari
Sumber: National Geographic Indonesia

Baca juga: Berlibur ke Negara Hidden Gems, Kiribati! Simak 6 Tips Travelnya

Hal yang mungkin cukup menjadi masalah adalah mata uang. Bukan masalah yang besar, namun cukup membuat kamu tidak memiliki pilihan lain. Mata uang yang berlaku di Kiribati adalah dolar Australia (AUD). Karena hal tersebut, satu-satunya bank Internasional yang berada di negara ini adalah The ANZ Bank ( Australia and New Zealand Bank). Tapi kamu tidak perlu khawatir! Jika kamu memiliki kartu kredit Visa dan Master Card, mereka masih terima itu.

Apakah sudah tahu desnitasi mana saja yang akan membuat liburan di Kiribati worth it? Yap! Karena negara kepulauan, destinasi wisata didominasi oleh pantai di Kiribati ini. Penasaran pantai mana saja yang harus menjadi prioritas pertama saat liburan di Kiribati? Simak sampai habis, ya!

Rekomendasi Pantai di Kiribati yang Wajib Kamu Kunjungi

Pulau Tarawa

Tarawa adalah ibu kota Kiribati. Hal yang menjadi daya tarik dari Tarawa adalah sebuah fakta bahwa pulau ini merupakan sebuah atol. Tempat ini terkenal dengan lokasi pertempuran Tarawa pada Perang Dunia II. Lebih lanjut, Tarawa merupakan salah satu pantai di Kiribati yang menjadi rekomendasi. Keindahan terumbu karang yang terbentang di sepanjang laut pada pantai ini. Hal itu menarik perhatian ikan-ikan. Maka dari itu, banyak berbagai jenis ikan di negara itu.

Pulau Kiritimati

Salah satu pulau yang patut dikunjungi ketika liburan di Kiribati adalah Kiritimati. Nama pulau isi seperti sama dengan nama negara ini, yaitu Kiribati. Namun sebenarnya adalah sebuah ejaan dari kata “Chrismast”. Sebagian masyarakat masih menjuluki pulau ini dengan nama Pulau Natal. Selain itu, Kiritimati menjadi pulau yang memiliki daratan paling luas di Kiribati. Terdapat hal bersejarah bagi masyarakat di sini, yaitu tes nuklir pada akhir 1950-an

Pualu Tabiteua

Pada awalnya pulau ini memiliki nama, yaitu Pulau Durmmod. Terbagi menjadi dua, di bagian utara ada Eanikai, dan di selatan adalah Nuguti. Sama halnya dengan Pulau Kiritimati, Tempat ini menjadi saksi sejarah egaliter di Kiribati. Pada akhir abad 19, dua bagian dari pulau ini memiliki riwayat perang agama. Utara adalah kristen, sedangkan selatan ini terus mempertahankan agama tradisional. Di saat yang bersamaan, adanya ekspedisi penjelajahan Amerika.

Bagaimana? Semakin menarik bukan Kiribati. Negara kepualau yang memiliki banyak pantai ayng patutu di kunjungi. Jika kamu merupakan first timer kunjungan ke Kiribati. Maka yang wajib kamu kunjungi adalah tiga pulau di atas. Jika kamu sudah mengunjungi ketiganya, kamu bisa melanjutkan di pantai yang lain di Kiribati. Atau kamu juga bisa menggunakan jasa travel agar tidak bingung.

Jika kamu menggunakan jasa travel kamu bisa melihat praktik budaya tradisional di Kriribati. Mengingat karakteristik masyarakat Kiribati adalah konservatif. Selain itu, kamu juga atraksi air seperti scuba diving dan snorkling, kayak, dan boat. Negara kepulauan yang memiliki berbagai sejarah terkenal, maka tidak heran Kiribati memiliki bangunan tradisional. Kamu bisa jalan-jalan juga ke berbagai pulau kecil di sekitarnya menggunakan perahu layar tradisional. Kamu juga secara tidak sadar telah menikmati Samudra Pasifik.