Ngomongin tentang wisata ke Jepang, gak afdol banget kalo gak ngomongin tentang keretanya, gak sih? Kereta di Jepang itu adalah transportasi umum yang paling sering dan paling mudah digunakan buat mobilisasi di sana loh! Jepang memiliki sistem transportasi kereta terbaik di dunia. Rutenya melingkupi seluruh penjuru negara, dari kota besar hingga wilayah pedesaan. Tak hanya rute, sistem layanan transportasinya juga tepat dan cepat, terlebih di wilayah perkotaan. Penasaran dengan fakta-fakta menarik tentang transportasi sehari-hari warga Jepang? Dari jenis-jenis keretanya sampai cara pembelian tiketnya akan dibahas, biar kayak jalan-jalan online, simak terus artikel ini ya!

Tonton juga: So Easy ! 4 Hal yang Harus Kamu Tahu untuk Apply Visa Waiver Jepang Sebelum Berlibur ke Negeri Sakura Ini

Macam-Macam Kereta di Jepang

Seperti yang kita tahu, shinkansen atau kereta tercepat yang punya julukan kereta peluru ini juga adanya di Jepang kan? Namun, warga Jepang tentunya tidak hanya menaiki shinkansen kemana-mana di kehidupan sehari-harinya. Seperti Indonesia yang memiliki berbagai pilihan kereta, Jepang juga memiliki berbagai macam kereta dengan rute yang berbeda-beda.

Sebagai tambahan informasi, sistem railway di Jepang ini 70%nya dikelola oleh perusahaan bernama Japan Railways (JR) dan sisanya dikelola oleh perusahaan privat.

Macam-macam kereta di jepang
Beberapa jenis kereta di jepang (Sumber: livejapan.com)

Kereta Lokal, Rapid, dan Express

Local train in Japan

Sama seperti fungsi KRL, MRT, atau LRT di Jakarta, kereta ini banyak digunakan untuk mobilisasi jarak dekat. Lokal adalah kereta yang berhenti di setiap titik stasiun yang ditentukan, sedangkan rapid melewati beberapa stasiun yang dilewati juga oleh kereta lokal, sehingga kereta rapid akan sampai lebih cepat dari kereta lokal. Namun, dikarenakan dia tidak berhenti di semua stasiun, kita harus kasih perhatian lebih ketika akan menaiki kereta ini agar stasiun yang dituju tidak terlewat. Kalau rapid sudah banyak men-skip stasiun, kereta express ini berhenti di lebih sedikit stasiun lagi. Kelebihan untuk kereta express ini akan sampai di tempat tujuan lebih cepat dari rapid dan lokal, namun stasiun yang dapat dijangkau tidak sebanyak lokal.

Limited Express

Limited express sudah mulai masuk ke kategori kereta jarak jauh karena dia benar-benar hanya berhenti di stasiun besar dan harga yang perlu dibayarkan juga lebih mahal dari kereta yang sudah disebutkan sebelumnya. Walaupun kereta jenis ini dikelola oleh berbagai perusahaan, yang menentukan harga tiket adalah perusahaan Japan railways yakni kisaran 500 sampai 4000 Yen.

Super Hakuto contoh kereta limited express (Sumber: japanvisitor.com)

Super Express

Dilihat dari namanya pun kita sudah tahu bukan kalau kereta super cepat ini pasti adalah Shinkansen si kereta peluri yang sangat cepat. Shinkansen tidak berhenti di semua stasiun jadi kita harus teliti saat membeli tiketnya juga. Shinkansen ini hanya dikelola oleh perusaan Japan Railways. Harga yang perlu dibayarkan juga lebih mahal tergantung jarak yang ditempuh, sekitar 800 hingga 8000 Yen.

salah satu kereta di Jepang, Shinkansen

Cara Pembelian Tiket Kereta

Ada beberapa cara pembelian tiket kereta di jepang. Harga tiket ini didasarkan jarak tempuh ke tempat tujuan akhir seperti yang biasa kita lakukan di Indonesia. Harga tiketnya mungkin akan berbeda per-line kereta yang ditetapkan, sekitar 20 Yen per km untuk jarak dekat dan 10 Yen untuk tambahan jarak jauh.

Pre-Paid IC Card

IC Card (Integrated Circuit) ini adalah salah satu bentuk sistem pembayaran tiket perjalanan dengan kereta di Jepang. Sistem kerja IC card ini mirip dengan sistem kerja kartu t-money yang kita miliki loh. Jadi selain bisa digunakan untuk naik kereta, ternyata kartu ini juga bisa dipakai untuk berbelanja di convenient store atau vending machine. Kartu ini bisa diisi kapan saja di mesin yang disediakan di stasiun ataupun di minimarket.

Kartu ini harus di-tap di pintu masuk stasiun dan kembali di-tap di pintu keluar stasiun tujuan, mudah bukan? Namun perlu di perhatikan, karena kartu ini masih belum bisa digunakan di seluruh penjuru kota. Jadi kalian bisa cari tahu dulu apakah stasiun keberangakatan dan tujuan kalian bisa menggunakan kartu ini sebagai alat pembayarannya.

IC card Suica dan Pasmo (Sumber: japanstation.com)

Japan Railway Pass

Seperti namanya, Japan Railway Pass ini hanya dapat digunakan ketika kita menaiki kereta yang dikelola oleh perusahaan JR. Dan sayangnya, hanya temporary visitors atau turis yang dapat membeli kartu pass ini. Pemegang pass ini memiliki benefit seperti penggunaan tak terbatas untuk kereta yang dikelola oleh Japan Railways selama 1-3 minggu dan dapat memilih mau tiket yang standar atau green pass (premium seat) yang bisa kita pilih saat membeli, memesan bangku penumpang, dan mendapat diskon hotel dari hotel yang bekerja sama dengan perusahaan JR ini. Bisa dikatakan dengan kartu pass ini kita bisa wisata ke jepang dengan lebih hemat.

Cara penggunaannya juga mudah, berbeda dengan IC card yang harus di-tap, kartu ini harus ditunjukan ke petugas stasiun sebelum masuk ke peron. Pembeliannya harus dilakukan sebelum sampai di Jepang melalui web-web yang dapat diakses, seperti www.jrailpass.com.

Japan Rail Pass (Sumber: JPRail.com)

Paper Ticket

Kalau dirasa gak perlu IC Card dan Japan Railway Pass ini, kalian selalu bisa beli tiket kertas di mesin pembeli tiket kok! Cara pembeliannya adalah kalian hanya perlu memencet di layar yang disediakan seperti kita membeli kartu KRL sekali perjalanan. Namun yang membedakan, kalau kita hanya perlu memencet tempat tujuan, kalau tiket kertas ini kita harus melihat fare yang diberikan untuk jarak yang akan kita tuju berapa. Sebagai contoh, kita mau ke Shibuya dari Shinjuku, maka kita harus melihat harga yang tertera di nama Shibuya pada papan rute perjalanan. Setelah mengetahui harganya, maka kita bisa langsung memencet harga yang harus kita bayarkan di layar dan kemudian muncul lah tiket kita untuk naik kereta di Jepang.

Tiket ini tidak di-tap seperti kartu IC atau ditunjukkan ke petugas, namun kita harus memasukan tiket ke lubang yang ada di pintu masuk, tapi jangan main kabur aja karena tiketnya akan kembali muncul di bagian yang berlawanan. Kita juga harus simpan tiket tersebut untuk keluar nantinya.

tiket kertas untuk kereta di Jepang (Sumber: matcha-jp.com)

Jadi gimana nih temen-temen? udah siap wisata ke Jepang? Tahan sebentar lagi ya sampai dunia benar-benar membaik, baru kita wisata kesana kemari lagi!

Baca Juga: Ini Dia 4 Pilihan Jenis Dan Tipe Campervan Yang Bisa Jadi Pilihan Untuk Liburan Anti Mainstream Di Jepang