3 Wisata di Ethiopia yang Menarik Untuk Dikunjungi!- Berlibur ke negara asing memang menjadi dambaan semua orang, terlebih lagi jika negara tersebut memiliki beragam tempat wisata yang menyajikan berbagai macam pemandangan yang menjadi favorit para turis. Salah satu negara yang menjadi favorit wisata para turis ialah Ethiopia.  Ethiopia merupakan sebuah negara yang lokasinya berada Afrika Timur ini memang terkenal memiliki beberapa tujuan wisata yang setiap tahunnya selalu mendapatkan banyak pengunjung sehingga menjadikan Ethiopia sebagai salah satu negara di Afrika Timur yang memiliki pendapatan yang cukup banyak di bidang pariwisatanya. 3 Wisata di Ethiopia yang Menarik Untuk Dikunjungi!

Lalibela

Lalibela| forumxcitefun.net

Lalibela merupakan suatu kota di Ethiopia utara yang populer hendak gereja- gerejanya yang dipahat pada batuan monolit. Lalibela merupakan salah satu kota suci Ethiopia, no 2 sehabis Aksum, serta ialah suatu pusat peziarahan. Tidak semacam Aksum, nyaris seluruh penduduk Lalibela merupakan umat Kristen Ortodoks Ethiopia. Ethiopia merupakan salah satu bangsa terawal yang menganut agama Kristen pada paruh awal abad ke- 4, serta sejarahnya berakar pada era para rasul. Di tempat ini ada gereja yang terbuat dengan ukiran batu. Segala bangunan yang megah ini dibuat dari batu. Keunikan tempat ini yang membuat UNESCO menganugerahi tempat ini selaku gereja kuno selaku web peninggalan budaya dunia. 

Di tempat ini terdapat gereja yang dibuat dengan ukiran batu. Seluruh bangunan yang megah ini terbuat dari batu. Keunikan tempat ini yang membuat UNESCO menganugerahi tempat ini sebagai gereja kuno sebagai situs warisan budaya dunia. Di daerah pegunungan di jantung Ethiopia, sekitar 645 km dari Addis Ababa, sebelas gereja monolitik abad pertengahan dipahat dari batu. Bangunan mereka dikaitkan dengan Raja Lalibela yang berangkat untuk membangun ‘Yerusalem Baru’ pada abad ke-12, setelah penaklukan Muslim menghentikan ziarah Kristen ke Tanah Suci. Lalibela berkembang setelah jatuhnya Kekaisaran Aksum. Gereja-gereja tidak dibangun dengan cara tradisional melainkan dipahat dari batu hidup dari balok-balok monolitik. Blok-blok ini selanjutnya dipahat, membentuk pintu, jendela, kolom, berbagai lantai, atap, dll. Pekerjaan raksasa ini selanjutnya dilengkapi dengan sistem parit drainase, parit, dan lorong seremonial yang ekstensif, beberapa dengan bukaan ke gua pertapa dan katakombe. Di dekat gereja, desa Lalibela memiliki rumah bundar dua lantai, dibangun dari batu merah lokal, dan dikenal sebagai Tukul Lasta.Gereja-gereja luar biasa ini telah menjadi fokus ziarah bagi umat Kristen Koptik sejak abad ke-12.

The Blue Nile

The Blue Nile Falls|Tripsavvy.com

The Blue Nile Falls adalah air terjun yang terletak di barat laut dari Ethiopia dekat dengan kota Bahir Dar. Ketinggiannya mencapai 138 kaki (42 meter), air terjun tiga cabang ini masih merupakan pemandangan yang mengesankan, terutama selama musim hujan. Pelangi berkilauan dan fatamorgana mengambang semprot menambah daya tarik yang menakjubkan. Pengunjung ke Blue Nile Falls dapat mencapai air terjun melalui dua rute hiking yang berbeda, yaitu pertama membawa Anda melalui pedesaan yang subur dan turun ke jurang membentang dengan jembatan abad ke-17. Dibangun oleh penjelajah Portugis, jembatan ini secara historis dengan 2 alasan yaitu merupakan jembatan batu awal yang sempat dibentuk di Ethiopia serta yang awalnya hanya untuk menyeberangi Blue Nile.

The Blue Nile Falls sangat mengesankan di akhir masa hujan pada bulan Agustus-September. Sedangkan, dikala terkering tahun akhir Januari-Maret memandang air terjun menjadi sedikit kurang karena dari tetesan serta wisatawan kerap menciptakan pengalaman underwhelming. Bila Kamu berencana buat bepergian sepanjang April- Juli ataupun Oktober- Desember maka itu layak dipertimbangkan. Terdapat pembangkit listrik tenaga air standby di atas air terjun serta bila itu dihidupkan, jumlah air yang mengalir ke air terjun sangat deras. Tetapi air terjun ini sudah tidak sederas dahulu dan di dekat pedesaan lumayan indah unutk menemukan ekspedisi pada tiap dikala sejauh tahun.

Baca Juga Museum di Domika yang Wajib Dikunjungi!

Taman Nasional Pegunungan Simien

Pengunungan Simien|insideethiopiatours.com

Taman Nasional Pegunungan Simien merupakan salah satu taman nasional di Ethiopia. Taman nasional ini fokus dengan gunung Das Dashan yang paling tinggi di Ethiopia di utara Ethiopia. Flora dan fauna yang unik menghuni daerah ini dikarenakan lingkungan yang mendukung dimana ngarai yang dalam dengan banyaknya gletser yang tersebar. Ini merupakan tempat bagi sejumlah spesies yang terancam punah, salah satunya ialah serigala Ethiopia dan walia ibex, seekor kambing liar yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia. The baboon gelada dan caracal, kucing, juga terjadi dalam Pegunungan Simien. Ada lebih dari 50 spesies burung menghuni taman, termasuk burung hering berjenggot yang mengesankan, atau lammergeier, dengan lebar sayap 10 kaki (3 m). Taman ini juga dilintasi oleh jalan tak beraspal yang membentang dari Debarq, di mana markas administrasi taman itu terletak, timur melalui sejumlah desa menuju Bukit Pass (4.200 m), di mana jalan berbelok ke selatan hingga berakhir di Mekane Berhan, 10 kilometer di luar batas taman. Terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia Alam pada tahun 1978.