Maldives adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di barat daya India dan Sri Lanka. Negara ini terletak dekat garis ekuator dengan sinar matahari yang menyinari hampir sepanjang hari. Jika sudah membaca atau mendengar kata “kepulauan” dan “garis ekuator”, pastinya kebanyakan dari kalian sudah bisa menebak kondisi dan iklim yang ada di negara ini. Ya, Maldives adalah negara yang terdiri dari gumuk pasir, laut, dan beriklim tropis.

Maldives mendapat rekor sebagai negara dengan dataran paling rendah di dunia yaitu hanya sekitar 1,5 meter di atas permukaan laut. Negara ini memiliki kurang lebih 1.200 pulau dan di antaranya merupakan pulau-pulau terkecil di dunia. Dari banyaknya pulau di Maldives, hanya 200 pulau yang berpenghuni dan sekitar 80 pulau disulap menjadi penginapan eksklusif bagi para turis.

Banyak pantai di seluruh dunia memiliki pasir yang terbuat dari quartz (kuarsa), tetapi pantai berpasir putih halus di negara ini sebenarnya terbuat dari karang. Pantai koral ini sebenarnya cukup langka dan hanya membentuk sekitar 5% dari pantai dunia. Alasannya adalah kembali lagi pada fakta Maldives yang berada di dekat garis ekuator. Keindahan laut berwarna biru kehijauan dengan hamparan pasir putih yang luas akan memanjakan siapa pun yang melihatnya. Tak heran negara ini sering mendapat julukan sebagai surga tropis.

Penginapan-penginapan di Maldives yang memiliki pemandangan indah langsung ke laut.
Pasir putih dan laut biru kehijauan yang amat jernih membuat siapa saja betah di Maldives.

Fakta mengagumkan tentang surga tropis yang akan membuat kalian semakin ingin mengunjunginya adalah karena Maldives dianggap sebagai salah satu tujuan wisata teraman di dunia. Di mata internasional, Maladives dianggap sebagai salah satu tujuan wisata teraman di dunia karena semua pulau-pulaunya terisolasi satu sama lain dan pada saat yang sama otomatis terbagi menjadi kecil serta mudah diatur.

Baca juga: Rekomendasi 6 Tempat Wisata di Maldives yang Populer dan Adorable

Mengingat kondisi geografis Maldives yang didominasi oleh laut, kunjungan ke negara ini akan menjadi liburan favorit bagi para pecinta seafood. Bagaimana tidak? Hampir seluruh makanan khas Maldives didominasi hidangan laut dan tidak jauh dari bumbu-bumbu pelengkap seperti sayur dan buah khas tumbuhan iklim tropis. Tidak hanya menyuguhkan keindahan pemandangan dan suasana, berlibur ke negara ini akan memanjakan lidah kalian dengan suguhan makanan khas Maldives yang menggugah selera.

Pohon kelapa sebagai payung di sepanjang pantai di Maldives.
Pohon kelapa di sepanjang pantai menaungi apapun yang berlindung dari teriknya sinar matahari.

Pada dasarnya, tumbuhan yang mendominasi di negara ini kebanyakan adalah kelapa, ubi jalar, mangga, pepaya, dan nanas. Kelapa mengambil peran besar dalam setiap sajian di negara ini karena pohon kelapa merupakan salah satu simbol negara. Satu-satunya produk lokal lain yang mendominasi di urutan pertama adalah hasil laut seperti ikan, lobster, kepiting, rumput laut, dan lain-lain, yang menjelaskan dengan sederhana korelasi sajian lokal dengan kondisi geografis dan iklim Maldives. Ikan-ikan Maldives adalah ekspor besar bagi negara ini,  produk ikan tuna diawetkan di pulau-pulau dan sering dijual ke luar negeri, di mana banyak digunakan sebagai bahan pendukung dalam masakan, salah satu yang paling populer di Sri Lanka.

Makanan khas Maldives dikenal dengan nama Dhivehi. Masakan ini memberikan variasi rasa dan citarasa yang luar biasa, mulai dari camilan renyah dan jajanan pinggir jalan disertai dengan roti khas lokal yang dipanggang dengan kayu, hingga kuah kari yang beraroma dan berbumbu pedas.

Makanan lokal negara ini adalah kumpulan kaya rasa tradisional dengan pengaruh kuat dari negara tetangganya, seperti India dan Sri Lanka. Di masa lalu, penduduk lokal negara ini bergantung pada bahan-bahan penting seperti ikan, kelapa, sukun, dan umbi-umbian. Seiring berjalannya waktu dengan pengaruh orang asing dari perdagangan dan perjalanan, makanan khas Maldives mengembangkan perpaduan khas dengan rasa uniknya sendiri, melambangkan sebuah identitas kuliner yang unik.

Makanan khas Maldives umumnya menggunakan tiga bahan utama yaitu, kelapa, ikan, dan pati yang mengandung biji-bijian dan sayuran. Makanannya yang lezat menawarkan aroma khas yang terdiri dari sensasi pedas ringan, rasa manis yang lembut, dan rasa yang eksotis secara keseluruhan, serta diolah menggunakan tradisi memasak kuno yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Akibat mendapat campuran pengaruh dari sajian negara yang mengandalkan rempah sebagai bumbu kuat menyengat, hal ini terlihat jelas dalam makanan lokal yang memiliki kemiripan menggunakan rempah serupa. Makanan khas Maldives seringkali disajikan panas dan pedas. Jika kalian ingin makan makanan lokal, siapkan lidah kalian untuk kari ikan pedas, sup ikan, roti ikan, dan variasi lain yang berbau hasil laut tentunya.

Bagaimana, ya perpaduan hidangan laut dengan kelapa dan buah lainnya? Dan apa saja makanannya? Yuk, langsung saja simak daftar makanan khas Maldives yang wajib kalian coba, terlebih jika kalian pecinta olahan hasil laut!

Hidangan pembuka dan camilan khas Maldives

1. Bis Keemiya

Camilan mirip pastel khas Maldives.
Bis Keemiya cocok disantap di siang hari bersama segelas teh. (sumber: lonumedhu.com)

Hidangan satu ini mungkin sangat familiar bagi orang Asia karena bentuknya yang menyerupai camilan-camilan terkenal seperti, pastel, risoles, dan samosa. Bis Keemiya merupakan olahan kue cita rasa gurih yang diisi ikan tuna, telur matang, irisan bawang bombay, serta kol yang ditumis. Keunikan dan keaslian rasanya menjadikan makanan khas Maldives ini wajib dicoba untuk disantap sebagai camilan di siang hari dengan segelas teh atau kopi.

2. Boshi Mashuni

Membayangkan segarnya rasa salad yang disantap sebelum makan siang.
Penampilan menggiurkan salad khas Maldives. (sumber: thailand-trip.org)

Makanan khas Maldives ini cocok untuk membangkitkan seluruh indera tubuh anda dengan kesegarannya. Makanan kali ini merupakan makanan sehat yang sejenis dengan salad, atau mungkin bisa dibilang ini adalah salad asli Maldives. Boshi Mashuni adalah salad yang terbuat dari parutan bunga pisang dan kelapa segar, serta dibumbui dengan daun kari, kunyit, dan jintan yang memberikan rasa menyenangkan pada makanan ini. Tak lupa rempah-rempah, perasan jeruk nipis, dan potongan cabai sebagai penutup yang menyatukan seluruh rasa dari makanan ini. Terbayang bukan tekstur garing dan rasa asam segar yang membuat Boshi Mashuni cocok disantap pertama sebelum memakan makanan khas Maldives lainnya?

3. Yam Goreng

Camilan pas di siang hari yang disukai semua usia.
Yam goreng dengan sensasi kriuk di tiap gigitan. (sumber: freshcityfarms.com)

Ubi adalah salah satu dari sedikit tanaman yang banyak terdapat di negara kepulauan yang menakjubkan ini. Alhasil, ubi goreng menjadi makanan yang cukup populer di Maldives. Renyah di luar dan lembut di dalam, camilan ini disajikan dengan berbentuk potongan stik kecil pendek ditambah saus yang membuat pengalaman kalian sepadan dengan semua uang yang kalian keluarkan.

4. Bola Ikan Karang

Bola-bola ikan gurih khas Maldives. (sumber: crescentfoods)

Mirip dengan Bitterballen, camilan satu  menjadi salah satu yang paling disukai oleh seluruh lidah dari penjuru dunia. Ikan karang adalah hasil laut yang sangat populer di negara ini. Makanan khas Maldives ini disajikan dalam bentuk potongan ikan karang dibalut tepung berbentuk bulat seperti bola dan berbumbu Tandoor masala ala India. Sebagai pelengkap, camilan ini biasanya disajikan dengan kelapa, papaya, atau mentimun, dan sambal. Pasti rasanya akan asyik sekali bukan, mengunyah bola ikan karang sambil menatap pemandangan indah?

5. Gulha

Rasa gurih dan wangi jeruk nipis serta daun kari mendominasi makanan ini.
Pangsit unik berbentuk bola khas Maldives (sumber: lonumedhu.com)

Gulha adalah makanan khas Maldives yang cocok disajikan sebagai apa yang orang lokal bilang “makanan pendek” atau camilan. Gulha berbentuk seperti dumpling atau pangsit berbentuk bola yang diisi dengan campuran tuna, bawang cincang halus, kelapa parut, dan cabai. Tergantung pada resep modifikasi setiap orang, biasanya suka ditambahkan kunyit, perasan jeruk nipis, dan daun kari cincang ditambahkan ke dalam adonan Gulha. Tidak lupa tentunya bawang bombay, cabai, dan parutan kelapa sebagai pemanis.

6. Masroshi

Roti goreng khas Maldives.
Roti isi ikan lokal Maldives berbumbu kuat. (sumber: tasteatlas.com)

Masroshi adalah makanan ringan (camilan) tradisional Maldives yang terdiri dari adonan isian yang goreng. Adonan ini dibuat dengan tepung, minyak, air hangat, dan garam, sedangkan isiannya meliputi tuna asap, kelapa parut, cabai, bawang merah, bawang putih, jahe, daun kari cincang, dan jeruk nipis. Adonan digulung menjadi bola, diratakan, diisi dengan isiannya, lalu ditutup, dan digulung kembali menjadi bola yang diratakan sebelum digoreng dalam wajan. Masroshi dimasak sampai berwarna cokelat keemasan, dan harus dibalik setiap beberapa menit agar kedua sisinya matang merata.

Hidangan ini dapat disajikan untuk sarapan atau dimakan pada sore atau malam hari sebagai camilan dan idealnya dipasangkan dengan secangkir teh.

7. Biscutlets

Jika Inggris memiliki camilan scotch egg maka, Maldives punya biscutlet.
Camilan unik khas Maldives dengan bahan-bahan bervariasi (sumber: maldivescook.com)

Biscutlet adalah camilan populer di Maldives, tetapi biscutlet juga cukup populer di negara-negara terdekat termasuk India dan Sri Lanka. Makanan ini hampir mirip dengan scotch egg yang merupakan makanan asli Inggris, hanya saja biscutlet menggunakan bahan utama kentang dan tuna, bukan daging sosis atau telur saja. Selain kentang dan tuna, bahan lain biscutlet juga berasal dari telur setengah matang dan bawang.

8. Kulhi Boakibaa

Kue ikan khas Maldives.
Kue asin berbahan dasar tuna asap ini menjadi makanan favorit saat hari-hari besar (sumber: lonumedhu.com)

Jika kalian sangat menyukai seafood, maka sepertinya Kulhi Boakibaa adalah makanan khas Maldives lainnya yang wajib kalian coba. Kulhi Boakibaa merupakan kue ikan pedas yang biasanya dimasak dalam acara-acara khusus tertentu di Maldives contohnya, pada hari kemerdekaan negara. Makanan ini diolah dari ikan tuna yang diasapi, bawang bombay, cabai, kelapa parut, kunyit dan daun kari yang dihaluskan, serta nasi giling yang kemudian dibentuk menjadi kue. Seperti camilan lokal pada umumnya, untuk menikmati makanan ini akan lebih lengkap ditemani dengan secangkir teh.

Hidangan utama khas Maldives

1. Garudhiya

Sup ikan rempah khas Maldives.
Segarnya Garudhiya cocok dimakan dengan nasi panas. (sumber: themaldivesexpert.com)

Makanan khas Maldives ini bisa dikonsumsi sebagai hidangan pembuka maupun hidangan utama. Garudhiya merupakan sup ikan yang dimasak menggunakan air kaldu rebusan ikan tuna dan garam, jeruk nipis, cabai, dan bawang bombay. Sebagai bahan utamanya, Garudhiya biasa menggunakan berbagai jenis ikan tuna seperti skipjack, yellowfin, little tunny, atau frigate. Jika kalian ingin mengonsumsi Garudhiya sebagai hidangan utama yang membuat perut kenyang,

Garudhiya bisa disajikan dengan nasi panas seperti layaknya kebiasaan mayoritas orang Asia. Alternatif lain jika ingin mencoba sesuatu yang baru, kalian bisa memilih mengonsumsi Garudhiya dengan roti khas Maldives yang disebut roshi atau dengan ubi ungu dan buah sukun yang ditaburi parutan kelapa.

2. Mas Riha

Hidangan kari khas Maldives.
Sup kari ikan yang harum khas Maldives. (sumber: maldives.net)

Mas Riha adalah makanan khas Maldives berbasis sup kari kental pedas dengan santan. Sajian ini terdiri dari tiga bahan utama yaitu ikan tuna, kelapa, dan daun kari. Mas Riha memiliki perpaduan rasa sempurna gurih dan asam yang menyegarkan. Makanan ini dimasak dengan bumbu rempah hangat seperti jintan, kapulaga, dan kunyit, serta biasa disantap dengan nasi hangat atau roshi.

3. Mas Huni

Sarapan khas lokal yang sangat mudah ditemukan di seluruh tempat makan atau hotel di Maldives.
Sarapan mengenyangkan khas Maldives cocok dimakan dengan roshi (sumber: maldives.com)

Mas Huni memiliki kemiripan dengan Boshi Mashuni yaitu keduanya sama-sama masuk kategori salad. Namun, Mas Huni dinilai lebih “berat” karena tidak hanya terdiri dari sayuran dan buah. Makanan khas Maldives ini menggunakan tuna olahan kering sebagai bahan utama yang kemudian dicampur dengan cabai, kelapa, dan bawang bombay. Mas Huni adalah sarapan lokal paling populer yang sering dipasangkan dengan roshi dan biasanya paling sering disajikan di sebagian besar restoran atau hotel seluruh Maldives selama sarapan.

4. Lobster Maldives

Lobster segar dengan rasa manis dan legit khas Maldives.
Memakan lobster sebesar ini saat makan siang dijamin membuat perut kenyang (sumber: therockrestaurantzanzibar.com)

Perjalanan liburan ke negara ini tidak akan lengkap jika kalian tidak mencicipi olahan hasil laut lokalnya yang sangat segar. Salah satu hidangan seafood paling populer yang harus kalian coba selama berada di Maldives adalah lobster hidup yang direbus. Memang di antara daftar makanan yang disebutkan, makanan ini adalah yang paling mahal, kalian tidak akan menyesal untuk mencobanya. Sebenarnya, harga yang ditawarkan tidak semahal itu mengingat kualitas lobster yang sangat prima baru saja dimasak ketika ada pesanan.

Lobster hidup akan terasa paling enak jika dimasak hidup-hidup, sehingga memberikan kalian rasa lobster yang sangat lezat dan legit. Cukup dimakan dengan perasan lemon dan saus pedas, pelengkap sederhana ini dijamin membuat kalian kembali lagi dan lagi karena ketagihan. Memakan lobster yang dimasak dengan sempurna disajikan tepat di meja makan sambil memandang indahnya pemandangan adalah kesenangan hidup sederhana yang tidak ingin kalian lewatkan!

5. Rihaakuru

Tampilan kuah Rihaakuru dari hasil rebusan ikan.
Kuah kaldu Rihaakuru berwarna pekat dengan rasa yang kuat (sumber: lonumedhu.com)

Makanan khas Maldives ini berupa sup kental ini mengandalkan kaldu yang dibuat dengan merebus ikan tuna dalam waktu yang sangat lama. Seluruh tubuh ikan yang sudah dicuci bersih langsung direbus dengan isi perut yang sudah dibuang terlebih dahulu. Setelah siap, Rihaakuru dimasak lagi dengan bawang goreng, daun kari, dan cabai untuk mendapatkan rasa yang enak. Hidangan ini dikonsumsi dengan sepotong roshi yang dicelupkan ke dalam kuah Rihaakuru, nasi, atau dengan ubi.

6. Theluli Mas

Ikan bumbu pedas khas Maldives.
Bumbu pedas dan legitnya daging ikan buat kalian ketagihan (sumber: lonumedhu.com)

Theluli Mas adalah ikan goreng berbumbu pedas yang menjadi sajian utama paling populer saat acara bakar-bakaran atau familiar disebut barbeque. Untuk memperoleh rasa yang gurih dan lezat, ikan perlu diungkep menggunakan garam, lada, cabai dan bawang putih yang dihaluskan ditambah bubuk kari. Modifikasi dapat dilakukan sesuai selera, misalnya dengan menambahkan irisan jahe atau perisa tomat. Mengonsumsi makanan ini pun bebas sesuai selera, bisa dimakan langsung tanpa apapun,  sayur rebus, atau dengan nasi.

Hidangan penutup khas Maldives

1. Aluvi Boakibaa

Kue singkong khas Maldives.
Rasa gurih dan manis yang unik dalam setiap gigitan kue ini (sumber: cruisingmaldives.blog)

Makanan khas Maldives bercita rasa manis ini berasal dari singkong dan kelapa. Singkong juga banyak ditanam dan tumbuh subur di Maldives, salah satu resep paling terkenal yang menggunakan singkong sebagai bahan utama adalah kue ini. Secara lokal kue ini dikenal dengan nama dhandi aluvi, digadang-gadang nama ini karena bentuknya yang menyerupai tongkat alat pukul musik (dhandi) dan merupakan umbi-umbian seperti kentang (aluvi). Dengan rasa yang manis dan lumer di mulut, memakan Aluvi Boakibaa menimbulkan sensasi nikmat tak tertahankan!

2. Saagu Bondibai

Makanan penutup terkenal asli Maldives harum dan lezat.
Puding sagu dengan aroma kuat dari campuran rempah menyempurnakan keseluruhan rasa (sumber: kitchen.nine.com.au)

Saagu Bondibai adalah salah satu resep hidangan penutup lokal paling populer yang menjadi bagian dari makanan khas Maladives. Makanan ini pada dasarnya adalah puding sagu yang dibuat dengan memasak campuran sagu, air mawar atau melati, kayu manis, daun pandan, dan kapulaga lalu dituang dengan susu kental manis sebagai penyempurnaan cita rasa. Saagu Bondibai bisa menjadi salah satu makanan penutup tradisional Maldives terbaik yang pernah kalian coba selama jika kalian memiliki kesempatan berkunjung ke negara ini.

3. Handulu Bondibai

Handulu Bondibai sebagai simbol ketika sedang ada acara berkesan.
Ketan manis asli Maldives cocok dimakan dengan sukun atau susu kental manis (sumber: lonumedhu.com)

Handulu Bondibai adalah makanan penutup berupa ketan manis yang terbuat dari beras, gula pasir, kapulaga, daun pandan, air mawar dan santan. Cara pembuatannya adalah dengan memasak nasi, air dan santan dalam wajan bersamaan sebelum ditambahkan kapulaga dan daun pandan. Setelah nasi benar-benar matang, gula ditambahkan dan diaduk sampai nasi menjadi kental dan lengket, baru yang terakhir air mawar dituang bersama campuran tersebut. Handulu Bondibai disantap dengan “kulhimas” atau “bondibai” (sukun, sagu atau bingkisan beras). Makanan penutup unik sering dibuat pada acara-acara istimewa seperti kelahiran anak dan perayaan ulang tahun.

4. Dhonkeyo Kajuru

Makanan penutup yang digoreng berbahan dasar pisang mirip seperti di Indonesia
Pisang goreng asli Maldives yang berbentuk seperti kepingan koin besar. (sumber: pinterest.com)

Dhonkeyo Kajuru adalah kue pisang goreng yang terbuat dari pisang matang, tepung, potongan kelapa kering, gula pasir, dan air mawar. Campuran tersebut kemudian digoreng dan dibentuk menjadi bola seukuran gigitan untuk hidangan penutup yang lezat dan manis. Seringkali makanan penutup ini disajikan panas dengan es krim vanilla atau stroberi sesuai dengan selera. Di Indonesia, makanan ini mungkin sama dengan pisang goreng, hanya saja tanpa campuran kelapa kering dan bahan lainnya. Bayangkan menikmati makanan ini saat siang hari terik di Maldives, rasanya pasti mengasyikkan, bukan?

Ada beberapa tips yang bisa kalian lakukan jika berkunjung ke Maldives. Kebiasaan ini merupakan etika tidak tertulis tetapi dipertahankan secara turun temurun oleh penduduk lokal maupun turis. Permasalahannya adalah masih banyak orang yang tidak mengetahui hal ini sebelum berkunjung ke Maldives namun, demi menjaga kenyamanan dan menunjukkan etika baik sebagai pendatang, kita perlu mengetahuinya.

Terlebih bagi kalian yang tinggal atau memilih memiliki keseharian bersama penduduk lokal setempat, memperhatikan etika dan budaya lokal sangat penting demi menjaga hubungan baik dan nyaman. Saat makan bersama, diharapkan pengunjung harus menunggu sampai semua tamu sudah duduk dan siap sebelum memulai makan. Melakukan hal yang sebaliknya merupakan sesuatu yang sangat tidak sopan dan memberikan konotasi negatif.

Merupakan hal yang sopan untuk mencoba sedikit dari semua makanan yang ditawarkan kepada kalian. Orang lain akan merasa sedikit tersinggung jika kalian mengatakan tidak atau menolak sesuatu yang sudah mereka buat dengan persiapan penuh dedikasi waktu dan tenaga. Hal ini berlaku pada juru masak dan pelayan restoran atau tuan rumah tempat kalian dijamu. Pada saat yang sama, hindari mengosongkan piring kalian sepenuhnya, karena ini dapat menyimpulkan bahwa kalian tidak cukup dijamu oleh tuan rumah dan dapat dianggap sebagai penghinaan oleh tuan rumah.

Memberi uang tip tidak wajib di Maldives karena biaya layanan 10% ditambahkan ke dalam tagihan di akhir,  tetapi mengingat gaji rendah yang diperoleh staf dan tingkat layanan yang umumnya diberikan sangat baik, hal ini adalah isyarat yang baik untuk membantu staf atau pelayan untuk mendapatkan beberapa uang tambahan.

Selama bertahun-tahun, budaya memberi uang tip telah berubah di Maldives, hal ini dikarenakan orang Eropa & benua lain yang berkunjung dan memberikan uang tunai dalam jumlah yang berbeda-beda sebagai tip. Jadi dalam hal ini, tingkat seberapa rendah atau standar layak tentang pemberian tip yang dapat diterima memang sangat bervariasi. Sebab orang juga memiliki penerimaan berbeda berbeda dari orang ke orang berdasarkan istilah ‘apa yang dapat dan layak diterima’. Jika ingin bermain aman, sebaiknya kalian memberikan tip lagi 10% di luar dari yang sudah dikenakan dalam tagihan.

Wah, berakhir sudah pembahasan tentang makanan khas Maldives dan sedikit tips bagi penikmat kuliner jika berkunjung ke negara ini. Makanan mana yang menarik perhatian kalian di tiap kategori? Apapun pilihannya, makanan khas Maldives tentu memberikan cita rasa yang menendang lidah dan tidak terlupakan bagi para food addict. Jangan lupa juga sebagai pengunjung yang menghormati etika dan budaya negara setempat untuk selalu mengingat tips dan sebisa mungkin melakukannya, ya!