Untuk kita warga negara Indonesia khususnya di bagian Jabodetabek pastinya sudah tidak asing lagi dengan naik transportasi kereta api seperti KRL dan MRT. Entah itu untuk transportasi pulang-pergi kerja, transportasi liburan, transportasi ke mana pun itu, mayoritas warga Jabodetabek lebih memilih untuk naik kereta. Tentu saja dengan alasan yang jelas seperti; menghindari macet, lebih cepat sampai tujuan, biaya yang murah, dan minim resiko untuk tersesat atau biasa kita sebut, ‘nyasar’.

Tapi, selain alasan-alasan di atas, tidak ada daya Tarik lain yang membuat kita gemar naik kereta api. Nah, di Wakayama Prefecture yang merupakan ibukota Wakayama di Jepang, ada sarana transportasi kereta api yang memiliki daya Tarik tersendiri. Terkenal dengan 4 jenis kereta api yang memiliki tema-tema yang imut, stasiun kereta api yang menyediakannya Bernama Wakayama Electric Railway Kishigama Line.

Apa aja sih, daya Tarik kereta api di Wakayama Electric Railway Kishigama Line?

4 Jenis Kereta Api

Terdapat 4 jenis kereta api dengan tema berbeda yang imut-imut!

Yang pertama ada iCHiGO EC atau Ichigo (Strawberry) Train. Di Kishigama, stroberi dibudidayakan dalam skala besar. Sehingga, dibuatlah kereta iCHiGO EC ini dengan inspirasi dari budidaya stroberi tersebut. Seperti namanya, kereta ini bertema stroberi lengkap dengan dekorasinya, dan dari tampak luar kereta ini berwarna putih dan merah. Lantai keretanya dilapisi dengan kayu alami, begitu juga dengan bangku, konter dan mejanya. Yap, ada meja di dalam kereta ini, teman-teman!

Lalu yang kedua ada OMODEN atau Omocha (Toys) Train. Kereta yang satu ini asyik banget karena seperti namanya, OMODEN bertema mainan! Nggak Cuma untuk anak-anak saja, kereta ini juga cocok untuk dinikmati oleh orang dewasa dan semua kalangan, terutama bagi keluarga. Selain fasilitas kereta pada umumnya, di dalamnya juga ada vending machine mainan kapsul Bernama ‘Gachagacha’ . Wah, seru banget, ya? Tampak luar dari kereta ini berwarna merah, dan tampilan dalamnya pun bertema mainan yang colorful.

Yang ketiga ada TAMADEN atau Tama Train. Nah, kereta yang satu ini merupakan daya Tarik paling terkenal dari stasiun Wakayama Electric Railway Kishigama Line. Kenapa? Karena tema dari kereta ini adalah kucing, dan bukan sembarang kucing, ya, guys! Jadi, seekor kucing Bernama Tama (yang namanya dipakai menjadi nama kereta ini) memiliki sejarah dalam memberikan kesuksesan bagi stasiun Wakayama ini di tengah hampir terjadinya kebangkrutan.

Picture by Cheesie

Kala itu, kereta api jalur Kishigawa hampir tutup operasi secara permanen karena terjadinya penurunan jumlah penumpang yang akhirnya menyebabkan defisit besar sampai akhirnya Kishigawa Line pun menjadi stasiun yang tidak berawak kecuali seekor kucing terlantar yang sebelumnya lahir di dekat Stasiun Kishi. Kucing itu adalah Tama.

Para penumpang lokal dan orang-orang yang berada di sekitar stasiun senang menyapa Tama, dan karena itu, perusahaan kereta api pun memutuskan untuk menominasikan Tama sebagai Kepala Stasiun Resmi. Seketika itu juga, Tama pun menjadi populer tidak hanya di Jepang, tetapi juga mendunia. Dari terkenalnya Tama, penumpang Kishigawa Line pun bertambah dan akhirnya kelangsungan bisnis kereta api Kishigawa Line pun membaik.

Sayangnya, Tama sudah meninggal pada tahun 2015 dan ia pun diabadikan di kuil kucing Shinto terdekat sebagai dewi roh Tama Daimyōjin (たま大明神). Setelah Tama meninggal, posisinya digantikan oleh seekor kucing rescue berjenis calico lainnya yang dinamakan Nitama (memiliki arti Tama Kedua). Para penumpang bisa bertemu dengan Nitama di Stasiun Idakiso, yang kebetulan juga merupakan tujuan utama para penumpang Kishigawa Line; untuk bertemu dengan Nitama.

Seperti karyawan lainnya, Nitama juga memiliki jam kerja. Dia biasanya bekerja di stasiun Kishi dan hari libur Nitama adalah pada hari Rabu dan Kamis sejak September 2015. Hari libur Nitama bisa berubah kapanpun.

Tama Train ini benar-benar lucu dan imut karena selain furniture kereta yang bertema Tama si kucing, terdapat 101 gambar Tama di seluruh badan kereta. Untuk kamu para cat lovers, wajib untuk memasukkan rekreasi dengan Tama Train ke dalam bucket list kamu.

Yang keempat adalah Umeboshi Train. Kereta yang satu ini terinspirasi dari buah plum Wakayama yang merupakan produsen terbesar di Jepang. Tampilan luarnya berwarna merah yang didasarkan dari warna buah plum kering umeboshi, dan tampilan dalamnya memberikan suasana mewah klasik gaya Jepang dengan langit-langit kayu dan tirai bambu di dalamnya.

Baca juga Fakta Unik Tentang Kereta Bebas Covid-19 Di Italia, Pas Untuk Pilihan Transportasi Buat Liburan Aman

Harga Tiket

Untuk harga tiketnya sendiri terdapat 2 jenis yaitu One Day Ticket yang merupakan paket pulang pergi untuk seharian dan Single Fares yang merupakan tiket sekali jalan.

One Day Ticket untuk orang dewasa sebesar ¥800 dan untuk anak-anak sebesar ¥400.

Sementara untuk Single Fares bagi orang dewasa sebesar ¥410 (Wakayama ⇨ Kishi) dan untuk anak-anak sebesar ¥210 (Wakayama ⇨ Kishi).

Untuk loket tiketnya sendiri terdapat 3 tempat:

Platform 9 di dalam Wakayama station

Idakiso station (9:00-17:30)

Kishi station Tama cafe (10:00-16:00)

Tempat Parkir

Sesuai dengan website resmi Wakayama Electric Railway, tidak ada tempat parkir di sekitar Kishi Station, dan dihimbau untuk parkir di Wakayama Station atau Idakiso Station.

Untuk prosedur pembelian tiket dan cara menaiki transportasi ini sudah dijelaskan di website resmi Wakayama Electric Railway yang bisa kamu lihat di sini.

Gimana, guys? Jadi pengen ketemu sama Tama si kucing, yah!

Suka artikel seperti ini? Lihat lebih banyak di sini.