Tempat wisata bersejarah menjadi daya tarik wisatawan untuk melepas penat. Selain didukung oleh pemandangan alam yang menyejukkan mata, cerita sejarah di balik objek wisata tersebut menjadikan nilai tambah bagi para pelancong karena dapat menambah wawasan dan menambah kebanggaan sebagai warga negara Indoensia, negara yang tidak hanya kaya akan objek wisata juga kaya dengan cerita sejarah. Berikut kami berikan tiga rekomendasi tempat wisata yang cocok sobat travel addict kunjungi di provinsi Jawa Barat :

tempat wisata bersejarah

Tempat Wisata Bersejarah Pertama: Kawah Putih

Kawah yang terbentuk dari hasil letusan gunung Patuha ini baru dijadikan tempat wisata oleh pemerintah orde baru melalui PT Perhutani (persero) unit III Jawa Barat dan Banten pada tahun 1987. Sebelumnya merupakan pabrik belerang dengan nama Kenzaka Gokoya Ciwidey pada masa penjajahan Jepang, dan sebelumnya Jepang dikelola oleh Belanda yang bernama Zwavel Ontgining.

Ada sejarah unik dari kawah yang berada di puncak gunung Patuha ini. Pasca letusan yang terjadi pada abad-10 terjadi kejadian aneh yaitu kematian sekelompok burung yang mati saat terbang melewati kawah ini, dan membuat kawah ini menjadi angker. Mitos ini membuat masyarakat enggan mengunjungi kawah ini

Namun kejadian ini dipatahkan oleh seorang ilmuan yang bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn. Ilmuwan yang juga mengembangkan tanaman kina ini, menjelaskan bahwa kejadian kematian sekelompok burung tersebut akibat dari aroma belerang bukan karena hal mistis. Setelah kejadian ini, wilayah ini berkembang dari kawasan industri belerang hingga objek wisata.

Wisatawan akan dimanjakan dengan pemadangan kebun teh saat menuju objek wisata. Ketika sampai akan disambut dengan kesejukan yang ditaksir bersuhu sekitar 8 – 22 derajat celsius dan warna kawah yang berwarna putih atau cokelat susu dan biru kehijauan saat cuaca sedang panas, yang dihiasi oleh kabut tebal.

Tempat Wisata Bersejarah Kedua: Stone Garden

Bagi kalian yang ingin merasakan tempat wisata dengan suasana purba kala, Stone Garden adalah jawabannya. Dipenuhi batuan karst yang bertebaran di kawasan ini yang nikmat dipandangi dari dataran tinggi karena objek wisata ini berada di ketinggian 908 mdpl.

Dahulu Bandung disebut sebagai danau karena kawasannya yang di aliri oleh air danau. Menurut para ahli, batuan ini berasal dari sisa bebatuan di dasar danau purba akibat dari letusan gunung sunda.

Salah satu tempat yang menarik dalam objek wisata ini adalah gua pawon. Mitosnya berasal dari kisah legenda sangkuriang dan dayang sumbi. Pawon yang berarti dapur rumah ini merupakan sisa dari amukan sankuriang yang menjadi bebatuan.

Tempat wisata yang dikelola oleh penduduk setempat yang bernama kelompok sadar pariwisata (pokdarwis). Dikenai tarif tiket masuk sebesar lima belas ribu rupiah, cukup memuaskan wisatawan karena menjadi spot foto yang menarik, bisa dijadikan koleksi pribadi ataupun mengabadikan momen seperti pernikahan.

Selain itu wisatawan dapat menyantap makanan dan minuman di saung bambu dengan sensasi menyantap hidangan dengan latar belakang alam purba. Disediakan juga penyewaan hammock yang membuat pengalaman menikmati pemadangan alam yang tidak akan terlupakan.

Tempat Wisata Bersejarah Ketiga : Kampung Naga

Tempat wisata yang satu ini wajib dijadikan salah satu prioritas kalian yang menyukai wisata dengan tema budaya. Kampung ini masih sangat asri dan lestari karena bisa dibilang jauh dari kata modern karena penduduk di sana menolak campur tangan dari pihak luar. Kebudayaan disini masih kuat dan terjaga karena peninggalan dari leluhur mereka masih dilaksanakan hingga sekarang. Tidak salah jika kampung ini menjadi pusat antropologi mengenai kehidupan masyarakat pedesaan Sunda pada saat masa peralihan agama Hindu menuju agama masa Islam di Jawa Barat.

Karena menolak dari intervensi dari luar, maka tak heran tempat wisata ini akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan karena suasana yang berbeda dari kampung lain, salah satunya adalah tidak terdapat listrik di dalamnya, sehingga membuat penggalaman tidur yang berbeda yaitu dengan diterangi cahaya bulan dan bintang.

Berbicara mengenai pencahayaan, ada sejarah mengenai kampung ini yang berkaitan dengan cahaya khususnya obor. Karena penduduk setempat tidak mengetahui secara terang bagaimana sejarah kampung ini terbentuk. Karena salah satunya ada peristiwa yang bernama “pareum obor”. Pareum yang berarti mati atau gelap, sedangkan obor bermakna cahaya, lampu, penerangan.

Pareum obor sendiri adalah peristiwa di mana ada kejadian pembakaran atau pembumihangusan kampung naga pada tahun 1956 yaitu di masa organisasi DI/TII kartosoewiryo yang ingin mendirikan negara Islam di Indonesia ditolak oleh warga setempat. Karena hal tersebut, terjadilah pembakaran termasuk arsip atau sejarah dari kampung ini.

Begitu indah Indonesia dengan kekayaan alam yang berlimpah, dengan cerita sejarah yang mendukung. Tidak akan ada rasa penyesalan saat berkunjung ke tempat wisata yang sudah direkomendasikan ini. Terima kasih sudah membaca artikel kami yang satu ini, silahkan baca artikel kami bertema tempat wisata yang lain seperti tempat wisata di los angeles : https://traveladdict.xyz/traveladdict-xyz-tempat-wisata-di-los-angeles/

Dan untuk mengetahui informasi menarik lainnya silahkan kunjungi website resmi provinsi Jawa Barat di jabarprov.go.id