Mengendarai mobil di Kenya? Siapa takut!

Kenya dapat disebut sebagai tujuan impian, karena negara ini memiliki segala hal indah dan unik, mulai dari gurun, pegununungan, safari margasatwa, dan pantai pasir putih yang menawan.

Negara ini memiliki danau air tawar terbesar kedua di dunia. Danau ini disebut sebagai Danau Victoria. Danau Victoria memiliki luas sekitar 70.000 kilometer persegi. Selain itu, danau ini juga menjadi sumber utama bagi Sungai Nil di Mesir. Banyak sekali masyarakat yang melaksanakan kegiatan sehari-harinya pada tempat ini.

Destinasi wisata di Kenya memang sangat menarik. Negara ini menawarkan banyak tempat indah yang memiliki pemandangan dan pesona yang mengesankan. Tidak hanya itu, kamu juga dapat mempelajari mengenai macam-macam flora dan fauna yang berada di sini.

Terdapat tempat-tempat yang wajib kamu kunjungi bila berlibur ke negara ini yaitu Taman Nasional Samburu di mana pada tempat ini kamu dapat melihat hewan-hewan dari Afrika seperti singa, gajah, hyena, dan sebagainya. Tidak hanya taman nasional ini, tetapi masih tempat yang dapat kamu kunjungi. Misalnya Taman Nasional Tsavo West dan Taman Nasional Amboseli, Danau Victoria, Danau Nakuru, dan Danau Naivasha.

Baca juga: Amazing Kenya! Ini 3 Rekomendasi Apartemen di Nairobi

Banyaknya destinasi wisata menyebabkan negara ini memiliki daya tarik tersendiri banyak wisatawan yang ingin berlibur. Tentunya sebagai wisatawan, kamu dapat memilih untuk tidak mengemudi secara mandiri di negara ini dengan cara menggunakan taksi atau menyewa mobil beserta supirnya. Namun, tidak ada yang dapat mengalahkan nyamannya mengendarai mobil di Kenya secara mandiri, karena tidak akan ada waktu tunggu dan tidak ada yang mengatur.

Berikut hal-hal yang harus kamu ketahui sebelum mengendarai mobil di Kenya. Simak terus ya!

Peraturan Mengendarai Mobil di Kenya

mengendarai mobil di Kenya
Suasana jalanan di Kenya
(Sumber: Kenyanevisa.com)

Sebenarnya peraturan untuk mengemudi di negara ini mirip dengan negara-negara lainnya. Hal yang membedakannya dari kebanyakan negara lain adalah pada negara ini kamu mengemudi di sebelah kiri di mana budaya ini diwarisi oleh negara Inggris. Selain itu, yang diasuransikan adalah mobilnya dan bukan pengemudinya. Sehingga kamu tidak perlu memiliki asuransi pribadi sendiri, melainkan mobilnya yang harus diasuransikan.

Berikut aturan yang paling penting untuk kamu patuhi:
-Semua orang yang berada dalam mobil harus selalu mengenakan sabuk pengaman
-Kamu diwajibkan untuk membawa lisensi, registrasi, dan dokumen asuransi setiap kali bepergian menggunakan mobil
-Bila ingin membuka handphone di dalam mobil maka gunakanlah handsfree
-Menyetir pada sisi kiri jalan
-Dilarang menyetir saat atau setelah mengonsumsi alkohol

Kondisi Jalanan

Kondisi jalanan yang terus membaik
(Sumber: BBC.com)

Sebagian besar jalanan utama di sekitar Nairobi sudah diaspal namun masih terdapat lubang. Jalanan aspal yang berada di luar Nairobi dapat membawa kamu ke tujuan safari. Memang kondisi jalanan di negara ini terus mengalami peningkatan dengan baik sehingga kamu akan menemukan jalan yang sedang diperbaiki.

Untuk mengendarai mobil di Kenya dengan aman, pastikan kamu berhati-hati saat mengemudi agar terhindar dari lubang-lubang. Jika kamu tidak bisa menghindarinya maka berkendaralah dengan pelan-pelan supaya tidak merusak mobil kamu.

Fakta menariknya adalah semakin jauh kamu pergi dari Nairobi maka semakin besar peluang kamu akan menemukan jalan yang lebih mulus. Selain itu, setiap jalanan bebas untuk digunakan tanpa dipungut biaya apapun.

Hukum Setempat

Local laws
(Sumber: Rhinocarhire.com)

Aturan ini merupakan suatu penyesuaian ketika kamu mengendarai mobil di Kenya. Berikut hukum lokal yang harus diperhatikan:

Berkendaralah Pada Bagian Kiri Jalan

Negara Kenya memiliki aturan bahwa pengemudi harus menyetir di sebelah kiri jalan hingga menemukan hambatan atau rintangan yang meliputi lubang, hewan, dan lalu lintas di depan kamu. Kamu juga harus peka terhadap mobil yang berada di depanmu atau mobil yang sedang menuju ke arahmu.

Hewan Memiliki Hak Jalan

Hewan-hewan di negara Kenya, termasuk ayam, kambing, dan sapi memiliki hak jalan di jalanan umum. Bila kamu tidak sengaja menabrak hewan saat mengemudi maka kamu harus bertanggung jawab. Kamu dapat bertanggung jawab dengan membeli hewan yang kamu tabrak, karena penduduk setempat negara ini bergantung pada hewan untuk banyak hal. Jadi kamu harus berhati-hati ya!

Peka Ketika Kendaraan Lain Menyalip

Kamu memiliki kesempatan untuk menyalip dengan aman namun terdapat tantangan seperti banyak mobil dan Matatus (transportasi minibus lokal) yang terkadang menyalip secara sembarangan. Hal tersebut akan memaksa kamu untuk melambar atau menepi agar tetap aman.

Jadi, kamu harus selalu siap siaga ya bila ada minibus yang ingin menyalip. Kamu dapat mengalah dengan membiarkan mereka menyalip kamu atau memperlambat laju kendaraan.

Tidak Ada yang Namanya Terburu-Buru di Afrika

Kalimat “There is no hurry in Africa” adalah hal yang benar. Kamu tidak dapat terburu bila ingin pergi ke suatu tempat di negara ini. Hal yang dapat kamu lakukan adalah menanamkan kalimat tersebut saat menyetir mobil di Kenya sehingga akan membuat kamu berkendara dengan lebih lancar.

Selain itu, bila tidak terburu-buru, kamu dapat menikmati suasana negara Kenya beserta keindahan alamnya yang membuat perjalanan kamu semakin tidak terlupakan.

Jadi, menyetir mobil di Kenya dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan, karena kamu dapat melihat berbagai macam hal menarik, menikmati safari, dan merasakan budayanya!