Berlibur ke negara ini tidak lengkap kalau kalian tidak mengunjungi taman nasional di Angola. Kalian akan disuguhkan oleh keeksotikan alam Afrika dan fauna yang akan membawa suasana masuk kedalam alam liar.  Kalian akan berkenalan dengan hewan-hewan baru yang ada disana. Berikut 7 taman nasional terkenal di Angola.

Taman Nasional Kissama

Kissama, Angola
source: angolainvivo.com

Hanya terletak 70 km perjalanan ke selatan dari ibukota Angola, terdapat Parque Nacional de Kissama. Merupakan suaka margasatwa yang telah memanfaatkan pengaturan alam yang menakjubkan untuk melindungi dan melestarikan banyak spesies Afrika. Taman ini mulai hidup sebagai cagar alam pada tahun 1938 dan kemudian berevolusi menjadi Taman Nasional pada tahun 1957. Selama tahun-tahun Perang Saudara, taman tersebut diabaikan dan menjadi korban perburuan, tetapi populasi kerbau, gajah, dan bahkan penyu laut kini semakin kuat. Taman tersebut bahkan menerima 10 gajah melalui pos udara dari Rusia pada tahun 2000.

Taman Nasional Iona

Iona, Angola
source: travel.sapeople.com

Taman nasional Iona merupakan taman terbesar di Angola dan terletak di bagian barat daya negara tersebut. Taman ini mencakup area yang luas lebih dari 15.000 kilometer persegi. Meskipun taman nasional ini dilanda perburuan liar hewan ilegal selama perang saudara, upaya untuk mengganti dan memulihkan satwa liar di taman sedang berlangsung. Selain hewan seperti Springbok, Burung Unta, dan Cheetah, taman ini juga merupakan rumah bagi penduduk asli yang, menurut para ilmuwan, adalah orang yang paling “utuh secara budaya” di benua itu.

Taman Nasional Cangandala

Cangandala, Angola
source: angolafieldgroup

Area Taman Nasional indah lainnya di Angola, Taman Nasional Cangandala adalah taman terkecil tetapi masih memiliki banyak hal yang ditawarkan. Daerah ini adalah rumah bagi kijang musang raksasa yang menakjubkan, antelop paling langka di dunia dan simbol nasional Angola. Taman ini dilayani dengan baik dengan akses jalan raya dan bandara di dalam provinsi. Taman tersebut, seperti banyak taman lainnya di negara tersebut menghadapi pertempuran melawan perburuan ilegal dan banyak upaya yang sedang berlangsung untuk melindungi taman dan satwa liar asli.

Taman Nasional Bicuari

Bicuari, Angola
source: angolainvivo

Taman Nasional Bicuari (Portugis: Parque Nacional do Bicuar; juga disebut Taman Nasional Bicuar atau Taman Nasional Bikuar / Huila) adalah sebuah taman nasional di Angola. Terletak di wilayah barat daya negara itu di Dataran Tinggi Huila, sekitar 120 km sebelah tenggara Lubango. Taman tersebut merupakan kawasan perbukitan berpasir dan berkarakter semak belukar. Beriklim tropis semi-kering. Bicuar didirikan sebagai suaka perburuan pada tahun 1938, dan direformasi sebagai taman nasional pada tahun 1964. Secara historis dikenal dengan mamalia besar, seperti kerbau hitam, taman ini juga sangat menderita dalam Perang Saudara. Selama masa perang saudara, sebagian besar atau seluruh hewan dimusnahkan, tetapi Pemerintah Angola sekarang melakukan upaya untuk membangun kembali infrastruktur dan memukimkan kembali hewan-hewan tersebut.

Taman Nasional Cameia

Cameia, Angola
source: angolainvivo

Mencakup luas wilayah 14.450 km², taman nasional di Angola ini terletak di provinsi Moxico, di Timur Laut Angola. Sama seperti kebanyakan taman nasional di negara tersebut, awalnya hanya dibuat sebagai kawasan di mana perburuan tidak diperbolehkan, mendapatkan status taman nasional pada tahun 1957. Daerah tersebut dikelilingi oleh sungai seperti sungai Luena dan sungai Zambeze, serta tanah datar, menciptakan lingkungan yang memungkinkan keberadaan spesies seperti rusa kutub, kuda lembu dan banteng merah.

Taman Nasional Longa-Mavinga

Longa-mavinga, Angola
source: nationalparks.africa

Mavinga adalah Taman Nasional di Provinsi Kuando Kubango di tenggara Angola. Ini mencakup area seluas 46.076 kilometer persegi. Taman ini diresmikan pada tahun 2011. Kedua taman ini berdampingan dan dikelola sebagai satu kesatuan. Taman-taman itu dibuat untuk melestarikan nilai ekologi dan biologi yang tinggi di kawasan itu. Mavinga membentuk perbatasan barat kawasan konservasi terbesar Afrika, Kavango-Zambezi Trans-Frontier Conservation Area (KaZa TFCA).

Taman Nasional Mupa

Taman Nasional Mupa awalnya didirikan pada tahun 1964 ketika kawasan itu masih menjadi wilayah jajahan Portugis. Tujuan utama salah satu taman nasional di Angola ini adalah untuk melindungi sub spesies jerapah, namun sayangnya semuanya musnah, terutama karena ranjau darat yang tersisa dari perang saudara. Hewan mamalia lain di dalam taman misalnya singa, anjing liar, hyena, dan macan tutul. Taman ini juga menjadi surga bagi berbagai kehidupan burung langka meskipun pertambangan mineral saat ini menjadi ancaman bagi spesies tersebut.

Itulah tadi 7 taman nasional di Angola. Semoga membantu kalian yang pengen liburan dengan mengunjungi cagar alam dan fauna-fauna unik di Angola.

baca juga: 5 Hotel di Andorra dengan Interior dan Pemandangan Menakjubkan