Merupakan kota modern dengan perkembangan teknologi paling mutakhir dan menjadi mata rantai perdagangan internasional, Dubai menempati posisi sebagai kota terpadat penduduk sekaligus terpopuler di Uni Emirat Arab. Secara umum, kota ini sangat identik dengan Burj Khalifa, yang merupakan gedung tertinggi di dunia, serta pusat perbelanjaan yang dilengkapi dengan akuarium raksasa dan area lereng ski indoor.

Fakta ini 100% benar mengingat kota ini yang terkenal dengan kekayaannya baik penduduk maupun perkembangan kota secara keseluruhan. Kemajuan perkembangan kota dan arsitekturnya sangat mewah serta inovatif, ditambah tempat perbelanjaan paling lengkap untuk orang-orang menghabiskan uangnya. Akan tetapi, tidak semuanya yang ada tentang kemewahan bintang lima dan high-class, meskipun hal ini kemungkinan besar akan menjadi stereotype umum dari setiap kunjungan ke kota ini.

Baca juga: 5 Transportasi di Dubai, Keliling Kota Mewah dengan Transportasi Murah dan Mudah

Sangat mudah untuk menemukan sisi lokal dan lebih banyak budaya dari kota yang disebut sebagai kota orang kaya ini. Dari ketenangan gurun pasir hingga keriuhan pasar, ada banyak hal untuk dilihat dan dilakukan. Dalam satu hari, kalian dapat melihat bukit pasir yang luas, pesisir pantai, desa tradisional, dan gedung pencakar langit yang luar biasa.

Secara geografis, kota mewah ini terletak di persimpangan tiga negara yaitu, Asia, Afrika, dan Eropa. Sejalan dengan itu, industri kegiatan penerbangan kota ini sangat berkembang, yang secara langsung mendukung kemudahan untuk transit perdagangan dan pariwisata. Dilansir dari cnn.com, bandar udara di kota yang disebut sebagai kota emas ini yaitu, Dubai International (DXB) menempati urutan ke-4 sebagai bandara paling sibuk dan ramai di tahun 2019. Tidak main-main, tercatat ada total sekitar 86 juta penumpang yang mendarat di bandar udara ini, entah untuk transit atau memang ingin berkunjung ke sini.

Penduduk lokal di kota ini dikenal kaya karena kota ini makmur padahal, kenyataannya hal ini tidak benar. Di kota atau negara mana pun di dunia, selalu ada kekayaan dan kemiskinan, hanya tingkatannya saja berbeda. Penduduk di sini dianggap kaya dikarenakan populasi penduduk yang memang tidak banyak, tanahnya besar, dan kesejahteraan masyarakatnya sangat unggul. Sehingga, kebanyakan orang atau dunia mungkin menilai tingkat kemiskinan di Dubai masih terbilang lebih layak dibanding kota atau negara lain.

Sumber pendapatan yang membuat kota ini terlihat begitu marmur seperti yang terkenal sampai saat ini, berasal dari industri minyak bumi dan gas alam. Ekstraksi kedua sumber daya alam tersebut memang menghasilkan jumlah pendapatan yang fantastis, tetapi semakin seringnya pengambilan dilakukan, lama kelamaan akan habis. Sumber daya alam yang tersedia tidak mungkin mengalami regenerasi dalam waktu dekat, minyak bumi dan gas alam pun tidak lagi menjadi penyumbang utama pendapatan kota.

Namun sebagai gantinya, Dubai berinvestasi lewat bidang properti yang telah mengelola beberapa pembangunan gedung bergengsi seperti Burj Khalifa. Sektor pariwisata dan turis juga turut mengambil bagian signifikan dalam menyumbang pendapatan kota. Mungkin bisa dikatakan sektor ini lah yang paling menjanjikan dan tetap bertahan untuk memberi pemasukan. Para turis yang berbelanja di pusat perbelajaan besar atau pasar tradisional, tidak akan bisa menolak godaan surga belanja di kota Timur Tengah ini.

Keamanan terhadap kejahatan di Uni Emirat Arab tinggi dan jelas merupakan salah satu alasan mengapa kota ini menjadi destinasi populer. Data statistik dari vjcyber.com, menunjukkan fakta bahwa tingkat keamanan di kota ini bernilai 83,39% dibanding dengan tingkat kriminalitas senilai 16,61%. Rasio keamanan berjalan sendiri di siang hari adalah 91,17% dan di malam hari yang bernilai 83,13%. Kembali lagi pada fakta bahwa penduduk kota ini memiliki hidup sejahtera sehingga bisa menjadi alasan utama rendahnya tingkat kriminalitas yang terjadi di kota ini.

Kepopulerannya yang mendunia sebagai destinasi wisata bahkan kerap kali menjebak orang untuk berpikir bahwa Dubai berdiri sebagai sebuah negara. Pada kenyataannya, Dubai merupakan emirat dari Uni Emirat Arab (UEA) dan memang sebuah kota.

Hmm, mungkin masih membingungkan untuk beberapa orang, ya? Kalau begitu, Travel Addict akan membongkar fakta-fakta mengenai kota ini serta rekomendasi tempat wisata terkenal di Dubai yang wajib kamu kunjungi jika berkesempatan pergi ke sini.

1. Bagian dari Uni Emirat Arab (UEA)

Gambar peta UEA
Peta yang menunjukkan kota-kota (emirat) sebagai bagian sebuah negara yaitu, UEA. (sumber: 123rf.com)

UEA adalah singkatan dari Uni Emirat Arab. UEA sendiri adalah sebuah negara yang terdiri dari tujuh “emirat” kecil. Jika di Amerika mungkin mirip dikenal dengan istilah negara bagian. Tujuh emirat yang membentuk UEA adalah Abu Dhabi, Dubai, Sharjah, Ajman, Fujairah, Ras al Khaimah, dan Umm al Qaiwain.

Seringkali, Dubai dan Abu Dhabi dikaitkan sebagai dua hal yang berhubungan, entah Dubai ada di Abu Dhabi atau Dubai adalah ibu kota dari Abu Dhabi. Faktanya, Dubai dan Abu Dhabi adalah dua dari tujuh negara bagian tersebut. Ibu kota Uni Emirat Arab adalah Abu Dhabi, sedangkan Dubai hanyalah kota terpadat dan mungkin paling terkenal di Uni Emirat Arab.

2. Kebudayaan dan Sejarah Dubai

Salah satu masjid mewah di Dubai.
Salah satu masjid terkenal di Dubai yang bernama Masjid Sheikh Zayed.

Dubai memiliki warisan budaya Arab yang kaya. Meskipun sekarang lebih dikenal dengan perpaduan gurun pasir, pantai, dan kemewahan buatan manusia yang menarik, budaya orang Arab masih memiliki peran utama.

Pemerintahan di Dubai adalah monarki absolut. Keluarga Al Maktoum telah memerintah di sana sejak 1833 — penguasa saat ini adalah Sheikh Hamdan bin Mohammed bi Rashid Al Maktoum. Selain menjadi Putra Mahkota Dubai, Sheikh Hamdan juga merupakan Ketua Dewan Eksekutif Dubai dan seperti para pendahulunya, beliau dengan bijak dan progresif memimpin Dubai menuju kemakmuran.

Meskipun tradisi dan budaya lekat mempengaruhi kehidupan di Dubai, UEA adalah negara yang ramah dan hangat. Orang Emirat cenderung melestarikan warisan Islam, dengan mayoritas beragama Islam. Meskipun demikian, penduduk kota ini sangat toleran terhadap warga multikultural dan tamu mereka, semua kepercayaan agama dan prinsip diterima asal tidak mengintervensi atau mengganggu sesama.

Lebih dari 200 negara menyebut Dubai sebagai rumah yang hangat, termasuk orang Emirat, India, Pakistan, Bangladesh, Filipina, Sri Lanka, dan Amerika. Setiap kelompok baru membawa gaya, kekuatan, dan cita rasa mereka sendiri. Saat ini ada lebih dari 6000 restoran dan kafe di kota yang ramai, dengan menawarkan banyaknya variasi masakan yang bisa kalian bayangkan.

3. Mengibarkan dua bendera

Bendera Dubai dan UEA yang memiliki kemiripan kombinasi warna.
Bendera Dubai yang berkibar diapit oleh dua bendera UEA.

Alasannya mungkin sudah bisa kalian kira, karena Dubai merupakan kota (emirat) yang adalah bagian dari UEA, masing-masing emirat memiliki benderanya sendiri ditambah bendera UEA sebagai negara yang menyimbolkan persatuan mereka. Ada unsur warna merah dan putih baik pada bendera emirat dan UEA. Warna merah melambangkan sifat keberanian, kekuatan, persatuan, dan ketahanan. Sedangkan warna putih merepresentasikan sifat kejujuran, kedamaian, kesucian, dan kebersihan.

4. Pemerintahan menganut sistem monarki absolut

Meskipun sebagai sebuah negara Uni Emirat Arab dipimpin oleh presiden, pemerintahan baik di UEA maupun tujuh emirat lainnya seperti Dubai, menganut sistem monarki absolut. Memiliki gelar jabatan sebagai presiden, tidak menjamin memiliki sistem pemerintahan presidensial. Presiden digantikan oleh keturunannya jika ia mangkat, sama seperti jika raja mangkat, maka putera mahkota lah yang akan naik menggantikan ayahnya.

Setelah mengetahui fakta-fakta menarik yang sudah dibahas di atas, saatnya menjelajahi tempat wisata terkenal di Dubai yang mungkin hanya ada satu-satunya di kota ini. Tanpa basa basi, mari langsung saja mulai pembahasannya.

Tempat wisata terkenal di Dubai paling ikonik

1. Burj Khalifa

Gedung tertinggi di dunia yang ada di Dubai.
Kejayaan Burj Khalifa yang tetap terlihat di malam hari.

Mungkin kita semua familiar dengan bangunan-bangunan ikonik di berbagai negara yang diakui sebagai warisan dunia. Sebut saja Menara Eiffel, Menara Pisa, Gedung Empire State, dan masih banyak lagi. Masing-masing dari tiap bangunan ini memiliki nilai keunikan tersendiri yang tentunya memberi ciri khas dan daya tarik lokasi tempat bangunan-bangunan ini berdiri.

Ya, Burj Khalifa memiliki keunikan itu. Gedung pencakar langit ini masih menjadi pemegang rekor sebagai gedung tertinggi di dunia. Tinggi gedung ini mencapai 288 meter, yang mana tiga kali lebih besar dari Menara Eiffel dan dua kali lebih besar dari Gedung Empire State. Kemegahan gedung ini menjulang dominan menunjukkan kegagahannya di langit Dubai. Bahkan karena begitu megahnya, titik puncak gedung ini masih bisa terlihat sampai dengan jarak 95 kilometer jauhnya.

Tidak hanya itu, dengan memegang rekor sebagai gedung tertinggi di dunia, tentunya infrastruktur dan fasilitas gedung ini juga mengambil rekor tertinggi. Contohnya saja seperti, struktur bangunan yang berdiri bebas tertinggi di dunia, memiliki jumlah lantai tertinggi di dunia, memiliki lantai terisi (aktivitas dan manusia) tertinggi di dunia, memiliki dek observasi luar ruangan tertinggi di dunia, memiliki lift dengan jarak perjalanan terpanjang di dunia, dan memiliki lift layanan tertinggi di dunia. Apakah kalian masih heran dengan daftar rekor yang dimiliki Burj Khalifa?

Oh, tentang lift di gedung ini ada lagi tambahan fakta menariknya. Kecepatan lift Burj Khalifa adalah sepuluh meter per detik, menjadikan lift gedung ini salah satu yang tercepat di dunia. Waktu lift Burj Khalifa untuk mencapai dek observasi di lantai 124 hanya satu menit.

Pemandangan seluruh kota bisa terlihat dari dek observasi Burj Khalifa.
Para turis yang menikmati pemandangan kota dari ketinggian di lantai 124 Burj Khalifa.

Ditambah fakta bahwa pada puncak masa-masa konstruksi Burj Khalifa, dibutuhkan kurang lebih 12.000 pekerja untuk membuat Burj Khalifa menjadi gedung sebagaimana adanya sekarang. Mungkin banyak yang masih mempertanyakan apa fungsi gedung ini. Burj Khalifa adalah gedung perkantoran dan bisnis multifungsi, mulai dari restoran, hotel, apartment, ruang kantor, dan menjadi tempat wisata turis dengan lantai observasinya. Para turis seolah berada di puncak tertinggi Burj Khalifa dengan memandang lanskap kota sampai sejauh mata memandang terdapat hamparan gurun pasir.

Satu hal pasti yang kita semua bisa kagumi tentang pengelolaan Burj Khalifa selain infrastrukturnya adalah fakta bahwa gedung ini mengandalkan penggunaan kembali dan mempertahankan keberlanjutan sumber dayanya. Setiap tahun 15 juta galon air dikumpulkan secara berkelanjutan. Air tersebut digunakan untuk irigasi menyirami tanaman, untuk sistem pendingin, dan untuk memasok The Dubai Fountain (Air Mancur Dubai).

Baca juga: 15 Tujuan Wisata Budaya di Dubai Ini Dipenuhi Cultural Beauty yang Tak Anda Ketahui!

2. Dubai Mall

Hiburan dan barang-barang yang tersedia di Dubai Mall tidak ada yang menandingi.
Apapun yang kalian cari di pusat perbelanjaan ini akan kalian temukan di dalamnya.

Tempat wisata terkenal di Dubai yang satu ini mungkin akan membuat kalian bertanya-tanya. Kenapa sebuah pusat perbelanjaan bisa dijadikan sebagai tempat wisata terkenal di Dubai di antara monumen atau tempat lainnya? Apa yang membedakan pusat perbelanjaan ini dengan pusat perbelanjaan lain di dunia? Jawabannya adalah lagi-lagi karena selain memiliki gedung tertinggi di dunia, kota ini memiliki pusat perbelanjaan atau mall terbesar di dunia. Bagaimana tidak? Begitu luasnya pusat perbelanjaan ini, ada sekitar 1.200 toko yang buka di dalam sini dan belum termasuk toko-toko kecil (pop-up store).

Pusat perbelanjaan yang dikembangkan dan dimiliki oleh Emaar Properties ini dengan sukses selesai dibangun pada tahun 2008. Untuk pembangunannya sendiri, dibutuhkan waktu sepuluh tahun dan memakan biaya kurang lebih 20 milyar dollar Amerika atau jika dirupiahkan menjadi Rp280.000.000.000.000,00. Ayo, siapa yang terbelalak sekaligus menghitung ulang untuk memastikan jumlah nol yang tertera?

Dekorasi terkenal di dalam Dubai Mall.
Air terjun buatan untuk dinikmati pengunjung Dubai Mall.

Besarnya pusat perbelanjaan ini bahkan bisa memiliki 250 kamar hotel mewah di dalamnya, 120 restoran, dan parkiran mobil yang bisa menampung 14.000 mobil. Sangat fantastis mengingat pusat perbelanjaan ini mencakup area seluas 502.000 meter persegi. Di dalam pusat perbelanjaan ini, terdapat air terjun buatan yang menciptakan ilusi bagi orang-orang yang memperhatikan secara seksama. Ada patung-patung yang seolah terjun dan jika kita perhatikan satu, maka yang lainnya akan menghilang padahal itu adalah trik ilusi gerakan air yang memainkan peran.

Area lantai dasar Dubai Mall dibuat sedemikian rupa untuk menjaga berbagai spesies laut.
Akuarium besar di dalam sebuah pusat perbelanjaan mungkin sangat jarang ditemui di dunia.

Belum cukup dengan keunggulannya, tempat wisata terkenal di Dubai ini memiliki keunikan dengan adanya akuarium besar di lantai dasar mall. Akuarium besar ini dinobatkan sebagai akuarium indoor terbesar di dunia oleh  Guiness Book of World Records dengan dihuni lebih dari 300 spesies biota laut. Tangki itu berisi sepuluh juta liter air. Ada banyak kehidupan laut termasuk pari dan hiu, hiu Macan Pasir, amfibi, ikan, reptil, dan bahkan burung. Akuarium ini juga terdapat pinguin, berang-berang, kura-kura, dan buaya besar bernama King Croc.

Sebagai tambahan, pusat perbelanjaan ini juga mempunyai area ice skating berskala internasional atau Olympic yang ukurannya mencapai 1.500 meter persegi. Tetapi, peraturan dan ketentuan wajib dipatuhi oleh pengunjung semua usia, ya, demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

Setelah membahas dua tempat wisata terkenal di Dubai yang paling ikonik, kini saatnya kita melihat tempat-tempat wisata apa saja yang memiliki nilai budaya dan alam Timur Tengah/Arab.

Tempat wisata terkenal di Dubai yang ramai dikunjungi turis

1. Pantai Jumeirah

Gedung bisnis dan hotel bagus modern di dekat Pantai Jumeirah.
Kombinasi pemandangan alam dengan bangunan modern di kota emas.

Terlepas dari apa yang terkenal sebagai kota modern penuh teknologi, tempat wisata terkenal di Dubai masih ada yang berupa wisata alam. Pantai Jumeirah menjadi tempat wisata terkenal di Dubai dengan pasir putihnya yang terletak di pesisir Teluk Persia. Pantai ini diberi nama sesuai letaknya di distrik Jumeirah.

Penginapan dekat pantai yang tentunya nyaman dan berkualitas.
Hotel Jumeirah dekat kawasan pantai.

Pantai yang indah ini menawarkan pelarian manis yang menyenangkan tidak terlupakan sebagai pengalihan dari kesibukan rutinitas yang padat. Air biru yang hangat, bersama dengan pantai berpasir putih, memungkinkan kalian untuk tenggelam dalam suasana indah terlebih saat sore. Aktivitas olahraga air seperti berenang, berlayar, naik banana boat, ski air, scuba diving, jet-ski, dan masih banyak lagi bisa kalian nikmati di pantai indah ini.

Tidak perlu khawatir mengunjungi pantai ini karena memiliki tempat penginapan dan restoran.
Potret dari salah satu hotel dekat kawasan Pantai Jumeirah yang menghadap langsung ke kolam renang dan pantai.

Penjaga pantai yang mengawasi pantai dan kawasan sekitarnya sepanjang waktu secara bergantian, membuat kita yakin akan keamanan maksimal saat menikmati aktivitas favorit pilihan kita. Sebagai saran, sebaiknya kalian melengkapi diri dengan alat pelindung kulit yang tepat seperti krim tabir surya, topi, kacamata hitam, dan lain-lain. Untuk melawan teriknya sinar matahari, terutama saat suhu di daerah Timur Tengah mencapai puncaknya selama musim panas.

Area pantai penuh dengan taman serta area bermain khusus untuk membuat anak-anak sibuk sepanjang hari. Beberapa di antaranya adalah Jumeirah Beach Park yang berfungsi sebagai tempat yang sempurna untuk piknik keluarga, Jumeirah Open Beach Park yang menawarkan area bermain anak-anak eksklusif, Wild Wadi Water Park dengan sejumlah perosotan dan wahana seru yang cocok untuk segala usia, dan Umm Suqeim Park yang memiliki keistimewaan fasilitas permainan dan rekreasi yang sesuai dengan standar Eropa.

Restoran dan bar yang tersebar di seberang pantai akan menyajikan apa pun yang kalian inginkan setelah berjam-jam memanjakan diri dengan aktivitas pantai. Sebut saja hidangan Arab, pizza Italia, masakan khas Cina, suguhan Eropa atau masakan internasional mewah yang disiapkan oleh koki pemenang penghargaan. Berbicara tentang kehidupan malam di Jumeirah, pemandangannya indah, meriah, dan berkilauan, dengan banyak tempat nongkrong malam kelas atas yang menjadi hidup saat matahari terbenam dan hari mulai gelap. Tertarik mengunjungi tempat wisata terkenal di Dubai ini lengkap dengan hiburan malamnya?

2. Pasar Tradisional Deira

Deira merupakan kawasan sangat tepat bagi para pecinta belanja di pasar tradisional.
Kawasan Deira yang terkenal dengan surga belanja tradisional.

Pasar tradisional yang terletak di distrik bisnis Deira ini merupakan tempat wisata terkenal di Dubai dengan kearifan lokal. Pasar ini dikenal dengan istilah “souk” yaitu, pasar tradisional Timur Tengah/Arab. Terletak di salah satu lingkungan tertua di kota, souk dibangun pada awal 1900-an ketika Dubai masih baru memulai rantai pasar perdagangan terbesar di pesisir Teluk Persia. Souk adalah rumah bagi lebih dari 300 penjual. Beberapa sudah berjualan selama lebih dari 40 tahun, sementara yang lain baru saja mendirikan toko beberapa tahun yang lalu. Saat ini, kunjungan ke pasar adalah salah satu hal paling populer untuk dilakukan jika berada di kota ini, terutama bagi mereka yang ingin mendapatkan penawaran untuk salah satu aset penjualan yang paling berharga yaitu, emas.

Kilap kemilau emas yang terpampang nyata di setiap toko.
Pemandangan di salah satu etalase toko di pasar tradisional kawasan Deira.

Keaslian emas sangat diatur oleh pemerintah UEA dan harga bisa ditawar sama seperti berbelanja di pasar tradisional pada umumnya. Soal harga, emas di sini dijual berdasarkan beratnya sesuai dengan harga pasar emas saat ini. Meskipun kalian tidak dapat menawar melewati harga pasar, kalian dapat menegosiasikan biaya pengerjaan untuk membentuk perhiasan yang memberi potensi untuk mendapatkan beberapa kesepakatan yang luar biasa. Untuk memulai negosiasi, mulailah dengan meminta penjual menimbangnya di depan mata kalian agar harga awal bisa kalian ketahui dengan adil.

Tempat wisata terkenal di Dubai ini merupakan pasar tradisional unik yang juga terkenal dengan penjualan rempah. Contohnya seperti, kayu manis, cengkeh, kapulaga, kunyit, ketumbar, dan pala. Jika kalian mencari apa yang mungkin jarang ditemukan di tempat lain selain di sini, kalian bisa mencari saffron yang terkenal dengan begitu banyaknya manfaat. Di pasar ini, kalian bisa mencari dan menemukan saffron dengan berbagai kualitas dan harga.

Berbelanja di kawasan ini seperti berada di pasar tradisional yang sangat besar.
Rempah dan bumbu yang tersedia sangat lengkap di Deira.

Kunjungan ke pasar ini adalah kesempatan besar untuk melihat bumbu, rempah-rempah, dan garam dalam bentuk mentah dan alami. Orang-orang yang bekerja di sini, akan mencoba dan mengedukasi kalian tentang asal-usul dan sejarah rempah-rempah, jadi pastikan kalian siap mendengarkan dan menyerap informasi dengan pikiran terbuka. Sebagian besar penjual telah memperdagangkan rempah-rempah di souk selama lebih dari 20 tahun, jadi pengalaman mereka tidak boleh dianggap sebesar butiran garam.

Pasar ini juga menyediakan area penjualan wewangian. Aroma khas Arab biasanya sangat sulit ditemukan di luar daerah Timur Tengah. Aroma ini terkenal didominasi dengan wangi kayu gaharu (oud). Los parfum adalah lokasi yang ideal untuk berbagai macam parfum dan minyak oud Arab. Jika kalian tidak menyukai aroma Arab, kalian dapat menemukan variasi serupa dari wewangian favorit yang biasanya dipakai. Kalian bahkan dapat membawa serta parfum sendiri dan meminta peracik wangi membuat kreasi ulang untuk parfum kalian. Orang-orang yang bekerja di pasar ini ahli dalam mencampur minyak dan aroma yang berbeda untuk membuat campuran parfum khusus yang asli mencerminkan diri anda.

Kain khas Timur Tengah cocok sebagai koleksi berharga dari perjalanan liburan.
Oleh-oleh khas Timur Tengah untuk dibawa pulang sebagai kenangan manis kunjungan dari Dubai.

Barang lain yang dijual pasar ini pun beragam seperti kain, sajadah, karpet, dan kerajinan tangan lain yang tentunya kental dengan unsur budaya Arab. Pasar ini juga berisi berbagai jenis kualitas kain terbaik seluruh dunia, mulai dari sutra mentah hingga kasmir. Kalian juga dapat membeli pakaian tradisional, abaya, kaftan, dan sandal. Sudah siap menulis daftar belanjaan yang ingin kalian beli jika berkunjung ke sini?

3. Distrik Wisata Sejarah Al Fahidi

Satu di antara kawasan bersejarah paling terkenal di Dubai.
Kawasan Al Fahidi yang terkenal masih menjaga keaslian bangunan dari abad ke-19.

Mengunjungi kota terkenal seperti Dubai, rasanya kurang lengkap jika tidak mengunjungi tempat bersejarah yang turut andil membentuk identitas kota. Tempat wisata terkenal di Dubai kali ini merupakan sebuah kawasan kuno yang sudah berdiri sekitar tahun 1890. Distrik ini dulu dikenal dengan nama Bastakiya atau Al Bastakiya.

Gang kecil yang biasanya memiliki tembusan ke jalan atau depan bangunan utama.
Bentuk bangunan dan jalan khas Timur Tengah kuno.

Mengunjungi kawasan ini adalah kesempatan bagus untuk mengenal cara hidup lama yang lazim di Dubai, dengan nilai-nilai kaya budaya yang dapat dilihat dari desain bangunan dan cara distribusinya. Misalnya, gang-gang dan jalan setapak yang berkelok-kelok, pendirian semua bangunan yang menghadap ke barat daya menuju kiblat. Sejumlah nilai dan pengetahuan akan terurai begitu pengunjung merasakan pengalaman mengunjungi Al Fahidi.

Pengunjung bisa bersantai sambil mengisi perut di kafe atau restoran di Al Fahidi.
Restoran unik di area Al Fahidi.

Bangunan di kawasan ini didominasi warna krem kecoklatan dan relik khas Timur Tengah. Bangunan distrik saat ini digunakan dalam inkubasi sejumlah kegiatan budaya dan seni yang bervariasi (baik publik maupun swasta) mulai dari pameran seni, museum khusus, komunitas budaya dan seni, hingga pusat pelestarian budaya. Distrik ini juga menyelenggarakan sejumlah acara budaya dan seni musiman seperti Sikka Art Fair, Program Artists-in-Residence, Heritage Week, perayaan-perayaan hari nasional, dan perayaan keagamaan. Kafe, restoran, dan motel yang indah dan nyaman dipenuhi dengan warisan budaya tersebar di seluruh distrik. Mana yang akan menjadi pilihan utama kalian jika berkunjung ke Dubai? Sudah cukup kah pengetahuan kalian tentang kota ini dan tempat wisata terkenal di Dubai yang menarik perhatian?