Wisata Rohani ke Kuwait—Negara-negara timur tengah pasti akrab dengan wisata gurun pasirnya, bukan? Apalagi Kuwait si juragan minyak dunia yang berhasil menjadi top 10 negara terkaya di dunia sebagai salah satu negara penghasil minyak terbesar. Namun, ketahuilah selain wisata ke gurun, negara kaya ini juga memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi terutama di bidang rohani loh! Maka dari itu, sangat tidak asing untuk pergi wisata rohani ke Kuwait. Ada banyak sekali tempat wisata yang dapat dikunjungi sembari liburan disana!

Baca juga: Traveling Boros? Dengan Perencanaan Anggaran, 3 Easy Steps Ini Bantu Kamu Cegah Overspending Ke Kuwait!

Sebelum Kuwait menyadari bahwa ada cadangan minyak yang melimpah di bawah pasirnya, Kuwait termasuk salah satu negara yang miskin loh. Namun, mulai 1983, Kuwait menyadari kekayaan alam mereka dan mulai memaksimalkan kekayaan tersebut sebagai nilai tinggi untuk negara mereka. Selain minyak yang banyak, penganut agama islam di negara ini juga berjumah 3/4 dari jumlah keseluruhan penduduknya. Gak heran kalau kita bisa liat banyak sekali masjid di kota Kuwait City si Ibukota. Namun, negara yang dikenal sebagai negara yang demokratis di tanah saudi arabia ini juga sangat menghargai toleransi dan perbedaan keyakinan loh. Pasalnya mayoritas kedua penganut agamanya adalah kristen. Karena itulah, berikut kamu merangkum tempat wisata rohani yang dapat kamu kunjungi saat liburan di Kuwait.

wisata rohani di Kuwait
Potret Kuwait City

4 Tempat Wisata Rohani Di Kuwait

1. Masjid Besar Kuwait, Masjid Al-Kabir

Masjid megah dengan arsitektur khas islam dengan lantai bergaya Maroko yang dibawa dari India ini terletak di jantung kota Kuwait City. Dengan luas 45.000 meter persegi, masjid ini diketahui dapat menampung 10.000 orang jamaah pria dan lebih dari 950 jamaah wanita. Langit-langit kubahnya didekorasi dengan cantik bertuliskan nama-nama Allah yang ada 99, yakni asmaul husna. Tak hanya tempat shalat, di masjid ini kita juga bisa melihat ruang baca yang berisikan referensi buku dan dokumen tentang islam loh. Masjid ini mulai dibangun pada tahun 1979 dan kemudian rampung pada tahun 1986. Untuk mengantisipasi banyaknya jamaah yang membawa kendaraan pribadi, Masjid Al-Kabir ini menyediakan 5 lantai basement yang bisa menampung 550 mobil.

Dengan pemandangan cantik dan desain interior mewah dengan kombinasi warna biru dan emas, para wisatawan pasti akan sangat terpukau.

Masjid Besar di Kuwait City, Masjid Al Kabir (Sumber: Q8India.com)

2. Museum Nasional Kuwait

Tak berada jauh dari gedung MPR Kuwait, ada sebuah museum yang bangunannya dirancang oleh seorang berkebangsaan Perancis bernama Michel Ecohard. Dalam museum ini kita dapat melihat kehidupan masyarakat Kuwait di masa lalu hingga perdagangan juga tradisi di Kuwait. Museum ini awalnya merupakan kerajaan dan merupakan kediaman dari keluarga kerajaan Kuwait Sabah sebelum akhirnya Departmen Antiquity dan Museum Kuwait membelinya untuk dijadikan museum. Berwisata ke Museum Nasional Kuwait ini juga bisa menjadi salah satu destinasi perjalanan wisata rohani karena museum ini memberi gambaran tentang sejarah persebaran islam di Kuwait hingga membuat masyarakatnya mayoritas beragama islam seperti saat ini loh.

Museum Nasional Kuwait (Sumber: Daleel Al-Khair)

3. Gereja Holy Family

Mengingat mayoritas masyarakat Kuwait beragama Islam, akan jarang sekali kita bisa mendapati bangunan gereja di Kuwait. Namun, pada tahun 1957, sebuah katedral dibangun untuk menjadi tempat beribadah dan berkumpul umat kristiani di Kuwait. Gereja Holy Family adalah katedral roma katolik. Sebuah fakta menarik yang perlu ditandai di buku catatan, Hari Minggu di Kuwait adalah hari kerja karena Hari Jumat yang mana merupakan harinya umat muslim menjadi hari libur. Hal ini juga menyebabkan misa minggu yang harus dijalankan umat kristiani di Kuwait ini dipindah hari lebih dahulu antara Hari Jumat atau Hari Sabtu.

Gereja Katedral Holy Family (Sumber: Pinterest.com)

4. Masjid Siddiqia Fatima Zahra

Masjid ini dikenal juga dengan Taj Mahalnya Kuwait karena memang bentuknya yang sengaja dibuat mirip. Yang membedakan adalah hanya tambahan corak berwarna cokelat tua yang menghiasi Masjid Siddiqia Fatia Zahra ini. Namun, berbeda dengan Taj Mahal yang diperuntukan sebagai museum dengan sejarah berlimpah, masjid ini khusus diperuntukan kepada umat muslim yang hendak menunaikan ibadahnya. Sehingga, meskipun memiliki bangunan yang menarik pengunjung untuk wisata rohani, mereka juga bisa sekalian menunaikan ibadahnya. Masjid ini memiliki daya tampung jamaah yang lumayan besar, bahkan memiliki perpustakaan dan juga tempat parkir yang cukup untuk 1000 mobil.

Masjid Siddiqia Fatima Zahra Kuwait (Sumber: Pinterest.com)

Baca juga: Easy to Go! Jalan-jalan di Kuwait? Cek 1 Aplikasi Ini!