Apakah kamu pernah melihat potret wisatawan yang sedang berlibur di atas kapal yang sekilas menyerupai kapal bajak laut? Jika kamu pernah melihatnya, maka kemungkinan besar salah satu atau mungkin beberapa yag kamu lihat adalah kapal pinisi. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki begitu banyak spot wisata yang menampilkan keindahan pulau-pulau eksotis di berbagai daerah.  Melihat hal ini, aktivitas pariwisata dalam sektor pelayaran mulai marak digemari sebagai pilihan berlibur di Indonesia. Salah satu kegiatan yang sedang trend dalam hal ini adalah pengalaman berlibur dengan menginap di atas kapal.

Kapal pinisi merupakan sarana transportasi pariwisata yang sedang digemari kalangan wisatawan karena fasilitas dan interior mewah yang bisa wisatawan nikmati selama menginap di kapal tersebut. Kapal  ini banyak ditemui di Labuan Bajo, Raja Ampat, Bali, dan lokasi wisata terkenal Indonesia lainnya.

Namun, apakah kamu tau bahwa kapal ini merupakan kapal asli warisan budaya Indonesia? Siapa sangka bahwa kapal pariwisata yang mewah ini sebetulnya adalah kapal tradisional Suku Bugis yang dibangun oleh etnis Konjo dari daerah Bulukumba, Sulawesi Selatan. Kapal ini digunakan leluhur Suku Bugis untuk mencari nafkah hingga ke berbagai belahan dunia. Kapal ini kemudian menjadi symbol erat nenek  moyang sebagai seorang pelaut.

Nama Pinisi sendiri berasal dari kata Picuru yang berarti contoh baik, dan kata Pinisi yang berarti ikan kecil lincah. Meski terkenal dengan nama Pinisi, banyak yang tidak mengetahui bahwa sebenarnya kata Pinisi yang seringkali digunakan untuk menyebutkan keseluruhan kapal ini hanya ditujukan pada salah satu kmponen penting kapal ini. Dilansir dari detik.com, seorang antropolog maritim Jerman yang telah lama menetap di Indonesia yaitu Herr Horst Liebner menjelaskan bahwa Pinisi bukanlah nama kapal melainkan sebutan untuk sistem layar yang digunakan kapal tersebut. Ciri khas yang dapat ditemui kapal ini adalah adanya 2 tiang layar utama yang dilengkapi dengan 7 layar tambahan untuk menggerakan kapal tersebut.

Dengan keunikan dan unsur budaya yang kuat, UNESCO menetapkan Kapal Pinisi sebagai salah satu warisan budaya dunia yaitu “PINISI: Art of Boatbuilding in South Sulawesi” pada tanggal 7 Desember 2017. Saat ini, Kapal Pinisi telah dimodifikasi dan dilengkapi dengan motor untuk menggerakan kapal tersebut. Kapal tradisional yang dulunya digunakan untuk leluhur untuk berbagai aktifitas perdagangan ini sekarang telah beralih fungsi menjadi kapal komersial dengan fasilitas mewah yang bisa digunakan wisatawan untuk menikmati liburan.

Kali ini, Travel Addict akan mengulas 4 jasa penyewaan Kapal Pinisi yang bisa kamu gunakan saat berlibur di 2 lokasi pilihan wisata terkenal Indonesia yaitu  Labuan Bajo dan Raja Ampat. Meskipun dengan harga yang cukup mahal, pengalaman berlibur kamu dijamin akan semakin berkesan dengan kelengkapan fasilitas yang disediakan.

Baca juga: https://traveladdict.xyz/pesona-pantai-indah-yang-wajib-dikunjungi/

Labuan Bajo

Pulau Padar sebagai salah satu spot terkenal tujuan wisatawan di Labuan Bajo

Seringkali dijuluki sebagai surga tersembunyi di Indonesia timur, Labuan Bajo menyimpan begitu banyak keindahan alam yang dikagumi seluruh dunia. Berbagai destinasi wisata seperti Pink Beach dengan hamparan pasir unik berwarna merah muda, Pulau Padar dengan panorama spektakuler khas Labuan Bajo, Pulau Kelor dengan kekayaan bahari yang sering dijadikan lokasi snorkeling pilihan wisatawan, hingga Taman Nasional Komodo sebagai habitat asli Komodo, salah satu hewan purba yang masuk kedalam kategori 7 keajaiban dunia. Salah satu sarana yang paling banyak dipilih wisatawan untuk menikmati keindahan Labuan Bajo adalah dengan menginap di kapal-kapal Pinisi yang disewakan disana. Berikut ini merupakan 2 tempat penyewaan kapal Pinisi yang bisa dijadikan referensi saat berlibur di Labuan Bajo.

1. The Maj Oceanic

Salah satu kapal pinisi milik The Maj Oceanic yang sedang berlayar di Labuan Bajo
Salah satu kapal pinisi milik The Maj Oceanic yang sedang berlayar di Labuan Bajo
Sumber: themajoceanic.com

Bagi kamu yang ingin menghabiskan liburan dengan bermalam di kapal secara private bersama orang-orang terdekatmu, satu pilihan kapal pinisi yang bisa digunakan untuk berlibur di Labuan Bajo adalah The Maj Oceanic. Kapal ini menyediakan berbagai fasilitas yang cukup lengkap untuk wisatawan yang ingin menghabiskan waktu untuk bermalam di kapal tersebut. Selama menginap disini,  pengunjung bisa melakukan aktivitas-aktivitas menarik seperti snorkeling, jetski, serta diving dengan peralatan-peralatan lengkap yang telah disediakan. Tidak hanya itu, kapal ini juga menyediakan fasilitas olahraga lainnya seperti area gym, lahan golf di de katas, hingga area dan perlengkapan yoga. Pengunjung juga bisa menikmati layanan spa selama perjalanan berlangsung.

Untuk jadwal keberangkatan sendiri, The Maj Oceanic menyiapkan jadwal selama satu tahun mulai dari Januari hingga Desember untuk memudahkan wisatawan menyesuaikan waktu berlibur yang pas. Karena pinisi ini tidak hanya beroperasi di Labuan Bajo melainkan juga di tempat-tempat wisata lainnya seperti Raja Ampat dan Banda, maka pemesanan harus disesuaikan dengan pembagian jadwal yang ada. Terkait hal ini, perjalanan di Labuan Bajo sendiri dapat dilakukan dari bulan Mei sampai Desember, sesuai dengan tanggal yang tertera di laman resmi themajoceanic.com.

Penyewaan kapal untuk Labuan Bajo dapat dilakukan dengan minimum pemesaanan untuk 3 hari 2 malam. Lalu, berapa biaya yang dibutuhkan untuk menyewa satu kapal pinisi The Maj Oceanic? Menjawab pertanyaan ini, kisaran harga sewa berada di angka 9500 USD – 10.000 USD atau sekitar Rp 137.750.000 – Rp 145.000.000 per malam. Kapasitas penumpang yang bisa ditampung kapal ini sendiri cukup untuk 12 penumpang. Harga yang diberikan sendiri sudah termasuk dengan biaya tour guide, tiket masuk ke berbagai spot wisata, layanan laundry, hingga fasilitas-fasilitas lengkap yang sudah dijelaskan diatas. Karena pemesanan kamu ini tidak bisa diubah jadwalnya begitu kamu melakukan transaksi pembayaran, pastikan kamu mempersiapkan sebaik mungkin ya!

2. Plataran Private Cruises

Tampilan interior ruang berkumpul Kapal Pinisi Felicia yang unik dan memberikan kesan nyaman
Tampilan interior ruang berkumpul Kapal Pinisi Felicia yang unik dan memberikan kesan nyaman
Sumber: plataran.com

Satu lagi tempat kamu bisa menyewa kapal untuk libruranmu di Labuan Bajo adalah Plataran Private Cruises. Kapal ini memiliki dua pangkalan utama yaitu Plataran Komodo di Labuan Bajo, dan Plataran Menjangan, Taman Nasional Bali Barat. Tidak kalah menarik dari kapal-kapal yang lain, Plataran Private Cruises memiliki 4 kapal pinisi yang beroperasi di Labuan Bajo. Keempat kapal ini masing-masing diberi nama Kapal Pinisi Felicia, Ambasi, Waecicu, dan Malayeka.

Keempat kapal ini memiliki kapasitas memuat pengunjung yang berbeda-beda. Kapal Malayeka sebagai kapal terbesar memiliki kapasitas maksimum 14 wisatawan, Kapal Felicia dengan maksimum 12 wisatawan, Kapal Ambasi dengan maksimum 8 wisatawan, dan Kapal Waecicu sebagai kapal terkecil dengan kapasitas memuat maksimum 6 wisatawan. Meski memiliki kapasitas yang berbeda-beda, semua kapal ini tentunya menyediakan fasilitas yang lengkap serta desain interior kapal yang cantik dilengkapi ornamen-ornamen khas NTT seperti kain tenun asli NTT. Berbagai aktivitas juga dapat kamu lakukan karena pada kapal-kapal tersebut terdapat fasilitas olahraga berupa snorkeling gear, matras yoga, sampan, dan paddle board.

Sesuai informasi yang tertera pada laman resmi Plataran Private Cruises, terdapat 10 paket yang bisa kamu pilih untuk mendapatkan pengalaman berharga menikmati keindahan Labuan Bajo dengan kapal pinisi yang mereka miliki. Tarif paling murah berada di kisaran Rp 3.833.333 per orang untuk pengalaman mengunjungi destinasi terkenal seperti Pulau komodo, Pink Beach, ataupun Manta Point yang bisa kamu dapatkan dengan mengambil paket Exotic Day Cruise.  Sedangkan untuk tarif paling mahal sendiri berlaku apabila kamu memilih paket Cruising With Mayaleka yang kisaran harganya dimulai dari angka Rp 100.000.000 hingga Rp 250.000.000 tergantung jumlah hari serta kuota yang ingin kamu ambil. Perlu kamu ketahui bahwa harga tersebut sudah termasuk dengan seluruh fasilitas, tour guide, hingga pilihan makanan selama berada di kapal-kapal tersebut loh!

Raja Ampat

Kepulauan Raja Ampat

Raja Ampat merupakan wilayah kepulauan yang terdiri atas 4 pulau utama dan begitu banyak pulau kecil lainnya yang terletak di Prrovinsi Papua Barat. 4 pulau utama yang ada diberi nama Pulau Misool, Salawati, Batanta, dan Waigeo. Kaya akan spesies laut yang hidup disana, destinasi wisata di ujung laut Papua ini seringkali menjadi tujuan para wisatawan untuk melihat langsung keindahan panorama serta wisata bahari yang dimiliki. Dengan segala keindahan yang dimiliki, banyak wisatawan yang berbondong-bondong menuju Raja Ampat, termasuk dengan menggunakan kapal pinisi sebagai pilihan liburan mereka. Berikut ini adalah 2 jasa penyewaan kapal pinisi di Raja Ampat yang bisa kamu pilih.

1. Sea Safari Cruises

Kapal Pinisi Sea Safari
Kapal Pinisi Sea Safari
Sumber: seasafaricruises.com

Paket berlibur menggunakan kapal pinisi pertama yang bisa kamu temukan di Raja Ampat adalah dari Sea Safari Cruises. Sea Safari ini sebenarnya memiliki cabang di bererapa destinasi wisata di Indonesia, salah satunya adalah Raja Ampat. Kenyamanan dan pengalaman yang akan diperoleh tamu merupakan prioritas utama dari Sea Safari. Oleh sebab itu, fasilitas dan sarana hiburan yang diberikan juga sangat lengkap. Kapal ini dilengkapi dengan sebuah Jacuzzi, perlengkapan snorkeling, board games, perlengkapan diving, serta kelengkapan-kelengkapan lainnya yang pastinya tidak akan membuat kamu merasa jenuh dalam perjalanan ini. Kapasitas tamu yang disediakan sendiri  adalah maksimum 20 wisatawan.

Durasi perjalanan wisata Raja Ampat yang disediakan oleh Sea Safari Cruises sendiri pada umumnya dimulai dari 3 hari hingga 12 hari.  Pilihan durasi paket liburan yang bisa diambil disesuaikan dengan dua paket yang tersedia yaitu paket diving dan non-diving. Untuk paket diving, pilihan durasi yang dimiliki mulai dari 7 hari 6 malam dengan mengunjungi spot-spot diving  yang ada seperti nvkjsnkjsn. Sedangkan untuk paket non-diving, tamu bisa menikmati perjalanan 5 hari 4 malam dengan mengunjungi destinasi-destinasi wwisata seperti Black Rock, Pulau Piaynemo, Ardobrek, dan spot-spot lainnya.

Namun sebelum memilih paket apa yang akan kamu ambil, pastikan kamu sudah melihat jadwal serta rute yang disediakan Sea Safari terlebih dahulu ya.  Jadwal paket wisata sendiri telah disediakan hingga akhir tahun 2023. Untuk Raja Ampat biasanya, jadwal perjalanan tour dilaksanakan pada akhir tahun yaitu dimulai dari bulan Oktober hingga Desember.

Apabila kamu ingin menyewa kapal pinisi tersebut, kapasitas tamu yang ditentukan adalah minimal 12 paket. Tarif sewa kapal pinisi yang diberikan oleh Sea Safari sendiri dimulai dari 390 USD atau Rp 14.500.000 per orang. Sedangkan untuk perjalanan per grup sendiridimulai dari 4.689 USD atau sekitar Rp 67.900.000. Info lengkap mengenai harga dan paket yang ditawarkan bisa kamu lihat di website seasafaricruises.com.

2. Prana by Atzaro

Interior kamar utama dari kapal pinisi Prana by Atzaro yang mewah dan nyaman
Interior kamar utama dari kapal pinisi Prana by Atzaro yang mewah dan nyaman
Sumber: pranabyatzaro.com

Tidak kalah dengan Sea Safari Cruises, pengalaman unik menginap di atas kapal untuk menjelajahikeindahan Raja Ampat dapat diperoleh juga melalui Prana by Atzaro. Prana by Atzaro sendiri aslinya merupakan bentuk pengembangan dari Atzaro Group yang berfokus dalam pengembangan hotel dan spa mewah yang berlokasi di Ibiza, Spanyol. Dengan menghadirkan pengalaman living on board di Indonesia, Atzaro menghadirkan kapal mewah asli Indonesia yaitu kapal pinisi yang beroperasi di Labuan Bajo, Alor, Raja Ampat, dan Banda.

Dengan Prana by Atzaro, wisatawan dapat mengelilingi Raja Ampat dengan kapal pinisi yang telah mereka sediakan, tentunya dengan berbagai aktivitas menarik yang lengkap fasilitasnya. Wisatawan diajak untuk berkeliling mengunjungi spot-spot terkenal seperti Peternakan Mutiara Atlas di Teluk Alyui, hingga berinteraksi langsung dengan spesies-spesies unik yang ada seperti Pari Manta Raksasa dan Burung Cendrawasih. Tidak hanya itu, master suite yang disediakan juga memiliki tampilan interior yang sangat mewah dan elegan yang pemandangan langsung menghadap laut terbuka yang akan membuat kamu merasa semakin betah dan nyaman selama menginap di dalamnya.

Dilansir dari pranabyatzaro.com, kamu bisa melakukan reservasi kapal untuk liburanmu di Raja Ampat sesuai jadwal yang ada yaitu dari bulan Januari – Mei, dan pada bulan Desember. Tarif yang diberikan untuk bermalam di kapal pinisi yang mereka miliki adalah sebesar 15.000 USD atau setara Rp 217.500.000 per malam, dengan durasi waktu minimal 6 hari. Kapasitas tamu yang ditentukan sendiri adalah maksimum 18 orang. Untuk kamu yang membawa sahabat atau keluarga namun kuota yang ada telah terisi penuh, kamu bisa tetap mengajak tambahan personil namun kamu harus membayar biaya charged untuk penambahan anggota tersebut.

Meskipun dengan harga yang cukup pricy, kelengkapan fasilitas dan sarana hiburan yang disediakan oleh Prana by Atzaro ini sangat lengkap loh! Prana by Atzaro memberikan kamu kesempatan untuk melakukan aktivitas-aktivtas seperti snorkeling, diving, water ski, paddle board, serta  memancing yang dilengkapi oleh instruktur dan tour guideserta perlengkapan yang lengkap dan bisa kamu pakai kapanpun. Tidak hanya itu, kamu juga tidak perlu lagi membayar tiket masuk untuk mengunjungi lokasi-lokasi wisata ataupun membayar airport transfer yang ada karena tiket tersebut sudah bisa kamu dapatkan saat melakukan pembayaran tarif per malam yang telah ditentukan Prana by Arzaro.

Itu dia 4 pilihan kapal pinisi mewah di Labuan Bajo dan Raja Ampat dari Travel Addict yang bisa kamu jadikan referensi untuk liburan private yang lebih berkesan bersama orang-orang terkasihmu. Pastikan kamu memperhatikan jadwal keberangkatan serta melakukan reservasi sejak jauh-jauh hari ya! Dan tentunya, selalu perhatikan regulasi perjalanan serta protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19 untuk mencegah penyebaran virus yang bisa merusak rencana liburanmu. Semoga informasi ini bermanfaat!