Street Food Tokyo mungkin tidak seramai street food di Asia lainnya layaknya Thailand atau Taiwan. Pasar malam pun juga bukan budaya yang lazim di Jepang. Oleh karena itu, banyak dari pedagang makanan khas Jepang yang beralih menjajakan berbagai macam street food ke ratusan macam festival. Kalau Anda mendatangi salah satu festival besar di Tokyo tersebut, Anda wajib mencicipi pilihan street food khas Tokyo pilihan kami!

Sebelum mengintip rekomendasi street food Tokyo ala travel addict, baca juga artikel ulasan kami tentang 5 wahana top Disneyland di sini.

Takoyaki

Secara harfiah takoyaki artinya adalah ‘gurita goreng’, nama yang sangat pas untuk street food Tokyo yang berbentuk bola berisi potongan gurita, daun bawang, jahe, dan tempura. Biasanya bola-bola renyah tersebut diberi tambahan, seperti tambahan ekstra daun bawang, fish flake (Katsuobushi), mayonnaise, dan saus spesial takoyaki yang mirip seperti kecap inggris.

Street Food Tokyo: Takoyaki
Takoyaki. Sumber Gambar: Never Ending Footsteps

Walaupun keberadaan jajanan pinggir jalan yang diolah dengan gurita ini jarang terdengar di negara lain dan terdengar sedikit asing, potongan gurita tersebut justru menambah tekstur gooey dan rasa yang mild. Penasaran dengan rasa takoyaki asli dari Jepang langsung? Tenang, meskipun asalnya dari Osaka, penjaja takoyaki tersebar luas di seluruh wilayah Jepang, termasuk berada bersamaan dengan street food khas Tokyo lainnya.

Kare Pan

Kare pan adalah salah satu jenis dari okazu pan, istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan sejenis roti dengan aneka macam isian berbahan gurih. Rasa kare pan yang sedikit manis awalnya dibuat dengan cara melapisi adonan dengan tepung roti kemudian digoreng. Setelah itu, barulah isian yang biasanya kaya akan rasa kari Jepang dimasukkan ke dalam bagian tengah roti.

Street food Tokyo: kare pan
Kare pan. Sumber Gambar: heneedsfood

Perlu Anda ketahui bahwa kari Jepang mempunyai rasa yang berbeda dari kari-kari asal Asia lainnya. Isian kari dari street food Tokyo kare pan biasanya berwarna lebih gelap dan mempunyai rasa yang lebih ringan dibandingkan kari Asia lainnya. Kombinasi dari garingnya adonan roti dengan isian kari Jepang soft yang melebur sempurna di dalam mulut, menjadikan kare pan sebagai street food khas Tokyo yang tidak biasa namun dijamin nikmat!

Crêpes

Street Food Tokyo: Crepes
Crepes. Sumber Gambar: Futuready

Benar faktanya bila crêpes berasal dari Perancis dan jajanan pinggir jalan ini dikenal luas di seluruh dunia. Pada umumnya, crêpes disajikan menggunakan cone sebagai pembungkus luar agar memakannya tidak sulit. Berbeda dengan crêpes biasa, crêpes di street food Tokyo disajikan dengan isian segar seperti buah manis atau telur gurih, dan crêpes di Jepang lazimnya lebih garing daripada crêpes dari Perancis. 

Selain diisi dengan bahan-bahan segar, banyak rasa crêpes lain yang diberi isian bahan-bahan khas dari Jepang seperti, kacang azuki bersama krim kocok, atau ayam bersama saus teriyaki. Anda dapat mencoba street food khas Tokyo yang populer ini di Marion Crêpes, Takeshita-dori di Harajuku, salah satu tempat populer dan laris yang menjual crêpes.

Okonomiyaki

Okonomiyaki sering juga disebut dengan nama yang lebih familiar yaitu ‘panekuk Jepang’’, karena seperti panekuk pada umumnya, okonomiyaki disajikan di atas griddle. Panekuk Jepang satu ini dibuat dengan bahan dasar tepung, telur, kubis, dan variasi sayuran maupun daging lainnya. Untuk street food Tokyo kali ini, seringkali menggunakan teknik penyajian bernama ‘Kansai Style’, yang mana semua bahan dicampur menjadi satu dan setelahnya dituang ke atas pemanggangan. 

Okonomiyaki
Okonomiyaki. Sumber Gambar: whats4eats

‘Hiroshima Style’ juga teknik penyajian yang dapat digunakan untuk street food khas Tokyo yang menggiurkan ini, caranya dengan memisahkan pengolahan adonan dengan bahan-bahannya, kemudian diletakkan di atas mie yakisoba. Pengolahan Kansai Style dan Hiroshima Style dasarnya cukup berbeda, namun satu hal yang membuat mereka sama adalah penyajian akhirnya yang selalu ditambahkan rumput laut kering, acar jahe merah, mayonaise, dan saus gurih okonomiyaki.  

Taiyaki

Taiyaki
Taiyaki. Sumber Gambar: This Is Japan

Umumnya street food Tokyo yang biasa dijadikan cemilan maupun suvenir  satu ini, diolah menyerupai bentuk ikan-ikan yang gemas. Meskipun bentuknya ikan, taiyaki sebenarnya adalah cemilan manis ringan yang mirip dengan panekuk. Di tengah taiyaki terdapat isian kacang merah halus. Dengan luaran yang renyah, taiyaki juga dapat diisi dengan berbagai macam isian halus seperti, kustar, coklat, atau Nutella. 

Tidak suka yang manis-manis? Tidak perlu khawatir, Anda tetap dapat mencicipi versi gurihnya, biasa diisi dengan kentang manis, keju, sosis atau sayur-sayuran. Untuk adonan, street food khas Tokyo satu ini diolah dengan tepung, baking soda, garam, dan gula, semua diolah sedemikian rupa sampai menghasilkan bentuk ikan. 

Dango

Dango
Mitarashi Dango. Sumber Gambar: Kyojapan

Dango adalah sejenis dumpling yang diolah dari tepung ketan dan air, kemudian direbus sampai teksturnya mengeras. Terdapat 3 atau 4 jenis dango yang biasanya disajikan dengan tusuk sate, dibalur dengan macam-macam bumbu saus manis atau gurih. Street food Tokyo dango yang paling dikenal banyak orang adalah mitarashi dango, disajikan dengan dumpling bakar berisi nasi dan dibalur saus kecap. Di luar kuil Shinto, Anda akan menemukan banyak sekali penjaja yang mengolah street food khas Tokyo sedap ini.

Senbei

Senbei, street food Tokyo yang sama populernya dengan taiyaki, merupakan kerupuk berbahan dasar tepung beras yang memiliki ratusan rasa, bentuk, dan ukuran yang berbeda-beda. Meskipun Anda akan sering menemui Senbei dijual di toko-toko dalam bentuk kemasan, Senbei terbaik tetap saja hanya mampu dijumpai di pinggir jalanan, di mana para penjaja mengolahnya memakai api arang. 

Senbei
Senbei. Sumber Gambar: Kokoro

Di Tokyo, senbei yang ditemui bertekstur cukup padat dan renyah, hal tersebut dikarenakan jenis tepung beras yang dipakai; sedangkan di Kyoto, senbei diolah menggunakan tepung beras mochigome, membuat tekstur senbei jauh lebih ringan. Senbei kebanyakan diolah menjadi makanan gurih dengan bumbu kecap atau garam, namun ada beberapa yang juga menyediakan variasi manisnya. Anda sangat disarankan untuk mencoba Waizumiya senbei, street food khas Tokyo jenis senbei yang paling terkenal, berlokasi diantara stasiun Asakusa dan Kaminarimon Gate.

Ikayaki

Ikayaki
Ikayaki. Sumber Gambar: Japan Info

Ikayaki atau cumi bakar adalah street food Tokyo yang paling wajib Anda cicipi. Ikayaki pada dasarnya merupakan cumi yang disiram dengan kecap manis dan diberi bumbu yang khas, kemudian ditusuk dengan lidi kayu dan dibakar. Ikayaki termasuk street food khas Tokyo yang paling terkenal di acara-acara maupun festival besar yang diadakan di Tokyo. Makanan ini juga dapat ditemui kapan saja di tempat-tempat seperti Outer Market dari Tsukiji Fish Market di Tokyo’s Chūō Ward.