Pasti kamu jarang mendengar mengenai nama negara ini, namun tahukah kamu bahwa negara Mikronesia memiliki banyak kesamaan dengan negara Indonesia? bahkan negara ini telah menjalin hubungan baik dengan Indonesia sejak 30 tahun yang lalu. Federasi Mikronesia merupakan suatu negara kepulauan berdaulat yang terletak di Samudra Pasifik dan terdiri dari empat negara bagian, yaitu Yap, Chuuk, Pohnpei dan Kosrae yang tersebar di seluruh Samudera Pasifik Barat.

Ibukota Mikronesia terletak di Pulau Pohnpei, bernama Palikir dan kota terbesarnya berada di Chuuk Atoll bernama Weno. Negara ini memiliki 607 pulau dengan luas total sekitar 702 kilometer persegi, terbentang hampir 2.700 kilometer di utara khatulistiwa. Meskipun terdiri dari ratusan pulau, luas negara ini terhitung kecil dengan jumlah penduduk hanya berkisar 500 ribu orang. Disamping itu, negara ini memiliki dunia bawah laut yang sangat eksotis, pertanian, perikanan dan taman-taman indah yang memanjakan mata, sehingga banyak tempat yang bisa dijadikan pariwisata.

Baca juga: Epic! 7 Taman Terindah di Hongaria Ini Bikin Liburan Kamu Makin Unforgettable

Taman di negara ini masih sangat asri dan terawat loh, sehingga cocok untuk kamu yang sudah lelah akan suasana perkotaan yang padat dan ramai. Penasaran kan? Yuk kita intip rekomendasi taman terindah di Mikronesia yang bikin liburan kamu makin memorable.

1. Utwe-Walung Marine Park

Tour ke Utwe-Walung Marine Park, Mikronesia.
Tour ke Utwe-Walung Marine Park. Sumber: antilogvacations.com

Utwe-Walung Marine Park adalah salah satu taman terindah dan destinasi wisata paling populer di Kosrae. Taman ini memiliki banyak saluran bakau kecil yang mengarah ke beberapa pulau kecil. Terletak di antara dua desa, yaitu Utwe dan Walung sehingga dinamai berdasarkan nama desa yang berbatasan tersebut. Untuk menjelajahi taman ini, kamu memerlukan perahu atau kano. Tur kano yang tenang melintasi saluran bakau terpencil yang menghubungkan dua desa adalah kegiatan paling tak terlupakan.

Utwe-Walung Marine Park adalah kawasan konservasi komunitas dengan ekosistem mangrove terluas di Negara Federasi Mikronesia, yang dinobatkan sebagai Cagar Biosfer UNESCO pertama di kawasan Pasifik pada tahun 2005. Disini selain bisa melihat saluran bakau dengan kano populer, kamu juga dapat trekking ke reruntuhan batu kuno dan nikmati snorkeling di air laut yang jernih sambil melihat terumbu karang yang cantik.

2. Sunset Park (Yap)

Pemandangan di Sunset Park. Sumber: tripadvisor.co.id

Terdapat banyak alasan untuk mengunjungi Pulau Yap. Pulau ini yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan saat berlibur. Pulau Yap saat hari menjelang malam, laut dan langit hampir memiliki warna yang sama. Kamu bisa melihat pemandangan visual matahari terbenam yang paling indah. Salah satu destinasi wisata yang tidak boleh dilewatkan adalah Sunset Park. Taman ini terletak di sebuah desa di garis pantai Pulau Yap, dekat Kadaay. Sunset Park memiliki banyak area piknik dengan meja dan bangku. Kamu juga diperbolehkan untuk berenang di area ini. Banyak wisatawan yang berkunjung mengatakan bahwa foto dan pemandangan Sunset Park tak ternilai harganya.

3. Yela Valley Ka Forest

Yela Valley. Sumber: seacology.org

Lembah Yela memiliki kelompok pohon “Ka” (Terminalia carolinensis) terbesar di dunia. Lahan basah hutan air tawar Lembah Yela adalah pusat cekungan tropis yang sangat murni, membentang dari puncak gunung hingga terumbu karang. Pada tahun 2006, pemilik tanah tradisional membentuk organisasi masyarakat yang disebut YELA (Otoritas Pemilik Tanah Lingkungan Yela) untuk mengelola properti pribadi ini sebagai kawasan lindung Kosrae. Spesies yang paling dilindungi di daerah ini adalah pohon Ka. Hutan yang sangat lengkap ini juga menyediakan habitat bagi merpati Mikronesia yang terancam punah dan kelelawar buah Mariana. Dimana, kelelawar buah Mariana terdaftar sebagai spesies yang terancam punah.

4. Pilen Seleur Eel Pools

Pilen Seleur Eel Pools. Sumber: tripadvisor.co.id

Pilen Seleur Eel Pools terletak di Pohnpei. Dalam mitologi Pohnpeian, belut dianggap memiliki tempat dan dipercaya sebagai anggota klan, sehingga penduduk setempat tidak memakan belut air tawar. Eel Pools adalah kolam keluarga setempat, tempat mereka memberi makan belut marmer. Belut disana ukurannya tergolong besar-besar. Karena belut sudah mengenal orang-orang yang memeliharanya, orang tersebut bisa menyentuhnya, tapi jika salah langkah maka belut bisa menggigit (tetapi tidak berbahaya). Jika kamu berkunjung kesini, bawalah beberapa ikan (makrel kalengan), agar dapat memberi mereka makan dengan tangan.

Nah itu dia rekomendasi taman terindah yang bisa kamu kunjungi saat berlibur di Mikronesia, sangat menarik bukan? Yuk masukkan ke list destinasi wisata yang harus kamu kunjungi jika berkesempatan berlibur ke negara ini. Happy traveling, sampai jumpa lagi!