Sebuah negara di wilayah barat kota Roma, Holy see disebut juga sebagai tahta suci dimana pemimpinya merupakan sebuah paus yang dibantu oleh Kardinal Sekretaris. Negara yang disebut-sebut sebagai negara terkecil di dunia ini memiliki luas wilayah 100 hektar,  dengan luas tersebut sepertinya sangat menyenangkan apabila kita dapat menikmati suasana kota holy see dari atas mobil.

Holy see identik dengan keberadaan gereja St. Peter’s Basilica yang setiap tahunnya selalu dibanjiri oleh umat katolik dan para peziarah yang ingin berdoa di dalam gereja berarsitektur megah ini. 

Selain umat Katolik, negara yang berbatasan dengan Roma, Italia ini, juga sering didatangi oleh banyak warga negara di dunia, hal ini disebabkan oleh  arsitektur dan design dari bagunan-bagunannya yang kental akan aksen Romawi kuno, banyak penggiat seni yang rela jauh-jauh datang dari berbagai penjuru dunia untuk menikmati situs-situs budaya yang terpampang nyata di dalam negara Holy See ini, misalnya saja Pinacoceta yang merupakan.

Basilika Santo Petrus Vatican City

Destinasi favorit bagi pegiat seni dan fotografi dunia untuk sekedar menikmati lukisan dan pahatan yang terdapat di dalam bangunannya. Bukan hanya  Pinacoceta, di dalam negara yang menjadi Kota Suci bagi umat Katolik ini juga menyimpan salah satu destinasi  wisata alam yang wilayahnya meliputi lebih dari setengah wilayah Vatikan bagian selatan dan timur laut, yaitu Vatican Garden atau Taman Vatikan.

Vatican Garden  menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi bagi wisatawan penikmat destinasi alam terutama yang berkaitan dengan tanaman. Sesuai dengan namanya, taman vatikan ini merupakan sebuah taman yang memiliki berbagai jenis tanaman dengan aneka bunga berwarna-warni, hutan seluas tiga hektar, dan padang rumput yang dapat digunakan untuk bersantai, taman yang terletak di sebelah timur laut  dan selatan Vatikan ini  dibangun pada abad Renaissance dan sempat mengalami beberapa perubahan di dalam penataanya.

Kompleks Vatican Garden memiliki luasan  sekitar 23 hektar dan merupakan wilayah terluas jika dibandingkan wilayah-wilayah lain di Bukit Vatikan. Vatican Garden dapat ditempuh dengan berjalan kaki karena letaknya yang berada di antara Kapel Sistine dan Basilika Santo Petrus, wisatawan dapat berjalan kaki sembari menikmati pemandangan kota Vatikan sebagai pilihan terbaiknya. 

Beranjak dari berbagai destinasi wisata dan fakta-fakta menarik tentang negara Holy see, untuk berkunjung dan menikmati pemandangan negara Holy see sendiri  tentunya para turis  memerlukan transportasi yang dapat digunakan untuk sampai ke negara tersebut, salah satunya jenis transportasi yang dapat dipilih untuk sampai di negara tempat tinggal paus ini adalah mobil.

Terdapat fakta menarik yang perlu diketahui terkait negara yang menjadi bagian dari wilayah Eropa Selatan ini yaitu tidak ditemukan adanya jalan raya yang dapat digunakan untuk mengendarai mobil jika ingin berkunjung ke negara Holy see. Biasanya turis-turis yang berkunjung ke Holy see berjalan kaki untuk berpindah dari tempat satu ke tempat lainnya. Jika kita  memilih untuk  berangkat menggunakan mobil dari kota-kota di sekitar Holy see, seperti Roma,  berikut  adalah beberapa tips mengendarai  mobil untuk sampai di negara holy see.

Tips Mengendarai dan Menyewa Mobil untuk sampai di Holy see

tips mengendarai mobil di Holy see
  1. Persiapkan Data-data dan Dokumen Yang Akan Dibutuhkan

Mengendarai mobil dimanapun dan kapanpun tentunya memerlukan beberapa dokumen dalam kelangsungan aktivitasnya, seperti halnya SIM. Mungkin kita sudah familiar dengan istilah SIM (Surat Izin Mengemudi) dalam berkendara, SIM merupakan dokumen penting untuk dimiliki ketika akan berkendara baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Berbeda halnya dengan berkendara di dalam negeri, SIM yang digunakan untuk berkendara di luar negeri, terutama di negara-negara barat seperti Holy see adalah SIM Internasional, untuk itu apabila seorang turis ingin mengendarai sebuah mobil untuk sampai di Holy see, haruslah mengantongi SIM Internasional terlebih dahulu. 

Sebelumnya apa sih yang disebut dengan Surat Izin Mengemudi Internasional itu? Surat Izin Mengemudi Internasional merupakan SIM yang digunakan oleh para pengendara baik motor maupun mobil ketika ingin mengemudikan kendaraan bermotor di luar negara asal mereka. Beberapa SIM Internasional masih memiliki keterkaitan dengan SIM Domestik yang berlaku di negara mereka. Seperti halnya SIM Indonesia yang berlaku di negara-negara Anggota ASEAN.

Nah bagi Anda yang ingin berkunjung di negara ASEAN seperti Malaysia tidak perlu lagi membuat sebuah SIM Internasional, hal ini didasarkan oleh hasil kesepakatan seluruh anggota ASEAN, tetapi untuk bisa berkendara di negara-negara sekitar Holy see, anda masih memerlukan adanya SIM Internasional ini. 

Untuk mendapatkan SIM Internasional sendiri, terdapat beberapa langkah sederhana yang harus diikuti, seperti membawa data diri berupa SIM asli dan fotocopynya, KTP asli dan fotocopynya, Paspor asli yang masih berlaku dan fotocopynya, selembar materai 6000, serta empat lembar pas foto berlatar biru dan berukuran 4 x 6. Biaya yang digunakan dalam membuat SIM Internasional ini juga terbilang cukup terjangkau yaitu berkisar antara 200.000  hingga 250.000, dengan data-data yang telah disebutkan di atas  anda akan mendapatkan sebuah SIM Internasional setelah menyerahkannya ke kantor Korlantas Polri.

Namun kini, untuk membuat sebuah SIM Internasional, anda tidak perlu datang ke kantor Korlantas Polri lagi, karena NTMC Polri menyatakan, SIM Internasional yang diterbitkan oleh Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri) sekarang bisa didapatkan melalui laman Korps Lalu Lintas Kepolisian RI. Sangat mudah bukan? SIM Internasional ini bisa digunakan hingga 3 tahun ke depan, dengan demikian apabila anda ingin berkendara di mancanegara, anda tidak perlu membuat SIM Internasional lagi.

  1. Melakukan riset terkait perjalanan yang akan ditempuh 

Sebelum memulai kunjungan wisata di suatu tempat, bukankah lebih baik apabila kita mengenai kondisi dan keadaan di dalam tempat atau negara terlebih dahulu, seperti halnya jalan, kebijakan, biaya, sampai rute yang akan ditempuh ketika akan berkendara. Dengan melakukan riset perjalanan sebelum berkunjung ke suatu negara, seperti Holy see, kita tentunya tidak akan mendapatkan hasil yang mengecewakan ketika sampai di negara tersebut.

Salah satu fakta menarik yang dapat ditelusuri sebelum berkunjung ke negara yang memiliki lambang berbentuk mahkota kepausan berwarna keemasan dengan sebuah salib di atasnya ini adalah tidak memiliki jalan raya yang dapat digunakan untuk mengendarai sebuah kendaraan bermotor, seperti halnya mobil.  

Pemerintah Holy see memang sengaja tidak menyediakan jalan raya yang dapat dilalui oleh kendaraan bermotor, karena negara ini hanya memiliki luasan 1000 hektar.  hal ini berarti anda tidak bisa mengendarai sebuah mobil ketika berada di negara ini. Namun, jika anda ingin mencoba berbagai pengalaman berkendara di negara-negara sekitar Holy see, anda dapat memilih Roma sebagai pilihan alternatifnya, karena letaknya yang tak jauh dari Holy see, Roma turut menjadi rute bagi  wisatawan untuk mencapai titik-titik wisata di Holy see. 

Dilansir dari wikipedia,  satu hal  yang dapat kita ketahui tentang negara Holy see adalah fakta bahwa letak wilayahnya yang dikelilingi tembok di  dalam kota Roma, Italia, hal ini menandakan bahwa setiap wisatawan yang tertarik dan ingin berkunjung ke negara Holy see harus melewati wilayah Roma terlebih dahulu, fakta ini juga didukung oleh fakta lain yang masih berkaitan dengan penggunaan mobil di negara Holy see ini, yaitu keberadaan bandara. Sama halnya dengan jalan raya, salah satu fakta menarik lain terkait negara yang dipimpin oleh Paus  Benediktus XVI ini adalah tidak ditemukan adanya bandara, jadi untuk bisa sampai ke negara Holy see, wisatawan harus memilih rute Roma Italia dari negara asal mereka.  Oleh karena itu, apabila anda ingin berkendara untuk bisa sampai ke Holy see, anda dapat memulainya rutenya dari Roma Italia kemudian memarkir mobil tersebut di beberapa tempat yang telah disediakan. 

Tembok yang mengelilingi Kota Vatikan

Jika kita tidak mencari tahu terlebih dahulu tentang kebijakan mengendarai mobil di negara Holy see sebelum memulai perjalanan, hal-hal yang tidak diinginkan kemungkinan besar akan terjadi, misalnya kita sudah terlanjur  menyewa mobil terlebih dahulu, padahal faktanya di dalam negara Holy see tidak terdapat jalan yang bisa dipergunakan. Bila hal tersebut sampai terjadi kerugian tentunya akan menghampiri kita.

  1. Memperhatikan Asuransi Perjalanan 

Setelah mengetahui berbagai fakta yang telah tercantum di atas, kini saatnya kita membahas tentang asuransi perjalanan sebagai salah satu hal yang sama pentingnya dengan SIM. Beberapa negara, utamanya negara-negara di Eropa, mengharuskan pengemudinya untuk memiliki asuransi perjalanan  ketika ingin berkendara di negara tersebut, tentunya kita tahu bahwa asuransi perjalanan berfungsi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan memberikan keringanan untuk kita apabila terjadi hal-hal di luar kendali kita, karena asuransi perjalanan dapat meringankan beban dan kewajiban kita  ketika terjadi kecelakaan atau hal-hal yang tidak terduga selama di perjalanan. Selain mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, asuransi perjalanan juga bekerja selayaknya pelampung yang mencegah kita tenggelam, walaupun kita tenggelam pelampung tersebut dapat menjadi alat pertolongan bagi kita. 

Ketika mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, dengan mengantongi asuransi perjalanan, kita akan mendapat berbagai bantuan dan kompensasi, misalnya biaya perawatan medis apabila terjadi suatu kecelakaan dan  kompensasi keterlambatan atau pembatalan berbagai transportasi selama di perjalanan. Kita memang tidak tahu apa yang akan terjadi ketika kita tengah memulai perjalanan di suatu wilayah, bayangkan saja ketika kamu sedang asik berlibur di suatu negara lalu tiba-tiba mengalami sebuah kecelakaan yang mengharuskan kamu untuk dirawat di rumah sakit dengan biaya super mahal di negara lain, biaya yang seharusnya kamu gunakan untuk berbelanja di kota Vatikan malah ludes tak tersisa untuk biaya pengobatan kecelakaan tersebut. Hal tersebut bukannya tidak mungkin terjadi pada setiap orang. Dengan menggunakan asuransi perjalanan,  biaya yang sebelumnya harus ditanggung oleh wisatawan tentunya akan berkurang karena bantuan dari asuransi tersebut. Pihak asuransi akan memberikan berbagai layanan pertanggungjawaban terhadap berbagai perawatan yang diterima oleh wisatawan tersebut. 

Selain  itu, biaya kompensasi  atas keterlambatan dan pembatalan suatu sarana transportasi juga bisa kita dapatkan dengan memperhatikan asuransi perjalanan, saat bepergian penundaan dan pembatalan sarana-sarana transportasi bisa saja terjadi, bukan hanya transportasi umum saja tetapi juga transportasi pribadi yang dapat kita sewa di berbagai tempat jasa. misalnya ketika mobil yang kita sewa dan akan kita gunakan untuk berangkat dari Roma  menuju Holy see  mengalami pembatalan dari pemilik dan mengharuskan kita untuk membatalkannya,  maka kita akan memperoleh sejumlah uang sebagai biaya kompensasi. 

Dengan begitu kita tidak akan merugi meskipun terjadi pembatalan atau keterlambatan selama perjalanan. Pastinya perjalanan tidak terasa menyenangkan apabila terjadi hal-hal di luar kendali kita bukan?. Oleh sebab itu, asuransi perjalanan diwajibkan pada beberapa negara, karena keberadaanya yang sangat berguna  bagi para wisatawan. 

  1. Melakukan riset terkait tempat penyewaan mobil

Mengendarai mobil di luar negeri tentunya memerlukan keberadaan sebuah mobil untuk dapat mengendarainya sendiri, jika ingin mendapatkan sebuah mobil, wisatawan dapat mengunjungi tempat penyewaan mobil yang biasanya banyak terdapat di sudut-sudut kota sebuah negara, tetapi lain halnya dengan Holy see, karena di negara Holy see tidak memiliki  sebuah jalan raya yang bisa dilalui oleh mobil, sehingga keberadaan tempat penyewaan mobil pun langka bahkan hampir tidak ada di negara yang terbentuk pada tahun 1929 ini.

Seperti yang telah dikatakan di atas, jika anda ingin berkendara untuk sampai di Holy see, anda harus memulai rute dari negara Italia tepatnya dari kota Roma. Jika kita tidak melakukan riset terkait tempat penyewaan mobil pastinya kita akan kebingungan dalam menyewa mobil nantinya. Oleh karena itu, meriset tempat penyewaan mobil menjadi hal yang penting untuk dilakukan sebelum memulai perjalanan, apalagi jika kita memulai perjalanan di musim liburan dimana semua orang berbondong-bondong untuk berlibur ke suatu negara, untuk negara Holy see yang selalu ramai ketika liburan natal dimulai, riset tentang penyewaan mobil tentunya akan sangat diperlukan. 

Karena kita tidak dapat menyewa mobil dari negara Holy see, maka kita harus melakukan riset terkait tempat penyewaan mobil tersebut dari kota Roma, Italia. Di kota Roma sendiri banyak tempat-tempat yang menyewakan mobil untuk wisatawan, salah satu perusahaan  yang menyediakan tempat rental atau penyewaan mobil adalah Italy car rent, segala jenis mobil bisa kita dapatkan di perusahaan ini, mulai dari Jeep Renegade yang dapat memiliki 5 kursi dan dapat menampung 4 tas, Citroen C4 Grand Picasso yang memiliki 7 kursi dan dapat menampung 1 tas, hingga sejenis mobil van, Opel Viraro dengan 9 kursi dan 4 tas, harga dan varian yang ditawarkan pun beragam  mulai dari US$ 71,47/hari sampai US$ 152,69/hari, dengan begitu kita  dapat memilih mobil yang kita  suka dan sesuai dengan anggaran yang kita  sediakan. 

Mobil Jeep Renegade

Kini melakukan penyewaan dan pemesanan mobil dapat kita lakukan sebelum terbang serta melakukan perjalanan dari Roma loh, karena saat ini  sudah terdapat banyak situs yang memudahkan para wisatawan untuk melakukan pemesanan dari rumah, salah satunya adalah situs CARNGO, situs ini memudahkan kita dalam melakukan pemesanan mobil dari berbagai perusahaan bukan hanya italy car rent saja, tetapi juga sejumlah perusahaan seperti targetrent, SurPrice, SiclybyCar, dan masih banyak lagi. Dengan situs ini kita dapat melakukan riset dan memilah mobil mana yang sekiranya cocok dan pas untuk kita gunakan selama perjalanan.  

Bagi kita yang ingin menyewa dan mengendarai mobil di Roma, ada beberapa hal yang harus dipatuhi untuk mendapatkan jenis mobil yang akan kita sewa. Pertama, menentukan mobil apa yang kita butuhkan, dengan menentukan mobil yang kita butuhkan dan sesuai untuk ukuran kantong kita, pemborosan yang menyebabkan kerugian bagi diri kita sendiri. Misalnya di perusahaan rental mobil Sicily By Car, kita dapat memilih mobil Toyota Aygo  jika dana yang kita miliki tidak cukup banyak, karena  mobil jenis Toyota ini sendiri memiliki kapasitas bagasi yang cukup besar dan harga yang cukup terjangkau jika dibanding dengan mobil-mobil lainnya. Namun, jika kita memiliki anggaran dana yang lumayan banyak, kita bisa memilih jenis mobil Opel Vivaro yang dilengkapi dengan kapasitas kursi dan bagasi yang besar tentunya dengan biaya yang lebih mahal.

Kedua, terdapat sebuah tips yang dapat memudahkan anda dalam menyewa mobil di Roma, yaitu  menentukan  tanggal serta waktu pengambilan dan pengembalian yang sesuai dan benar. Salah satu tips yang dapat membantu kita dalam menyewa mobil di Roma adalah memperhatikan waktu pengambilan serta pengembalian, untuk menghemat anggaran selama memulai perjalanan ada baiknya kita memilih waktu pengambilan dan pengembalian di hari dan waktu yang sama karena biasanya perusahaan rental mobil menarik uang dalam jangka waktu sehari penuh, jadi jika kita menyewa mobil selama 27 jam maka perusahaan penyewa akan menetapkan harga untuk 48 jam. Apabila kita tidak melakukan riset dan mengetahui tips ini terlebih dahulu kerugian akan terjadi dan dana yang seharusnya kita gunakan untuk berlibur pun harus terpotong. 

  1. Menyiapkan credit card atau kartu kredit

Selain SIM dan Asuransi Perjalanan, kartu kredit menjadi barang yang wajib ada jika kita ingin berkendara di luar negeri, pasalnya, kartu kredit menjadi hal yang lumrah untuk dijumpai ketika kita ingin melakukan transaksi sebuah barang atau jasa di luar negeri, tentunya kita memerlukan kartu kredit tersebut untuk melakukan pembayaran atas mobil yang kita sewa selama perjalanan, untuk itu keberadaan kartu kredit sangatlah dibutuhkan.

 Jika dibandingkan dengan kartu debit pengguna kartu kredit di luar negeri, terutama di holy see, lebih sering digunakan sebagai alat pembayaran, kemudahan yang didapatkan ketika kita menggunakan kartu kredit menjadi alasan utama mengapa masyarakat luar lebih suka menggunakan kartu kredit. Di samping itu, terdapat hal-hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan kartu kredit, yaitu nama data diri yang dicantumkan haruslah sama dengan SIM yang kita miliki. Selain itu, kita juga harus senantiasa melakukan pengecekan atas limit dari kartu kredit tadi. Simpan kartu kredit di tempat yang aman agar nantinya hal-hal yang tidak diinginkan dapat kita hindari. 

Meskipun peraturan yang diterapkan di Holy see tidak berbeda jauh dengan peraturan yang ada di Indonesia, kita tetap harus memperhatikan semua seluk beluk kebijakan yang ditetapkan di negara beribukotakan Vatikan ini, dengan begitu  perjalanan yang kita tempuh dapat terlaksana sesuai rencana tanpa ada hambatan dari sisi manapun.